Anda di halaman 1dari 21

EKONOMI MIKRO

Prof. Dr. Arlina Nurbaity Lubis, SE,


MBA
Konsep dasar dalam ilmu Ekonomi dalam
Menganalisis masalah-masalah ekonomi sbb:
1. Kompleks.  oleh karena itu perlu disederhanakan dengan
menggunakan asumsi-asumsi yg dikenal dgn istilah Cateris
Paribus, artinya: ada faktor-faktor yg lain dianggap tetap
atau tidak berubah.
2. Fallacy of Composition.  artinya apa yg baik dalam skala
kecil belum tentu baik dalam skala besar.
3. Model,  untuk menjelaskan hubungan sebab dan akibat
antara variabel ekonomi. Model tsb dapat berbentuk Deskripsi,
grafik, gambar, atau rumusan matematik.
4. Tingkah laku yg rasional.  efisiensi, prinsip ekonomi.
Konsep demand mempunyai pengecualian. Artinya
ada kalanya konsep ini tidak berlaku yaitu dengan
naiknya harga , hal tersebut tidak diikuti oleh
turunnya permintaan khususnya untuk barang-
barang: Barang Shopping dan barang spesial.
Demand
Fungsi permintaan adalah permintaan yg dinyatakan
dalam hubungan matematis dengan faktor-faktor yg
mempengaruhinya. Dalam hal ini diketahui adanya
hubungan tidak bebas (Dependent variable) dengan
variabel bebas (Independent Variable).
 Demand atau permintaan merupakan berbagai
kombinasi dari harga, jumlah yg menunjukkan
sesuatu barang yg ingin dan dapat dibeli oleh
konsumen pd berbagai tingkat harga untuk suatu
periode tertentu.
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan

1. Harga barang itu sendiri


2. Harga barang yg terkait (Bisa barang substitusi maupun
barang komplemen)
3. Tingkat pendapatan perkapita
4. Selera atau kebiasaan (preference)
5. Jumlah penduduk
6. Estimasi harga dimasa yg akan datang
7. Distribusi pendapatan
8. Usaha-usaha produsen utk meningkatkan penjualan
seperti promosi.
 Oleh karena itu, fungsi dari demand adalah sbb:

Qd = f (P, S, Pr, Y,...)

P = harga barang itu sendiri


S = harga barang substitusi
Pr = selera/kebiasaan
Y = tingkat pendapatan perkapita
Pendapatan (Y) akan sangat banyak tergantung pd
faktor sosial, ekonomi dan budaya.
Harga dan pendapatan merupakan variabel yg sangat
berguna untuk analisis teoritis.
 Fungsi demand dapat mewakili demand individu,
atau demand semua individu yg meminta barang
tertentu yg merupakan gabungan dari demand
individu.
 Hubungan antara demand dengan harga sering
dijabarkan dalam kurva demand.
Kurva Demand

0 Q
Kurva ini menggambarkan : Berapa banyak barang yg
diminta utk setiap tingkat harga.
 Demand (D) dan kuantitas yg diminta disebut
quantity (Q), berbanding terbalik dengan harga (P).
 Apabila terjadi kenaikan harga , maka akan diikuti
oleh menurunnya kuantitas yg diminta. Sebaliknya,
apabila terjadi penurunan harga hal tsb akan diikuti
oleh naiknya jumlah barang yg diminta.  Barang
normal. Artinya tidak terjadi penyimpangan pola
hubungan
Yg tidak termasuk barang normal adalah sbb:
1. Barang Inferior (Inferior Goods): Jika pendapatan
naik, maka permintaan akan barang tersebut akan
turun. Misalnya: Biasa naik bus, maka sekarang naik
kereta api.
2. Barang Gifen (Giffen product), Jika harga naik, maka
permintaan akan barang tsb juga akan naik,
sedangkan bila harga barang turun, maka
permintaan akan barang tersebut juga akan turun.
Faktor yang Mempengaruhi Demand
Pelayanan Kesehatan
Menurut Michael Grossman , Konsumen memiliki 2 alasan
dalam hal permintaan terhadap kesehatan yaitu:
1. Kesehatan sebagai komoditas konsumsi,  Dengan
kesehatan itu sendiri, konsumen dapat melakukan
aktivitas fisik dengan leluasa tanpa ada gangguan dari
kesehatan mereka sendiri.
2. Kesehatan sebagai sebuah investasi,  Kondisi kesehatan
akan menentukan jumlah wkt yg tersedia utk seseorg.
Lama waktu seseorang sakit akan berpengaruh pada
jumlah waktu yg dapat ia lakukan untuk bekerja dan
melakukan aktivitas lainnya.
Faktor Yg Mempengaruhi Permintaan Pasien
Terhadap Pelayanan Medis

