Anda di halaman 1dari 23

SENYAWA ANTIRETROVIRUS DAN

PENGOBATAN HIV

NAMA KELOMPOK :
 RIO ASHARI RAWA : 1848401181294
 SELA SAFITRI : 1848401181295
Di seluruh dunia menurut taksiran UN AIDS
(Des 2000). Kini terdapat sekitar 36 juta
pengidap HIV dan AIDS, termasuk 1,5 juta
anak-anak dengan 16 juta yang sudah tewas.
Dari jumlah ini, sekitar 70% berada di
Afrika dan Asia , dan menurut taksiran
sekitar 20% dari penduduk di banyak daerah
di Afrika terinfeksi HIV.
Menurut laporan bulanan dari DitJen Pemberantasan
Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan
Permukiman DepKes RI, pada bulan Oktober 1999
di Indonesia tercatat 1.005 kasus HIV / AIDS,
walaupun jumlah sebenarnnya diperkirakan jauh
lebih banyak, yaitu sampai 20.000 pengidap. Kasus
kian meningkat akibat penularan melalui jarumsuntik
oleh pecandu obat-obat narkotik.
Bahkan dengan jumlah wanita terinfeksi HIV yang
meningkat secara drastis, angka kejadian infeksi HIV pada
bayi yang baru lahir terus menurun karena pengobatan
antiretrovirus yang efektif pada wanita terinfeksi HIV yang
hamil untuk mencegah penularan ke bayi mereka.

Akan tetapi, pengobatan yang sukses pada


infeksi HIV saat ini disadari memiliki efek
merugikan yang tidak diinginkan pula. Hal ini
termasuk beberapa toksisitas obat jangka
panjang, dan interaksi antar obat-obat HIV serta
antara obat HIV dan obat lain yang digunakan
seseorang.
Pengertian
Virus (visham = racun) adalah
virus mikroorganisme hidup yang terkecil
(besarnya 20-300 mikron), kecuali prion,
yaitu protein penyebab penyakit sapi gila.
Virus dapat dilihat hanya dengan mikroskop
elektron (dengan pembesaran maksimal
200.000 x) dan tidak dengan mikroskop biasa
(dengan pembesaran maksimal 4.000 x).
Penggolongan virus

A. Virus DNA : Meliputi antara lain kelompok


herpes : herpes simpleks, herpes zoster,
dan varicela soster. Juga virus Epstein-Barr.
B. Virus RNA : Terpenting adalah HIV, virus
hepatitis, rhinovirus dan polio virus. Begitu
pula virus influenza, rotavirus, virus rubella,
dan virus beguk.
ANTIRETROVIRUS
Antiretroviral (ARV)

Pada tahun 1996, program penanggulangan HIV dan AIDS di


indonesia, mendorong suatu revolusi dalam perawatan ODHA di
negara maju. Meskipun belum mampu menyembuhkan penyakit dan
menambah tantangan dalam hal efek samping serta resistensi kronis
terhadap obat, namun secara dramatis terapi ARV menurunkan
angka kematian dan kesakitan, meningkatkan kualitas hidup, dan
meningkatkan harapan masyarakat, sehingga pada saat ini HIV dan
AIDS telah diterima sebagai penyakit yang dapat dikendalikan dan
tidak lagi dianggap sebagai penyakit yang menakutkan.
Obat antiretroviral adalah pengobatan untuk perawatan
infeksi oleh retrovirus, terutama HIV.
Retrovirus merupakan virus yang membawa transkripsi
terbalik. Virus ini dapat mengkonversi RNA mereka menjadi
salinan DNA.
Obat-obatan ini tidak membunuh virus, tapi
memperlambat pertumbuhan virus. HIV bisa mudah
beradaptasi dan kebal terhadap satu golongan ARV. Oleh
karena itu, kombinasi golongan ARV akan diberikan pada
penderita.
OBAT-OBAT ANTIRETROVIRUS 
Features

Obat antiretrovirus yang tersedia saat ini


dapat dibagi kedalam tiga kelas umum :
1. Inhibitor Transkriptase balik analog
nukleosida
2. Inhibitor Transkriptase balik non
nukleosida
3. Inhibitor Protease
HIV
HIV yang merupakan singatan dari
HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS adalah
virus penyebab AIDS. Virus ini menyerang dan
merusak kekebalan tubuh sehingga kita tidak
bisa bertahan terhadap penyakit-penyakit
yang menyerang tubuh kita. Sistem kekebalan
tubuh rusak atau lemah mudah terserang
penyakit yang ada di sekitar kita seperti TBC,
diare, sakit kulit, dll.

