Anda di halaman 1dari 34

KONSEP

PROMOSI KESEHATAN
SUKAMTO, SKM., M.Kes
Lingkung
an
sosial

Lingkung
Pengaruh
an
Biologi
Ekonomi
STATUS
KESEHATAN
DAN
KEHIDUPAN Pelayana
Perilaku n
sehat kesehata
n
Lingkung
an
Fisik
POKOK BAHASAN 1
Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan

3
1. PENGERTIAN

Visi – Misi Kebijakan Pembangunan Jangka Panjang


Bidang Kesehatan 2005-2025

• Menggerakkan pembangunan berwawasan


kesehatan
• Mendorong kemandirian masyarakat untuk
KEBIJAKAN hidup sehat
NASIONAL
PROMKES MENDUKUNG
Meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang
agar terwujud derajat kesehatan masyarakat
yang setinggi-tingginya

Tujuan Pembangunan Kesehatan Nasional


PENGERTIAN

• Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan adalah suatu peraturan


perundang-undangan yang diberlakukan untuk memayungi Visi
dan Misi Promosi Kesehatan agar tercipta lingkungan yang kondusif
untuk mendorong terbentuknya kemampuan hidup sehat
masyarakat tersebut.
• Promosi Kesehatan adalah upaya meningkatkan kemampuan
masyarakat ber-perilaku hidup bersih dan sehat melalui
pembelajaran dari, oleh, untuk dan bersama masyarakat agar
mereka dapat menolong dirinya sendiri serta mengembangkan
kegiatan yang bersumberdaya masyarakat, sesuai sosial budaya
setempat dan didukung oleh kebijakan publik yang berwawasan
kesehatan (SK Menkes No. 1193/Menkes/SK/X/2004).
PENGERTIAN

Proses
• Memampukan seseorang/individu,
• Meningkatkan kendali atas
kesehatannya, dengan
• Memelihara, meningkatkan dan
melindungi kesehatannya serta
• Memperbaiki status kesehatan
masyarakat
PENGERTIAN

• Kombinasi berbagai dukungan,


• Menyangkut pendidikan,
organisasi, kebijakan dan
peraturan/ perundangan/
politik,
• Untuk perubahan lingkungan
& perilaku yg menguntungkan
kesehatan. (Lawrence W. Green 1988)
2. VISI –MISI PROMOSI KESEHATAN

Visi promosi kesehatan:


individu, keluarga dan masyarakat Indonesia mampu
melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS)
dalam rangka:
1.mencegah timbulnya penyakit dan masalah kesehatan
lain;
2.menanggulangi penyakit dan masalah-masalah kesehatan
lain dalam rangka menigkatkan derajat kesehatan;
3.memanfaatkan pelayanan kesehatan;
4.mengembangkan dan menyelenggarakan upaya
kesehatan bersumber masyarakat.
MISI PROMOSI KESEHATAN

• Memberdayakan individu, keluarga, kelompok-kelompok dalam


masyarakat, baik melalui pendekatan individu dan keluarga
maupun melalui pengorganisasian/penggerakan masyarakat.
• Membina suasana/lingkungan yang kondusif bagi terciptanya
PHBS masyarakat.
• Mengadvokasi para pengambil keputusan, penentu kebijakan
serta pihak-pihak lain yang berkepentingan dalam rangka
mendorong diberlakukannya kebijakan publik berwawasan
kesehatan, mengintegrasikan promosi kesehatan khususnya
pemberdayaan masyarakat dalam program-program kesehatan,
meningkatkan kemitraan antara pemerintah pusat dengan daerah
dan masyarakat termasuk LSM dan dunia usaha, meningkatkan
investasi dalam promosi kesehatan dan bidang kesehatan.
3. TUJUAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PROMKES

