Anda di halaman 1dari 110

PARASITOLOGI

PROTOZOA

PERANAN :
* The name protozoa means “first animals.”
1. Berperan dalam keseimbangan kehidupan dunia
mikroba (spt bakteri, alga, dan kehidupan mikroba
lainnya
PROTOZOA
2. Penting sebagai sumber makanan bagi hewan yg
lebih besar , Basis dari banyak rantai makanan
3. Membantu memecah senyawa kompleks menjadi
molekul yang lebih sederhana ( sebagai flora normal
microbial hewan) 2

4. Menimbulkan Penyakit
Banyak ditemukan di lingkungan tanah .permukaaan laut
hingga bawah laut, can be found even in frigid Arctic and
Antarctic waters.
PROTOZOA
4 kelompok protozoa adalah :
1. Ciliata = ciliophora
2. Flagellata =
mastigophora,
PROTOZOA
3. Sarcodina = rhizopoda
4. Apicomplexans = sporozoa
3

BERDASARKAN PERGERAKANNNYA
PROTOZOA

PROTOZOA
4
PROTOZO
A Belah pasang Satu parasit mjd 2

Inti membelah
skizogoni mjd banyak

PROTOZOA aseksual
Perkembangan
pada stadium
kista
Reproduksi

Syingami(
seksual 5
(Mikro &
makrogamet)

Aseksual dan
seksual Tjd pd sporozoa
bergantian
PROTOZOA

Penularan

a. langsung

transfusi darah, gigitan serangga,


PROTOZOA
b. Tidak langsung

-melalui makanan & minuman


6

-vektor
PROTOZOA

PATOLOGI DAN GEJALA KLINIS

DEMAM

PROTOZOA
• SPLENOMEGALI

LIMFADENOPATI
• INFEKSI AKUT/ MENAHUN
7
DIAGNOSIS

Diagnosis dapat ditegakkan dengan :


a.Gejala yang khas
b.Pemeriksaan Laboratorium
( darah, apusan langsung, pembiakan

dan inokulasi pada binatang


percobaan)
c. Tes Serologi Toksoplasmosis 8

d. Deteksi DNA parasit  PCR


PENCEGAHAN
• Kebersihan lingkungan: ….?-
• Kebersihan perorangan
• Air minum harus di rebus ‘
• Mencuci sayuran sampai bersih sebelum dimasak
• makanan pastikan dimasak dengan sempurna

9
PENGOBATAN
PROTOZOA USUS:
golongan Azol, spt metronidazol.
Kotrimoksazol
Nitazoksanid
Albendazol

Malaria. Leshmaniasis, & tripanosoma


Vaksin
Lotion antinyamuk, insektisida,
Kuinin, pirimetamin, sulfadoksin ( kombinasi)
Artemeter,
Eflornitin 10

Prazikuantel ( helminth)
Protozoa Parasit Usus

• Contoh : Entamoeba coli,


• Giardia lamblia

11
Protozoa: Parasit Rongga Tubuh

• Protozoa atrial adalah protozoa yang berhabitat pada rongga tubuh


• mulut, hidung, vagina, urethera.
• kelompok protozoa atrial
• Entomoeba gingivalis (Kelas Sarcodina) dan
• Trichomonas tenax dan T. vaginalis (Kelas Flagellata),
• hanya T. vaginalis yang patogen. E. gingivalis hanya diketahui bentuk trophozoit
saja yang sangat mirip dengan E. histolytica.
• Spesies ini tinggal di dalam gingiva manusia bersifat apatogen sama halnya
dengan T. tenax. T. vaginalis habitat pada vagina dan glandula prostata. Pada
wanita menyebabkan vaginistis yaitu dapat mengeluarkan banyak sekret
keputihan yang menyebabkan keputihan. Infeksi pada laki-laki dirasakan setelah
adanya infeksi sekunder oleh bakteri dan mungkin menyebabkan uretritis dan
prostata. 12
Rhizopoda

13
Pendahuluan
Rhizopoda
(Yunani, rhizo = akar, pod = kaki)
atau Sarcodina (Yunani, sarco = daging)
Protozoa bergerak dengan menggunakan
pseudopodia ( pseudes=palsu, pod = kaki

Rhizopoda merupakan kelas protozoa yang


bergerak dengan kaki semu yang berasal dari
tonjolan selaput plasma akibat terjadinya
pergerakan protoplasma
Contoh hewan dari golongan rizhopoda : amoeba, arcella, hydra dan
planaria.

