Anda di halaman 1dari 32

Praktik/Teknik Pembuatan Media

Pembelajaran Audiovisual

KELOMPOK 8
WAFIQAH ALVIA. R (047)
RISA NOVALINA GINTING (070)
JONY ERWIN SITUMORANG (098)

“Adobe Flash”
Pengertian Media Audiovisual
Media audio-visual adalah media
yang mempunyai unsur suara dan unsur
gambar. Jenis media ini mempunyai
kemampuan yang lebih baik, karena
meliputi kedua jenis media auditif
(mendengar) dan visual (melihat).

Pengertian lain media audio-visual adalah


seperangkat alat yang dapat
memproyeksikan gambar bergerak dan
bersuara. Paduan anatara gambar dan
suara membentuk karakter sama dengan
obyek aslinya. Alat-alat yang termasuk
dalam kategori media audio-visual adalah:
televise, video-VCD,sound dan film. 
Manfaat Media Audiovisual
Dapat melengkapi Dapat
pengalaman- menggambarkan
pengalaman dasar suatu proses secara
dari siswa ketika tepat yang dapat
mereka membaca, disaksikan secara
berdiskusi, praktik, berulang-ulang jika
dan lain-lain. dipandang perlu.

Disamping
Mengandung nilai-
mendorong dan
nilai positif dapat meningkatkan
mengundang motivasi, film dan
pemikiran dan video menanamkan
pembahasan sikap dan segi-segi
dalam kelompok afektif lainnya.
siswa.
Pengertian Adobe Flash

Suatu aplikasi yang bernama Adobe Flash


(yang dulunya bernama Macromedia Flash)
merupakan salah satu perangkat unggulan yang
dimiliki oleh Adobe System. Adobe Flash ini di
desain khusus untuk membuat animasi dan
bitmap yang sangat menarik. Yang mana
hasilnya berupa animasi 2 dimensi.
Sejarah Adobe Flash
Pada tahun 1980-an, seorang siswa SMA
bernama Jonathan Gay menggunakan
komputer Apple II yang sudah tua untuk
membuat sebuah program gambar di
komputer.
1. Peluncuran FutureWave
2. Membuat Flash
3. Macromedia
Fungsi Adobe Flash
Untuk Desain
Aplikasi ini banyak digunakani untuk :

Membuat
animasi
logo

Membuat
navigasi Membuat
pada animasi
website movie
situs

Membuat
game
Untuk Internet
Bila aplikasi Adobe Flash Player telah diinstall bisa
digunakan untuk melihat serta memutar video di
internet. Aplikasi ini jika dimanfaatkan untuk internet,
dapat digunakan untuk:
Memutar video yang
berformat Swf yang dipasang
disitus game.
Melakukan chat yahoomail,
facebook serta lain-lain.
Menghadirkan video
streaming.
Mendownload video di youtube.
Mengunggah photo atau gambar di media sosial.
Perkembangan Flash
Future Splash Animator (April 10, 1996)
Ini merupakan versi flash dengan tool
editing dan timeline.

Macromedia Flash 1 (November 1996)


Versi ini merupakan versi ulang dari
FutureSplash Animator.

Macromedia Flash 2 (June 1997)


Versi ini dirilis dengan Flash Player 2,
dengan memasukkan fitur baru, object
library atau tempat penyimpanan objek
yang di import dari luar.
Macromedia Flash 3 (May 31, 1998)

Macromedia Flash 3 dirilis dengan Flash Player 3,


dengan memasukkan fitur-fitur baru, seperti:
movieklip elemen, JavaScript plug-in terintegrasi,
transparansi.

Macromedia Flash 4 (June 15, 1999)

Macromedia Flash 4 ini di publish dengan Flash Player


4, fitur - fitur baru yang ditambahkan yaitu: variable
internal, field input, ActionScript yang lebih bagus, dan
streaming MP3
Macromedia Flash 5 (August 24, 2000)

Macromedia Flash 5 dirilis dengan Flash Player 5, fitur-


fitur baru yang ditambahkan termasuk: ActionScript
1.0 (berdasarkan ECMAScript,oleh karena itu, versi ini
sangat mirip dengan JavaScript di sintaks), XML
support, Smartclips ( ini merupakan pendahulu untuk
komponen dalam Flash), HTML merupakan tambahan
format untuk teks dinamis (dynamic text).

Macromedia Flash MX (March 15, 2002)

Versi ini dirilis dengan Flash Player 6, yang mana fitur


fitur barunya meliputi: Video codec, Unicode , UI
Components , compression , ActionScript vector
drawing API.
Macromedia Flash MX 2004 (September 9,
2003)
Dirilis sebagai Macromedia Flash versi 7, dengan Flash
Player 7, fitur – fitur baru yang dimasukkan seperti:
Actionscript 2.0 (yang dapat membuaut sebuah
pemrograman yang berorientasi pada objek model
untuk Flash).

Macromedia Flash 8 (September 13, 2005)

Macromedia Flash Basic 8 merupakan sebuah kekurangan yangmemiliki


banyak fitur versi pada tool flash authoring yang targetnya pada pengguna
baru yang hanya ingin melakukan gambar dasar, anmasi dan interaktif.
Dengan Flash Player 8, produk memiliki dukungan yang terbatas untuk video
dan grapik dan efek animasinya. Fitur - fitur yang ditambahkan dalam versi
ini hanya fokus terhadap ekspresif, kualitas, video, dan mobile authoring.
Adobe Flash CS3 Professional (April 16, 2007)

Flash CS3 ini adalah versi pertama flash yang dirilis dengan
nama Adobe. Nama ini berubah karena Macromedia yang saat
itu sebagai produsen pembuat flash profesional kini telah
merjer dengan adobe corp. Versi ini merupakan versi 9 dari
flash sebelumnya yang dirilis tanggal 16 April 2007.

