Anda di halaman 1dari 24

SISTEM PEREDARAN DARAH

MATA KULIAH PENGEMBANGAN KURIKULUM IPA/SMP

DISUSUN OLEH
RINI MARIANA PORMES
2019 40 116
KELAS B
DARAH
1. KOMPONEN DARAH

Volume darah manusia kurang lebih 8% dari total berat badan manusia, yaitu sekitar 4,5-5,5
liter. Darah tersusun atas 55% plasma darah dan 45% sel-sel darah.

a) PLASMA DARAH
55% darah adalah plasma. Plasma sendiri tersusun oleh 90% air dan sisanya zat-zat lain
meliputi :
Protein, yang terdiri :
(1) Albumin : menjaga volume dan tekanan darah.
(2) Globulin : melawan bibit penyakit.
(3) Fibrinogen : berperan dalam pembekuan darah.
Unsur makanan : glukosa, asam amino, lemak, vitamin, dan mineral.
Gas-gas respirasi : CO 2 dan O 2 .
Limbah metabolism : urea
Hormon
B) SEL-SEL DARAH
I. Sel Darah Merah (Eritrosit)
Eritrosit merupakan komponen sel utama darah yaitu sekitar 99%.
Jumlah normal kurang lebih 4-5 juta sel/ml darah.
Berbentuk biokonkaf sehingga memiliki permukaan yang lebar.
Tidak memiliki inti sel sehingga dapat hidup lama (120 hari).
Bewarna merah karena mengandung hemoglobin.
Berfungsi untuk mengangkut oksigen dalam bentuk HbO 2 .
Pada orang dewasa diproduksi di ujung tulang panjang dan tulang pipih,
sedangkan pada bayi diproduksi di hati atau limfa.
Eritrosit yang sudah tua dirombak dihati.
II. Sel Darah Putih (Leukosit)
Leukosit memiliki inti sel sehingga dapat bertahan
hidup berbulan-bulan.
Tidak mengandung hemoglobin sehingga tidak
berwarna merah.
Dapat bergerak amoeboid ( seperti amoeba).
Berfungsi sebagai pertahanan tubuh.
Jumlah leukosit antara 6.000-9.000 sel/ml darah.
Leukosit yang sitoplasmanya bergranula disebut
granulosit. Granulosit terdiri atas basofil, eosofil,
dan neutrofil.
Leukosit yang sitoplasmanya tidak bergranula
disebut agranulosit. Agranulosit terdiri dari
limsofit dan monosit.
III. KEPING DARAH (TROMBOSIT)

Bentuk tidak beraturan.


Trombosit merupakan pecahan sitoplasma
sel besar tertentu (megakoriosit) yang ada
didalam sumsum tulang, sehingga tidak
mengandung inti sel.
Masa hidup keeping darah kurang lebih
10-12 hari.
Jumlah 200.000-400.000 sel/ml darah.
Berfungsi sebagai proses pembekuan
darah.
JANTUNG
Jantung merupakan organ yang sangat penting dalam proses
peredaran darah.
Jantung terletak dalam rongga dada. Jantung tersusun atas
miokardium, bagian luarnya dilapisi oleh endokardium. Jantung
terdiri atas 4 ruang, yaitu atrium kiri dan kanan dan ventrikel kiri
dan kanan.atrrium kanan dan kiri dipisahkan dengan sekat yang
disebut atrioreum. Sementara itu ventrikel kiri dan kanan
dipisahkan oleh septum interventrikularis.

Selain sekat, jantung juga memiliki katup. Katup jantung yang


berada di antara ateium kanan dan ventriel kanan disebut valvula
trikuspidalis. Katup antara atrium kiri dan ventrikel kiri dinamakan
valvula bikuspidalis. Selain pada jantung di aorta dan arteri
pulmonalis jugavteedapat katup yang disebut valvula semilunaris
Otot miokardium memiliki
struktur seperti otot lurik
tetapi bercabang cabang.
Sistem saraf otot jantung
adalah tidak sadar. Sistem
saraf jantung terdiri atas:
1. Sinoatrial node
2. Atrioventikular node
3. Berkas his
4. Serabut purkinye
PEMBULUH DARAH
1. PEMBULUH NADI (ARTERI)

