Anda di halaman 1dari 48

Case Report Tradition of Excel

A Predictable Aesthetic
Rehabilitation of Deciduous Anterior
Teeth in Early Chilldhood Caries
Sebuah Prediksi Aesthetic Rehabilitasi dari Gigi Sulung Anterior di Early Childhood Karies

Kelompok B
Early Childhood Caries Tradition of Excel

• National Institude of Dental and Craniofasial Research (NIDCR)


mengeluarkan definisi ECC yaitu adanya satu atau lebih karies pada
permukaan gigi desidui.
• Definisi ECC yang dikeluarkan oleh AAPD adalah satu atau lebih
karies (tanpa kavitas atau lesi), adanya gigi yang hilang karena karies
atau gigi yang ditambal pada gigi desidui anak usia 0-71 bulan.
• ECC merupakan bagian dari karies gigi yang progresif terjadi segera
setelah gigi anak erupsi, prosesnya sangat cepat berkaitan dengan
infeksi yang menyeluruh dan berhubungan dengan diet serta
mungkin saja berdampak buruk pada pertumbuhan anak.
Karies rampan Tradition of Excel

• Karies Rampan adalah suatu jenis karies yang proses terjadinya dan
meluasnya sangat cepat dan tiba-tiba, sehingga menyebabkan
kerusakan pada gigi, terjadi lebih pada satu gigi dan penyebabbnya
multifaktorial.
Karies botol Tradition of Excel

• Karies botol adalah suatu karies yang terjadi pada bayi dan anak yang
masih sangat muda ditandai dengan pola tersendiri atau khas berupa
karies yang hebat dan parah pada gigi desidui disebabkan cara
pemberian makanan/susu/ASI yang tidak tepat.
Tradition of Excel

Restorasi Gigi
Perawatan perbaikan gigi yang berlubang atau rusak, untuk
mengembalikannya kepada fungsi bentuk, dan penampilan normalnya.
Perencanaan pemilihan restorasi harus dilakukan dengan beberapa
pertimbangan. Ford menyatakan hal-hal yang harus
dipertimbangkan dalam menentukan restorasi adalah: Tradition of Excel

1. Banyaknya jaringan gigi yang tersisa


2. Fungsi gigi
3. Posisi atau lokasi gigi
4. Morfologi atau anatomi saluran akar

Semakin sedikit sisa dari struktur gigi dan semakin besar fungsi gigi
dalam lengkung rahang, pemilihan restorasi harus dilakukan dengan lebih
hati-hati. Gigi dengan sisa struktur gigi yang sedikit dan beban kunyah
yang besar memiliki risiko fraktur yang lebih tinggi, sehingga
perencanaan harus dilakukan dengan lebih baik (Ford, 2004)
Restorasi gigi anterior Tradition of Excel

• Gigi anterior yang telah dirawat dan memiliki struktur jaringan gigi yang sehat
masih banyak, serta retensi yang cukup, dapat diindikasikan restorasi secara
langsung dengan komposit resin atau semen glass ionomer
• Gigi anterior dengan sisa jaringan keras gigi sedikit, retensi dari jaringan gigi yang
tersisa tidak adekuat, dan tidak dapat digunakan restorasi lain, maka
diindikasikan menggunakan pasak dan inti.
• Mahkota pasak diindikasikan menjadi restorasi setelah perawatan endodontik
pada gigi anterior jika jaringan keras gigi yang tersisa tidak memiliki bentuk
retensi yang adekuat
Tradition of Excel

• Mahkota pasak menjadi kontraindikasi pada keadaan seperti terdapat


tanda kegagalan perawatan endodontik, retensi, dan resistensi cukup
untuk direstorasi menggunakan bahan plastis, serta jika terdapat
lateral stress akibat bruxism atau heavy incisal stress .
• Restorasi komposit menjadi kontraindikasi jika sisa jaringan kurang
dari sepertiga koronal
• Gigi anterior juga kontraindikasi dengan bahan amalgam karena
amalgam tidak memiliki nilai estetika
Restorasi gigi posterior Tradition of Excel

