Anda di halaman 1dari 23

BELAJAR DARI PERANG

KHANDAK
LATAR BELAKANG PERANG KHANDAQ
Bermula dari Pengkhianatan Yahudi Bani Nadhir
Bani Nadhir berniat membunuh Nabi saw dengan cara menggulingkan batu besar ke
arah beliau.
Nabi saw mengusir Bani Nadhir ke Khaibar

Bani Nadhir memobilisasi pasukan besar untuk


menaklukkan Madinah.
Pihak yang pertama kali dihubungi Bani Nadhir adalah kafir Quraisy.

Terbentuklah kekuatan besar mengepung Madinah


1. Quraisy 60%= 4000 tentara invanteri, 1500 pengendara unta, 300 pasukan berkuda.
2. Tentara Bani Fazarah mengerahkan sekitar 10% atau 1000 orang dipimpin oleh
Uyainah bin Hishn dan dilengkapi dengan 100 unta.
3. Bani Murrah sebanyak 400 orang dipimpin oleh Harits bin Auf.
4. Tentara Bani Asyja’ sebanyak 400 orang dipimpin oleh Mis’ar bin Rukhailah.
5. Tentara Bani Sulaim sebanyak 700 orang dipimpin oleh Sufyan bin Abdu Syams.
6. Tentara Bani Asad dipimpin oleh Thulaihah bin Khuwailid.
Total pasukan lebih dari 10 ribu orang dipimpin oleh Abu Sufyan bin Harb.
Menggali Parit Menghalau Musuh

Nabi mendapatkan kabar keberangkatan pasukan musuh

Nabi saw Menggelar Rapat Militer


Salman al-Farisi mengusulkan penggalian parit untuk menyelamatkan Madinah

Kondisi Madinah secara militer sangat kondusif; di bagian Barat ada


tanah bebatuan, di bagian Timur dikelilingi pepohonan. Nabi saw hanya
menghadang musuh dari arah utara dengan menggali parit.
Parit yang digali kaum Muslimin membentang dari Ummu Syaikhan di
pemukiman Bani Haritsah di bagian timur hingga daerah al-Madzadz di
bagian barat. Panjangnya mencapai 5000 hasta, lebarnya 9 hasta dan
dalamnya 9 sampai 10 hasta. Setiap 10 orang ditugasi menggali 40 hasta
atau sekitar 20 meter. Berarti satu orang rata-rata menggali dua meter. Kaum
Muhajirin menggali dari pojok benteng Raij di sebelah timur sampai ke
benteng Dzabab. Kaum Anshar menggali dari pojok benteng Dzabab sampai
ke Gunung Ubaid di sebelah Barat.
Jika satu hasta rata-rata 0,5 meter, maka panjang parit yang digali sekitar
2500 meter, lebarnya 4,5 meter dan dalamnya 4,5 sampai 5 meter.
Karena semangat yang dipompa Nabi saw begitu luar
biasa, penggalian parit itu tidak memakan waktu lama.

Ada beberapa riwayat mengenai waktu penggalian ini.


Riwayat paling masyhur menyatakan enam hari.

Ibnu Aqabah berpendapat, penyelesaian penggalian parit


memakan waktu hingga 20 malam.

Sedangkan menurut Waqidi adalah 24 malam.


Adapun di dalam ar-Raudhah karya Imam Nawawi
dikatakan 15 hari.
Senandung Syair Abdullah bin
Abi Rawahah
َ‫ اَل َّل ُه َّم َل ْوالَ أَ ْن َت َما اهْ َتدَ ْينا‬Ya Engkau
Allah!, kalau bukan karena
kami tidak akan
mendapat petunjuk
‫ص َّل ْي َنا‬ َ َ‫ص َّد ْق َنا َوال‬ َ ‫ َوالَ َت‬Kami tidak akan bersedekah dan
tidak akan shalat
َ ْ‫َفأ َ ْن ِز َلن‬
‫س ِك ْي َن ًة َع َل ْي َنا‬ Karena itu, berikanlah
ketenangan kepadan kami

‫ت ْاألَ ْق َدا َم إِنْ الَ َق ْي َنا‬ ِ ‫َو َث ِّب‬ Dan mantapkanlah langkah-
langkah kami jika kami telah

‫ش ِر ُك ْونَ َقدْ َب َغ ْوا َع َل ْي َنا‬ ْ ‫ َوا ْل ُم‬Orang-orang Musyrik itu telah


berhadapan

‫َوإِنْ أَ َراد ُْوا فِ ْت َنة ًأ َب َي ْنا‬


memnagkang terhadap kami
Jika mereka ingin
menghancurkan kami kami tak
.akan biarkan begitu saja
Senandung Syair khandaq
 bahwa kaum Anshar dan Muhajirin
mensenandungkan syair saat menggali parit
‫ على اإلسالم ما بقينا أبدا‬      ‫نحن الذين بايعوا محمدا‬ 

