Anda di halaman 1dari 52

FASILITAS PRIORITAS

ANGKUTAN UMUM
Mengapa
Memprioritaskan
Bus ?
Manajemen LL  Manj. Kapasitas, Manj. Prioritas,
Manj. Permintaan  Fasilitas Angk Umum & HOV

Keuntungan :
- Efisiensi penggunaan ruang jalan
- Efisiensi penggunaan BBM
- Pengurangan tundaan Lalin
- Kelestarian Lingkungan
- Masalah Sosial  persm hak dlm penggunaan jln

Metode :
- Pemberian prioritas pada persimpangan
- Pemberian prioritas pada ruas jalan
EFISIENSI RELATIF BUS THD
MOBIL PNP

Penggunaan Ruang Jalan


Biaya Tundaan Lalu Lintas
Per jam  Bus 14 x mobil Penumpang
Penggunaan Bahan Bakar
Biaya Penumpang / Km
Tingkat Penggunaan Ruang Jalan Bus dan
Mobil Pribadi

    Jml Kebutuhan Penumpang Perbandingan


    Penumpang Ruang Jalan Per Unit  
      (PCU) Ruang Jalan  

Rata-rata Bus 40 2 20  
Penggunaan Mobil 1,3 1 1,3 15
  Pribadi        
           
Pada kaps Bus 70 2 35 9
Maks Mobil 4 1 4  
  Pribadi        
LINGKUNGAN

 POLUSI
CO  Mobil pribadi 20 x lbh besar per
pnp-km
 KEBISINGAN
Bus lbh menganggu pada lalu lintas
rendah & tanpa kend berat lainnya
SOSIAL
Persamaan hak atas penggunaan jalan
Bentuk-bentuk Prioritas Bus
Peraturan prioritas bg bus
Prioritas bus dgn TL pada persimpangan
With-Flow Bus Lanes
Contra-Flow Bus Lanes
Lajur cadangan bus pada jalan tol
Bus Only Street
Segregated Busways
KRITERIA DESAIN TEKNIK-
TEKNIK PRIORITAS
Thn Rencana (Jam Puncak)
JENIS FASILITAS
Arus bus/jam Arus pnp/jam
Jalan Khusus Bus 40 - 60 1600 – 2400
Jalur Khusus (Contra Flow) :
- Di Jalan Bebas Hambatan 40 – 90 1600 – 3600
- Di Jalan Arteri 40 – 60 1600 – 2400
Jalur Khusus Bus di Median 60 – 90 2400 - 3600
Jalur Khusus Bus di Pinggir 30 – 40 1200 - 1600
Kemudahan di pintu Tol 10 – 15 400 - 600
Kemudahan melewati TL 10 – 15 400 - 600
Kemudahan membelok di simpang 5 - 10 200 - 400
KEMUDAHAN PADA
PERSIMPANGAN
PERATURAN PEMBERIAN PRIORITAS
KPD BUS
UU 22/2009  : Tujuan pengangkutan
diarahkan untuk mencapai efisiensi
pengangkutan

PRIORITAS PADA PERSIMPANGAN


- Pengaturan waktu TL scr responsif
- Pengaturn fase TL untuk mengurangi
tundaan bus
CARA :
INTERAKSI BUS DGN TL
1. Radio transmisi pada bus berinteraksi dgn detektor
pada pengendali TL Detektor mengatur phase TL mjd
hijau s/d bus melewati simpang / memerintahkan
controller sgr memberi isyarat lampu hijau.
2. Pengaktifan penuh TL pada simpang bersinyal
responsif
Bus dideteksi dgn perangkat khusus :
- Vetag
- Vecom
- Infra red
- Bar-code detection system (batang pendeteksi khusus)
PRIORITAS PADA SIMPANG DG TL
TERPROGRAM
Contoh : UTCS / ATCS

