Anda di halaman 1dari 17

TUGAS KELOMPOK

PERATURAN !!!
• DILARANG KERAS KELUAR RUMAH DENGAN ALASAN KERJA
KELOMPOK KARENA TUGAS BISA DIKERJAKAN DI RUMAH
DENGAN PEMBAGIAN TUGAS DAN BISA DIGABUNGKAN
MELALUI EMAIL
• JIKA TIDAK MENDESAK DILARANG UNTUK MENGERJAKAN
TUGAS DILUAR RUMAH
• APABILA SAMPAI TERJADI HAL-HAL YANG TIDAK DIINGINKAN
SEMISAL LAPORAN DARI WALI MAHASSISWA BAHWA
ANAK/CUCU/PONAKAN/SAUDARA WALI MAHASISWA MASIH
MENGERJAKANN TUGAS DILUAR RUMAH ATAU HAL HAL YANG
TIDAK DIINGINKAN LAIN MAKA NILAI MAHASISWA DIANGGAP
“0” DAN MENDAPATKAN ANGKA KREDIT “E”
TEMA TUGAS UNTUK HARI INI
• TUGAS INDIVIDU DIKERJAKAN DAN
DIKUMPULKAN SAMPAI PERTEMUAN
SELANJUTNYA MAKSIMAL PUKUL 07.00
Bioassay Obat Bahan Alam
• mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan penemuan
bahan obat alam melalui pengujian biologi (bioassay)
secara eksperimental kualitatif dan kuantitatif, strategi
pemilihan “calon obat herbal”,metode pengujian bioassay
obat bahan alam dengan metode skrining in vitro,
pengujian bioassay dengan metode skrining in-vivo pada
sistem syaraf, saluran pernapasan, saluran pencernaan
dan endokrin, sistem kardiovaskuler, sistem reproduksi,
sistem otot dan sendi, dan sitostatika dan
imunostimulans, serta metode bioassay dengan metode
high throughput screening.
TUGAS !!!
NO 1. Pendahuluan, defenisi dan tujuan
mengenai bioassay
Referensi :
1. Agrestia JJ, Antipovc E, Abatea AR, Ahna K, Rowata AC,
Barete JC, Marquezf M, Klibanovc AM, Griffiths AD, Weitz DA
(2010). "Ultrahigh-Throughput Screening In DropBased
Microfluidics For Directed Evolution". Proceedings of the
National Academy of Sciences 107 (9): 4004–4009.
2. Parmart N.S(2006), “Screening Methods in
Pharmacology”.,Oxford United Kingdom.
3. Rahman-ur-atta,dkk,(2005)”Bioassay Techniques for Drug
Development”., This edition published in the Taylor & Francis
e-Library.
NO 2. Pengujian bioassay secara
eksperimental kualitatif
• Referensi :
• 1. Awang V.C Dennis (2009),”Tyler’s Herbs of Choice the
therapeutic use of phytomedicinals”,.CRC press.
• 2. Rahman-ur-atta,dkk,(2005)”Bioassay Techniques for
Drug Development”., This edition published in the Taylor &
Francis e-Library.
• 3. United States Environmental Protection Agency (EPA).
Washington, DC. "Methods for Measuring the Acute
Toxicity of Effluents and Receiving Waters to Freshwater
and Marine Organisms." October 2002. Document No. EPA-
821-R-02-012.
NO 3. Pengujian bioassay secara
eksperimental kuantitatif
• Referensi : 1. Awang V.C Dennis (2009),”Tyler’s Herbs of
Choice the therapeutic use of phytomedicinals”,.CRC press.
• 2. Rahman-ur-atta,dkk,(2005)”Bioassay Techniques for
Drug Development”., This edition published in the Taylor &
Francis e-Library.
• 3. United States Environmental Protection Agency (EPA).
Washington, DC. "Methods for Measuring the Acute
Toxicity of Effluents and Receiving Waters to Freshwater
and Marine Organisms." October 2002. Document No.
EPA-821-R-02-012.
NO 4. Strategi pemilihan “calon obat herbal”