TUJUAN UMUM:
•Meningkatnya PHBS individu, keluarga dan
masyarakat serta berperan aktif dalam setiap
gerakan kesehatan masyarakat melalui upaya
promosi kesehatan yang terintegrasi secara lintas
program, lintas sektor, swasta dan masyarakat.
TUJUAN KHUSUS
1. Meningkatkan komitmen pembangunan berwawasan kesehatan
dari para penentu kebijakan dari berbagai pihak.
2. Meningkatkan kerjasama antar masyarakat, antar kelompok, serta
antar lembaga dalam rangka pembangunan berwawasan
kesehatan.
3. Meningkatkan peran masyarakat termasuk swasta sebagai subjek
atau penyelenggara upaya pemberdayaan masyarakat dan
promosi kesehatan.
4. Meningkatkan upaya pemberdayaan masyarakat dan promosi
kesehatan yang efektif dengan mempertimbangan kearifan lokal.
5. Meningkatkan keterpaduan pelaksanaan upaya promosi
kesehatan dan pemberdayaan masyarakat dengan seluruh
program dan sektor terkait, di pusat, provinsi dan kabupaten/kota
dengan mengacu kepada rencana strategis kementerian
kesehatan.
PRINSIP – PRINSIP
PROMOSI KESEHATAN

Promosi kesehatan
melibatkan populasi secara
keseluruhan dalam lingkup

1 kehidupan sehari-hari
mereka, perhatian pada
orang yang berisiko
terhadap penyakit tertentu
PRINSIP – PRINSIP
PROMOSI KESEHATAN
Promosi kesehatan terutama
mengajak masyarakat
berpartisipasi aktif, efektif dan
konkret untuk hidup sehat.
mendefinisikan masalah dan

2 peran pengambilan keputusan


untuk meningkatkan kemampuan
hidup sehat baik secara individu
maupun berkelompok
masyarakat dan mempromosikan
hidup sehat yang efektif
PRINSIP – PRINSIP
PROMOSI KESEHATAN

Promosi kesehatan terutama


bergerak dalam bidang
sosial dan politik dan jasa
tidak medis teknis, meskipun

3 para profesional kesehatan


memiliki peran penting
dalam mengadvokasi dan
mendorong promosi
kesehatan
PRINSIP – PRINSIP
PROMOSI KESEHATAN
Promosi kesehatan
menggabungkan beragam metode
atau pendekatan namun saling
melengkapi termasuk komunikasi,
pendidikan, undang-undang,

4 kebijakan fiskal, perubahan


organisasi, perubahan
masyarakat, pengembangan
masyarakat, kegiatan lokal yang
spontan terhadap bahaya yang
mempengaruhi kesehatan
PRINSIP – PRINSIP
PROMOSI KESEHATAN

Promosi kesehatan
kegiatannya diarahkan pada
faktor-faktor yang
mempengaruhi kesehatan.

5
Hal ini memerlukan
kerjasama yang baik antara
sektor di luar kesehatan
yang mencerminkan
keragaman kondisi yang
mempengaruhi kesehatan
MANFAAT
• Masyarakat mampu berperilaku
bersih dan sehat – PHBS secara
mandiri
• Mampu mencegah dan
memecahkan potensi masalah yang
timbul dan masalah kesehatan yang
dihadapi secara mandiri
4. KEBIJAKAN NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN
PROMKES

1. Menempatkan upaya pemberdayaan masyarakat dan promosi


kesehatan menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan.
2. Melaksanakan peningkatan akses informasi dan edukasi tentang
kesehatan yang seimbang dan bertanggungjawab.
3. Memantapkan peran serta masyarakat, kelompok-kelompok
potensial, termasuk swasta dan dunia usaha dalam
pembangunan kesehatan.
4. Melaksanakan upaya pemberdayaan masyarakat dan promosi
kesehatan secara holistik dan terpadu.
5. Melaksanakan peningkatan kualitas penyelenggaraan upaya
pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan.
5. STRATEGI