14
Spesies yang hidup dirongga usus besar

o Entamoeba coli
Semua komensal
o Entamoeba pd manusia kecuali
histolytica E.histolytica
;patogen
o E. hartmani
o Iodamoeba butschlii
o Dientamoeba
fragilis
o Endolimax nana didalam mulut :
1 spesies
Entamoeba ginggivalis

15
Ciri-ciri Rhizopoda
1. Rhizopoda berkembang biak secara vegetative dengan membelah diri.
2. Kebanyakan hidupnya di air tawar dan air laut.
3. Makanannya diambil dengan cara fagosit.
4. Hewan ini memiliki kaki semu yang berfungsi sebagai alat gerak dan penangkap mangsa.
5. Geraknya disebut gerak amoeboid.
6. Di dalam endoplasm,a terdapat satu atau lebih inti, vakuola makanan dan vakuola
kontraktil.
7. Pernafasannya dilakukan dengan difusi memakai seluruh permukaan tubuhnya.  

16
1. Entamoeba hystolitica
Sejarah
1x ditemukan :Losch(1875)  tinja pasien disentri
di leningrad Rusia
Autopsi : bentuk tropozoit dlm ulkus usus besar
Thn 1893 Quinche & Ross  E. hystolitica (kista),
Schaudinn memberi nama utk membedakan dengan
Entamoeba coli yang hidup dlm usus besar manusia
1913 Walker &Sellard;Filipina  E.hystolitica penyebab kolitis amebik dan
E.coli ( Entamoeba coli) parasit komensal dlm usus besar
hospesnya yaitu manusia
 penyakit yang ditimbulkan adalah amoebiasis

.
17
Siklus hidup
amoeba

18
Daur hidup Entamoeba
hystolitica

19
20
Patologi dan gejala klinis

Kerusakan ringan pada mukosa usus


tidak menimbulkan gejala
Pada infeksi berat : radang kataral
pada dinding usus , atau ulserasi
Pada anak-anak  diare, sakit perut,
anemia dan edema

21
 Mekanisme penyebaran dalam tubuh:

Kista matang

berkembangbiak di usus
Tropozoid

minuta histolitica

belum pathogen patogen


 
Menyebar melalui feses pergi kejaringan spt: paru, hati
dan limfa
22
Amebiasis
Amebiasis ekstra intestina
intestinal

23
Pengobatan amebisid
1. emetin hidroklorida
• Efektif terhadap bentuk histolitica DM 65 mg/ hari, anak2 10 mg/
hari, 4 – 6 hari. Dihidro emetin (emebisid hati) , Dosis: 0,1 g/hari
2. klorokuin ,Efektif thd amebisid jaringan ; 1g/hari selama 2
hari
3. Antibiotika ; tetrasiklin & eritromisin, Paromomisin 25 mg/kg
BB/ hari, selama 5 hari
4. Metronidazol ( efektif thd histolitica & kista) 2g/hari selama 3
hari berturut-berturut.

24
25
3. Entamoeba gingivalis
# Klasifikasi
Domain : Eukryota
Phylum : Amoebozoa
Class : archamoebae
Genus : Entamoeba
Spesies: E. gingivalis
# Hospes : Ditemukan didalam mulut diantara kantong gingival dan dibawah gigi.
# Morfologi
  Tidak ditemukan kista, transmisinya langsung pada manusia. Hanya bentuk tropozoid
dan ukuran diameternya sekitar 10 – 20 mikrometer. Entamoeba gingifalis yang dapat
bergerak sangat cepat. Inti spheroid adalah berdiameter 2-4 mikrometer dan mengandung
endosome yang sangat kecil.

