Anda di halaman 1dari 11

Aspek Hukum Praktik Kebidanan

Nama Kelompok 1 :

Cicilia Fransisca
Dwi Endah Ayu F
Elysa Dwi Rusdiana
Fayya Tyas
Hemawati Trezza Z
Indah Cahya Ningrum
Intan Firdhaus
Oktavia Ningtyas
Rafidahrana Andhini
Salma Hediana
Sulistyaningsih
Tri Yulia Dewi S L
1. Aspek Hukum Praktik Kebidanan
Pengertian Hukum :
Keseluruhan kumpulan peraturan-peraturan atau
kaidah-kaidah dalam suatu kehidupan.
Hukum peraturan yang ditulis secara sistematis
disusun dalam kitab undang-undang peraturan
kebidanan
Jika seseorang melanggar hukum akan mendapat
hukuman yang tertulis buku diundang-undang sesuai
dengan pasalnya yang berlaku
Aspek-aspek Hukum Praktik Kebidanan:
1. Undang – undang No.4 tahun 2019
2. Permenkes No.28 tahun 2017
Pelayanan bidan yang terkait dengan aspek
hukum :
1. Tindakan kesehatan administrasi meliputi :
pendidikan formal, SIB, SIPB inform consent
2. Tindakan kesehatan diagnostik meliputi : jaminan
kerahasiaan, mutu pelayanan
3. Tindakan kesehatan terapi melipit : SPK, Standart
profesi
2. Hukum, disiplin hukum, dan peristilahan
hukum,
Definisi Hukum : Hukum adalah sistem yang
terpenting dalam melaksanakan peraturan yang sudah
disepakati dan yang sudah tertulis, hukum pidana
yang berupayakan mengurangi kriminalitas dalam
negara untuk perlindungan hak asasi manusia dan
memperluas kekuasaan politik.
Disiplin Hukum : suatu sistem ajaran mengenai
kenyataan atau gejala-gejala yang dihadapi.

Bagian disiplin hukum :


1. Ilmu Hukum : yaitu ilmu tentang pengertian-
pengertian pokok dalam hukum (subjek hukum hak &
kewajiban objek hkm, peristiwa hkm, hubungan hkm)
2. Filsafat Hukum : sistem ajaran yang hakikatnya
menjadi kerangka utama bagi segala ilmu hukum
3. Politik Hukum : Arah atau dasar kebijakan yang
menjadi landasan pelaksanaan dan penerapan hukum
bersangkutan
Macam-macam Hukum

1. Hukum berdasarkan bentuknya :


 Hukum tertulis : hukum yang ditulis dalam perundang-undangan
 Hukum tidak tertulis : hukum yang terjadi dalam kepercayaan atau
keyakinan masyarakat (hukum adat)
2. Hukum berdasarkan sumbernya :
 Hukum undang-undang : hukum yang ditulis dalam undang-undangan
 Hukum adat : hukum yang ada diperaturan adat
 Hukum traktat : hukum yang diciptakan perjanjian dengan negara yang
terlibat
 Hukum doktrin: hukum diciptakan menurut para ahli hukum
 Hukum jurisprudensi : hukum yang dibentuk oleh putusan hakim
3. Hukum berdasarkan waktu :
 Ius constitutum : hukum yang berlaku pada daerah tertentu
 Ius constituendum : hukum berlaku dimasa mendatang
 Hukum asasi : hukum alam yang berlaku dimanapun
4. Hukum berdasarkan tempat berlaku :
 Hukum nasional : hukum berjalan pada suatu negara
 Hukum asing : hukum berjalan dinegara asing
5. Hukum berdasarkan cara mempertahankannya :
 Hukum material : hukum memuat kepentingan dan hubungan bersifat
perintah dan larangan
 Hukum formal : hukum mengenai cara menjalankan hukum material
6. Hukum berdasarkan wujudnya :
 Hukum objektif : hukum dalam negara yang berlaku secara umum
 Hukum subjektif : hukum yang berlaku pada orang tertentu atau
lebih.
7. Hukum berdasarkan isinya :
 Hukum privat : hukum yang mengatur menganai antara individu satu
dengan individu yang lainnya.
 Hukum publik : hukum yang mengatur hubungan negara dengan
warga negaranya
3. Pentingnya landasan hukum dalam
praktik profesi
Aspek hukum dan keterkaitan dengan pelayanan/praktik bidan dan kode etik :
Hubungan hukum yang berlaku dengan tenaga kesehatan adalah “klien
sebagai penerima jasa kesehatan mempunyai hubungan timbal balik dengan
tenaga kesehatan yang dalam hal ini adalah pemberi jasa.”
1. Undang-Undang No. 23 tahun 1992 tentang tugas dan tanggung jawab tenaga
kesehatan
2. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.
900/Menkes/SK/VII/2002 tentang registrasi dan praktik bidan
3. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
369/Menkes/SK/III/2007 tentang standar profesi bidan.
4. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor
HK.02.02/Menkes/149/2010 tentang izin dan penyelenggaraan praktik bidan.
5. Permenkes RI No.1464/Menkes/SK/X/2010 tentang izin dan penyelenggaraan
praktik bidan.
Hak-hak klien dan persetujuannya untuk bertindak :
-Hak Pasien:
1.Pasien berhak memperoleh informasi mengenai tata tertib
dan peraturan yang berlaku dirumah sakit atau institusi
pelayanan kebidanan.
2. pasien berhak atas pelayanan yang manusiawi,adil dan jujur.
3.Pasien berhak memperoleh pelayanan kebidanan sesuai
dengan profesi bidan tanpa diskriminasi.
4. Pasien berhak memilih bidan yang akan menolongnya sesuai
dengan keinginannya.
5. Pasien berhak mendapatkan informasi yang meliputi
kehamilan,persalinan,nifas,dan bayinya yang baru dilahirkan.
TERIMA KASIH