Anda di halaman 1dari 7

Intra-articular Administration

• Umumnya digunakan pada prosedur artroskopi dan reposisi sendi


bahu.

• Lokasi penyuntikan paling sering:


• sendi glenohumeral
• sendi lutut
• Obat-obatan yang digunakan meliputi:
• Lidocaine
- dosis : 10-20 mL dalam larutan 1%
- dosis maksimum : 4,5 mg/kgBB atau 300 mg (28 mL dalam larutan 1%)
atau 50 mL dalam larutan 1% + Epinefrin (1:200.000)
- campuran dengan Epinefrin ↑efek dan ↓pendarahan
; tidak boleh digunakan pada jari, penis, atau telinga.
• Bupivacaine
- dosis maksimum: 150-175 mg tanpa Epinefrin
- LA : 5 mL (25 mg) sampai dosis maksimum
- Artroskopi : 30 mL larutan 0,75% pada sendi lutut (dosis maksimum)
Intra-articular Anesthesia

• Efek samping  toksisitas obat


• chondrolysis
- Epinefrin : >6-8 μg/mL
- Bupivacaine : 2 μg/mL
Intrapleural Analgesia
• Umumnya dilakukan pada prosedur thorakoskopi, dan operasi
unilateral lain pada bagian thorax

• Digunakan juga untuk mengatasi nyeri:


• post-cholecystectomy,
• post-thoracotomy,
• post-cardio pulmonary bypass
• post operasi ginjal
• post operasi payudara
Intrapleural Analgesia
Intrapleural Analgesia
• Komplikasi:
• Pneumothorax

• Kontraindikasi:
• fibrosis atau inflmasi pleura
• efusi pleura
• bleeding diathesis
• penyakit paru berat