GATING KHUSUS BUS


Membatasi jml kend masuk ke suatu wilayah
kecuali bus.
Bus Lanes dibuat spy bus tdk terhalang kend.
lain sebelum memasuki Gate
LAJUR KHUSUS BUS
(BUS LANES)
ASPEK YG PERLU DIPERHATIKAN
 Lalu Lintas yg memotong
 Akses ke Land Use tepi jalan
 Lalu Lintas lain yg menggunakan bus lanes scr
ilegal
 Ganguan thd lalu lintas lainnya (pengurangan
kapasitas, pembagian ruang jalan)
 Ruas jalan yg ada sebaiknya memiliki > 3 lajur
per arah
 Harus dilakukan penelitian sebelum/sesudah
implementasi
Kerugian Bus Lanes :
 Bus scr fisik terbatasi untuk menyalip krn
adanya median block / traffic cone
 Bus Stop hrs dgn laybys yg cukup untuk
beberapa kend
 Bus lanes perlu fasilitas rambu, marka yg
lengkap.
 Time table bus harus tepat
KEBIJAKSANAAN & BATASAN-BATASAN
DISAIN
 Manj lalu lintas angk umum pada ruas jln &
simpang tdk mengurangi kapasitas jln unt kend
pribadi >40% dr kapasitas awal.
 Tdk mengubah struktur bus
 Daerah hijau pada median jalan tetap
dipertahankan (pengurangan >15% tdk dpt
diterima)
 Aspek estetika dipertahankan
 Alternatif dgn biaya besar dan waktu pembuatan
lama dihindari
 Pnp-menit per km (kombinasi pnp bus per km dan
kecepatan perjl.)
 Ketersediaan Lahan
WITH-FLOW BUS LANES
 Keuntungan :
- Bus tdk saling mendahului
- Mobil barang tdk menaikkan/menurunkan
muatan di pinggir jalan
- Kemungkinan lakalantas menurun

 Jenis
- Curbside Bus Lanes (pd jalur lambat)
- Median Bus Lanes (pd jalur cepat)
Gambar Jalur Khusus Bus searah
lalu lintas
Jalur Khusus Bus berada
pada lalu lintas dua arah di
masing-masing sisi jalan
(uni-lateral)

Lajur Khusus Bus Lajur Khusus Bus


Jalur Khusus Bus berada pada
lalu lintas dua arah pada salah
satu sisi jalan (Uni-Lateral)

Lajur Khusus Bus


Jalur Khusus Bus berada pada lalu
lintas dua arah ditengah lintasan
(Axial)

Lajur Khusus Bus


Curbside Bus Lanes

 Kelemahan :
- Membutuhkan pengawasan terus menerus
bagi kend lain
- Membatasi akses kend barang mengguna-
kan fasilitas curb
- Membingungkan saat tiba di persimpangan
- Menyulitkan pengoperasian taksi
- Kadang menambah kemacetan dan waktu
tempuh bagi kend lain
Median Bus Lanes
 Di Bagian Kiri Jalur Cepat
- Bus Stop dibangun di Jalur pemisah

 Di Bagian Kanan Jalur Cepat


- Jalur cepat minimal mempunyai 3 lajur
(9,50 m)
- Bus Stop dibangun di lajur tengah jalan yg
dijadikan fasilitas pejalan kaki dan diberi
pagar
Contoh : Median Bus Lane
searah lalu lintas di sebelah
kiri jalur cepat

Lajur Khusus Bus Lajur Khusus Bus


Lajur Khusus Bus
Contoh : Median Bus Lane
searah lalu lintas di sebelah
kanan jalur cepat

Lajur Khusus Bus Lajur Khusus Bus


Lajur Khusus Bus
Kelemahan Median Bus Lanes

 Penumpang bus harus menyeberang /


memotong lajur untuk mencapai bus stop
 Jalan harus cukup lebar untuk mengakomodasi
lajur lalu lintas umum
 Jika hanya ada satu median di tengah maka
penumpang hrs dibiasakan naik/turun dr kanan
shg pintu bus juga hrs di sebelah kanan
 Kadang menambah kemacetan dan waktu
tempuh lalu lintas lainnya
CONTRA-FLOW BUS
LANES
 Banyak ditempatkan di jalan satu
arah
 Lebih mudah pengawasannya
dibanding wih-flow bus lane
 Efektif dan meningkatkan Tingkat
pelayanan jasa Angkutan Umum
Jalur Khusus Bus berlawanan arah
arus lalu lintas

Lajur Khusus Bus


Berlawanan Arah
Contoh : Median Contra Flow
Bus Lane di sebelah kiri
jalur cepat

Lajur Khusus Bus Lajur Khusus Bus


Contoh : Median Contra Flow
Bus Lane di sebelah kanan
jalur cepat

Lajur Khusus Bus Lajur Khusus Bus


Lajur Khusus Bus
Bus Only Streets di Karlstad, Swedia
DINAS LLAJ PROV. JATENG
Sinyal & marka
memadai