26

 
FLAGELLATA
/MASTIGOPHORA

27
MATERI 5 FLAGELLATA
Berasal dari kata Flagellum = bulu
cambuk,
Mastighopora( mastix = bulu cambuk,
phoros = membawa
Fungsi Flagel : alat gerak, alat peraba, &
penangkap mangsa.
tubuh lebih tetap ( kaku) dibandingkan
dengan flagellata karena dilindungi pelikel
Bentuk : panjang, bulat, oval 28

Habitat : air tawar, air laut, tempat basah,


didalam tubuh mahkluk sebagai parasit
Reproduksi : pembelahan secara binner
MATERI 5

Penggolongan Flagellata
 I. Flagellata traktus digestivus (hidup dirongga
usus) dan mulut & Flagellata traktus
urogenital ( hidup di vagina, uretra &prostat)

 II. Flagellata darah & jaringan

29
1. Flagellata traktus digestivus

1. Giardia lamblia
2. Trichomonas vaginalis
3. T. tenax
4. T. hominis

30
Giardia lamblia

31
Distribusi
geografik
Tersebar kosmopolit
 Daerah beriklim panas, indonesia

 MORFOLOGI & DAUR HIDUP


 Bentuk trofozoit ( ditemukan dlm tinja cair) & kista
 Kista matang tdd 4 inti, kista immature 2 inti.
 G.lamblia hidup di rongga usus kecil & kandung empedu
 Mempunyai batil isap--melekat iritasi
 Diare,mual anoreksia,feses banyak &berbau32busuk,Penurunan
BB
Siklus
hidup

33
Diagnosis

34
Epidemiologii
 Penyebaran : makanan & minumana yg
terkontaminasi
 Vektor : Lalat
 Day care center( penitipan Anak)
 Penjaja makanan infeksi  anak-anak
 Dewasa :
 Travelers diare
 Org yg berkemahhewan liar 35

 Hubungan seksual
Pencegahan
 Higiene perorangan
 Kebersihan Keluarga dan kelompok
 Hindari air minum yg terkontaminasi

36
Trichomonas vaginalis

37
Sejarah
• Donne 1836  parasit dlm sekret vaginavaginistis

• Hospes:
• Manusia
• Wanita trichominiasis vagina
• Pria  prostatitis

• Infeksi : melalui hubungan seksual


• Sanitasi kurang baik ( banyak org dlm 1 rumah)
• Infeksi tidak langsung alat mandi, alat sanitasi( toilet
seat) dll 38
Siklus hidup trichomonas vaginalis

39
DIAGNOSIS
 Keputihan
 Rasa panas & gatal pd vulva/vagina
 Adanya sekret, encer, berbusa, bau tidak
sehat, warna kekuningan. Lesi bekas
garukan krn gatal
 Diagnosis lab:
 Ditemukan parasit pada sekret vagina,
sekret uretra,sekret prostat, urin
40
Pengobata
n
Membersihkan mukosa vagina
Obat-obat per os & lokal
Metronidazol 2x250mg/hari. 5-7 hari
untuk suami & istri
Wanita dosis lokal 500 mg
( tab.vaginal) 5-7 hari

41
2. Flagellata darah & jaringan

Genus Genus
trypanoso Leishmani
ma a

Penyebab penyakit pada


manusia

42
n u s
Ge som
a n o
tryp a Genus
Leishm
ani
a
Trypanosoma
rhodensiense
T. gambiense
LL. donovani kala azar =leshmaniasis
T. cruzi
viseral
L. tropica oriental
sore=>leshmaniasis kulit
L. brasiliensis Leshmaniasis mucocutis
43
Empat stadium hidup
Amastigot ( stadium leismania)/ bulat atau
panjang
Promastigot/ s. leptomonas/ bulat, panjang
Epimastigot
s. Tripomastigot / stad. tripanosoma