• 1. Hann MM, Oprea TI (June 2004). "Pursuing


The Leadlikeness Concept In Pharmaceutical
Research". Curr Opin Chem Biol 8 (3): 255–63.
doi:10.1016/j.cbpa.2004.04.003
NO. 5 : Pengujian bioassay obat bahan alam
secara skrining in vitro
• Referensi : 1. Parmart N.S(2006), “Screening
Methods in Pharmacology”.,Oxford United
Kingdom.
• 2. Awang V.C Dennis (2009),”Tyler’s Herbs of
Choice the therapeutic use of
phytomedicinals”,.CRC press.
• 3. Rahman-ur-atta,dkk,(2005)”Bioassay
Techniques for Drug Development”., This edition
published in the Taylor & Francis e-Library.
NO. 6 Pengujian bioassay obat bahan alam dengan
metode skrining in vivo untuk gangguan SSP

• REFRENSI 1. Parmart N.S(2006), “Screening


Methods in Pharmacology”.,Oxford United
Kingdom.
• 2. Awang V.C Dennis (2009),”Tyler’s Herbs of
Choice the therapeutic use of
phytomedicinals”,.CRC press.
• 3. Rahman-ur-atta,dkk,(2005)”Bioassay
Techniques for Drug Development”., This edition
published in the Taylor & Francis e-Library.
NO 7. Pengujian bioassay terhadap obat bahan
alam dengan metode high throughput screening
• REFRENSI : Agrestia JJ, Antipovc E, Abatea AR,
Ahna K, Rowata AC, Barete JC, Marquezf M,
Klibanovc AM, Griffiths AD, Weitz DA (2010).
"Ultrahigh-Throughput Screening In Drop-
Based Microfluidics For Directed Evolution".
Proceedings of the National Academy of
Sciences 107 (9): 4004–4009.
doi:10.1073/pnas.0910781107. PMID
20142500. Lay summary – Physorg.com.
• TUGAS KELOMPOK
• KELOMPOK DIBAGI 4 KELOMPOK NAMA SAYA
SERAHKN KEMBALI KE MAHASISWA.
• DALAM TUGAS DISERTAKAN NAMA DAN NIM
ANGGOTA KELOMPOK
KELOMPOK 1
• 1. IDENTIFIKASI TUMBUHAN RACUN : A.
Morfologi tumbuhan racun b. Proses kontaminasi
tumbuhan racun c. Identifikasi tumbuhan racun
dan gejala yang ditimbulkannya
• 2. Efek toksik tumbuhan racun : A. Efek topical b.
efek kronik c. efek akut
• 3. Senyawa beracun yang berasal dari tumbuhan
tingkat tinggi : tumbuhan dikotil b. tumbuhan
monokotil
KELOMPOK 2
• 1. Senyawa beracun dalam tanaman dari
tumbuhan tingkat rendah : A. pteridophyta b.
bakteri dan jamur
• 2. Keamanan tanaman obat berdasarkan
golongan senyawa : Alkaloid : a. alkaloid
papaverin b. alkaloid morfin. Glikosida : a.
Jantung b. Sianofort c. Saponin
KELOMPOK 3
• 1. Keamanan tanaman obat berdasarkan golongan
senyawa : STEROID, FLAVONOID
• 2. Racun alami pada tanaman pangan buah dan
sayuran : Kumarin b. Glikoalkaloid c. Kukurbitasin d.
asam oksalat
• 3. Gejala keracunan bahan alam dan bahan pangan,
Cara pencegahan dan penanganannya : tanda-tanda
fisik dan non-fisik keracunan b. cara pencegahan
keracunan c. cara penanganan keracunan
KELOMPOK 4.
• Efek samping tanaman obat dan tanaman pangan :
Pada organ-organ tubuh, kulit, panca indera dan
sistem motorik
• Interaksi tanaman obat : interaksi antar tanaman obat
dengan Obat bahan alam b. interaksi antar tanaman
obat dengan makanan c. interaksi antar tanaman obat
dengan obat sintetik
• Mekanisme interaksi beberapa tanaman obat : Proses
penghambatan enzim b. gejala penghambatan sel c.
mutagenesis DNA dan RNA