Anda di halaman 1dari 42

PROPOSAL Pendirian Hello Apotek

Program Studi Profesi Apoteker


Fakultas Ilmu Kesehatan
Universitas Muhammadiyah Malang
1 2020
Kelompok 2
01 Muhamad Andriyanto Firdaus

201920471011059

02 Dwi Ramadhaningtyas Putri

201920471011061

03 Rovidatul Nur A’isyah

201920471011073

04 Dimas Septyas Ningrum

201920471011081

05 Septina Najwatul Qolbiyah

2 201920471011099
Latar
Belakang
Misi Moto Tujuan Manfaat
Definisi

Standar Pelayan
Farmasi di Apotek

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat


dilakukan praktek kefarmasian oleh Apoteker (PP No 51
Tantangan Dunia Tahun 2009).
Perapotekan

Solusi

3
Latar
Belakang
Misi Moto Tujuan Manfaat
Definisi

Pelayanan Kefarmasian telah mengalami perubahan yang


Standar Pelayan semula hanya berfokus kepada pengelolaan Obat (drug
Farmasi di Apotek
oriented) berkembang menjadi pelayanan komprehensif meliputi
pelayanan Obat dan pelayanan farmasi klinik yang bertujuan
untuk meningkatkan kualitas hidup pasien. Sehingga di sini
apoteker juga dituntut untuk dapat meningkatkan kompetensi dan
Tantangan Dunia
Perapotekan
kesadaran untuk memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.
Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien, Apoteker wajib
meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku agar
dapat melaksanakan interaksi langsung dengan pasien (PMK No
73 Tahun 2016)
Solusi

4
Latar
Belakang
Misi Moto Tujuan Manfaat
Definisi

Standar Pelayan Namun permasalahan yang sering muncul dalam


Farmasi di Apotek
upaya penerapannya adalah keberadaan Apoteker yang
tidak selalu ada di Apotek dan digantikan oeh tenaga
teknis kefarmasian, sehingga peran apoteker kurang
Tantangan Dunia dirasakan oleh masyarakat. Jadi tidak heran jika
Perapotekan masyarakat mulai menegasikan keberadaan apoteker.
Peran vital apoteker dalam menjaga mutu, keamanan dan
khasiat obat seakan-akan hilang karena minimnya
interaksi dan komunikasi yang diakukan kepada pasien
Solusi

5
Latar
Belakang
Misi Moto Tujuan Manfaat
Definisi

Standar Pelayan Untuk itu hadirah Hello Apotek yang menggagas


Farmasi di Apotek kembali peran dan fungsi apoteker di apotek sesuai
dengan standar pealayanan kefarmasian di apotek yang
berfokus pada pasien (Patient Oriented). Dengan
semakin menjamurnya apotek-apotek yang ada, Hello
Tantangan Dunia
Perapotekan Apotek akan tetap mampu bersaing dengan manjerial
yang baik serta mengedepankan pelayanan terbaik demi
kenyaman dan kepuasan pasien serta demi menjalankan
profesi Apoteker yang amanah dan tanggungjawab.
Solusi

6
Latar
Belakang
Misi Moto Tujuan Manfaat

Melaksanakan pelayanan kefarmasian dengan tepat, cepat,


informatif dan ramah dengan menerapkan konsep “Kesembuhan
dan Kepuasan Anda Adalah kebahagiaan kami” secara
profesional.

Meningkatkan kemampuan juga pengetahuan secara


berkelanjutan untuk menjamin pelayanan kefarmasian yang
dilakukan sudah baik dan tepat untuk masyarakat.

Meningkatkan ketersedian obat dan alkes yang dibutuhkan oleh


masyarakat dengan penetepan harga yang kompetitif.

7
Latar
Belakang Misi Moto Tujuan Manfaat

Menjadi Apotek yang melakukan


pelayanan kesehatan berbasis
patiented oriented dengan
mengedepankan pelayanan
terbaik demi kenyaman dan
kepuasan pasien serta demi
menjalankan profesi Apoteker
yang amanah dan
bertanggungjawab sesuai
dengan standar pelayanan
kefarmasin di apotek.

8
Latar
Belakang Misi Moto Tujuan Manfaat

Sebagai salah satu sarana atau tempat melakukan pengabdian profesi


apoteker dalam memberikan pelayanan kefarmasian kepada masyarakat..