Vektor:
Lalat Plebotomus/ Lutzomya

44
CARA Hidup
1. Parasit  dibawa oleh lalat Glossina
moritans
a) Trypanosoma brucei (penyakit tidur di
Afrika),
b) Trypanosoma evansi (surra pada ternak)
c) Trichomonas vaginalis (penyakit pada
alat kelamin)
d) Leishmania (penyebab penyakit kala-
azar merusak eritrosit)
2. Simbiosis
• Trichonympha campanula  hidup di
usus rayap dan kecoa untuk membantu 45

pencernaan Trypanasoma brucei


L. donovani kala azar =leshmaniasis
viseral

46
L. tropica oriental sore=>leshmaniasis
kulit

47
L. brasiliensis Leshmaniasis
mucocutis

48
Morfologi genus leshmania
• 2 stadium:
• A. stadium amastigot/ leshmania manusia & hospes
reservoar
• B. Stadium promastigot/ s.leptomonas  hospes
perantara lalat Phlebotomus(lalat pasir)/lutzomyia pd
biakan N.N.N ( novi-Mac Neil-Nicole

49
Daur hidup

• Waktu lalat mengisap darah penderita leshmaniasis,stadium


amastigot terisap & dlm lambung ( midgut)  stadium promastigot,
berkembang biak dgn cepat secara belah pasang longitudinal
menjadi banyak dlm 3-5 hari
• Stad. Promastigot bermigrasi mell. Esofagus dan faring ke sal.
Hipofaring.
• Stad.promatigot= stad. Infektif yg dpt ditularkan ke manusia & HR
( hospes reservoar)
• Dlm badan manusia promastigot  amastigot hidup didlm sel
50
51
Patologi & gejala klinis
• Banyak sel RE yg rusak tubuh membuat sel –sel baru, hiperplasi & hipertrofi sel
RE
• Splenomegali
• Hepatomegali
• Limfadenopati
• Anemia
• Masa tunas 2-4 bulan setelah itu
• Demam 2-4 minggu
• Diare dan disentri
• Timbul kelainan kulit setelah gejala kalaazar surut
52
diagnosis
1. Menemukan parasit dlm sediaan darah lgs,biopsi hati.limpa, & sumsum tl
belakang
2. Biakan dlm medium N.N.N
3. Inokulasi bahan pada binatang percobaan
4. Reaksi Imunologi yaitu:
• a.aglutinasi lgs (DAT= direct aggutination test)
• b.ELISA
• c. Western Blot deteksi antigen yg timbul selama infeksi
• d.PCR
53
Pengobatan
• Na. antimonium glukonat
• Etilstibamin
• Diamin
• Diamidin
• Pentamidin
• Ampoterisin B
• Stilbamidin
• Istirahat total, makanan tinggi protein & vitamin, Transfusi darah,
54
CILIATA

BALANTIDIUM COLI

• HOSPES
• Babi & spesies kera
• Kadang ditemukan pada manusia
• Ditemukan diseluruh dunia ( beriklim subtropik & tropik)
• Di Indonesia jarang ditemukan
Morfologi dan daur hidup
Mempunyai 2 bentuk:
bentuk vegetatif & bentuk kista , ukurannya 60-70 mikron

Bagian anterior menyempit terdapat sitosom ( sebagai mulut)


Bagian posterior melebar , ditemukan sitopig ( cytopyge) untuk
mengeluarkan zat zat yang tidak diperlukan lagi.

Seluruh permukaan badan terdapat bulu getar (silium)


Pada sitosom terdapat bulu getar yang agak panjang berfungsi
untuk bergerak dan mengambil makanan

Disitoplasma terdapat dua inti : makro nukleus dan


mikronukleus
Terdapat vakuola kontraktil (1-2 buah) dan banyak vakuola
makanan
Bentuk vegetatif berguna juga untuk perkembangan biakan
Sporozoa
Sporozoa yang patogen pada
manusia
a. Coocidia
Genus : eimeria , isospora dan toxoplasma
b. Haemosporidia
Genus Plasmodium

Genus eimeria dan isospora parasitnya adalah binatang


Eimeria clupearum hidup dlm hati ikan haring
Eimeria sardinae hidup dlm ikan sardin
Isospora hominis dan I.belli hospesnya manusia, diare, sembuh sendiri,
ditemukan ookista di dlm tinja
58
Toxoplasma gondii
• Sejarah:

