Anda di halaman 1dari 12

MATA KULIAH:

AUDIT SDM (EKMA 4476)


MODUL 3
PENDEKATAN RISET DAN AUDIT FUNGSI
SUMBER DAYA MANUSIA

JURUSAN MANAJEMEN - FAKULTAS


EKONOMI UNIVERSITAS TERBUKA
Kegiatan Belajar 1
Model Pendekatan
dan Kunci Keberhasilan Audit SDM
MODEL, PENDEKATAN, DAN INSTRUMEN RISET AUDIT SDM
Model Audit SDM
Model Audit SDM yang disarankan untuk digunakan sebaiknya
merupakan model yang berlandaskan filosofi holistik dan spiritual,
berlandaskan aspek strategik, integratif, serta berbasis proses
bisnis dan kompetensi

Audit SDM menurut Werther dan Davis memiliki beberapa


pendekatan, antara lain:
1. Pendekatan komparatif
2. Pendekatan otoritas luar
3. Pendekatan statistik
4. Pendekatan ketaatan terhadap kebijakan dan peraturan
5. Pendekatan Management by Objective (MBO)
INSTRUMEN RISET AUDIT SDM

Beberapa instrumen dalam audit SDM


1.Analisis dokumen
2.Wawancara
3.Analisis historis
4.Survei
5.Eksperimen

FAKTOR- FAKTOR PENENTU KEBERHASILAN AUDIT FUNGSI-


FUNGSI MSDM-BK:
6.Model audit
7.Kompetensi auditor
8.Dukungan manajemen puncak dan kerja sama sinergis auditor
dengan auditee
9.Kerjasama sinergis antara auditor dan auditee
Kegiatan Belajar 2
Audit Fungsi Perencanaan Dan
Pengadaan Sumber Daya Manusia-BK
AUDIT FUNGSI PERENCANAAN SDM
Perencanaan SDM
• Proses sistematis yang dilakukan untuk memperkirakan permintaan dan
ketersediaan SDM di masa yang akan datang sesuai dengan perkembangan
bisnis perusahaan.

Audit fungsi perencanaan SDM akan efektif apabila auditor memahami


indikator kunci keberhasilan proses perencanaan SDM, di antaranya
sebagai berikut:
1. Analisa peluang dan ancaman maupun kekuatan dan kelemahan
bidang Sumber Daya Manusia yang tepat.
2. Metode pengukuran dan peramalan kebutuhan yang tepat.
3. Sistem informasi Sumber Daya Manusia yang terkini dan lengkap.
4. Investasi Sumber Daya Manusia, penerapan pelatihan, dan
pengembangan Sumber Daya Manusia yang tepat.
5. Rencana suksesi dan bagan penempatan.
AUDIT FUNGSI ANALISA JABATAN

Analisa Jabatan
Proses sistematis dan terarah dalam rangka pengumpulan dan
penganalisaan data mengenai fungsi, tugas, tanggung jawab,
hubungan kerja, kondisi kerja.

Audit fungsi Analisa Jabatan akan efektif, dengan mengacu pada


indikator kunci keberhasilan, yaitu:
1. Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP) Analisa Jabatan.
2. Ketepatan pemanfaatan sumber data.
3. Organisasi pelaksanaan yang tertata.
4. Ketepatan metode dan format uraian jabatan.
5. Kompetensi analisis
6. Penerapan analisa jabatan berbasis digital yang terintegrasi dengan
Fungsi Perencanaan dan Pengadaan SDM.
AUDIT FUNGSI REKRUTMEN dan
AUDIT FUNGSI SELEKSI