Strategi Promosi Kesehatan


Mengacu pada strategi health promotion Ottawa Charter tahun 1986  dituangkan
dalam Kebijakan Nasional Promosi Kesehatan, yang meliputi:
1.Gerakan pemberdayaan masyarakat (empowerment) lebih diarahkan pada sasaran
primer yaitu individu, keluarga dan kelompok masyarakat.
2.Bina suasana (social support) lebih diarahkan pada sasaran sekunder yaitu lintas
program, petugas kesehatan, kader, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, TP-PKK,
Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Keagamaan, Pramuka, Organisasi Pemuda, Organisasi
Profesi, Kelompok-kelompok Peduli Kesehatan, Media Massa, Lintas Sektor, Swasta/Dunia
Usaha.
3.Advokasi (advocacy) lebih diarahkan pada sasaran tersier yang mempunyai potensi
memberikan dukungan kebijakan dan sumberdaya dalam upaya pemberdayaan masyarakat
adalah RT, RW, Kepala Desa, Lurah, Camat, Bupati/Walikota, BPD, DPRD.
4.Kemitraan, merupakan strategi yang memperkuat ketiga strategi tersebut diatas, sehingga
penerapan strategi promosi kesehatan lebih efektif dan efisien.
PEMBERDAYAA
ADVOKASI BERMITRA
N
DEVELOPING
BUILD HEALTHY
PERSONAL SKILLS
PUBLIC POLICY CREATE
SUPPORTIVE STRENGTHENING
REORIENTING ENVIRONMENT COMMUNITY
HEALTH SERVICES ACTION
STRATEGI PROMOSI KESEHATAN
secara ringkas
STRATE SASARAN HASIL TATANAN
GI UTAMA

ADVOKASI Sasaran tertier KEBIJAKAN •Rumah Tangga


(Advocacy) DPRD, Ka Daerah BERWAWASAN
KESEHATAN •Institusi
Pendidikan
BINA Sasaran
SUASANA KEMITRAAN &
•Tempat Kerja
sekunder:
(Social Toma, PKK, Kader OPINI •Tempat Umum
Support)
•Sarana
PEMBER Sasaran primer
DAYAAN -Individu GERAKAN Kesehatan
(Empower -Unit kerja MASYARAKAT
ment ) MANDIRI 21
04/06/20
6. RUANG LINGKUP PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PROMKES

Ruang lingkup kegiatan adalah:


1.Pembinaan PHBS di 5 tatanan yaitu PHBS di Rumah
Tangga, PHBS di Sekolah, PHBS di Tempat-Tempat Umum,
PHBS di Tempat Kerja dan PHBS di Institusi Kesehatan.
Setiap tatanan memiliki indikator pencapaian persentase
PHBS.
2.Pengembangan Desa Siaga Aktif yaitu mengupayakan
pencapaian Desa Siaga Aktif dengan melalui tahapan dari
Pratama, Madya, Purnama dan Mandiri serta
pengembangan UKBM.
3.Peningkatan Jumlah Pos Kesehatan Desa (POSKESDES)
yang beroperasi yaitu pengembangan kegiatan yang
dilaksanakan di Poskesdes.
RUANG Build a
Healthy
LINGKUP
Public Policy

Reorientating Strengthening
Health Community Creating
Services Action Supportive
environments

Developing
Personal
Skills
7. INDIKATOR KINERJA UTAMA

Indikator kinerja utama:


•Persentase Rumah Tangga ber-Perilaku Hidup Bersih dan Sehat
(PHBS).
•Persentase Desa Siaga Aktif.
•Pos Kesehatan Desa yang Beroperasi.