Gigi posterior menerima beban kunyah lebih besar dibandingkan


dengan gigi anterior, karena itu pertimbangan dalam pemilihan
restorasi juga berbeda. Faktor yang paling utama dalam menentukan
restorasi adalah banyaknya jaringan gigi sehat yang tersisa
Tradition of Excel

• Gigi posterior yang kavitas nya tidak meliputi proksimal dapat


diindikasi restorasi menggunakan komposit high strength
• Gigi posterior secara umum tidak menggunakan mahkota pasak
sebagai restorasi, tetapi jika bahan restorasi yang lain tidak memiliki
retensi yang cukup untuk menggantikan struktur gigi yang hilang
maka mahkota pasak menjadi pilihan
• Gigi posterior tidak membutuhkan restorasi dengan nilai estetika yang
tinggi, namun jika pasien mengiginkan restorasi yang estetis maka
bahan porselen menjadi pilihan
Tradition of Excel

Retainer Intrakanal
untuk Gigi Sulung
Tradition of Excel
• Penempatan restorasi mahkota tidak selalu mudah pada kebanyakan
kasus kehilangan dua pertiga mahkota. Diperlukan adanya pasak
sebagai retensi pada kasus-kasus tertentu. Terdapat berbagai macam
variasi pasak dari pasak cor konvensional yang dibuat sesuai
keinginan sampai pasak buatan pabrik (Musani I., dkk., 2011). Macam-
macam pasak yang dapat digunakan pada gigi sulung di antaranya :
1. Pasak gamma Loop
2. polyethylene fibers (ribbond)
Tradition of Excel
1. Pasak gamma Loop
• Pasak gamma loop
diperkenalkan oleh
Mortada dan King. Pasak
omega loop dibuat dari
kawat ortodonti dengan
diameter 0,7mm
Tradition of Excel
• Gamma loops
menggunakan
bahan stainless steel yang
dibentuk seperti omega
pada jalan masuk saluran
akar untuk merestorasi
mahkota dengan materi
kompomer (Kumar R. dan
Sinha A., 2014).
Kekurangan gamma loop posts Tradition of Excel

• Adhesi antara wire dan dinding dentin secara mekanis


• Dapat menyebabkan fraktur akar dalam kasus pengunyahan berlebih
• Retensi kurang, jika dibandingkan dengan glass fiber reinforce
composite
2. Fiber polyethylene Tradition of Excel

• Merupakan suatu bahan berupa yang berbentuk seperti pita yang berupa anyaman
yang sangat tahan lama, memiliki anyaman terpola (locked-stitched threads) yang
secara efektif dapat menyalurkan tekanan tanpa menyalurkan kembali tekanan ke
resin
• Alternatif dapat mengikuti bentuk anatomi saluran Tradition
akar, of Excel
menggunakan preparasi minimal sehingga risiko fraktur menjadi
rendah dan pasak dapat mengisi saluran akar hingga mahkota secara
sempurna
• Polyethylene fiber awalnya digunakan untuk splinting periodontal,
retainer pada alat ortodonti cekat, space maintainers dan stabilisasi
gigi yang terkena trauma
• Memiliki kekuatan ultra tinggi (fiber polyethylene with Ultra High Molecular Weight
Polyethylene (UHMWPE)) Tradition of Excel

• Polyethylenen fiber tersedia dalam berbagai ukuran lebar (1mm, 2mm, dan 3mm,
sesuai lebar saluran akar)
• Polyethylene fiber memiliki 3 jenis spectra yaitu spectra 900,1000,dan 2000.
Ketiganya memiliki spesifikasi yang berbeda
Ribbon Fiber Polietilen

Ribbon Fiber Polietilen merupakan versi yang lebih kompatibel dari fiber post untuk digunakan pada of Excel
Tradition
gigi sulung.