• T. gondii Ix diamati pada tikus (Nicolle dan Manceaux , 1908,


tidak diidentifikasi sebagai agen penyakit menular hingga 1932.
•   tahun 1908 pertama kali ditemukan pada binatang pengerat
yaitu Ctenodactylus gundi, di suatu laboratorium di Tunisia dan
pada seekor kelinci di suatu laboratorium di Brazil (Nicolle &
Splendore).
• Pada tahun 1937, ditemukan pada neonatus dengan
ensefalitis.T.beause gondii diakui sebagai penyakit fatal orang
dewasa pada tahun 1968 setelah beberapa kasus ensefalitis
toxoplasma ditemukan pada pasien dengan kanker
hematologic. Kemudian menjadi lebih luas, tercatat sebagai
penyebab morbiditas pada pasien imunodefisiensi, termasuk
pasien AIDS mulai tahun 1983. T. gondii terus menjadi penyakit
penting di dunia modern, terutama pada wanita hamil dan
pasien immunocompromised (Mandell, Bennett dan Dolin, 2005)
59
Morfologi T. gondii
• Takizoit ( bentuk proliferatif)
• Kista( berisi bradizoit)
• ookista ( berisi sporozoit)

60
Diagnosis
• Biopsy of humans.
• Tes warna sabin Feldman
• Tes hemaglutinasi tidak langsung ( IHA)
•  Parasit Toxoplasma hidup
• (ELISA) Enzyme-Linked Immuno sorbent Assays. IgG
• (IFAT) Indirect Fluorescent Antibody tests.
•  IgM ( neonatus)

• PCR ( polimerase chain reaction)DNA parasit


61
Diagnostics
Serology.
Direct identification of parasite from peripheral
blood, amniotic fluid or in tissue.

62
Toxoplasma gondii
• Hospes: kucing & binatang sejenisnya
• Hospes perantara : manusia, ,mamalia & burung
• Penyakit : toksoplasmosis kongenital dan toksoplamosis
akuisita

• Its life cycle includes two phases called the intestinal (or
enteroepithelial) and extraintestinal phases
63
Host
Intermediate host
• Mainly domestic and • Human, birds, pigs,
wild cats. rodents, and sheep.

64
• The intestinal phase occurs in cats only (wild as well as
domesticated cats) and produces "oocysts." 

• The extraintestinal phase occurs in all infected animals


(including cats) and produces "tachyzoites" and,
eventually, "bradyzoites" or "zoitocysts." 

65
Siklus hidup toxoplasma

66
67
Cara infeksi
• Melalui plasenta
• Makan daging mentah
• Ookista kucing yang tertelan
• Dilaboratorium - peneliti
• Transplantasi organ
• Transfusi darah

68
Toxoplasma gondii
Sejarah:
T. gondii Ix diamati pada tikus (Nicolle dan Manceaux , 1908, tidak
diidentifikasi sebagai agen penyakit menular hingga 1932.
  tahun 1908 pertama kali ditemukan pada binatang pengerat
yaitu Ctenodactylus gundi, di suatu laboratorium di Tunisia dan pada
seekor kelinci di suatu laboratorium di Brazil (Nicolle & Splendore).
Pada tahun 1937, ditemukan pada neonatus dengan
ensefalitis.T.beause gondii diakui sebagai penyakit fatal orang dewasa
pada tahun 1968 setelah beberapa kasus ensefalitis toxoplasma
ditemukan pada pasien dengan kanker hematologic. Kemudian
menjadi lebih luas, tercatat sebagai penyebab morbiditas pada pasien
imunodefisiensi, termasuk pasien AIDS mulai tahun
1983. T. gondii terus menjadi penyakit penting di dunia modern,
terutama pada wanita hamil dan pasien immunocompromised
(Mandell, Bennett dan Dolin, 2005)
69
Diagnosis
Biopsy of humans.
Tes warna sabin Feldman
Tes hemaglutinasi tidak langsung ( IHA)
 Parasit Toxoplasma hidup
(ELISA) Enzyme-Linked Immuno sorbent Assays. IgG
(IFAT) Indirect Fluorescent Antibody tests.
 IgM ( neonatus)