Arteri membawa darah keluar


jantung. Arteri ada 2 macam, yaitu :
1) Arteri pulmonalis berfungsi
membawa darah yang
mengandung banyak CO2 dari
jantung ke paru-paru.
2) Aorta berfungsi membawa
darah yang mengandung
banyak O2 dari jantung ke
seluruh tubuh.
Arteri bercabang hingga membentuk pembuluh yang lebih kecil yang disebut dengan
Arteriola yang memiliki dinding berotot polos. Arteriola bercabang lagi dan
membentuk saluran halus yang disebut Kapiler. Melalui pembuluh kapiler ini oksigen
dan zat makanan berpindah dari darah ke dalam jaringan dan hasil metabolisme
berpindah dari jaringan ke dalam darah.
2. PEMBULUH BALIK (VENA)

Berfungsi membawa darah menuju ke


jantung. Ada 3 macam vena yaitu :
1) Vena kava superior, berfungsi
membawa darah yang mengandung
banyak CO2 dari tubuh bagian atas
2) Vena kava inferior, berfungsi
membawa darah yang mengandung
banyak CO2 dari tubuh bagian
bawah
3) Vena pulmonalis, berfungsi
membawa darah yang mengandung
banyak O2 dari paru-paru
Vena lebih mudah dilihat mata sebab letaknya di lapisan atas dekat pembuluh kulit
dan berwarna kebiruan.
Berdasarkan aliran darahnya, ada 2 macam pembuluh darah yaitu :
1) Pembuluh darah yang meninggalkan jantung terdiri dari arteri, arteriola, dan
kapiler
2) Pembuluh darah yang menuju jantung terdiri atas vena dan venula
PERBEDAAN ANTARA ARTERI DAN VENA

No Perbedaan Arteri Vena

1. Dinding Tebal dan elastis Tipis dan kurang elastis


Di permukaan tubuh
2. Letak Di Bagian dalam tubuh Banyak, di sepanjang
3. Katup Satu, pada pangkal aorta vena
Darah memancar keluar Darah hanya menetes
4. Jika terluka Kuat Lemah
5. Tekanan Keluar jantung Menuju ke jantung
6. Arah aliran Ya Tidak
7. Denyutnya
terasa? Oksigen (O2) Karbondioksida (CO2)
8. Darahnya kaya
akan?
MEKANISME
PEREDARAN DARAH
Mekanisme
peredaran ada dua
macam, yaitu
sistem peredaran
darah pulmonalis
(peredaran darah
kecil/pendek) dan
peredaran darah
sistemik (peredaran
darah
besar/panjang).
SISTEM PEREDARAN DARAH PULMONALIS
(PEREDARAN DARAH KECIL/PENDEK)

Yaitu sistem peredaran darah dari jantung, menuju ke paru-paru, dan kembali ke
jantung.
Mekanismenya:
Ventrikel berkontraksi – katup trikuspid tertutup – katup seminular arteri paru-paru
terbuka – darah kaya CO2 dari ventrikel kanan dibawa oleh arteri pulmonalis –
menuju ke paru-paru kanan dan kiri – di paru-paru darah melepaskan CO2 – darah
mengambil O2 di paru-paru – darah kaya O2 dibawa oleh vena pulmonalis – menuju
ke atrium kiri – ventrikel berelaksasi – katup bikuspid terbuka – darah mengalir ke
ventrikel kiri.
SISTEM PEREDARAN DARAH SISTEMATIK (PEREDARAN
DARAH BESAR/PANJANG)

Yaitu sistem peredaran darah dari jantung, diedarkan ke seluruh tubuh, dan
kembali ke jantung.
Mekanismenya :
Ventrikel berkontraksi – katup bikuspid tertutup – katup semilunar aorta terbuka
– darah kaya O2 dari ventrikel kiri masuk ke aorta – darah kaya O2 dibawa oleh
arteri diedarkan ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) – darah melepaskan O2 dan
mengambil CO2 dari seluruh jaringan tubuh – darah kaya CO2 dibawa oleh vena
kava – menuju ke atrium kanan – ventrikel berelaksasi – katup triskupis terbuka
– darah mengalir ke ventrikel kanan.