(+) (-)
• Mudah diperbaiki • Memiliki gambaran radiografi yang
• Biokompatibel buruk
•Tidak mengganggu modulus elastisitas • Mahal
•Estetis baik • Lebih sensitif terhadap teknik
•Elastisitas mirip dentin
•Teknik yang sederhana
•Dapat dilakukan dalam sekali
kunjungan
Fiber Polietilen + Resin Komposit : Tradition of Excel

1. Estetis baik
2. Cukup kuat
3. Resin komposit mampu beradaptasi baik dengan Fiber Polietilen
4. Penggunaan Fiber polietilen dengan resin komposit memberikan hasil yang lebih baik dari
fiber post dengan RMGIC dalam laporan kasus
Restorasi resin komposit free-hand
layering technique Tradition of Excel

• Resin komposit merupakan material yang sering di pilih untuk


merestorasi gigi anterior. Saat ini ilmu semakin berkembang, menjadi
adanya konsep layering (berlapis) dalam restorasi komposit.
• Pada prinsipnya, komposit diaplikasikan lapis demi lapis sehingga
mampu merefleksikan warna gigi secara alami.
• (+) : memberikan kesempatan kepada dokter gigi untuk menciptakan
restorasi yang lebih konservatif, fungsional, estetis, ekonomis, dan tahan
lama dengan waktu pengerjaan yang singkat
• (-) : ketahanan fraktur, shear, dan ketahanan tekan yang rendah, serta
tidak cocok untuk gigi dengan tekanan kunyah besar yang ditemukan
pada situasi klinis tertentu
Tradition of Excel

Indikasi
Indikasi pemakaian pasak pada gigi
sulung Tradition of Excel

• 2/3 struktur gigi tersisa tidak diindikasikan


• ½ struktur mahkota hilang
• Minimal tersisa 1 mm struktur gigi pada supragingiva
• Alasan utama menggunakan pasak adalah memberikan dukungan
untuk restorasi, meningkatkan resistensi gigi yang direstorasi pada
beban mekanis.
Indikasi pemakaian ribbond post Tradition of Excel
• Gigi dengan akar yang sempit, sehingga cocok untuk digunakan pada
gigi sulung
• Gigi dengan beban kunyah rendah
• Gigi yang memerlukan tingkat aestetik yang tinggi
• Digunakan pada gigi sulung, karena tidak mengganggu resorpsi akar
fisiologis
Indikasi pemakaian gamma loop Tradition of Excel
• Perawatan yang harus dilakukan dengan cepat
• Gigi dengan beban kunyah minimal
Tradition of Excel

Teknik penggunaan
i. insisivus sentral rahang atas dan insisivus lateral yang
Tradition of Excel
dilakukan perawatan pulpektomi dan diobturasi dengan
Vitapex (Neo dental Chemical Products Co Ltd)
ii. Membuat ruang pada intracanal dengan menguranganTradition
Vitapex
of Excel
dari saluran akar (3-4mm dari koronal) (dengan excavator kecil,
dan lapisan tipis luting GIC (Semen Luting dan Lining, GC
Corporation, Tokyo, Jepang) diaplikasikan pada saluran akar.
iii. Gamma loop posts (terbuat dari
kawat stainless steel 0,6 mm) Tradition of Excel
ditempatkan di 51 dan 61, pasak
diikat dengan benang (dental floss),
ditunggu sampai luting setting.
Kemudian gic dan koronal gigi
dibersihkan dengan saline,
dikeringkan, dietsa (eco-etch, ivoclar
vivadent), dicuci, dikeringkan, dan
pengaplikasian bonding (adper ™
single bond 2, 3m, espe). lalu
dilakukan penyinaran/curing.

