Anda di halaman 1dari 24

LAPORAN KASUS :

GINGIVAL
ENLARGEMENT PADA
PASIEN ORTODONTIK
CEKAT
L U L I K S R I H A N D AYA N I 162 2017 2037
LATAR BELAKANG

• Jaringan periodontal terdiri dari jaringan gingiva, sementum,


ligamentum periodontal dan tulang alveolar.
• Peningkatan ukuran gingiva merupakan tanda adanya
kelainan gingiva, kondisi ini disebut juga dengan inflammatory
enlargement yang terjadi karena adanya akumulasi plak.
• Masalah periodontal paling umum yang timbul selama
perawatan ortodontik adalah keradangan gingiva. Kondisi ini
adalah akibat pembentukan plak dan kalkulus karena
ketidakmampuan pasien menjaga gigi-gigi tetap bersih ketika
adanya alat ortodontik.
LAPORAN KASUS

• Identitas Pasien
• Nama : Nn. G
• Umur : 22 Tahun
• Jenis kelamin : Perempuan
• Suku / Ras : Bugis
• Pekerjaan : Mahasiswa
• Alamat: BTP
• Dokter yang memeriksa : drg. Fitriani Kadir, Sp. Perio
Anamnesis
• Keluhan Utama : Gusi bengkak dan ada karang gigi
• Riwayat penyakit sekarang : Pasien datang dengan keluhan adanya
pembesaran gusi bagian depan bawah dirasakan sejak beberapa
bulan yang lalu, sering berdarah ketika menyikat gigi, bau
mulut.Pasien sedang menjalani perawatan ortodontik sejak 1 tahun.
• Riwayat penyakit dahulu :-
• Riwayat penyakit Keluarga :-
• Kelainan sistemik : -
Pemeriksaan Intraoral
• Debris : Ada
• Stain : Tidak ada
• Kalkulus : RA (-)
RB (44, 43, 42, 41, 31, 32, 33)
• Perdarahan : Tidak ada
papilla interdental
• Gingiva : Ada kelainan (gingival enlargement)
• Mukosa pipi/bibir : Tidak ada kelainan
• Palatum : Tidak ada kelainan
• Lidah : Tidak ada kelainan
• Dasar mulut : Tidak ada kelainan
• Hubungan Rahang : Ortognati
• Poket : RB (41)
• Hiperplasi : RB (42,41,31,32,34)
• Resesi :-
• Pendarahan :-
• Keradangan :-
• Kegoyangan :-
• Pemeriksaan • Riwayat penyakit/
Ekstraoral kelainan sistemik :
• Wajah/leher : – Alergi :-
Simetris – Jantung :-
• Bibir dan sudut bibir : – Tekanan darah tinggi :
TAK -
• Kelenjar Getah bening – Kelainan darah : -
submandibula – Hepatitis A/B/C : -
– Kiri : Tidak teraba, tidak – Diabetes mellitus :-
sakit – HIV/AIDS :-
– Kanan : Tidak teraba, – Penyakit paru-paru : -
tidak sakit
– Kelainan pencernaan :
• Pemeriksaan Fisis -
• Tanda vital – Penyakit ginjal :-
– Epilepsi :-
: – Dll :-
– Tekanan darah

: 120/80mmHg
Diagnosa : Gingiva Enlargement
Etiologi : Kalkulus
Prognosa : Baik
Rencana Perawatan : Scalling, Gingivektomi, DHE
Status Periodontal

OH-IS : 1, 83 (sedang) CZ-IS


1 0 1
Tabel CPITN 1 1 1

17-14 13-23 24-27

I I I D-IS
1 1 1
II II II
1 1 1
47-44 43-33 34-37
Tatalaksana
Kunjungan pertama
1. Melakukan scalling dan root planing
2. Aplikasi providone iodine
3. DHE
4. Anjuran kontrol 1 minggu kemudian
Kunjungan kedua
Kontrol

