Anda di halaman 1dari 42

PENGENALAN

NARKOTIKA,
PSIKOTROPIKA,
PREKURSOR
NARKOTIKA DAN NPS

Dipresentasikan oleh:
Maimunah
APA ITU NARKOTIKA ?
NARKOTIKA

Adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman


atau bukan tanaman, baik sintetis maupun semi
sintetis, yang dapat menyebabkan penurunan
atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa,
mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri,
dan dapat menimbulkan ketergantungan.
GOLONGAN NARKOTIKA :

NARKOTIKA GOLONGAN I dilarang digunakan untuk


kepentingan pelayanan kesehatan, hanya digunakan untuk ilmu
pengetahuan dan teknologi
contoh : kokaina, ganja/thc, heroin, metamfetamin/shabu,
mdma/ekstasi, dll

NARKOTIKA GOLONGAN II DAN III dapat digunakan untuk


kepentingan pelayanan kesehatan dengan jumlah terbatas
contoh narkotika gol II : morfin, metadona, dll
contoh narkotika gol III : kodeina, norkodeina, dll
EFEK NARKOTIKA :

Depresan : jenis obat yang berfungsi mengurangi aktivitas,


membuat pengguna menjadi tertidur atau tidak sadarkan
diri. Contoh : Morfin, heroin, dll.

Stimulan : zat yang dapat merangsang fungsi tubuh dan


meningkatkan kegairahan kerja secara berlebihan.
Contoh : Shabu/Metamfetamin, Ekstasi/MDMA dll.

Halusinogen : zat atau obat yang dapat menimbulkan efek


halusinasi, dapat merubah perasaan dan fikiran.
Contoh : Kokain, Ganja, dll.
GAMBAR NARKOTIKA :

OPIUM GANJA
KOKAINA HEROINA KRISTAL/SHABU
EKSTASY LSD BONG/ALAT HISAP
APA ITU PSIKOTROPIKA?
PSIKOTROPIKA

Adalah suatu obat, baik alamiah maupun


sintetis bukan narkotika, yang berkhasiat
psikoaktif melalui pengaruh selektif pada
susunan saraf pusat yang menyebabkan
perubahan khas pada aktivitas mental dan
perilaku.
GOLONGAN PSIKOTROPIKA :

GOL I DAN II GOL NARKOTIKA

GOLONGAN III, berkhasiat sebagai obat dan banyak


digunakan dalam terapi dan tujuan ilmu pengetahuan
serta memiliki potensi sedang mengakibatkan sindrom
ketergantungan. Contoh: Gol Barbiturat (Phenobarbital,dll)

GOLONGAN IV, berkhasiat sebagai obat dan sangat luas


digunakan dalam terapi dan tujuan ilmu pengetahuan
serta memiliki potensi ringan mengakibatkan sindrom
ketergantungan. Contoh: Gol Benzodiazepin (Diazepam,dll)
EFEK PSIKOTROPIKA :

Jangka Pendek : halusinasi, gangguan cara berpikir,


kesulitan bernapas, gelisah, jantung berdebar dan
efek ketergantungan

Jangka Panjang : kanker, gigi rapuh, tekanan darah


meningkat, kematian
GAMBAR PSIKOTROPIKA :
APA ITU PREKURSOR NARKOTIKA ?
PREKURSOR NARKOTIKA

Adalah zat atau bahan pemula atau bahan kimia


yang dapat digunakan dalam pembuatan
narkotika.
GOL DAN JENIS PREKURSOR NARKOTIKA :