iv. Penempatan core dan mahkota dengan cara


free hand composite buildup.
Ribbond polyethylene fibre postsTradition of Excel
Tradition of Excel

v. Rencana perawatan untuk gigi 52 dan 62 menggunakan


Ribbond post.
vi. Vitapex pada saluran akar dikurangi 3mm dari bagian
koronal, dapat diukur menggunakan probe Williams.
vii. Ribbond dipotong dengan ukuran dua kali lipat dari 3mm dan
ditambah 2-3mm, jadi ribbond yang digunakan 8-9mm.
viii.Saluran akar siap untuk ditempati
ribbond setelah dietsa selama 15 Tradition of Excel
detik (Eco-Etch, Ivoclar Vivadent),
dibilas selama 30 detik, dan
dikeringkan dengan udara. Setelah
itu bonding agent diaplikasikan
(Adper Single Bond 2, 3M, ESPE)
dan dilakukan curing
ix. Ribbond fibre diletakkan pada
sebuah paper pad dan dilapisi
dengan lapisan unfilled resin
(ClinproTM Sealant, 3M, ESPE).
Kelebihan resin dihilangkan dengan
menekan Ribbond menggunakan
pinset.
x. Setelah itu, fibre dilipat dan kemudian
dimasukkan ke dalam kanal untuk Tradition of Excel
memaksimalkan penguatan kanal
dengan fibre
xi. Ribbond distabilkan dengan komposit
flowable, yang kemudian dicuring.
Perawatan dilakukan untuk menjaga
serat 2-3 mm di atas CEJ (Gambar 9).
Ujung ribbon strip yang menonjol
membantu memperkuat pembuatan
inti yang dilakukan untuk
menggantikan struktur korona gigi
yang hilang. Pastikan resin mengisi
space antara ribbon strip yang agar
tidak menimbulkan terbentuknya
rongga.
Tradition of Excel
xii.Free-hand composite build up
dilakukan untuk mengembalikan
struktur koronal.
xiii.Kelebihan permukaan oklusal
diperiksa dengan articulating
paper, dan oklusi yang telah
direstorasi. Restorasi selesai
dan dipoles
Tradition of Excel
Tradition of Excel

• Untuk memperkuat intrakanal gigi anterior terdapat bahan seperti


metal screw posts, Ni-Cr coil spring posts, short composite posts,
biological posts, short wire posts (omega atau gamma loop), pasak fiber
glass siap pakai, dan pasak fiber polietilen (ribbon posts).
• Struktur gigi koronal dapat dibentuk kembali dengan direct incremental
composite build up, composite build up dengan menggunakan celluloid
strip crowns, indirect composite buildup, dan biological shell crowns.
• Pada pasien ini, menggunakan pasak gamma loop pada gigi insisiv
sentral dan ribbon posts pada insisiv lateral, dan bagian koronal
digantikan dengan free-hand direct composite buildup.
1. Prefabricated Post Tradition of Excel

(+) (-)
Tidak mengikuti kontur diskrit
Cepat
saluran akar
Mudah
Murah

2. Metal Post
(+) (-)

Kuat
Kurang Estetis
Memengaruhi resorbsi akar
selama gigi pergantian

3. Composite Post
(+)
(-) Tradition of Excel

Estetika baik Retensi buruk


kuat

4. Biological Post
Merupakan subjek studi baru untuk penelitian selanjutnya.
(+) (-)
Biokompatibel Membutuhkan tooth bank

Estetis baik
Murah
Tradition of Excel
5. Wire Loops

• Dapat berubah menjadi bentuk alfa, gamma, delta.

• Bentuk alfa, sering menimbulkan tekanan pada dentin.

• Namun pada bentuk gamma, telah dilaporkan 93% kasus berhasil.