Sebagai salah satu apotek yang berpegang pada pedoman yang berlaku
dalam rangka membantu kesejahteraan kesehatan Indonesia pada umumnya
dan warga sekitar pada khususnya.

Apotek diharapkan dapat menjadi tempat Apoteker dalam menyediakan


informasi, edukasi dan konsultasi kesehatan kepada masyarakat. Sehingga
dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dalam bidang kesehatan.

Apotek dapat menyediakan dan melayani kebutuhan


obat, alat kesehatan dan perbekalan farmasi lainnya
sesuai dengan kebutuhan masyarakat sebagai
implementasi kompetensi profesi.
9
Latar
Belakang Misi Moto Tujuan Manfaat

Agar dapat menjadi tempat pengabdian profesi apoteker yang telah


mengucapkan sumpah jabatan.

Agar dapat sebagai sarana farmasi yang melakukan peracikan,


pengubahan bentuk, pencampuran dan penyerahan obat dan bahan obat.

Agar dapat meningkatkan kesehatan masyarakat setempat khususnya dan


masyarakat pada umumnya..

Agar dapat meningkatkan pemahaman masyarakat


tentang penggunaan obat secara rasional dalam
praktek pengobatan sendiri (swamedikasi).
10
ASPEK
Bangunan
APOTEK
Ruang pelayanan non resep Alat administrasi
Ruang Pendaftaran atau penerimaan resep
Ruang pelayanan resep dan peracikan lembar SP, Blanko kartu stok; salinan
Ruang konselin penyerahan sediaan farmasi
resep;taktur dan nota penjualan, buku
dan alkes
Ruang khusus konsultasi / konseling apoteker pesanan obat narkotika, form laporan
Ruang penyimpanan sediaan farmasi obat narkotika, buku defecta, stempel
Ruang administrasi dan penyimpanan data apotek, kalkulator
Ruang tunggu

Perlengkapan Perlengkapan apotek

Alat pembuatan, Pengolahan dan peracikan, HELLO


HELLO APOTEK
APOTEK pengatur suhu, AC, alat penyimpan sediaan
yaitu : Mortir dan stemper, Timbangan milligram farmasi, etalase kaca 1x1@2, lemari dan rak
balance, Mesin Pres Obat Hand Bon kapsul,
Jalan
Jalan Abdul
Abdul Ghani
Ghani Bawah,
Bawah, penyimpanan obat, lemari pendingin, lemari
Etiket, Wastafel, Air galon dan dispenser, Gelas
ukur 10 mL, 25 ml, Sendok tanduk Ngaglik,
Ngaglik, Kec.
Kec. Batu,
Batu, Kota
Kota Batu,
Batu, penyimpanan narkopsiko, intalasi listrik,
Alat perbekalan farmasi, yaitu : Obat, Bahan Jawa
Jawa Timur
Timur 65311
65311 tempat sampah, penerangan, toilet, kursi
obat, Kosmetik, Alat Kesehatan, PKRT (Perbekalan tunggu, tv 40'',genset, timbangan badan,
Kesehatan Rumah Tangga), Wadah pembungkus mesin kasir, tensi meter, meja, komputer,
dan pengemas, Plastik klip, Plastik ,Kantong printer, telepon, papan nama, jam dinding,
plastik, Cangkang Kapsul, Kantong Puyer, Kertas
alat kebersihan, alat pemadam kebakaran
perkamen

11
No Jenis Total

Pengadaan
1. Narkotik Rp. 1.479.770
Perbekalan Farmasi
2. Psikotropik Rp. 1.200.000