Tabel I
1.Acetic Anhydride
2.N-Acetylanthranillic Acid
3.Ephedrine
4.Ergometrine
5.Ergotamine
6.Isosafrole
7.Lysergic Acid
8.3,4-Methylenedioxyphenyl-2-propanone
9.Norephedrine
10.1-Phenyl-2-Propanone
11.Piperonal
12.Potassium Permanganat
13.Pseudoephedrine
14.Safrole
Tabel II
1.Acetone
2.Anthranilic Acid
3.Ethyl Ether
4.Hydrochloric Acid
5.Methyl Ethyl Ketone
6.Phenylacetic Acid
7.Piperidine
8.Sulphuric Acid
9.Toluene
ACETIC ANHYDRIDE
(CH3CO)2O
Digunakan dalam sintesa Properties
Heroin Molecular C4H6O3
formula
Systematic name
Molar mass 102.09 g mol−1
ethanoic
anhydride Appearance clear liquid
Density 1.082 g cm−3,
Other names
liquid
Ethanoyl
ethanoate Melting point −73.1 °C, 200 K,
-100 °F
Acetic acid
anhydride Boiling point 139.8 °C, 413 K,
Acetyl acetate 284 °F
Acetyl oxide Solubility 2.6 g/100 mL, 
Acetic oxide in water
Refractive 1.3901
index(nD)
18
ANTHRANILIC ACID Digunakan dalam sintesa
Methaqualone

19
TOLUENE
IUPAC name
Methylbenzene

Other names
toluene
phenylmethane
Properties toluol
Molecular formula C7H8 or C6H5CH3 Anisen

Molar mass 92.14 g/mol


Appearance colorless liquid
Density 0.8669 g/mL (20 °C) Selain sebagai pelarut
Melting point −93 °C, 180 K organik, sering digunakan
Boiling point 110.6 °C, 383.8 K dalam bahan baku lem
yang banyak
Solubility in water 0.47 g/L (20–25 °C) disalahgunakan dengan
Refractive index (nD) 1.497 (20 °C) cara dihisap oleh anak-
anak jalanan
Viscosity 0.590 cP at 20 °C
20
SAFROLE
AND
ISO SAFROLE

Sassafras albidum 
(Sassafras, White
Sassafras, Red Sassafras,
or Silky Sassafras) is a
species of Sassafras native
to eastern North America

21
GAMBAR PREKURSOR NARKOTIKA

ACETON PMK
METHAMPHETAMINE
CLANDESTINE LABORATORY di CIKANDE

Metode sintesis Shabu (Methamphetamine) yang digunakan adalah Metode “Red


Phosphor” atau “Nagai Method”. Dimana bahan-bahan yang digunakan adalah
Prekursor Ephedrine, Iodine, Phosphor, Toluen, Caustic soda, Acetone dan
Hydrochloride acid.
MDMA
CLANDESTINE LABORATORY di CIKANDE

Metode sintesis MDMA yang


digunakan adalah Metode “Reductive
Amination”. Bahan – bahan yang
digunakan adalah Prekursor PMK,
Methylamine, Aluminum, Mercuric
chloride, dan Dichloro methane.
MDMA dan METHAMPHETAMINE
CLANDESTINE LABORATORY di CIKANDE
Tableting

Di TKP ditemukan mesin cetak tablet, Mixer, Pencetak logo tablet,


dan bahan pembantu pencetak yaitu Avicel dan Povidone
sedangkan Caffein sebagai bahan tambahan.
APA ITU NPS (New Psychoactive

Substances) ?
NPS (New Psychoactive Substances)