Indikator tambahan:
•Persentase Sekolah Dasar yang mempromosikan kesehatan.
•Jumlah kabupaten/kota yang diadvokasi untuk menetapkan
kebijakan berwawasan kesehatan.
•Jumlah Strategi Promosi Kesehatan Program Prioritas Kesehatan.
TARGET DAN CAPAIAN INDIKATOR KINERJA
SASARAN PROM-KES MENURUT TATANAN
Tatann Sasaran Sasaran Sasaran Program
PHBS Primer sekunder Tersier Prioritas

Rumah •Ibu Kader Kader KIA


tangga •Anggota PKK PKK Gizi
keluarga Toma Toma Kes-
Toga Toga Lingk
LSM LSM Gaya
hidup
JPKM
BERSAMBUNG 26
04/06/20
SASARAN PROM-KES MENURUT TATANAN
Tatanan Sasarn Sasaran Sasaran Program
PHBS Primer sekunder Tersier Prioritas
Institusi Seluruh •Guru,  KaSek, Gizi
Pendidikn siswa & dosen Dekan Kes-
mahasisw •Karyawn Penge Lingk
a lola sek.
•OSIS Gaya
•BP3 Pemilik
hidup
Sekolah
•Pengelo JPKM
la kantin
27
BERSAMBUNG
04/06/20
SASARAN PROM-KES MENURUT TATANAN
Tatann Sasaran Sasaran Sasaran Progrm
PHBS Primer sekunder Tersier Priortas

Tempat Seluruh Pengurus/ Penge Kes-


kerja karyawn Serikat
Pekerja
lola Lingk
Pemilik Gaya
persahaan hidup

BERSAMBUNG 28
04/06/20
SASARAN PROM-KES MENURUT TATANAN
Tatanan Sasaran Sasaran Sasaran Program
PHBS Primer seknder Tersier Prioritas

Tempat Pengun oKarya  Kepala Kes-


Umum jung wan Daerah Lingk
Penggu oPengelol Gaya
na jasa a hidup

29
BERSAMBUNG
04/06/20
SASARAN PROM-KES MENURUT TATANAN
Tatann Sasarn Sasaran Sasaran Program
Prioritas
PHBS Primer sekunder Tersier

Sarana Petugas Organisasi  Pimpinan/ Kes-


kesehatan kesehatan Profesi Kes. Direktur Lingk
 Kelompok  Ka.Daerah Gaya
Peduli Kes.  BAPPEDA hidup
 DPRD

30
04/06/20
Upaya Promosi Kesehatan

No Upaya Promkes Contoh Kegiatan


1 Pendidikan Kesehatan Kampanye ASI Eksklusif
KIE Kampanye pemberantasan sarang nyamuk

2 Kegiatan Kebijakan  Anggaran kesehatan 10 % APBD


Ekonomi Terkait  Bea masuk 0%, kelambu berinsektisida
 Pajak tembakau untuk layanan kesehatan
Keputusan, Peraturan (Victoria, Australia)
3 Upaya Kesehatan Pembuangan limbah rumah sakit harus
Terkait Lingkungan memenuhi keamanan dan ketentuan analisis
dampak lingkungan.
4 Kebijakan Publik  Peraturan dilarang merokok ditemapt
Berwawasan Kesehatan umum.
 Peraturan larangan iklan rokok di TV
 Tata penambangan yang tidak mencmari
lingkungan.
Upaya Promosi Kesehatan
No Upaya Promkes Contoh Kegiatan

5 Pengembangan  Posyandu
Organisasi  Polindes
6 Upaya Kesehatan  Posyandu
Berbasis Masyarakat  Posbindu
7 Pelayanan Kesehatan  Kampanye cek Pap Smear wanita
berorientasi Kesehatan produktif
Pencegahan  Pelayanan imunisasi
8 Upaya Komunikasi  Upaya informed consent pada
Kesehatan klien pra tindakan kesehatan.
 Upaya KIE menyusui ASI benar.
MENGELOLA, MERENCANKAN DAN
PEMANTAUAN, MENGEVALUASI

MENGADVOKASI KOMUNIKASI

PEMBERDAYAAN KOMPENTENS HUMAS


I

BERMITRA / MEDIASI
JEJARING
PEMASARAN SOSIAL
c
b Cross-check
Doin d
no ha g
BENEFICIENCE
rm

AU
TO
a
NO
MI
Eq e
ua
li ty

ETIKA