Gambar 1 . kontrol 1 minggu setelah skel


Kunjungan ketiga
Tindakan gingivektomi

Gambar 2. Keadaan rongga


mulut sebelum dilakukan
gingivektomi

Gambar 3. Desinfeksi dan


Anestesi
Gambar 4.
pembentukan bleeding
point dan Insisi dengan
blade no 15

Gambar 5. Insisi interdental


dengan orbanknife

Gambar 6. Lakukan irigasi


dengan larutan H2O2 3%

%
Gambar 7. Dilakukan pemasangan pack periodontal
Pemberian terapi antibiotik,
analgesik dan vitamin
R/ Amoxicilin tab 500mg no.X
∫3dd1 p.c

R/ Asam Mefenamat tab 500 mg no.X


∫ 2dd1 p.c

R/Vitamin C tab 50 mg no.V


∫ 1dd1 p.c

DHE
Anjuran kontrol 1 minggu kemudian
Kunjungan keempat
Kontrol dan buka pack periodontal
DEFINISI GINGIVA
Gingiva adalah jaringan lunak yang
menutupi gigi. Gingiva yang sehat
berwarna merah muda dengan tepi yang
tajam menyerupai krah baju, konsistensi
kenyal dengan adanya stipling.
Pertambahan ukuran gingiva adalah hal
yang umum padapenyakit gingiva.
Terminologi kondisi tersebut adalah :
gingival enlargement. Gambaran klinisnya
disebut hipertropi gingivitis atau hiperplasi
gingiva.dengan warna merah, konsistensi
lunak, tepi tumpul dan tidak adanya
stipling (halus).
GINGIVAL ENLARGEMENT
Peningkatan ukuran gingiva merupakan tanda adanya
kelainan gingiva, kondisi ini disebut juga dengan
inflammatory enlargement yang terjadi karena adanya
akumulasi plak. Di klinik istilah yang digunakan adalah
hyperthropic gingivitis atau gingival hyperplasia sebagai
keradangan gingiva yang konotasinya mengarah pada
patologis.
Pembesaran gingiva adalah suatu peradangan pada
gingiva yang disebabkan oleh banyak faktor baik faktor
lokal maupun sistemik, yang paling utama adalah faktor
lokal yaitu plak bakteri.

Tanda klinis yang muncul yaitu gingiva membesar,


halus, mengkilat, konsistensi lunak, warna merah dan
pinggirannya tampak membulat.
KLASIFIKASI GINGIVAL ENLARGEMENT

Klasifikasi pembesaran gingival menurut faktor


etiologi yaitu:
• (1) Inflamatory enlargement kronis dan akut
• (2) obat-obatan penyebab pembesaran
gingiva,misalnya phenythoin (Dilantin),cyclosporine,
calcium chanel blokers
• (3) pembesaran pada kondisi tertentu misalnya
penyakit sistemik kehamilan, pubertas;
• (4) defisiensi vitamin C;
• (5) non spesifik (pyogenik granuloma);
• (6) penyakit sistemi misalnya leukimia dan penyakit
granulomatous (wegner’s granuloma,sarcoidosis);
• (7) Neoplasma enlargement (tumor gingiva) berupa
tumor benigna atautumor maligna; dan
• (8) False enlargement.
Pada proses radang kronis monosit
melalui sirkulasi darah akan migrasi ke
tempat terjadinya keradangan menjadi
makrofag.
Aktifasi sistem imun spesifik akibat
keradangan akan mengaktifkan
makrofag untuk memproduksi MEKANISME
sejumlah sitokin dan faktor
pertumbuhan yang berperan pada TERJADINYA
pembentukan fibrosis. GINGIVAL
Ada dua tipe dasar respons jaringan
terhadap pembesaran gingiva yang ENLARGEMENT
mengalami keradangan yaitu
edematous dengan tanda gingiva
halus, mengkilat, lunak dan merah,
serta fibrous dengan tanda gingiva
lebih kenyal, hilangnya stippling dan
buram, biasanya lebih tebal, pinggiran
tampak membulat.
• Perawatan periodontal diawali
dengan fase perawatan tahap
awal yang meliputi dental health
education (DHE), supra dan
subgingival scaling, dan polishing.
PERAWATAN
• Pada gingivitis hiperplasi dapat
dirawat dengan scaling, bila GINGIVAL
gingiva tampak lunak dan ada ENLARGEMENT
perubahan warna, terutama bila
terjadi edema dan infiltrasi
seluler, dengan syarat ukuran
pembesaran tidak mengganggu
pengambilan deposits pada
permukaan gigi.
DEFINISI GINGIVEKTOMI

