Anda di halaman 1dari 45

Rini Ningsih

NOMOR CAKUPAN

1. Perkembangan Peserta Didik

2. Karakteristik Peserta Didik

3 Pengembangan Profesi Guru

4 Perencanaan Pembelajaran

5 Pelaksanaan Pembelajaran

6 Strategi Pembelajaran

7 Penilaian Hasil Belajar

8 Penelitian Tindakan Kelas


Santrok & Yussen membagi atas 5 Fase
1. Fase Pranatal (saat dalam kandungan)
2. Fase bayi (sejal lahir – 24 bulan)
3. Fase kanak-kanak awal ( 3 – 6 th)
4. Fase kanak-kanak tengah/akhir (6-11 th)
5. Fase Remaja ( 12 – 18 th)
PIAGET; proses perkembangan anak melalui 4
tahapan:

1.Tahap sensori motor (0 – 2 th)


2.Tahap pra-operasional (2 – 7th)
3. Tahap operasional konkret (7 – 11th)
4. Tahap operasional formal (11 – 15th)
 Kegiatan intelektual pada tahap ini hampir
seluruhnya mencakup gejala yang diterima
secara langsung melalui indra.
 Pada saat anak mencapai kematangan dan

mulai memperoleh keterampilan berbahasa,


anak mengaplikasikannya pada objek-objek
yang nyata
 Pada tahap ini perkembangan sangat pesat
 Lambang-lambang bahasa yang

dipergunakan untuk menunjukkan benda-


benda nyata bertambah dengan pesat.
 Keputusan berdasarkan intuisi, kesimpulan

diambil dari sebagian kecil yang dketahuinya.


 Kemampuan berpikir logis muncul pda thp ini
 Mereka dapat berpikir secara sistematis

untuk mencapai pemecahan masalah.


 Permasalahan yang dihadapuny adalah

permasalahan konkret.
 Pada masa ini anak sering menemui kesulitan

bila diberi tugas sekolah yg menuntut


sesuatu yg tersembunyi
 Tahap ini ditandai dengan pola berpikir orang
dewasa.
 Dapat mengaplikasikan cara berpikir terhadap
permasalahan dari semua kategori, baik yg abstrak
maupun konkret.
 Anak dapat membentuk ide-ide, berpikir tentang
masa depan secara realistik.
Soal:
Di dalam proses pembelajaran, para siswa dihadapkan dengan situasi
di mana ia bebas untuk mengumpulkan data, membuat dugaan
(hipotesis), mencoba-coba (trial and error), mencari dan menemukan
keteraturan (pola), menggeneralisasi atau menyusun rumus beserta
bentuk umum, membuktikan benar tidaknya dugaannya itu. Hal ini
merupakan penerapan teori belajar….
A. Sibernetik
B. Humannistik
C. Behaviorisme
D. Konstruktivisme

Penjelasan:
Pengalaman langsung siswa sebagai kunci dalam pembelajaran.
Aliran ini menekankan pada pengetahuan adalah hasil
konstruksi atau bentukan manusia.
SOAL:
Menurut teori ini, peranan guru dalam pembelajaran adalah
sebagai fasilitator, motivator, dan memberikan kesadaran
mengenai makna kehidupan pada siswa. Teori belajar ini berusaha
memahami perilaku belajar dari sudut pandang pelakunya bukan
dari sudut pandang pengamatnya. Teori belajar ini adalah ….
A. Humanistik
B. Konstruktivisme
C. Kognitivisme
D. Nativisme
Penjelasan:
Aliran ini melihat siswa dari segi keunikan, kekhasan, potensinya,
motivasi yg dimilikinya. Implikasinya dlm pembelajaran
memberikan layanan klasikal/individual, pengakuan siswa lambat-
cepat, penyikapan siswa secara personal/individual.
Soal:
Guru melakukan pembelajaran dengan memberikan kebebasan
yang luas kepada siswa untuk menentukan apa yang ingin ia
pelajari sesuai sumber-sumber belajar yang tersedia atau
dapat disediakan. Pernyataan ini merupakan ciri dari teori
belajar ....
A. Behavioristik
B. Konstruktivistik
C. Humanisme
D. Gestalt
SOAL:
Pendapat yang menyatakan bahwa pengetahuan atau
pengalaman yang baru dapat terkait dengan pengetahuan
lama yang sudah ada di dalam struktur kognitif seseorang
adalah teori belajar…
A. Behaviorisme
B. Konstruktivisme
C. Kognitivisme
D. Sibernatik
 Pola deduktif dari pemaparan umum
kemudian menyebarkan hal yg khusus
 Guru memilih konsep---menyajikan