3. Suplemen Rp. 6.002.415

4. Obat Bebas Rp. 24.126.161


Name Here
Designer
5. Obat Bebas Terbatas Rp. 22.550.147

6. Obat Keras Rp. 37.814.605

7. Alkes Rp. 7.560.729

Name Here 8. Non Obat Rp. 14.554.090


Manager
Jumlah Total Rp. 115.287.953

12
Pengelolaan
Sumber Daya
Manusia
No Struktur Jumlah Jobdisk
DOKTER APA PSA
1 PSA 5 Menyiapkan Modal dan Kebutuhan terkait
ekonomi dan keuangan apotek
2 APA 1 Melakukan pekerjaan kefarmasian sebagai
penanggung jawab, melakukan pengadaan serta
APING melakukan konsultasi pengobatan dari jam
10:00-15:00
3 APING 1 Membantu APA dalam melakukan pelayanan
kefarmasian 15:00-21:00
4 TTK 2 Membantu Apoteker dalam menyiapkan obat,
Asisten Apoteker Administrasi Terdapat 2 shift
1 orang untuk shift 10:00-15:00
1 orang untuk shift 15:00-22:00
5 Dokter 1 Melakukan pekerjaan kedokteran, dengan
memberikan resep ke Hello Apotek
13
Pemilihan lokasi suatu
perusahaan akan
Lokasi mempengaruhi risikodan
keuntungan perusahaan
Hallo Apotek tersebut secara keseluruhan.
Pemilihan tempat usaha harus
efektif berarti menghindari
risiko negatif seminimal
mungkin (Fu'ad, 2015)

14
15
Desain & Layout
Hallo Apotek

Name Here
Designer

Name Here
Manager
Papan Nama Apoteker
Papan Nama Apotek

16
HELLO
APOTEK Kesembuhan
dan Kepuasan anda
Adalah kebahagiaan
KAMI

KEPADATAN PENDUDUK

Berdasarkan Data statistik DISPENDUKCAPIL Kota Batu jumlah masyarakat yang tersebar pada
kecamatan Batu Janan hingga bulan Februari tahun 2020 sebanyak 99.968 jiwa, dengan kepadatan luas
wilayah 136,74 km² dan sebaran penduduk 1.486 jiwa/km². Penghasilan penduduk Kota Batu
Kecamatan Batu paling banyak adalah sebagai petani, kecamatan Batu terkenal sebagai daerah
pariwisata dan pegunungan maka Di bidang pertanian, Batu merupakan salah satu daerah penghasil
apel terbesar di Indonesia yang membuatnya dijuluki sebagai kota apel. KecamatanBatu merupakan
salah satu kecamatan di wilayah Kota Batu yang letaknya sangat strategis. Posisinya yang berada di
tengah kota dan dekat dengan berbagai tempat wisata.
17
Jumlah PBF di wilayah
Malang Raya

PBF di wilayah malang raya


PT Sadhana Mundi Sentosa PT Enseval Putera Megatrading
Wigo Distribusi Farmasi, PT PT Indofarma (Persero) Tbk 
PT Harcel Pharmindo Indofarma Global Medica, PT
PT DKSH Tunggal PT Intan Baskara Mandiri Farma
PT Cipta Niaga
PT Rajawali Nusindo
PT ARMEK JUNFA NUSANTARA
Farma Rejeki Mitra Farma, PT PT EDOJERRIS
Pramukitra Pharma, PT Antar Mitra Sembada
PT Hikmat Sejati Gemilang Farma Anugerah Argon Medica, PT
PT Millenium Pharmacon Int'l Tbk PT GRAHA KANDHI FARMA
PT Merapi Utama Farma PT Benteng Gading Gemilang
PT Anugerah Pharmindo Lestari (PT PT HUSENA PHARMACY
APL) PT Bina San Prima
PT Duta Dwisarana Prima
PT Parit Padang
PT Guntur Misri Sentosa
PT Dwilandra Hida Utama
PT Fitalab Utama Karya

*) Sumber data: depkes.go.id


18
PELUANG DAN PROSPEK PEMASARAN
SWOT Analisis

S STRENGTHS WEAKNESS
W
SWOT

O OPPORTUNITIES THREATS T
19
W
S STRENGTHS
WEAKNESS

1. Kerjasama dengan praktek Dokter. 1. Permodalan


2. Patient oriented. 2. Pemenuhan obat
3. Tenaga kerja professional
4. Home Care. 
5. Pengabdian
6. Update Information
7. Sistem manajemen dan komputerisasi yang baik.
8. Bangunan baru dan nyaman.
9. Kelengkapan obat.
10. Memberikan harga yang terjangkau
20
T
o OPPORTUNITIES
THREATS

1. Terdapat beberapa
kompetitor berupa
1. Wilayah pemukiman penduduk disekitar Apotek apotek disekitar daerah
berkembang pesat. tersebut.
2. Bangunan yang baru, bisa mendapatkan segmen 2. Adanya isu-isu tentang
masyarakat golongan menengah keatas. Apoteker yang kurang
bertanggungjawab.
3. Letak dan lokasi Apotek berdekatan dengan banyak
tempat wisata di kota Batu, lokasi yang cukup padat 3. Maraknya
penduduk dan ramai wisatawan menjadikan lokasi Apotek penyalahgunaan obat-
termasuk tempat yang strategis, dan letaknya yang berada obatan
di pinggir jalan sangat mudah dijangkau oleh masyarakat.