 Kamilah yang telah membai’at nabi Muhammad


 Sehingga Islam menjadi keyakinan kami
selamanya
 Lalu di jawab Rosulullah:
ِ ‫ار َو ْال ُم َها‬
‫ج َرة‬ ِ ‫ص‬َ ‫ال‬ ْ ‫اللَّ ُه َّم الَ َخي َْر إِالَّ َخ ْي ُر اآل ِخ َر ْه َف‬
ْ ِ‫اغ ِفرْ ل‬ 

 “Sesungguhnya tidak ada kebaikan kecuali


kebaikan akhirat, Ya Allah ampunilah kaum
muhajirin dan anshar”
Ibroh
 Nasyid dan berbagai hal untuk
memberikan suasana ceria dan
gembara disaat serius dan
tegang sehingga terjadi tawazun
dan tidak mudah futur
Peristiwa Ajaib Semasa Penggalian Parit

Tanah Liat Hancur Berkeping-keping

Buah Kurma yang Berubah Menjadi Banyak


Makanan Sedikit Menjadi Banyak
Batu Dipecahkan Mengeluarkan Cahaya

Nubuwat untuk Ammar bin Yasir


Dua Pasukan Berhadap-hadapan
Sebanyak 10 ribu pasukan mengepung 3000 penduduk Madinah

Yahudi Bani Quraizhah berkhianat


Huyay bin Akhthab (Pimpinan Bani Nadhir) melobi Ka’ab bin Saad (Pimpinan Bani
Quraizhah. Ia berhasil meyakinkan Bani Quraizhah agar mengkhianati Nabi saw.