PCR ( polimerase chain reaction)DNA parasit

70
Diagnostics
 Serology.
 Direct identification of parasite from peripheral blood,
amniotic fluid or in tissue.

71
1. Takizoit (Bentuk Proliferatif)Takizoit

 menyerupai bulan sabit dengan ujung yang runcing dan ujung


lain agak membulat. Ukuran panjang 4 - 8 mikron, lebar 2 - 4
mikron dan mempunyai selaput sel, satu inti yang terletak di
tengah bulan sabit dan beberapa organel lain seperti
mitokondria dan badan golgi. Tidak mempunyai kinetoplas
dan sentrosom serta tidak berpigmen. Bentuk ini terdapat di
dalam tubuh hospes perantara seperti burung dan mamalia
termasuk manusia dan kucing sebagal hospes definitif.
Takizoit ditemukan pada infeksi akut dalam berbagai jaringan
tubuh. Keterangan: A. takizoit dalam sel mononuklear besar
Takizoit dapat memasuki tiap sel yang 

 http://www.slideshare.net/viviyunisa/toxoplasma-gondii-
13897798
72
2. Kista (berisi bradizoit)Memiliki
ciri-ciri: Kista dibentuk di dalam sel hospes bila takizoit yang membelah
telah membentuk dinding. Ukuran kista berbeda-beda, ada yang
berukuran kecil hanya berisi beberapa bradizoit dan ada yang berukuran
200 mikron berisi kira-kira 3000 bradizoit. Kista dalam tubuh hospes
dapat ditemukan seumur hidup terutama di otak, otot jantung, dan otot
bergaris. Di otak bentuk kista lonjong atau bulat, tetapi di dalam otot
bentuk kista mengikuti bentuk sel otot.

73
3. Ookista (Berisi Sporozoit)
Memiliki ciri-ciri: Ookista berbentuk lonjong, berukuran 12,5 mikron.
Ookista mempunyai dinding, berisi satu sporoblas yang membelah
menjadi dua sporoblas. Pada perkembangan selanjutnya ke dua
sporoblas membentuk dinding dan menjadi sporokista. Masing-masing
sporokista tersebut berisi 4 sporozoit yang berukuran 8 x 2 mikron dan
sebuah benda residu.

74
Toxoplasma gondii
Hospes: kucing & binatang sejenisnya
Hospes perantara : manusia, ,mamalia & burung
Penyakit : toksoplasmosis kongenital dan toksoplamosis akuisita

Its life cycle includes two phases called the intestinal (or enteroepithelial)
and extraintestinal phases

75
Host Intermediate host
Mainly domestic and Human, birds, pigs,
wild cats. rodents, and sheep.

76
The intestinal phase occurs in cats only (wild as well as domesticated cats) and
produces "oocysts." 

The extraintestinal phase occurs in all infected animals (including cats) and
produces "tachyzoites" and, eventually, "bradyzoites" or "zoitocysts." 

77
Siklus hidup toxoplasma

78
79
Cara infeksi
Melalui plasenta
Makan daging mentah
Ookista kucing yang tertelan
Dilaboratorium - peneliti
Transplantasi organ
Transfusi darah

80
toksoplasmosis kongenital

81
Takizoit =menyerupai bulan sabit

82
83
Treatment of Toxoplasmosis
 Usually not required.

 Sulfadiazine and pyrimethamine are two drugs widely used to treat


toxoplasmosis in humans
 3 weeks/ a month
 Pirimetamin trombositopenia &leukopenia, ditambahkan asam folinik/
ragi, tidak dianjurkan utk wanita hamil teratogenik

 Patients allergic to sulfa drugs may take Clindamycin, Clarithromycin,


Azithromycin.
 Pirimetamin: 50 mg-75 mg/ hari dewasa selama 3 hari,25 mg / hari selama
bbrp minggu
 As. Folinik 2-4 mg /kg bb/ hari
 Sulfonamid 50-100 mg/kg bb/hari bbrp minggu / bulan
84
Prevention & Control

 Hands should be washed after contact with


raw meat or in contact with soil.
 Vegetables should be washed well .
 Avoid undercooked meats.
•If you are owned by a cat
– Keep it inside if possible.
– Don’t feed it raw meat.
–Avoid cat for pregnant women.