DINAS LLAJ PROV. JATENG


Keuntungan Contra-Flow Bus
Lanes :
 Memperpendek rute bus, jika dibandingkan
with-flow Bus Lanes
 Tidak ada rintangan pada rute bus  travel
time & BOK rendah
 Menurunkan waktu perjalanan penumpang
 Pada daerah padat pejalan kaki  sistem ini
merangsang penggunaan bus
Kelemahan Contra-Flow Bus
Lanes :
 Menimbulkan kebingungan saat
memasuki persimpangan pada jalan
sistem satu arah
 Menimbulkan titik konflik lalu lintas
 Sulit untuk menaikkan dan menurunkan
penumpang
 Perlu penyesuaian program isyarat
lampu lalu lintas
Disain dan Penempatan :
 Ditempatkan pada Jalur Lambat
- Bus Stop dibangun pada median antara
jalur cepat dan jalur lambat
 Ditempatkan di Jalur Cepat
- Bus stop dibangun di median luar
- Akses penumpang dgn jembatan
penyeberangan
 Pasangan With-Flow & Contra-Flow Bus Lanes
di Jalur Lambat
- Bus stop dibangun di pinggir jalan untuk with-
flow bus lane dan pada median luar untuk
contra-flow bus lane.
Pasangan (Kombinasi) With-Flow
& Contra-Flow Bus Lanes di Jalur
Lambat

Lajur Khusus Bus


KRITERIA EVALUASI PEMBUATAN JALUR
KHUSUS BUS (BUS LANE)
Kuantitatif :
Manfaat : - Penghematan Biaya
- Akses
- Waktu Tunggu
- Didalam kendaraan
- Kecepatan / hambatan
- Penumpang baru bus
- Faktor Muat (load Factor
- BOK Bus
- BOK mobil penumpang
- Polusi Udara
- Kecelakaan
Biaya : - Waktu yang hilang
- Akses
- Kecepatan / hambatan
- Investasi Fasilitas
- BOK

Pengendalian & Pengelolaan Sumber Daya :


- Perjalanan yang hilang
KUALITATIF :
Pola Tata Guna Lahan
Kebijaksanaan Ekonomi
Kebijaksanaan Angkutan
Pola Kehidupan
Kepuasan pemakai
Modal Split
Kegiatan Komersial
JALAN BAGI BUS
(BUS ONLY STREET)
&
JALAN KHUSUS BUS
(BUS WAYS)
BUS ONLY STREET :
Bus Only Street adl jalan yg
dibatasi penggunaannya untuk
kend-kend sbb :
•Angkutan Umum
•Kend Darurat (Ambulan, Pemadam
Kebakaran dll)
•Kend yg diberikan scr khusus
(truk sampah, dokter dll)
•Sepeda
•Pejalan Kaki
Tujuan :
• Mengangkut penumpang sedekat
mungkin dgn tujuan perjalanannya
• Meningkatkan keandalan pelayanan
• Menurunkan tundaan lalu lintas yg
dialami penumpang
• Menurunkan resiko kecelakaan pejalan
kaki
• Meningkatkan kualitas lingkungan hidup
Jenis Bus Only Street :
• Dinyatakan khusus bus
Pejalan kaki hrs memberikan prioritas kpd bus
• Tidak dinyatakan
Bus hrs memberikan prioritas kpd pejalan kaki

Keberhasilan : tergantung pada kondisi daerah


setempat & pemantauan yg baik terus
menerus
BUS WAYS

Bus Ways adalah sebagian jalan


atau berupa track yg tidak dipandu
maupun dipandu dgn track khusus
diperuntukkan bagi bus.
Tujuan :
 Mengangkut penumpang sedekat mungkin dgn
tujuan perjalanannya
 Meningkatkan keandalan pelayanan
 Menurunkan tundaan lalu lintas yg dialami
penumpang
 Menurunkan resiko kecelakaan pejalan kaki
 Meningkatkan kualitas lingkungan hidup
 Meningkatkan efisiensi pelayanan
 Menurunkan biaya konstruksi jalan
 Memanfaatkan scr bersama-sama track kereta
api
JENIS :
 Jalan Khusus Bus Tidak Dipandu (Unguided Bus
Ways)
- Lebar jalan disesuaikan dgn tipe bus
 Jalan Khusus Bus Dipandu (Guided Bus Ways)

- Ada 2 jenis sistem pemandu : track & dgn listrik


-Sistem ini terdiri dr :
1. Elemen track berbentuk L yg memberikan
ruang gerak horizontal & alat pemandu vertikal
berupa rel atau kerb biasa.
2. Roda Pemandu horizontal, terdiri lengan
tetap yg menonjol 5 cm dr bagian luar yg
berhubungan langsung dgn track
SMART
BUS
Smart Bus adl salah satu bentuk sistem
informasi manajemen yg mengintegrasikan
macam-macam keperluan scr otomatis dan
efisien spt :
Membantu pengoperasian
Penyampaian informasi yg tepat pd saat
itu juga
Monitoring kondisi teknis kend

Alat bantu organisasi

Pengendalian tiket

Alat bantu informasi jaringan trayek dsb


CONTOH PRIORITAS BUS
BUS RAPID TRANSIT
TERIMA
KASIH
&
SEMOGA