Anda di halaman 1dari 9

Etika Umum

“profil mahasiwa masa kini dan peningkatan mutu dan citra mahasiswa ”

Dosen Pengampuh: Suriyati, S.ST,


M.Keb.

 Disusun Oleh kelompok 9 :


 Kelas A
 Gita Pitrianti F0G018061
 Meli Yulistia F0G018039
 Evy Cucu Cahaya F0G018067
A. Profil mahasiswa masa kini

Di era globalisasi kini hampir 100 0/0 mahasiswa khususnya


indonesia memiliki akun jejaring sosia seperti
facebook,twitter,instagram,path dan lainnya. Apalagi menurut
penelitian indonesia menduduki peringkat ke-5 di dunia dalam
aspek pengguna twitter terbanyak,dan meraih posisi ke-2
sebagai pengguna facebook terbanyak melek tejnologi memang
baik, namun jika telah mengenal kata “ kecanduan”,tentu akan
merugikan mahasiswa tersebut.mereka akan semakin asyik
dengan dunia maya, sehingga intraksi dengan lingkungan sekitar
akan berkurang,tentu akan menimbulkan ketidak ingintahuan
mahasiwa dengan fakta serta fenomena kehidupan berbangsa dan
bernegara yang sedang terjadi,sehingga tak ada niat dari
mahasiswa tersebut untuk turut berpartisipasi dalam
mengembangkan negara. Budaya membaca dan menulis di timen
line ( syukur-syukur ilmu yang di dapat bermanfaat).
Cara berdiskusi mahasiswa masa kini pun telah
berubah,karena yang di ahas bukan lagi masalah
pelajaran maupun negara, melainkan masalah gosip-
gosip terbaru yang tengah tumbuh subur di lingkungan
sekitarnya. Keingintahuan seseorang terhadap urusan
priadi orang lain, atau yang lebih sering di sebut
kepo,kini tidak menjadi budaya mahasiswa. Tak hanya
lingkup sekitar tap juga lingkungan yang lusa.
Mahasiswa memmang bukan pekerja sosial.tetapi
mahasiswa harus mampu menunjukkan bahwa mereka
adalah agen yang siap menyelesaikan berbagai
persoalan yang terjadi di masyarakat,dan siap
memberikan gagasan cerah dengan sikap optimisnya
pada saat menghadapi suatu persoalan. Atau minimal
mahasiswa harus jeli melihat sesuatu yang dapat
dikategorikan seagai sebuah permasalahan. Kebiasaan –
kebiasan lama yang telah tergerus hendaknya kembali
di bangun,dengan mengurangi kegiatan yang merugikan
diri sendiri dengan kegiatan yang lebih bermanfaat agar
tujuan bersama negara ini dapat tercapai.
B. Peningkatan mutu dan citra mahasiswa

Rendahnya mutu mahasiswa perlu di sikapi dengan arif


dan bijaksana karena untuk menciptakan lingkungan
pendidikan yang baik memamng gampang-gampang
susah. Gampang kalau hanya berbicara tapi sulit untuk
di kerjakan dan di terapkan sekaran yang di perlukan
adalah kerjasama semua pihak dilingkungan perguruan
tinggi.
Upaya terpenting yang harus dilakukakn adalah
mendekatkan dunia nyata dengan dunia kampus ini
sangat memerlukan kesabaran dan kemampuan lebih
dari sang dosen. Berbagai kendala dan masalah yang di
hadapi masyarakat atau dunia kerja serta solusinya
harus d bawa dalam kampus.
Gaya belajar dan mengajar dengan PBL-problem based leraning sudah
sanagat populer di erop dan belanda, khusunya di universitet
maastricht mahasiswa berpikir keluar dari batas-batas formalyang ada
di dunia kampus yang hanyya berfokus pada buku, diktat dan lain-lain
karena masalah-masalah yang di temui mengharuskan solusi yang
tidak bisa di dapat di bangku kuliah dan praktikum.
Pendekatan belajar dengan PBL juga memberikan mahasiswa informasi
dan suasana apa yang sebenarnya akan mereka hadapi setelah lulus
nanati. Berbagai tuntutan kerja akan mereka hadapi setelah lukus
nanti. Berbagai tuntutan kerja akan mereka hadapi seperti kualitas
kerja, tenggal waktu, keterbatasan sarana dan prasarana,sikap
pimpinan ,perlunya interpersonal dan intrapersonal skill dan lain-lain.
Disamping itu mereka juga akan menjumpai hal-hal yang sifatnya
negatif dan bagaimana mereka menyikapinya seperti banyak pegawai
yang bolos,hubungan yang kurang harmonis di dalam kantor,sikap
pimpinan yang pilih kasih dll.
Dalam konteks ini eorang dosen berfungsi
sebagai agen dan fasilitator serta motivator.
Seorang dosen perlu memiliki mitra di luar
kampus atau proyek-proyek atau lembaga-
lembaga dan membawanya ke dunia
kampus,untuk di kenalakn dengan mahasiswa
dan kalau perlu para mahasiswa di lbtakan di
dalamnya. Tindakan seperti ini akan memberikan
dampak lain pada mahsiswa yang selama ini
hannya berkutat pada teori belaka di bangku
kuliah. Suasana kuliah akan terasa membumi
karena mahsiswa tahu apa yang sebenarnya dia
butuhkan sehingga memacu mahasiswa untuk
memecahkan setiap persoalan yang di hadapi
PT memang di haruskan untuk membuka diri
terhadap dunia luar. Masing-masing level pada
universitas mulai dari program studi ,jurusan
sampai fakultas perlu menjalin kerjasama dengan
beragai lembaga dan perusahaan di masyarakat.
Apa lagi bagi PT yang sudah memiliki deputy
rektor IV akan pembantu rektor IV, sangat
memungknkan untuk melakukan kerjasama dengan
berbagai pihak di samping menjalin kerjasama juga
untuk mempromosikan kualitas mahasiswa yang
memiliki agar terpakai dan di akui dunia di luar
kampus.
TERIMA KASIH
SEMOGA BERMANFAAT