85
Plasmodium malaria

86
sejarah
• Zaman dahulu telah diketahui di YUNANI
• Gejala klinik : demam naik turun,teratur disertai menggigil
• Febris tersiana & febris kuartana
• Kelainan limpa( splenomegali= limpa yang mengeras
• Demam kurapenyakit dr DEWA,
• Penyakit ini banyak terdapat di daerah rawa mengeluarkan bau busuk disekitarnya
• Malaria => mal area = udara buruk=bad air
• Abad 19 Laveran melihat bentuk pisang dlm darah pasien malaria, diketahui
ditularkan nyamuk yg banyak dirawa-rawa

87
HOSPES
PADA MANUSIA TERDAPAT 4 hospes
 Rhizopoda merupakan kelas protozoa yang bergerak dengan
PLASMODIUM VIVAX
kaki semu yang
PLASMODIUM berasal dari tonjolan selaput plasma akibat
FALCIPARUM
terjadinya protoplasma
PLASMODIUM MALARIAE dari plasma sol ke plasma sel.
PLASMODIUM OVALE

PADA KERA DITEMUKAN SPESIES YG MIRIP DENGAN


PARASIT PADA MANUSIA
PLASMODIUM CYNOMOLGI= P. VIVAX
P. KNOWLESI MIRIP P. FALCIPARUM
MANUSIA DAPAT TERINFEKSI OLEH KERA ATAU
SEBALIKNYA

88
epidemik

 P. falciparum: yang paling penting dari parasit malaria karena bisa


fatal dan bertanggung jawab atas sebagian besar kematian terkait
malaria. Ini mendominasi di Afrika, New Guinea, dan Haiti.
 P. malariae: ditemukan sesekali di daerah endemik seperti Afrika
sub-Sahara.
 P. vivax: lebih umum pada sub-benua India dan Amerika Tengah,
dengan prevalensi dua infeksi ini kira-kira sama di Asia, Oseania,
dan Amerika Selatan.
 P. ovale: sebagian besar terbatas ke Afrika, meskipun kasus sporadis
terjadi di India Selatan.
89
Infeksi malaria secara alami:
melalui gigitan nyamuk Anopheles
betina

90
Distribusi geografik
 Seluruh dunia
 Indonesia : seluruh kepulauan

DAUR HIDUP
Pd nyamuk anopheles: fase seksual eksogen
(sporogoni)
Manusia/vertebrata : fase aseksual ( skizogoni)
Ada dua daur hidup:
1.Skizogoni eritrosit (dlm darah)
2.Skizogoni eksoeritrosit( sel parengkim hati)
91
Fase di dalam tubuh nyamuk (fase sporogoni)


 Di dalam tubuh nyamuk ini terlihat Plasmodium melakukan
reproduksi secara seksual. Pada tubuh nyamuk, spora berubah
menjadi makrogamet dan mikrogamet, kemudian bersatu dan
membentuk zigot yang menembus dinding usus nyamuk. Di
dalam dinding usus tersebut zigot akan berubah menjadi
ookinet ookista sporozoit, kemudian bergerak menuju kelenjar
liur nyamuk. Sporozoit ini akan menghasilkan spora seksual
yang akan masuk dalam tubuh manusia melalui gigitan
nyamuk.
92
Fase di dalam tubuh manusia (fase skizogoni)

  Setelah tubuh manusia terkena gigitan nyamuk malaria, sporozoit


masuk dalam darah manusia dan menuju ke sel-sel hati. Di dalam hati
ini sporozoit akan membelah dan membentuk merozoit, akibatnya sel-
sel hati banyak yang rusak. Selanjutnya, merozoit akan menyerang
atau menginfeksi eritrosit. Di dalam eritrosit, merozoit akan membelah
diri dan menghasilkan lebih banyak merozoit. Dengan demikian, ia
akan menyerang atau menginfeksi pada eritrosit lainnya yang
menyebabkan eritrosit menjadi rusak, pecah, dan mengeluarkan
merozoit baru. Pada saat inilah dikeluarkan racun dari dalam tubuh
manusia sehingga menyebabkan tubuh manusia menjadi demam.
Merozoit ini dapat juga membentuk gametosit apabila terisap oleh
nyamuk (pada saat menggigit) sehingga siklusnya akan terulang lagi
dalam tubuh nyamuk, demikian seterusnya.