4. Kesadaran masyarakat akan masalah kesehatan semakin

21 tinggi.
POTENSI PASAR
HELLO APOTEK

Apotek “Hello Apotek” terletak di Jl. Terusan Sultan Agung No.2, Ngaglik, Kecamatan Batu, Jawa Timur. Lokasi ini dianggap strategis untuk
dijadikan Apotek dengan pertimbangan-pertimbangan berikut :

1. Letak dan lokasi Apotek berdekatan dengan banyak tempat wisata di kota Batu, lokasi yang cukup padat penduduk dan ramai wisatawan menjadikan
lokasi Apotek termasuk tempat yang strategis, dan

2. Letaknya yang berada di pinggir jalan sangat mudah dijangkau oleh semua jenis kendaraan.

22
ANALISIS KEUANGAN

23
Daftar Pemilik Modal

No Nama Pemilik Modal Modal Yang Diberikan

1. Dwi Ramadhaningtyas Putri Rp. 80.000.000


2. Dimas Septyas Ningrum Rp. 80.000.000
3. Septina Najwatul Qolbiyah Rp. 80.000.000
4. Rovidatul Nur A’isyah Rp. 80.000.000
5. Muhammad Andri Firdaus Rp. 80.000.000
Total Modal Rp. 400.000.000

24
Rencana Anggaran Pendapatan dan
Belanja Apotek

25
Rencana Anggaran Apotek

Anggaran
Anggaran Modal
Perlengkapan dan
Operasional (Obat)
Investasi Apotek

26
Anggaran Modal Operasional (Obat)

No Jenis Total

1. Narkotik Rp. 1.479.770

2. Psikotropik Rp. 1.200.000

3. Suplemen Rp. 6.002.451

4. Obat bebas Rp. 24.126.161

6. Obat bebas terbatas Rp. 22.550.147

7. Obat keras Rp. 37.814.605

8. Alkes Rp. 7.560.729

9. Non obat Rp. 14.554.090

Jumlah Total Rp. 115.287.953

27
Rencana Anggaran Pengeluaran

28
Biaya Rutin Bulanan

Biaya upah tenaga kerja    


Apoteker penanggung jawab (1 orang) Rp. 3.500.000

Apoteker pendamping (1 orang) Rp. 3.000.000

Asisten Apoteker (2 orang) Rp. 4.000.000

Administrasi Rp. 2.400.000

Jumlah Rp. 12.900.000

Biaya lain-lain    
Listrik, air, telepon, dan keamanan Rp. 760.000

Lain-lain Rp. 250.000

Jumlah Rp. 1.010.000

Total biaya rutin bulanan =Rp. 12.900.000 + Rp. 1.010.000


  =Rp. 13.910.000
29
Biaya Rutin Setahun

Biaya rutin bulanan x 12 bulan   


13.910.000 x 12 bulan =Rp. 166.920.000

Tunjangan Hari Raya (THR) =Rp. 2.500.000

Total biaya rutin setahun =Rp. 169.420.000

30
Alokasi Modal / Biaya Keseluruhan Tahun Pertama
1 Biaya perijinan Rp. 2.500.000

2 Perlengkapan dan investasi apotek Rp. 68.000.000

3 Modal operasional (obat) Rp. 115.287.953

4 Sewa bangunan Rp. 30.000.000

5 Biaya rutin setahun Rp. 169.420.000

6 Cadangan modal Rp. 14.792.047

  Total Modal Rp. 400.000.000

31
32

Rancang Perkiraan Pendapatan Tahun Pertama


Rincian Pendapatan Pertahun Pendapatan Perbulan Pendapatan Perhari
Penjualan obat dari resep
35 resep x 20 hari x 12 bulan x Rp 80.000 Rp. 672.000.000 Rp. 56.000.000 Rp. 2.800.000
(Margin 25%)
Penjualan OTC
30 hari x 12 bulan x Rp 750.000 Rp. 270.000.000 Rp. 22.500.000 Rp. 750.000
(Margin 20%)
Penjualan OWA
30 hari x 12 bulan x Rp 700.000 Rp. 252.000.000 Rp. 21.000.000 Rp. 700.000
(Margin 25%)
Penjualan produk farmasi lain (PKRT, Obat Tradisional, alkes,
kosmetik)
Rp. 252.000.000 Rp. 21.000.000 Rp. 700.000
30 hari x 12 bulan x Rp 700.000
(Margin 30%)
Total Pendapatan Rp. 1.446.000.000 Rp.120.500.000 Rp. 4.950.000
Biaya Rutin Pengeluaran Pengadaan Obat Tahun Pertama