Gingivektomi adalah pemotongan jaringan


gingiva dengan membuang dinding lateral
poket yang bertujuan untuk menghilangkan
poket dan keradangan gingiva sehingga
didapat gingiva yang fisiologis, fungsional dan
estetik baik.

Sebelum prosedur gingivektomi dilakukan, ada


beberapa persyaratan dasar yang harus
dipenuhi. Persyaratan itu adalah:
• Zona attached gingiva harus cukup lebar sehingga eksisi
sebagian dari attached gingiva ini tetap dapat
menyisakan zona yang masih dapat berfungsi dengan
baik.
• Krista alveolar dibawahnya harus normal
• Tidak boleh ada defek atau poket infrabony.
INDIKASI GINGIVEKTOMI
• Gingivektomi diindikasikan pada pembesaran gingiva yang
tumbuh berlebih, jaringan yang fibrosis dan poket
supraboni.
• Pembesaran gingiva yang tidak mengecil sesudah
dilakukan scaling, curettage, rootplaning dan polishing
maka perlu dilakukan gingivektomi.
• Pada gigi yang berjejal, plak dan sisa makanan mudah
terakumulasi.
• Eliminasi poket suprabony apabila dindingnya keras dan
fibrous
• Eliminasi gingival enlargement
• Eliminasi abses periodontal supraboni
KONTRA INDIKASI GINGIVEKTOMI

• Apabila dibutuhkan bedah tulang atau pemeriksaan


bentuk dan morfologi tulang
• Situasi dimana dasar poket lebih ke arah apikal dari
muko-gingival junction
• Apabila frenulum atau perlekatan otot berada pada
daerah pembedahan.
• Bila oral hygiene pasien buruk
• Apabila pasien menderita penyakit atau kondisi tcrtentu
Instruksi untuk menyikat
gigi :
• menempatkan posisi bulu sikat secara
vertikal diantara braket yang diarahkan
kebagian inciso-gingiva. Kemudian bulu
sikat digerakkan dengan gerakan maju-
mundur (vibrasi).
• Menempatkan bulu sikat pada sudut 45
derajat antara braket dan gingiva,
lakukan gerakan vibrasi atau rotasi
(memutar) hingga ke sulcus gingiva.
• Menggosok gigi terlebih dahulu tanpa
menggunakan pasta gigi agar dapat
melihat plak lunak untuk dibersihkan.
Setelah itu disusul penggunaan sejenis
pasta gigi dengan efek anti kariesnya.
KESIMPULAN
Pertambahan ukuran gingiva adalah hal yang
umum pada penyakit gingiva. Terminologi kondisi
tersebut adalah gingival enlargement. Gambaran
klinisnya disebut hipertropi gingivitis atau
hiperplasi gingiva, dengan warna merah,
konsistensi lunak, tepi tumpul dan tidak adanya
stipling (halus).
Pada penggunaan alat ortodontik cekat, retensi
plak cenderung naik sehingga keradangan gingiva
cenderung terjadi selama pemakaian alat
ortodontik cekat. Keradangan gingiva akibat
pemakaian alat ortodontik cekat diikuti oleh
perubahan warna, ukuran, bentuk, konsistensi dan
karaktristik permukaan.
Gingivektomi adalah pemotongan jaringan gingiva
dengan membuang dinding lateral poket yang
bertujuan untuk menghilangkan poket dan kera
dangan gingiva sehingga didapat gingiva yang
fisiologis, fungsional dan estetik baik.
TERIMA KASIH