93
Daur hidup parasit malaria

94
95
SKIZOGONI HEPAR

Spesies Fase pra- Besar Jumlah


eritrosit skizon merozoit
P. vivax 6-8 hari 45 mikron 10.000
P.falciparum 5,5-7 hari 60 mikron 40.000
P. Malariae 12-16 hari 45 mikron 2.000
P. Ovale 9 hari 70 mikron 15.000

96
SKIZOGONI ERITROSIT

P.f P.v P.o P.m


Waktu 1 36-48 48 48 72
siklus (jam)
Eritrosit Muda & Retikulo Retikulo normo
normo & normo & normo
Jumlah 8-24 12-18 8-10 8
merozoit
Tempat Sirk. sirk. sirk. sirk.
skizogoni dalam umum umum umum

97
Patologi dan gejala klinis
 Proses patologi malaria terjadi akibat
proses yang terjadi pd siklus
eritrositik.
 Gejala klinis
 Demam
 Splenomegali
 Anemia.

98
Demam :
 Berhubungan dengan pecahnya eritrosit yg
mengandung skizon dan keluarnya merozoit
yang masuk ke aliran darah (sporulasi)
-------- periodisitas demam
(1)Menggigil (15 menit – 1 jam)
(2)Puncak demam (2-6 jam)
(3)Berkeringat (2-4 jam).
Periodisitas tergantung spesies

99
Morfologi parasit malaria
Wright’s stain---reddish nuclei; bluish
cytoplasma and yellowish brown malarial
pigment
1. Morphological features of P. vivax
 Early trophozoite (ring form)
1 red nucleus on the ring-like light blue
cytoplasm ; single
infection in a cell.
infected RBC like
normal RBCs.

100
 Late trophozoite
It is irregular shape like ameboid form
with pseudopodia; within cytoplasm ,brown
pigment granules (malarial pigment---
haemozoin) appear.
infected RBCs are
pale in color,and have
schuffner’s dots in it
(fine red granules) .

101
 Immature schizont
oval in shape , nucleus
divided into 2-4 or more ,
malarial pigment begins to
concentrate in a mass.
 Mature schizont
nucleus divided into
12-24 ;and cytoplasm also
divided , each nucleus
surrounded by a portion of cytoplasm to form
merozoites, malarial pigment clumped.

102
 Male gametocyte
oval in shape; 1 loose
nucleus in centre of it ;
malarial pigments diffuse .

 Female gametocyte
oval in shape ; 1 compact
nucleus not in centre of it .

103
2. Morphological features of P. falciparum
 Early trophozoite (ring form)
1or 2 red nuclei on the ring-like light blue
cytoplasm ; multiple infection in a cell.
infected RBC like normal RBCs.

P. falciparum:
only can the early
trophozoites and gametocytes
be seen in the peripheral blood .

104
2. Erythrocytic stage

early trophozoite later trophozoite


P.f/36-48hrs
P.v/48hrs
merozoite immature schizont

Mature schizont
*the process from trphozoite to merozoite is
called schizogony.

105
Laboratory diagnosis

----laboratory diagnosis of malaria is confirmed by the


demonstration of malarial parasites in the blood film
under microscopic examination.
 Thin film
 Thick film
Question: Which stages are there in the blood film of P.v. or P.f. ?

106
Treatment

 Chlorquine and quinine----anti-erythrocytic stage


drugs. (question: Which stage of plasmodium can these drugs
kill?)
 Primaquine and pyrimethamine ----anti-
exoerythrocytic stage drugs.

107
Prevention

 Chemoprophylaxis
-----Chloroquine / pyrimethamine
used for
prophylaxis of malaria
-----Chemotherapy: 1 week before entry into the endemic
area ; for 4 weeks after returning from the endemic area.

108
 Mosquito control
(1). Reconstruction of
environment: eradicate the
breeding places of moquitoes.
(2). Spry insecticides: DDVP and
so on.
(3). Use mosquito nets, screen,
or mosquito repellents to protect
the person from mosquito bites.

109
110