Tradition of Excel

Bahan Tumpatan Gigi


Sulung
Tradition of Excel

Restorasi Pada Gigi Sulung


Glass Ionomer Cement (GIC) Tradition of Excel

Merupakan bahan tambal sewarna gigi yang komponen utamanya terdiri


dari likuid yang merupakan gabungan air dengan polyacid (Asam
poliakrilat, maleat, itakonat, tartrat) dan bubuk berupa
fluoroaluminosilicate glass (Anang, Mariati.2015). Bahan ini bersifat
anti kariogenik oleh karena mampu melepaskan flourida, mempunyai
thermal compatibility dengan enamel gigi, serta mempunyai
biokompatibilitas yang baik (Jurnal PDGI.2012).
Keunggulan kekurangan
• kuat (compressive strength), • fase pada saat setting time,Tradition
fase of Excel
• ada daya lekat yang kuat terhadap pertama mudah terpengaruh oleh
dentin dan email serta logam, air, sedangkan pada fase kedua
• mempunyai kemampuan aliran justru mudah terjadi dehidrasi,
yang tinggi, • kurang kuat melekat pada porselein
• non/sedikiti iritatif, dan emas murni,
• secara biologis dapat diterima • manipulasi dan teknik memasukkan
jaringan keras gigi, pulpa, dan ke dalam kavitas cukup sulit,
gingiva, • perbandingan ukuran bubuk dan
• melepas fluor, dan mencegah cairan kurang tepat,
karies, • warna kurang stabil atau tidak
• tidak pelu etsa. persis sama dengan gigi,
• mudah berubah bentuk.
Resin Modified Glass Ionomer Cement
Tradition of Excel

Resin modified glass ionomer cement merupakan material restorasi


yang dihasilkan dari penggabungan sifat glass ionomer cement
konvensional dengan resin komposit.
Perbedaan komposisi dijumpai pada liquid (cairan) dimana terdapat
penambahan HEMA
(2-hydoxyethylmethacrylate) selain mengandung asam polikarboksilat
dan air.
Pengerasan pada resin modified glass ionomer cement terjadi dalam 2
tahapan yaitu reaksi asam basa dan polimerisasi
Keunggulan Kekurangan
• HEMA (sebagai wetting agent ) untuk • jumlah ion fluor yang dilepaskan
mengurangi kerentanan ionomer cement glass ionomer cement sedikit lebih
Tradition of Excel
terhadap air sehingga meningkatkan kecil/sama dengan GIC (Attar,
adhesi dan sifat mekanik RMGIC 2003; Seixas, 2004 Tyas,2008)
• Estetik lebih baik dari GIC
• Sifat brittle minim
• untuk restorasi klas I dan klas II gigi
sulung yang diketahui memiliki beban
kerja yang lebih bes dibandingkan
restorasi klas III, IV, dan V
• Sifat mekanik tinggi-shelf life tinggi
• Setting time cepat
• Jarak resin tag yang pendek diasumsikan
cukup memadai untuk digunakan
sebagai bahan tumpatan gigi sulung
Kompomer/ Dyract/ Dentsply Tradition of Excel

merupakan salah satu material restorasi sewarna gigi yang didesain


untuk menggabungkan sifat positif glass ionomer cement (GIC)
dengan resin komposit. Kompomer pada dasarnya lebih mendekati
resin komposit, dengan penambahn komponen esensial dari GIS yaitu
ion releasing fluorosilicate glass particles yang dapat melepas fluor.
Penambhan monomer asam ke dalam komposisi kompomer dapat juga
disebut sebagai polyacid-modified composite resin.
Keunggulan Kekurangan
• Mampu melepas ion fluor merupakan • Meskipun kompomer ini dapat
salah satu keunggulan kompomer diterima oleh pulpa, namun untukof Excel
Tradition
dibandingkan dengan resin komposit karies yang dalam perlu bahan
konvensional pelindung pulpa
• mampu menetralisir kondisi asam
(buffering capability), • Aplikasi pada gigi permanen
• aplikasi yang relaif mudah karena
terbatas dan disarankan untuk
dikemas dalam bentuk compule yang kavitas Klas III dan Klas V
tidak membutuhkan pengadukan seperti (Boberick et al, 2002)
halnya RMGIC, dan
• memiliki adhesi yang cukup baik ke
jaringan keras gigi tanpa pengetsaan
• dapat dipakai sebagai bahan tumpat Klas
I sampai Klas V Black, juga bisa untuk
membentuk cor, dan mahkota tiruan gigi
sulung
Kesimpulan Tradition of Excel

Dalam hal ini mempertahankan gigi anterior sulung sampai waktu


tanggal alami tidak bisa dipaksakan. Beberapa macam perawatan
seperti gamma loop, ribbond polyethylene fibre post dan free hand
komposit. Tujuannya untuk mempertahankan estetika, pengembangan
bicara, dan membangun individu yang percaya diri.