Anda di halaman 1dari 10

MENOPAUSE & ANDROPAUSE

MENOPAUSE
 BEBERAPA ISTILAH:

 PREMENOPAUSE  Mulai 40 tahun ke atas & siklus haid tdk teratur


 PERIMENOPAUSE = KLIMAKTERIUM  Masa perubahan antara pre
menopause & menopause, siklus haid tdk teratur disertai perubahan
fisiologik termasuk 12 thn setelah menopause
 MENOPAUSE  Haid terakhir yg mash dikendalikan oleh fungsi hor-
mon ovarium
 PASCA MENOPAUSE  Amenorea 12 bulan setelah menopause
ditandai dgn kadar FSH & LH tinggi serta kadar estrogen &
progesteron rendah
LANJUTAN BEBERAPA ISTILAH

 MENOPAUSE LATROGENIK  Pengangkatan kedua ovarium atau


kerusakan ovarium akibat radiasi sinar rontgen atau khemoterapi
 MENOPAUSE PREKOK  Menopause sebelum usia 40 tahun
 SINDROMA KLIMATERIK  Keluhan-keluhan spesifik yg timbul
akibat kekurangan estrogen dimulai dari perimenopause sampai
beberapa tahun pasca menopause
 TERAPI HORMON PENGGANTI (THP)  Pemberian hormon estro-
gen atau kombinasi estrogen/progesteron/androgen utk pengobatan
atau pencegahan keluhan-2 yg ditimbulkan akibat kekurangan hor-
mon estrogen
FAKTOR-2 AKIBAT KEKURANGAN HORMON ESTROGEN

 JANGKA PENDEK :

 VASOMOTORIK  Gejolak hot flushes Jantung berdebar-debar,


sakit kepala, keringat berlebihan pd malam hari
 PSIKOLOGIK  perasaan takut, gelisah, mudah tersinggung,
mudah marah, tdk konsentrasi, perubahan perilaku, depresi,
gangguan libi-do
 UROGENITAL  nyeri senggama, vagina kering, pektai, infeksi,
perdarahan pasca senggama, gatal pd vagina, vulva, nyeri urin
 KULIT  kering, gatal-2, keriput, kuku rapuh
 TULANG  nyeri tulang & otot
LANJUTAN AKIBAT KEKURANGAN HORMON ESTROGEN

 MATA  kering, mudah iritasi, kesulitan menggunakan kontak lensa


 RAMBUT  menipis, tumbuh rambut disekitar bibir, hidung, telinga
 METABOLISME  kolesterol tinggi, HDL turun, LDL meningkat

 JANGKA PANJANG

 Osteoporosis, jantung koroner, aterosklerosis, stroke, kebutaan,


kanker usus besar (intestunum crassum), dementia type Alzheimer
(lupa mengingat seseorang)
SEBELUM TERAPI HORMON PENGGANTI

 A. JELASKAN TUJUAN PEMBERIAN HORMON PENGGANTI, SEPERTI:

 KEGUNAAN  MENGHILANGKAN KELUHAN, PENCEGAHAN SERTA


MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP
 MAKSUD PEMBERIAN TERAPI HORMON PENGGANTI
 LAMA PEMBERIAN 5-10 THN, BAHKAN SAMPAI 20 THN ATAU SISA
HIDUP SEORANG WANITA
 EFEK SAMPING  PENDARAHAN, RESIKO TERKENA KANKER
PAYUDARA
 PENINGKATAN BERAT BADAN & PERUBAHAN BERAT BADAN YANG
DRASTIS
LANJUTAN SEBELUM TERAPI HORMON PENGGANTI

 B. PEMERIKSAAN DASAR: YANG TERDIRI DARI

 ANAMNESIS
 GINEKOLOGIK  PAP SMEAR  ULAS VAGINA
 TEKANAN DARAH  RUTIN
 PALPASI PAYUDARA  MENCEGAH TERJADINYA KANKER PAYU-
DARA
 KIMIA DARAH  JUMLAH SDM, SDP, LED, HEMATOKRIT,
MORPHOLOGI SDM, SDP
 MAMMOGRAFI
LANJUTAN TERAPI HORMON PENGGANTI

 C. KONTROL SELAMA PENGGUNAAN TERAPI HORMON PENGGANTI

 SETELAH 1 BLN  KELUHAN PENGOBATAN  BILA ADA UMUMNYA


BERHUBUNGAN DGN DOSIS, JENIS & CARA PEMBERI-AN; TETEPI
BILA TIDAK ADA TETAP DIPERTAHANKAN

 SETELAH 3 BLN  TEKANAN DRH, PENDARAHAN (bila ada ada hub


dgn dosis, cara & jenis), EFEK SAMPING (sakit kepala, berat badan
 dosis diturunkan & pemberian cara lain  plester, krim

LANJUTAN TERAPI HORMON PENGGANTI

 SETELAH 6-12 BLN:

 GINEKOLOGIK  PAP SMEAR, EFEK SAMPING, KEBERHASILAN


PENGOBATAN

 SETELAH 12 BLN:

 MAMMOGRAFI ATAU CARA LAIN DETEKSI ADANYA KANKER


PAYUDARA  PALPASI PAYUDARA  KEMUDIAN DIULANG SETIAP
6 BLN (MINIMAL) ATAU 1 THN (MAKSIMAL)  BILA ADA RESIKO
TERKENA KANKER PAYUDARA, BILA TIDAK CUKUP 2 THN SEKALI
CARA PEMBERIAN

 ORAL  lihat brosur obat dari resep yang diberikan dokter

 TRANSDERMAL  lihat berosus obat

 VAGINAL  BERUPA KRIM ATAU SUPPOTORIA  cara penggunaan


nya lihat brosur obat
 PEMBERIAN SECARA SUNTIKAN IMPLANT HANYA BILA TIDAK
MEMUNGKINAN CARA LAIN. PEMBERIAN CARA INI MENIMBULKAN
EFEK SAMPING YANG BERAT YAITU PENDARAHAN

 LEBIH DIUTAMAKAN PEMBERIAN ORAL