Anda di halaman 1dari 10

Model Penentuan Harga Aset

Modal
9.1 Model Penentuan Harga Aset Modal
Asumsi-asumsi Model CAPM :
Model penentuan
1. Terdapat banyak investor, dengan
harga aset modal kekayaan (sokongan) yang kecil jika
merupakan dibandingkan dengan total sokongan
sekumpulan seluruh investor.
prediksi mengenai 2. Seluruh investor berencana untuk satu
periode yang mirip.
perkiraan
3. Investasi dibatasi berupa aset keuangan
keseimbangan yang diperdagangkan secara publik.
perkiraan imbal 4. Investor tidak membayar PPh dan biaya
hasil terhadap aset transaksi.
berisiko. 5. Seluruh investor merupakan
pengoptimal rerata-ragam yang rasional
6. Seluruh investor menganalisis sekuritas
dengan cara yang sama.
Premi Risiko dari Portofolio
Strategi Pasif itu Efisien Pasar

Strategi pasif dengan berinvestasi Dalam perekonomian CAPM,


pada portofolio indeks pasar itu investasi bebas risiko melibatkan
efisien. Atas alasan ini, menyebutkan pinjaman dan peminjaman antar
hasil teori reksan dana. Teori reksan investor. Posisi pinjaman harus
dana, perwujudan dari pemisahan diimbangi oleh posisi peminjaman
kepemilikan. Dengan berasumsi dari kreditur. Hal ini berarti
bahwa semua investor memilih pinjaman dan peminjaman bersih
untuk memegang reksa dana indeks diantara seluruh investor harus
pasar, pemilihan portofolio menjadi sama dengan nol dan akibatnya
2 komponen-persoalan teknis, menyubstitusi keengganan risiko.
penciptaan reksa dana oleh manajer Premi risiko pada portofolio sebesar
profesional dan persoalan pribadi rata-rata derajat keengganan risiko:
pada keengganan risiko investor,
alokasi portofolio utuh. E(rM)-rf = Ao²M
9.2 CAPM dan Model Indeks
Imbal Hasil Aktual versus Model Indeks dan Imbal Hasil
Perkiraan Imbal Hasil yang Didapat
Prediksi inti dari CAPM yaitu Kami telah menyebutkan bahwa
bahwa portofolio pasar CAPM merupakan pertanyaan
merupakan portofolio efisien mengenai perkiraan imbal hasil.
rerata-ragam. Untuk menguji Untuk membuat lompatan dari
efisiensinya, perlu menyusun
perkiraan akan imbal hasil yang
portofolio yang nilainya terbobot
didapat, kita menggunakan
dengan ukuran besar dan menguji
efisiensinya. CAPM menunjukkan model indeks yang akan
hubungan diantara perkiraan digunakan dalam bentuk
imbal hasil. Hubungan dalam kelebihan imbal hasil.
bentuk perkiraan imbal hasil :
Rᵢ = αᵢ + βᵢRM + eᵢ
E(rᵢ) = rf + βᵢ[E(rM)-rf]
Model Indeks dan Hubungan
Perkiraan Imbal Hasil - Beta

Bahwa CAPM hubungan


perkiraan imbal hasil-beta untuk
aset i dan portofolio pasar :
E(rᵢ) – rf = βᵢ [E(rM) – rf]
Jika indeks M pada persamaan
diatas menunjukkan portofolio
pasar yang nyata, kita dapat
mengambil perkiraan ditiap sisi
persemaan guna menunjukkan
spesifikasi model indeks :
E(rᵢ) – rf = αᵢ + βᵢ [E(RM) – rf]
9.3 Apakah CAPM Berguna
Menurut asumsi bahwa CAPM merupakan
model terbaik yang tersedia, investor yang
bersedia membelanjakan sumber daya untuk
menyusun menyusun portofolio besar harus :
1. Mencaritahu indeks praktis untuk dikerjakan.
2. Menyebarkan analisis makro guna
memperoleh peramalan yang baik untuk
indeks dan analisis sekuritas dalam mengenali
sekuritas yang harganya keliru.
CAPM Menggagalkan Uji
Perekonomian dan Validitas CAPM
Empiris

Karena portofolio pasar tidak Perusahaan investasi yang harus


dapat diamati, uji CAPM berpegang teguh pada kevalidan
berkisar di sekitar hubungan CAPM. Jika mereka menilai CAPM
perkiraan imbal hasil-beta. tidak valid, mereka harus beralih pda
CAPM menggagalkan uji kerangka pengganti untuk
tersebut yakni, data menolak memandunya di dalam menyusun
hipotesis bahwa nilai alfa sama portofolio optimal. Jika mereka
dengan nol pada tingkat menggunakan model indeks tunggal
dan menurunkan portofolio optimal
signifikasi yang diterima.
dari rasio peramalan terhadap ragam
Dimungkinkan bahwa hal ini residu, mereka berperilaku seolah-
merupakan hasil dari gagal olah CAPM valid. Jika mereka
data tersebut, validitas proksi menggunakan model multi indeks,
pasar, atau metode statistik. maka mereka menggunakan salah satu
penjabaran dari CAPM.
9.4 Ekonometri dan Hubungan Perkiraan
Imbal Hasil-Beta
9.5 Penjabaran dari CAPM
9.6 Likuiditas dan CAPM