Defenses

HIV terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi


seperti didalam darah, Air mani (cairan sperma) atau cairan vagina dan
air susu ibu.
Sebelum HIV berubah menjadi AIDS, penderitanya akan tampak sehat
dalam kurun kira-kira 5-10 tahun.
Walaupun tampak sehat, mereka dapat enularkan HIV pada orang
lain melalui hubungan seks yang tidak aman, transfusi darah atau
pemakaian jarum suntik secara bergantian.
AIDS

AIDS yang merupakan kependekan dari ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY


SYNDROME

adalah sindroma menurunnya kekebalan tubuh yang disebabkan oleh HIV.

Orang yang mengidap AIDS amat mudah tertular oleh berbagai macam
penyakit, karena sistem kekebalan di dalam tubuhnya telah menurun.
Sampai sekarang belum ada obat yang dapat menyembuhkan AIDS.
Agar dapat terhindar dari HIV/AIDS, anda harus tahu bagaimana cara
penularan dan gejalanya .
Defenses guide 
Defenses

HIV dapat ditularkan melalui 4 cara yaitu :


Penularan 1. Hubungan seks (anal,oral,vagina) yang tidak terlindung dengan organ
yang telah terinfeksi HIV.
HIV 2. Penggunaan jarum suntik atau jarum tindik secara bergantian dengan
oarang yang terinfeksi HIV.
3. Ibu hamil penderita HIV kepada bayi yang dikandungnya.
4. Kontak darah / luka dan transfusi darah yang sudah tercemar virus HIV.

Biasanya tidak ada gejala khusus pada orang-orang yang terinfeksi HIV

Gejala
dalam waktu 5-10 tahun. Setelah itu, AIDS mulai berkembang dan
menunjukkan tanda-tanda gejala seperti berikut :

HIV
1.Kehilangan berat badan secara drastis.
2.Diare yang berkelanjutan.
3.Pembengkakan pada leher ataupun ketiak.
4.Batuk terus menerus.

Defenses

BAGAIMANA MENGETAHUI ORANG YANG SUDAH TERINFEKSI HIV???

Hanya melalui penglihatan, anda tidak bisa tahu apakah seseorang


sudah terinfeksi HIV atau tidak.
• Pada kenyataannya, pengidap hiv terlihat sangat sehat.
• Satu-satunya cara untuk mengetahui hal ini adalah melalui TES
DARAH HIV.

Defenses

BAGAIMANA MENGETAHUI ORANG YANG SUDAH TERINFEKSI HIV???

Hanya melalui penglihatan, anda tidak bisa tahu apakah seseorang


sudah terinfeksi HIV atau tidak.
• Pada kenyataannya, pengidap hiv terlihat sangat sehat.
• Satu-satunya cara untuk mengetahui hal ini adalah melalui TES
DARAH HIV.

Defenses

Defenses

Prinsip HIV

Dikenal sebagai prinsip ESSE :


Exit : Keluar dari tubuh manusia
Survive : HIV harus kondisi hidup
Sufficient : Jumlahnya cukup
Enter : HIV masuk ke tubuh manusia

Defenses

Cara mencegah penularan HIV

A. Anda tidak melakukan seks bebas


B. Bersikap saling setia dengan pasangan
C. Cegah dengan memakai kondom
D. Jangan menggunakan narkoba, maupun menggunakan alat suntik.
Pengobatan HIV
• Sampai saat ini belum ada obat yang dapat
menyembuhkan HIV
• Obat yang sekarang yaitu ARV (Anti
Retroviral) yang digunakan sebagai terapi
untuk menghambat berkembang biaknya
virus dalam tubuh
• Terapi ARV memberi kesempatan pada ODHA
untuk hidup lebih produktif
Thank You