Anda di halaman 1dari 9

Vclass 2 skb.

akuntansi
Ratih Juwita, SE.,MM
Lingkup SIA

 Sistem adalah sekelompok variabel yang saling


berhubungan satu sama lain untuk mencapai tujuan
tertentu. Sistem berfungsi untuk mempermudah
pekerjaan yang dilakukan berulang kali secara rutin.
 Sedangkan yang dimaksud oleh informasi adalah data
yang didapatkan dari lapangan untuk diolah dan
dijadikan sebagai pengambilan keputusan.
 Bodnar dan Hopwood (2010)
 Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah kumpulan
dari berbagai macam sumber daya yaitu manusia dan
juga peralatan yang memang dibuat untuk mengubah
data keuangan dan juga data lainnya menjadi sebuah
informasi yang berguna bagi penggunanya.
 Mulyadi (2008)
 Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah organisasi
formulir, catatan, dan laporan yang didesain untuk
menyediakan informasi keuangan bagi pengelola
kegiatan usaha, memperbaiki informasi yang dihasilkan
oleh sistem yang sudah ada sebelumnya, memperbaiki
pengendalian akuntansi dan juga pengecekan internal
serta membantu memperbaiki biaya klerikal (biaya tulis
menulis) dalam pemeliharaan catatan akuntansi.
Fungsi Sistem Informasi Akuntansi adalah

 Sistem Informasi Akuntansi (SIA) tentunya memiliki fungsi mempermudah


dalam akuntansi.
 Beberapa fungsi dari Sistem Informasi Akuntansi (SIA) adalah:
 Mengumpulkan serta menyimpan data aktivitas atau transaksi keuangan
perusahaan.
 Memproses data keuangan menjadi informasi dalam pengambilan keputusan
manajemen tentang perencanaan dan pengendalian usaha.
 Melakukan kontrol yang efektif dan tepat terhadap aset-aset perusahaan
 Pengawasan terhadap semua aktivitas keuangan perusahaan.
 Efisiensi biaya dan waktu terhadap kinerja keuangan.
 Penyajian data keuangan yang sistematis dan akurat dalam periode akuntansi
yang tepat.
Manfaat dari Sistem Informasi
Akuntansi (SIA),

 Menyediakan atau menyajikan informasi yang akurat dan


tepat waktu sehingga perusahaan dapat melakukan
aktivitas utama pada value chain secara efektif dan efisien.
 Meningkatkan kualitas dan mengurangi biaya produksi
produk atau jasa yang dihasilkan.
 Meningkatkan efisiensi kinerja bisnis, baik itu pada bagian
keuangan dan bagian lainnya.
 Meningkatkan kemampuan dalam pengambilan keputusan.
 Meningkatkan sharing knowledge (alih ilmu).
Elemen-elemen dalam Sistem Informasi Akuntansi (SIA), di antaranya adalah:

 Sumber daya manusia (SDM) yang sudah terlatih, memahami


bisnis proses akuntansi dan keuangan secara umum. Akan lebih
baik jika dijalankan oleh seorang Akuntan.
 Menjalankan setiap prosedur keuangan dan akuntansi.
 Formulir Data Keuangan untuk mencatat seluruh aktivitas
keuangan seperti transaksi kas, persediaan, piutang, aktiva
tetap, penjualan dan biaya.
 Hardware berupa seperangkat komputer yang sudah terhubung
dengan jaringan dan berbagai pelengkap pendukung lainnya.
 Accounting Software contohnya MYOB dan Oracle Finance.
 Secara umum terdapat 3 subsistem dalam Sistem Informasi Akuntansi
(SIA) yaitu:
 Sistem Pemrosesan Transaksi, mendukung proses operasian harian
bisnis.
 Sistem Pembukuan atau Buku Besar, digunakan untuk menghasilkan
laporan keuangan seperti laporan rugi laba, neraca, cash flow, serta
pengembalian pajak.
 Sistem Pelaporan Manajemen, berguna mengatur laporan-laporan
perusahaan baik laporan keuangan atau yang lain misalnya anggaran,
laporan pertanggung jawaban, laporan kinerja dan juga informasi-
informasi data yang berguna untuk pengambilan keputusan.
 Hambatan-hambatan umum yang biasanya sering terjadi saat
menjalankan sistem ini adalah:
 SDM yang belum siap terhadap penerapan sistem dan standarisasi
keuangan yang baru sehingga membutuhkan waktu lebih dalam
pelatihan dan memulai penerapannya.
 Dibutuhkan accounting software dan perangkat komputer yang
menunjang tingkat keamanan dan kerahasiaan data keuangan 100%.
 Data keuangan yang dimiliki kurang lengkap dan informasi yang
dihasilkan masih harus dilakukan verifikasi, sehingga menghabiskan
waktu yang lebih lama dari yang seharusnya