Audit fungsi Rekrutmen akan efektif, dengan mengacu pada indikator


kunci keberhasilan, yaitu:
1. Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP) Rekrutmen.
2. Ketepatan pelaksanaan E Recruitment.
3. Ketersediaan persyaratan jabatan berbasis kompetensi.
4. Ketepatan pelaksanaan rekrutmen sesuai tahapan yang seharusnya
5. Ketepatan penggunaan metode dengan mempertimbangkan jabatan yang lowong dan dana
yang tersedia.
Audit fungsi Seleksi akan efektif, dengan mengacu pada indikator kunci
keberhasilan, yaitu:
6. Penetapan selection ratio yang tepat.
7. Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP) seleksi.
8. Seleksi administratif yang selaras dengan persyaratan jabatan.
9. Ketepatan tes pengetahuan umum dan keahlian profesi.
10. Ketepatan tes potensi dan kompetensi, dengan menggunakan metode dan peralatan tes yang
tepat.
11. Kelengkapan dan keakuratan tes kesehatan.
12. Pertimbangan pengguna.
Kegiatan Belajar 3
Audit Fungsi Pengembangan
dan Pemeliharaan Sumber Daya
AUDIT FUNGSI PELATIHAN DAN PENGEMBANGANManusia-BK
Audit fungsi Pelatihan dan Pengembangan akan efektif, dengan
mengacu pada indikator kunci keberhasilan, yaitu:
1. Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP) pelatihan dan
pengembangan.
2. Integrasi sistem pelatihan dan pengembangan dengan sistem karier, sistem
penilaian kinerja dan sistem balas jasa.
3. Kesesuaian Sistem Pelatihan dan Pengembangan dengan kebutuhan organisasi
dan kebutuhan pegawai dengan mempertimbangkan kompetensi yang dimiliki
pegawai.
4. Ketersediaan Pola Induk Pelatihan dan Pengembangan dengan program-
program yang tepat.
5. Ketersediaan portofolio SDM.
6. Efektivitas biaya Pelatihan dan Pengembangan.
7. Ketersediaan sarana dan prasarana pusat pelatihan yang baik.
Audit Fungsi Pengembangan
dan Pemeliharaan Sumber Daya
Manusia-BK
AUDIT FUNGSI MANAJEMEN KARIER
Audit fungsi Manajemen Karier akan efektif, dengan mengacu pada
indikator kunci keberhasilan, yaitu:
1. Ketersediaan Standard Operating Procedure (SOP) Karier.
2. Adanya Perencanaan Strategik SDM, di mana tercakup jumlah dan kualitas
Sumber Daya Manusia yang dibutuhkan perusahaan dalam lima tahun ke
depan.
3. Adanya Pola dan Jalur Karier yang tepat
4. Adanya Penilaian Kinerja berbasis kompetensi
5. AdanyaPortofolio Sumber Daya Manusia berdasarkan hasil Talent Mapping.
6. Adanya rencana suksesi (High Flyer’s Program) bagi pegawai bertalenta “Star”.
7. Adanya peramalan promosi dan mutasi/perpindahan jabatan dalam rangka
pengembangan pegawai
8. Adanya perencanaan karier dengan kesepakatan bersama antara manajemen
dan pegawai.
9. Adanya pengembangan karier yang tepat.
10.Efektivitas biaya Manajemen Karier.
Audit Karier Berbasis Kompetensi

AUDIT FUNGSI PENILAIAN KINERJA


Audit Fungsi Penilaian Kinerja akan efektif bila auditor memahami
indikator kunci keberhasilannya sebagai berikut:
1. Adanya sasaran perusahaan, sasaran unit kerja, dan sasaran individu yang
tepat, jelas, dan terukur.
2. Aspek yang dinilai berbasis kompetensi mempertimbangkan potensi, skill, dan
perilaku individu.
3. Proses bimbingan dan konseling yang efektif.
4. Dokumentasi hasil penilaian kinerja yang tertata dengan baik.

AUDIT FUNGSI BALAS JASA


Beberapa indikator kunci keberhasilan sistem balas jasa adalah sebagai
berikut.
5. Balas Jasa diberikan atas penilaian kinerja berbasis kompetensi yang tepat.
6. Keadilan internal yang mempertimbangkan bobot relatif jabatan (berat
ringannya jabatan).
7. Keadilan eksternal yang mempertimbangkan keselarasan dengan jabatan
sejenis pada perusahaan lain dalam industri yang sama.
8. Kondisi keuangan perusahaan yang sehat dan mencukupi.
Kegiatan Belajar 4
Tantangan Audit MSDM-BK
Berbasis Teknologi Informasi
PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM AUDIT MSDM-BK
Human Resources Information System (HRIS)

Audit fungsi perencanaan dan pengadaan SDM-BK berbasis teknologi


informasi;
1. Audit fungsi Analisa Jabatan
Pemanfaatan teknologi informasi dalam fungsi Analisa Jabatan dapat
diindentifikasi dari:
1. Penggunaan Metode
2. Penggunaan media digital
3. Penggunaan sumber media digital
2. Audit Fungsi Rekrutmen
E- Recruitment sudah populer saat ini dan dapat diidentifikasi dari
4. Penggunaan metode
5. Pemanfaatan sosial media
3. Audit Fungsi Seleksi
Audit fungsi Pelatihan dan
Pengembangan SDM-BK berbasis
teknologi informasi
Audit Fungsi Pelatihan
Saat ini hampir keseluruhan perusahaan memanfaatkan E –training
yang dapat diidentifikasi dari :
a) Penggunaan perangkat pengolahan data digital dalam penerapan program
program pelatihan seperti EPSS (Electronic Performance Support System)
b) Penggunaan perangkat penyampaian data Terkait dengan E-training dimana
proses pembelajaran menggunakan interaktif multimedia, auditor perlu
memeriksa apakah perusahaan telah menggunakan perangkat penyampaian
data berupa media text, video, grafik, foto-foto dan animasi untuk
menghadirkan interaksi antar trainee.
c) Penggunaan portal pembelajaran

Audit Fungsi Pengembangan Karir


d) Relevansi dan ketepatan proses
e) Kedalaman proses
Terima Kasih