contoh---menyajikan bukti khusus


 Strategi induktif digunakan dalam

mengajarkan konsep, baik konsep konkret


maupun konsep definisi. Guru langsung
memberikan presentasi informasi2 yg akan
memberikan illustrasi, mengembangkan
keterampilan berpikir tingkat tinggi.
SOAL:
Bu Nani melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan
masalah sebagai langkah awal dalam mengumpulkan dan
mengintergrasikan pengetahuan baru berdasarkan
pengalamannya, dimulai dengan memunculkan pertanyaan
penuntun (a guiding question) dan membimbing peserta didik
berkolaboratif yang mengintegrasikan berbagai subjek (materi)
dalam kurikulum. Pembelajaran yang dilakanakan oleh Bu Nani
tersebut merupakan model pembelajaran ....
A. Projek based learning
B. Discovery Learning
C. Problem Based Learning
D. Inquiry learning
  
 Suatu model pembelajaran yang
menggunakan proyek (kegiatan) sebagai inti
pembelajaran. Dalam kegiatan inti siswa
melakukan eksplorasi, penilaian, interpretasi,
dan sintesis informasi untuk memperoleh
berbagai hasil belajar (pengetahuan,
keterampilan, dan sikap)
Model Pembelajaran
Kooperatif
Fase 1 : Fase 3 :
menyampaikan Fase 2 : mengorganisasik
tujuan dan menyajikan an siswa ke
memotivasi informasi dalam kelompok
siswa.

Fase 4 :
membimbing
Fase 6 : memberi kelompok
Fase 5 : evaluasi
penghargaan bekerja dan
belajar
Kognitif adalah tingkatan proses berfikir.
Tingkata Bloom Anderson
n
C1 Mengetahui Mengingat
C2 memahami Memahami
C3 menerapkan, Menerapkan
C4 analisis Analisis
C5 sintesis Merngevaluasi
C6 evaluasi Mencipta
NO DIMENSI PENJELASAN
1 Faktual Segala sesuatu yang dapat
diindera: nyata, berdasarkan
fakta, gambar, nama, simbol
2 Konseptual Teori, dalil, definisi
3 Prosedural Langkah-langkah
4 Metakognitif Meta : jauh; menggunakan
berbagai ilmu untuk
melakukan sesuatu
 Silabus merupakan acuan penyusunan
kerangka pembelajaran untuk setiap bahan
kajian mata pelajaran

 Komponen Silabus (minimal) :


Identitas mata pelajaran (smp/sma sederajat),
Identitas sekolah, KI, KD, Tema (SD
sederajat), Materi pokok, Pembelajaran,
Penilaian, Alokasi Waktu, Sumber Belajar

22
1. RPP dijabarkan dari silabus untuk
mengarahkan kegiatan belajar peserta didik
dalam upaya mencapai KD.
2. Setiap guru pada satuan pendidikan
berkewajiban menyusun RPP secara lengkap
dan sistematis.
3. RPP disusun berdasarkan KD atau Sub Tema
yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan
atau lebih.