Pasien merupakan konsumen paling penting dalam jasa


kesehatan, dimana pasien ini akan mempengaruhi jumlah
permintaan terhadap pelayanan kesehatan serta
menentukan kualitas dari pelayanan kesehatan
bersangkutan.
a. Kejadian sakit
b. Karakterisktik budaya dan demografi (Jenis kelamin, usia,
status perkawinan dan jumlah anggota keluarga,
pendidikan dan preferensi pasien.
c. Faktor ekonomi ( Pendapatan, harga, jaminan/asuransi
kesehatan, nilai waktu bagi pasien).
Faktor Pihak Pemberi Layanan Medis Yg Mempengaruhi
Permintaan Konsumen Terhadap Pelayanan Medis

Dalam melakukan tindakan terhdap pasien, dokter


tenaga medis hrs dapat menyesuaikan sumber daya
keuangan pasien dan kebutuhan medis pasien
sebelum melakukan tindakan medis.
Supply (Penawaran)

Supply adalah: Jumlah barang yg akan diproduksi dan


dijual oleh produsen. Dlm ilmu ekonomi supply
digunakan secara sistematis dengan demand.
Jumlah barang yg ditawarkan oleh produsen untuk
dikonsumsi oleh konsumen ditentukan oleh variabel
ekonomi tertentu. Variabel yg terpenting adalah
harga yg ditawarkan oleh produsen.
Jumlah barang yg dipasok/supply adalah : fungsi dari
harga barang-barang tersebut (P), harga relatif (RP),
Biaya (C), Biaya relatif (RC), Selera (T), yg akan
melibatkan faktor-faktor sosial ekonomi dan budaya.
 Hukum Penawaran: Makin tinggi harga suatu barang,
maka makin banyak jumlah barang yg ditawarkan oleh
produsen. Sebaliknya, makin rendah harga suatu
barang, makin sedikit jumlah barang tersebut
ditawarkan.
 Kurva penawaran: kurva yg menggambarkan hubungan
antara jumlah yg ditawarkan (Q) dgn harga barang
tesebut (P).
Kurva Penawaran

0
Q
Faktor-Faktor Yg Mempengaruhi Supply
Pelayanan Kesehatan:
1. Fungsi Penawaran
 Berbagai faktor yg mempengaruhi tingkat penawaran
(supply) adalah:
a. Biaya Produksi dan teknologi yg digunakan.  Jika biaya
pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi, maka
produsen akan membuat produk lebih sedikit dgn harga jual
yg mahal, karena takut akan tidak dapat bersaing dgn
produk sejenis, dan produk tidak laku terjual.  Dgn
adanya teknologi canggih, bisa menyebabkan pemangkasan
biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
b. Tujuan perusahaan.
Perusahaan bertujuan untuk mencari keuntungan
sebesar-besarnya akan menjual produknya dgn
marjin keuntungan yg besar sehingga harga jual jadi
tinggi.
c. Pajak.
Pajak naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih
tinggi, sehingga perusahaan menawarkan lebih
sedikit produk akibat permintaan konsumen yg
menurun.
d. Ketersediaan dan harga barang pengganti atau
pelengkap.
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dgn harga yg
murah, maka konsumen akan ada yg beralih ke produk
yg lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan,
akhirnya penawaran pun dikurangi.
e. Prediksi atau perkiraan harga di masa depan.
 Ketika harga jual akan naik dimasa mendatang,
perusahaan akan mempersiapkan diri dgn memperbanyak
output produksi dgn harapan bisa menawarkan/menjual
lebih banyak ketika harga naik akibat beberapa faktor.
2. Fungsi Produksi
 Fungsi produksi menjelaskan hubungan antara hasil atau output
dari pelayanan yang diberikan dengan input atau sumber daya yang
dimiliki.
 Faktor produksi yang mempengaruhi supply pelayanan kesehatan
adalah:
- Man
- Money
- Material
- Method
- Machine
- Market
- Technology
- Time
- Information
Faktor Dominan dalam Supply Pelayanan Kesehatan

Tidak semua faktor produksi memiliki peran dominan


dalam memberikan pelayanan yang berkualitas pada
pasien. Dari 6M, 2T, dan 1I, hanya dua faktor yaitu Man
dan Machine saja yang punya pengaruh dominan.
 Meskipun faktor dominan yang mempengaruhi supply
pelayanan pelayanan kesehatan adalah man dan
machine, faktor yg lainnya tetap tidak boleh
dihilangkan. Bila salah satu faktor produksi tidak ada,
maka output juga akan menjadi produk atau pelayanan
kesehatan yang tidak maksimal.