Anda di halaman 1dari 9

KAWAT NANO (NANOWIRE)

Oleh :
Bery Bernando
(1127030014)
TUJUAN PEMBELAJARAN

 Mengetahui Definisi dari kawat nano


 Mengetahui sifat-sifat dan aplikasi dari kawat nano, seperti sifat
magnetik, termoelektrik, dan sifat listrik.
DEFINISI KAWAT NANO
 Apa itu kawat nano ?
Kawat nano merupakan sebuah benang yang sangat tipis dengan diameter
kurang dari 100 nm dan memiliki panjang hingga mikrometer. Kawat nano
sering juga disebut dengan quantum wire.
 Kawat nano bisa bersifat logam, semikonduktor, superkonduktor, atau
sistem fisis magnet.
 Kawat nano memiliki dua quantum-confined dimension (dua dimensi
yang terkurung) dan satu dimensi yang tidak dibatasi (bebas)yang
menyebabkan perilaku konduksi elektrik dari kawat nano berbeda dari
bagian besar material tersebut.
 Pada kawat nano, konduksi listrik selain membawa sifat konduksi
material besar, sifat konduksi dari kawat nano juga dipengaruhi oleh
mekanisme terobosan (tuneling).
SIFAT-SIFAT KAWAT
NANO

Ada beberapa sifat dari kawat nano, seperti :


 Sifat magnetik
 Sifat termoelektrik
 Sifat listrik
 Sifat optik
 Sifat kimia
SIFAT-SIFAT KAWAT NANO

1. Sifat Magnetik
 Kawat nano magnetik berbentuk jarum dan tersusun secara teratur serta
saling terisolasi (tidak ada interaksi antara satu denga yang lainnya) dan
banyak digunakan sebagai perekam magnetik tegak lurus (perpendicular
magnetik recording).
 Sifat magnetik kawat nano dipengaruhi oleh diameter, suhu, dan
perubahan bentuk dari kawat nano tersebut.
 Ketika material seperti Fe, Co, dan Ni disintesis menjadi kawat nano,
maka koersivitas magnetiknya lebih tajam dibandingkan dengan material
yang berukuran besar.
 Aplikasi yang menarik dan paling berpotensi untuk sifat magnetik dari
nanowire ini sebagai medium penyimpanan informasi.
SIFAT-SIFAT KAWAT NANO
2. Sifat Termoelektrik
 Kawat nano menunjukkan sifat termoelektrik yang menarik.
 Pada kawat nano, fungsi gelombang elektronik menjadi terlokalisasi dengan mengurangi
diameter dari kawat nano. Fenomena ini diperkirakan menjadi faktor utama yang
menyebabkan nanowire memiliki sifat termoelektrik yang menarik.
 Konduktivitas termal dari kawat nano juga dipengaruhi oleh diameter kawat nano tersebut.

Grafik konduktivitas termal (K) sebagai


fungsi temperatur untuk nanowire Si
pada diameter nanowire yang berbeda-
beda (Dames dan Chen 2002)

 Sifat termoelektrik kawat nano dapat diaplikasikan sebagai sistem pendingin termoelektrik
dan perangkat konversi energi dengan memanfaatkan tingginya termopower dan koefisien
Seebeck
SIFAT-SIFAT KAWAT NANO
3. Sifat Listrik(sifat Transport)
 Sifat Listrik dari kawat nano sangat dipengaruhi oleh diameter, kondisi permukaan,
struktur kristal, komposisi kimia, dan orientasi kisi kristal sepanjang sumbu kawat nano.
 Dengan menggunakan struktur satu dimensinya, Kawat nano dapat memperlihatkan
mekanisme transport elektron tipe balistrik dan difusif yang bergantung pada panjang
dan diameter kawat nano tersebut.
 Mekanisme transport elektron pada kawat nano dari nanomaterial semikonduktor
ditentukan oleh diameter, jalan bebas rata-rata muatan, dan panjang geelombang de
broglie.
 Sifat konduktif dari kawat nano sangat bergantung pada struktur kristal.
 Salah satu aplikasi sifat listrik dari kawat nano adalah digunakan sebagai piranti
elektronik. Contohnya pada transistor efek medan (FET). Kecepatan operasi dari FET
nanowire jauh lebih cepat dari pada FET yang terbuat dari material yang berukuran bulk.
Terimakasih 
KESIMPULAN

 Sifat magnetik, termoelektrik, dan listrik dari kawat nano


masing-masing dipengaruhi oleh diameter dari kawat nano
tersebut. Jika diameter dari kawat nano, maka sifat kawat
nano akan sepeti material bulk, tetapi jika ukuran diameter
kawat nano lebih kecil, maka sifat dari kawat nano akan lebih
reaktif dan unik.
 Suhu juga mempengaruhi pembuatan kawat nano, jika suhu
yang diberikan kurang dari 100°C, maka kawat nano akan
lebih berbentuk seperti jarum yang terisolasi dan tajam, tetapi
apabila suhu yeng diberikan lebih dari 100°C, maka kawat
nano akan terbentuk seperti kotak.