23
1. Identitas Sekolah
2. Identitas mata pelajaran
3. Kelas/ semester
4. Materi Pokok
5. Alokasi Waktu
6. Tujuan pembelajaran
7. Kompetensi dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
8. Materi Pembelajaran
9. Pendekatan, Model, Metode pembelajaran
10. Media Pembelajaran
11. Sumber belajar
12. Langkah-langkah Pembelajaran
13. Penilaian hasil Pembelajaran

24
 Indikator pencapaian kompetensi (IPK) merupakan
penanda pencapaian KD yang ditandai oleh
perubahan perilaku yang dapat diukur.
 IPK dikembangkan sesuai dengan karakteristik
siswa, mata pelajaran, satuan pendidikan, potensi
daerah dan dirumuskan dalam kata kerja
operasional yang terukur dan/atau dapat
diobservasi.
 Dalam mengembangkan IPK perlu
dipertimbangkan: (a) tuntutan kompetensi yang
dapat dilihat melalui kata kerja yang digunakan
dalam KD; (b) karakteristik mata pelajaran, siswa,
dan sekolah; (c) potensi dan kebutuhan siswa,
masyarakat, dan lingkungan/daerah.
 Pedoman dalam mengembangkan materi
pembelajaran
 Pedoman dalam mendesain kegiatan
pembelajaran
 Pedoman dalam mengembangkan bahan ajar
 Pedoman dalam merancang dan
melaksanakan penilaian hasil belajar
Penilaian adalah proses pengumpulan dan
pengolahan informasi untuk mengukur
pencapaian hasil belajar peserta didik.

KKM adalah kriteria ketuntasan belajar yang


ditentukan oleh satuan pendidikan yang
mengacu pada standar kompetensi
kelulusan, dengan mempertimbangkan
karakteristik peserta didik, karakteristik mata
pelajaran, dan kondisi satuan pendidikan.
 Sebagai alat untuk mendeteksi kesulitan
belajar (assesment as learning),
 Sebagai proses pembelajaran

(assessment for learning),


 Sebagai alat untuk mengukur pencapaian

dalam proses pembelajaran (assessment


of learning).

03/04/20 36
1. Sahih, penilaian didasarkan pada data kemampuan yang
diukur;
2. Objektif, penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria
yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai;
3. Adil, penilaian tidak menguntungkan/merugikan peserta
didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar
belakang agama, suku, budaya, adat istiadat, status sosial
ekonomi, dan gender;
4. Terpadu, penilaian oleh pendidik merupakan salah satu
komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran;
5. Terbuka, prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar
pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang
berkepentingan;

03/04/20 37
6. Menyeluruh dan berkesinambungan, penilaian oleh
pendidik mencakup semua aspek kompetensi
dengan menggunakan berbagai teknik penilaian
yang sesuai, untuk memantau perkembangan
kemampuan peserta didik;
7. Sitematis, penilaian dilakukan secara berencana
dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah
baku;
8. Beracuan kriteria, penilaian didasarkan pada
ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan;
9. Akuntabel, penilaian dapat
dipertanggungjawabkan, baik dari segi teknik,
prosedur, maupun hasilnya.
 Observasi  Tes Tulis
 Penilaian diri  Tes Lisan
 Penilaian antar
 Penugasan
peserta didik
 Jurnal

•Tes Praktek
• Projek
• Portofolio
 Untuk perbaikan pendidikan dan
pembelajaran
 Untuk meningkatkan keterlibatan
guru/kepala sekolah/peneliti dalam
pembelajaran/pendidikan
 untuk menunjukkan/mengembangkan
guru/kepala sekolah sebagai peneliti
 Untuk peningkatan kinerja profesi guru
 bersumber dari guru/peneliti sendiri
 hasil refleksi atau masalahnya sendiri, bukan
dari orang lain
 Perumusan masalah, memperhatikan
◦ substansi
◦ formulasi
◦ teknis
 PTK didasarkan pada masalah keseharian yang
dirasakan dan dihadapi oleh komponen-komponen
yang diteliti
 Upaya pemecahan atau perbaikannya dilakukan
bersama-sama antara komponen-komponen
tersebut secara kolaboratif dan partisipatif
 Perbaikan yang dilakukan bukan sekedar kegiatan
yang rutin, namun merupakan kegiatan/tindakan
yang baru atau inovatif
 Diagnosis masalah
 Menemukan masalah
 Upaya mengatasi/ memecahkan masalah
 Ditunjang data lapangan yang sistematis
 Kajian pustaka

Merumuskan Masalah
1. Perencanaan Tindakan
2. Pelaksanaan Tindakan
3. Observasi
4. Refleksi
THANK YOU