Adobe Flash CS4 Professional (Oktober 15, 2008)

Ini merupakan versi 10 pada flash sebelumnya. Versi ini


memiliki fitur baru seperti: dasar manipulasi animasi 3
dimensi, objek berbasis animasi, penyempurnaan text, dan
perkembangan lebih lanjut untuk ActionScript 3.0.
Adobe Flash CS5 Professional

Versi ini merupakan versi ke 11 dengan nama kode “Viper”. Versi


ini memiliki format teks yang lebih ditingkatkan, editor kode
yang telah diperbaiki, dan lebih extensible.
Langkah-Langkah Membuat Animasi
Dengan Menggunakan Flash
1. Buka aplikasi Adobe Flash Prosessional CS6, dengan cara double
click pada desktop, hingga muncul menu seperti gambar dibawah.
2. Pilih salah satu Creat yang ingin kita gunakan
Klik pada Creat tersebut, tunggu hingga muncul seperti gambar
dibawah ini.
3. Untuk membuat dokumen baru, terlebih dahulu kita membuat
nama filenya, yaitu dengan cara double click pada kata “layer 1”,
lalu tulis nama file yang kita inginkan.
4. Sebelum memulai kegiatan membuat animasi, terlebih dahulu kita
melakukan import file gambar kedalam library, dengan cara klik menu
file, pilih import, lalu pilih “import to library”.
Setelah kita klik import to library, maka akan muncul
tampilan seperti gambar dibawah ini.
Setelah menunggu beberapa saat, maka akan muncul tampilan
dimana kita akan memilih file yang akan kita buat animasi.

Selanjutnya pilih file yang akan kita masukkan ke dalam flash,


kemudian tekan open apabila semua file sudah terpilih.
5. Kemudian, semua file yang telah dipilih akan muncul pada library
adobe flash yang kita gunakan
6. Selanjutnya kita akan membuat animasi. Caranya yaitu klik dan
geser gambar kedalam stage, atau double click gambar tersebut.
Untuk mengatur besar kecilnya gambar, kita dapat menggunakan
menu free transform tool yang ada di sebelah kanan.
7. Lalu atur posisi gambar pada stage. Agar posisi gambar sama,
maka buat garis bantu pada stage. Untuk menampilkan garis bantu,
terlebih dahulu kita harus menampilkan dulu rules pada worksapce,
dengan cara klik menu view, kemudian pilih ruler.
8. Jika rules sudah muncul, lalu tarik ke bawah ke arah stage untuk
membuat garis horizontal. Begitu juga dengan garis sebelah kiri, tarik
ke kanan ke arah stage untuk membuat garis vertikal
9. Apabila garis sudah selesai. Kemudian kita akan menambahkan
Blank KeyFrame pada Layer, dengan cara klik kanan pada frame
tersebut, kemudian pilih Insert Blank KeyFrame atau dengan menekan
F7 pada keyboard untuk menambahkan Blank KeyFrame.
10. Jika keyframe sudah selesai, maka kita akan masukan gambar ke-2
kedalam stage. Begitu juga dengan gambar ke-3 dan yang lainnya.
11. Untuk keyframe yang terakhir, kita akan menambahkan satu frame didepannya,
agar memberi jeda dengan yang lainnya sebelum kembali lagi ke frame satu.

12. Untuk mengatur waktu bergeraknya gambar yang telah kita buat, dapat
dilakukan dengan cara menekan F5 beberapa kali pada keyboard untuk setiap
gambarnya.
13. Apabila semua gambar telah kita masukkan kedalam stage dan
semua prosedur telah dilaksanakan, maka untuk melihat hasil dari
yang telah kita buat, yaitu dengan cara klik menu control, lalu pilih
test movie, kemudian pilih “in flash prossesional” atau dengan
menekan CTRL+ Enter.
Kekurangan Dan Kelebihan Adobe Flash

Kelebihan :

• Memiliki ukuran file yang kecil dengan kualitas yang baik


• Kebutuhan hardwarenya tidak tinggi. Sehingga dapat membuat
website, cd-interaktif, animasi web, animasi kartun, kartu
elektronik, iklan TV, banner di web, presentasi cantik, membuat
game, aplikasi web dan aplikasi handphone.
• Dapat ditampilkan di berbagai media seperti Web, CD-ROM, VCD,
DVD, Televisi, Handphone dan PDA.
Kekurangan :

• Proses pembuatannya rumit, karena semuanya dilakukan secara


manual, mulai dari pembuatan gambar, gerakan, hingga pembuatan
fungsi tombol seperti tombol next, previous dan lain lain.
• Dibutuhkan waktu yang lama dalam pembuatannya. Karena kita
harus memahami bahasa pemrograman.
• Java Perangkat yang akan kita gunakan harus memiliki Adobe
Flash Palyer. Akibatnya ada beberapa pengguna yang mengalami
kesulitan jika komputer atau perangkat yang digunakannya belum
terinstall Adobe Flash Player. Apalagi bagi mereka yang jarang
meng-update aplikasi komputernya.
• Dalam proses pembuatannya, kita membutuhkan banyak variabel
untuk memberikan nama pada object yang akan kita gunakan, baik
untuk nama gambar, suara, gambar bergerak dan perhitungan
matematik.