1 Pembelian obat resep ( 75% x Rp. 672.000.000) Rp. 504.000.000


.
2 Pembelian OTC (80% x Rp. 270.000.000) Rp. 216.000.000
.
3 Pembelian OWA (75% x Rp. 252.000.000) Rp. 189.000.000
.
4Pembelian Produk Farmasi Lain (70% x Rp. 252.000.000) Rp. 176.400.000
.
5Biaya 1 tahun Rp. 169.420.000
.
  Total pengeluaran 1 tahun Rp. 1.254.820.000

  Per bulan Rp. 104.568.333

33
Biaya Pengeluaran Laba Rugi Tahun Pertama

Pemasukan Tahun Pertama Rp. 1.446.000.000


Pengeluaran Tahun Pertama Rp. 1.254.820.000
Laba kotor Rp. 191.180.000
Pajak final (0,5% x 1.446.000.000) Rp. 7.230.000
Laba bersih
Rp. 183.950.000

34
 PayBack Periodes
Pay Back Periode
Pay Back Periode =
= 2,17 tahun

ROI (Return On Investment)


ROI =

ROI =

35
 Break Event Point (BEP)
BEP=
Biaya Variabel = Total pengeluaran 1 tahun – Biaya tetap
1 tahun
Biaya Variabel = Rp. 1.254.820.000 - Rp. 169.420.000
= Rp. 1.085.400.000
BEP = 169.420.000
= Rp. 679.371.381 / tahun
= Rp. 56.614.282 /bulan
= Rp. 1.887.143 /hari

36
 Margin
Margin =
= = 24,94 %

Presentase BEP
% BEP =
=

37
 Kapasitas BEP
% BEP = presentase BEP x jumlah resep pertahun
= x (35x20x12)
= 3.946 resep/tahun = 329 resep/bulan = 11
resep/hari

Target penjualan =
=
= Rp.1.416.312.625/tahun
= Rp. 118.026.052/bulan
= Rp.3.934.202/hari

38
RANCANGAN PENDAPATAN
UNTUK 5 TAHUN KE DEPAN

Pendapatan tahun ke 1 Rp. 1.446.000.000


Perkiraan pendapatan tahun ke 2 naik Rp. 1.590.600.000
10%=
Perkiraan pendapatan tahun ke 3 naik Rp. 1.749.660.000
10%=  
Perkiraan pendapatan tahun ke 4 naik Rp. 1.924.626.000
10%=  
Perkiraan pendapatan tahun ke 5 naik Rp. 2.117.088.600
10%=  
Total Rp. 7.381.974.600
 

39
Kesimpulan • layak didirikan sebagai suatu usaha. Hal ini
didukung oleh perolehan PBP, ROI, dan BEP yang
memperlihatkan apotek mampu survive dan
bersaing di dunia bisnis. Mempunyai prospek yang
80% cukup bagus dan menguntungkan bila ditinjau dari
segi lokasi, jumlah pasien perhari serta kerja sama
dengan pihak-pihak tertentu.

• Heelo Aptek layak untuk dijalankan dengan investasi


Rp. 400.000.000,-, dengan pendapatan dari tahun
pertama hingga tahun selanjutnya mengalami
peningkatan dan payback periode 2 tahun 2 bulan.

40
DAFTAR PUSTAKA
1. (n.d.). Retrieved from https://dispendukcapil.batukota.go.id/sebaran-penduduk.htm
2. Fu'ad, E. N. (2015). Pengaruh Pemilihan Lokasi terhadap Kesuksesan Usaha Bersekala Mikro/Kecil di
Komplek Shopping Center Jakarta. Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30 No. 1 .
3. Peraturan Menteri Kesehatan RI No 73 Tahun 2016 Tentang Standar Pelayanan Kefrmasian di Apotek
4. Presiden Republik Indonesia. 2009. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 51 Tahun 2009 Tentang
Pekerjaan Kefarmasian. Jakarta : Presiden Republik Indonesia

41
THANK YOU
Kesembuhan dan Kepuasan anda adalah kebahagiaan
42