merupakan zat yang disalahgunakan baik dalam


bentuk murni maupun sediaan yang tidak ada
dalam single convention UN tahun 1961 tentang
narkotika maupun single convention UN tahun
1971 tentang psikotropika yang dapat
mempengaruhi kesehatan
DAFTAR NPS DI INDONESIA
No. Nama Umum Jenis
Sudah diatur dalam lampiran Permenkes
No. 13 Tahun 2014
1 Methylone (MDMC) turunan cathinone
2 Mephedrone (4-MMC) turunan cathinone
3 Pentedrone turunan cathinone
4 4-MEC turunan cathinone
5 MDPV turunan cathinone
6 Ethcathinone (N-ethylcathinone) turunan cathinone
7 MPHP turunan cathinone
8 Synthetic
JWH-018
cannabinoid
9 Synthetic
XLR-11
cannabinoid
10 Turunan
DMA (Dimethylamphetamine)
phenethylamine
11 5-APB Turunan phenethylamine
12 6-APB Turunan phenethylamine
13 PMMA Turunan phenethylamine
14 2C-B Turunan phenethylamine
15 DOC Turunan phenethylamine
16 25I-NBOMe Turunan phenethylamine
17 25B-NBOMe Turunan phenethylamine
18 25C-NBOMe Turunan phenethylamine
19 Khat Plant mengandung Cathinone dan
Cathinone dan cathine
Cathine
Belum diatur
20 5-fluoro AKB 48 Synthetic cannabinoid
21 MAM 2201 Synthetic cannabinoid
22 4 APB Turunan phenethylamine
23 BZP Turunan piperazine
24 mCPP Turunan piperazine
25 TFMPP Turunan piperazine
26 α-MT Turunan tryptamine
27 Kratom mengandung mitragynine dan Tanaman, serbuk
speciogynine tanaman
28 Ketamin Ketamin
29 Methoxetamin Turunan Ketamin
30 Ethylone (bk-MDEA,MDEC) turunan cathinone
31 Buphedrone turunan cathinone
32 5-MeO-MiPT turunan Tryptamine
33 FUB-144 Synthetic cannabinoid
34 AB-CHMINACA Synthetic cannabinoid
35 AB-FUBINACA Synthetic cannabinoid
36 CB 13 Synthetic cannabinoid
37 4-chloro metchatinone turunan cathinone
CONTOH NPS (New Psychoactive

Substances)
METHYLONE (MDMC)
• Merupakan turunan dari Cathinone
• Nama IUPAC (internasional) :
2-methylamino-1-(3,4-methylenedioxyphenyl)propan-1-one
• Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Stimulansia
• Efek pada penyalahgunaan : Insomnia (susah tidur), reaktif,
meningkatkan detak jantung,peningkatan laju pernafasan,
paranoia.
• Penggunaan berlebih dapat memicu efek halusinasi
XLR-11
• Merupakan Synthetic cannabinoid
• Nama IUPAC (internasional) :
(1-(5-fluoropentyl)-1H-indol-3-yl)2,2,3,3-
tetramethylcyclopropyl)-methanone
• Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Halusinogen
• Efek pada penyalahgunaan : Halusinogen, efek
cannabinoid dan toxic
JWH-018
• Merupakan Synthetic cannabinoid
• Nama IUPAC (internasional) :
(1-pentyl-1H-indol-3-yl)-1-naphthalenyl-methanone
• Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Halusinogen
• Efek pada penyalahgunaan : Halusinogen, efek
cannabinoid dan toxic
25C-NBOMe
Merupakan turunan dari Phenethylamine
Nama IUPAC (internasional) :
2-(4-Chloro-2,5-dimethoxyphenyl)-N-[(2-
methoxypehyl)methyl]ethanamine
Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Stimulansia
Efek pada penyalahgunaan : Stimulan, halusinogen, dan Toxic
5-fluoro AKB 48
Merupakan Synthetic cannabinoid
Nama IUPAC (internasional) :
5-fluoro AKB48
Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Halusinogen
Efek pada penyalahgunaan : Halusinogen, efek cannabinoid
dan toxic
AB-CHMINACA
Merupakan Synthetic cannabinoid
Nama IUPAC (internasional) :
N-[(1S)-1-(aminocarbonyl)-2-methylpropyl)]-1-
(cyclohexylmethyl)-1H-indazole-3-carboxamide
Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : halusinogen
Efek pada penyalahgunaan : Halusinogen, efek
cannabinoid dan toxic
Kratom
• Nama Latin tanaman : Mitragyna speciosa
• Merupakan tanaman mengandung alkaloida Mitragynine
dan speciogynine
• Efek pada penyalahgunaan : Efek seperti opiat dan cocain
Tanaman khat atau teh arab
• Nama Latin tanaman Catha edulis
• Kandungan daun Cathinone dan cathine
• Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : Stimulansia
• Efek pada penyalahgunaan : Psychostimulant
AB-FUBINACA
• Merupakan Synthetic cannabinoid
• Nama IUPAC (internasional) :
N-[(1S)-1-(aminocarbonyl)-2-methylpropyl]-1-
[(4-fluorophenyl)methyl]-1H-indazole-3-
carboxamide
• Efek pada susunan saraf pusat (SSP) : halusinogen
• Efek pada penyalahgunaan : Halusinogen, efek
cannabinoid dan toxic
TERIMA KASIH