Anda di halaman 1dari 11

KONSEP MODAL DAN LABA

(AKUNTANSI SOSIAL DAN SISTEM


PEMIKIRAN)

Satria (A062192009)
Marda Yunita Bendon (A062192012)
MODAL
1. Pengertian Modal
 Menurut Ikatan Akuntansi Indonesia
 Menurut PSAK
MODAL
2. Klasifikasi Modal
 Modal Setoran
 Modal yuridis
 Modal setoran lain
 Modal Bentukan atau Laba Ditahan
 Laba atau rugi
 Dividen
 Rekapitulasi
 Defisit
 Koreksi
 Perubahan akuntansi
MODAL
3. Tujuan Penyajian Modal
Meneylidiki akan informasi kepada yang berkepentingan tentang efisiensi dan
kepengurusan manajemen. Informasi yang perlu disajikan, yaitu:
 Sumber-sumber modal yang dipasok perusahaan
 Pembatasan hokum pada distribusi modal yang diinvestasikan kepada
pemegang saham
 Pembatasan hokum, kontraktual, manajerial dan keuangan pada distribusi
dividen pada calon dan pemegang saham sekarang
 Prioritas beberapa golongan pemegang saham atau pemegang modal lainnya
 8. Laba dan Teori Entitas
MODAL
4. Teori Entitas
 Entitas usaha bersama
 Entitas usaha atau bisnis

Aset=Ekuitas
 Entitas investor

Aset-Kewajiban Jangka Pendek=Ekuitas Investor


 Entitas pemilik

Aset-Kewajiban=Ekuitas
 Entitas pemilik residual

Aset-Ekuitas Spesifik=Ekuitas Residual


 Entitas pengendali
 Entitas dana

Aset=Pembatasan Penggunaan Aset


LABA
1. Pengertian Laba
 Menurut Belkaouli dalam Triyuwono
 Menurut Triyuwono
LABA
2. Karakteristik Laba
 Menaikkan kemakmuran yang dimiliki atau dikuasai suatu entitas.
 Perubahan terjadi dalam suatu periode sehingga harus diidentifikasi kondisi
kemakmuran awal dan kemakmuran akhir.
 Perubahan dapat dinikmati, didistribusi, atau ditarik oleh entitas yang
menguasai modal, asalkan kemakmuran awal dipertahankan.
 Modal dapat berupa aset bersih perusahaan, modal pemegang saham,
kekayaan, investasi, sumber daya ekonomik, atau apapun yang dapat dinilai
dengan uang.
LABA
3. Fungsi Perhitungan Laba
4. Jenis-jenis Laba
5. Konsep Laba dalam Aspek Tataran (Level) Semiotika
6. Konsep Laba dalam Aspek Tataran (Level) Sintaktik
7. Konsep Laba dalam Aspek Tataran (Level) Pragmatik
REVIEW ARTIKEL
Social Accounting - In the Wake of the Sustainability

(Akuntansi Sosial – Dalam Membangun Keberlanjutan)

Anita Demeny, Zoltan Musinszki

Journal of Economic Literature, Vol. 12. 2016

 1. Judul Penelitian

Judul penelitian tersebut sudah sangant jelas dan mampu menggambarkan isi dari keseluruhan artikel. Artikel tersebut
menjelaskan mengenai perubahan atas pedoman pelaporan perusahaan dalam aspek non-keuangan yang akan berdampak
pada kinerja keuangan perusahaan di masa mendatang.

Namun kekurangannya pada judul tidak diterakan yang menjadi objek penelitian.

2. Tujuan Penelitian

Untuk mengetahui mampukah keputusan akuntansi menjawab tantangan dalam persaingan global pada aspek social

3. Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif untuk memahami fenomena-fenomena social dari sudut pandang
penulis.

4. Hasil Penelitian

Penelitian ini menyajikan perusahaan-perusahaan harus mengembangkan laporan mereka dengan mengingat G4 dan Uni
Eropa Directive.
REVIEW ARTIKEL
5. Saran

◦ Menurut kami artikel ini memiliki kontribusi yang cukup signifikan yaitu dengan memberikan
gambaran umum transparansi mengenai keberlanjutan dari aktivitas organisasi menjadi point
penting dari berbagai entitas yang berkepentingan, termasuk perusahaan, pekerja, lembaga
swadaya masyarakat, investor, akuntan, dan lainnya. Pengungkapan sustainability tentu saja
mempunyai komponen kompenan yang cukup berbeda dari komponen-komponen yang
diungkapkan dalam laporan keuangan. Sustainability report mampu mengungkapkan tingkat
aktivitas perusahaan secara menyeluruh. Dengan adanya hal tersebut kinerja perusahaan bisa
langsung dinilai oleh pemerintah, masyarakat, organisasi lingkungan, media massa khususnya
pada investor dan kreditor.
◦ Untuk lebih lanjut, kami berharap artikel ini dapat menjadi referensi untuk penelitian
selanjutnya, seiring dengan semakin banyaknya perusahaan yang berfikir bahwa tanggung
jawab terhadap sosial dan lingkungan merupakan hal yang penting di dalam menjalankan
suatu organisasi, untuk mempertahankan kelangsungan atau keberlanjutan kegiatan suatu
organisasi, maka banyak perusahaan yang melaporkannya salah satunya dalam Sustainability
Reporting.
Terima Kasih