Kondisi umat Islam semakin terjepit dengan


keberadaan orang-orang munafik.
Terlewatkan Beberapa Shalat
• Dahsyatnya Perang Ahzab ini sampai-sampai Rasulullah dan para
sahabat terlewatkan beberapa shalat fardhu (Zhuhur, Ashar,
Maghrib) yang semuanya dikerjakan di waktu Isya (HR. Ahmad)
• Di hari yang lain, beliau terlewatkan shalat Ashar dan dikerjakan di
waktu Maghrib (HR. Bukhari)
• Ini terjadi sebelum turunnya syariat sholat khouf
• Imam Ahmad meriwayatkan:
ْ‫ َعن‬،ِ‫ َعنْ أَ ِبي ُع َب ْي َد َة ْب ِن َع ْب ِد هللا‬،‫ َعنْ َناف ِِع ْب ِن ُج َب ْي ٍر‬،‫الز َب ْي ِر‬ ُّ ‫ أَ ْن َبأ َ َنا أَ ُبو‬،‫ش ْي ٌم‬
َ ‫َح َّد َث َنا ُه‬
‫س َّل َم َي ْو َم ا ْل َخ ْن َد ِق َعنْ أَ ْر َب ِع‬
َ ‫ص َّلى هللاُ َع َل ْي ِه َو‬َ ‫ش َغلُوا ال َّن ِب َّي‬َ َ‫ش ِركِين‬ ْ ‫ أَنَّ ا ْل ُم‬،ِ‫أَ ِبيه‬
‫ " َفأ َ َم َر ِباَل اًل َفأ َ َّذنَ ُث َّم أَ َقا َم‬:َ‫ َقال‬:َ‫ َقال‬،ُ‫شا َء هللا‬ َ ‫َب مِنَ اللَّ ْي ِل َما‬ َ ‫ َح َّتى َذه‬،ٍ‫ص َل َوات‬ َ
‫شا َء‬َ ‫صلَّى ا ْل ِع‬ َ ‫ ُث َّم أَ َقا َم َف‬،‫ص َّلى ا ْل َم ْغ ِر َب‬
َ ‫ ُث َّم أَ َقا َم َف‬،‫ص َر‬ْ ‫صلَّى ا ْل َع‬َ ‫ ُث َّم أَ َقا َم َف‬،‫ص َّلى ال ُّظ ْه َر‬
َ ‫َ " َف‬
Husyaim menceritakan kepada kami, Abu Az-
Zubair mengabarkan kepada kami, dari Nafi’ bin
Jubair, dari Abi Ubaidah bin Abdillah, dari
bapaknya, Sesungguhnya orang-orang musyrik
menyibukkan Nabi SAW pada hari Khandaq dari
empat shalat sampai habis waktu malam sesuai
kehendak Allah. Ia berkata, “Maka Rasulullah
memerintahkan Bilal adzan kemudian mendirikan
shalat Zhuhur, kemudian mendirikan shalat Ashar,
kemudian mendirikan shalat Maghrib, kemudian
mendirikan shalat Isya.” (HR Ahmad)
َ‫ َب ْعد‬،‫الخ ْندَ ِق‬
َ ‫اء َي ْو َم‬ َ ‫ َج‬،ِ‫الخ َّطاب‬ َ َ‫ أَنَّ ُع َم َر ْبن‬،ِ ‫اب ِر ْب ِن َع ْب ِد هَّللا‬ ِ ‫َعنْ َج‬
َ ‫س َف َج َعل‬ ُ ‫ش ْم‬ َّ ‫ت ال‬ ِ ‫َما َغ َر َب‬
‫ َح َّتى‬،‫ص َر‬ ْ ‫الع‬َ ‫صلِّي‬ َ ُ‫ت أ‬ ُ ْ‫سول َ هَّللا ِ َما كِد‬ ُ ‫ َيا َر‬:َ‫ َقال‬،‫ش‬ ٍ ‫ار قُ َر ْي‬ َ ‫ب ُك َّف‬ ُّ ‫س‬ ُ ‫َي‬
‫«وهَّللا ِ َما‬
َ :‫سلَّ َم‬ َ ‫صلَّى هللا ُ َعلَ ْي ِه َو‬ َ ‫ َقال َ ال َّن ِب ُّي‬،‫ب‬ ُ ‫س َت ْغ ُر‬
ُ ‫ش ْم‬ َّ ‫ت ال‬ ِ َ‫َكاد‬
‫صلَّى‬ َ ‫ َف‬،‫ضأْ َنا لَ َها‬ َّ ‫ِلصالَ ِة َو َت َو‬َّ ‫ضأ َ ل‬َّ ‫ َف َت َو‬، َ‫صلَّ ْي ُت َها» َفقُ ْم َنا إِلَى ُب ْط َحان‬ َ
‫صلَّى َب ْع َدهَا ال َم ْغ ِر َب‬ َ ‫ ُث َّم‬،‫س‬ َّ ‫ت ال‬
ُ ‫ش ْم‬ ِ ‫ص َر َب ْع َد َما َغ َر َب‬ ْ ‫ال َع‬
Dari Jabir bin Abdullah, bahwa Umar bin Khaththab datang
pada hari perang Khandaq setelah matahari terbenam. Umar mencac i
kaum kafir Quraisy, dia berkata, "Wahai Rasulullah, aku hampir tidak shalat
Ashar sampai matahari hampir terbenam. " Nabi SAW bersabda, "Demi
Allah, aku juga belum shalat Ashar." Kemudian kami berdiri menuju
lembah. Beliau berwudhu untuk shalat , dan kami pun demikian. Lalu
beliau shalat Ashar setelah matahari terbenam, kemudian setelah itu beliau
shalat Maghrib .” (HR Bukhari)
Perang Urat Syaraf yang Menegangkan

Nabi saw sempat mempunyai pemikiran untuk


berdamai dengan Bani Ghathafan dan menjanjikan
sepertiga buah-buahan Madinah. Namun usul ini
ditolak oleh para sahabat Nabi saw.

Kafir Quraisy berusaha menembus parit

Amr bin Abdul Wud menantang kaum Muslimin untuk duel. Ia


diladeni oleh Ali bin Abi Thalib yang segera membunuhnya.
Datangnya Pertolongan Allah

Strategi Nuaim bin Mas’ud: Pecah Belah dan


Hancurkan
Nuaim bin Mas’ud dari Bani Ghathafan sudah masuk Islam secara diam-diam.
Atas izin Nabi saw, ia berhasil memecah belah pasukan musuh: Quraisy dan
orang-orang Yahudi.

Allah mengirimkan angin

Selain angin, Allah juga menanamkan rasa takut di hati musuh-musuh Allah.
Memenangkan Pertempuran: Akhir Perlawanan Quraisy

Allah mengirimkan angi ribut dan para malaikat

Intelejin Nabi saw menyusup ke tengah musuh


Nabi saw memerintahkan kepada Huzaifah Ibnul Yaman untuk menyusup ke
tengah musuh guna memastikan kondisi mereka.

Pasukan Sekutu meninggalkan Madinah setelah mengepung


hampir sebulan. Korban Pasukan Ahzab 10 orang. Sedangkan
syahid dari umat Islam hanya enam orang.
Senarai Pelajaran dari Perang Khandaq
-Perang Ahzab: Produk Murni Orang Yahudi
-Hampir semua musibah yang menimpa umat Islam, di
belakangnya ada turut campur Yahudi.
-Pentingnya Perjanjian Tertulis
-Pengkhianatan Bani Quraizhah bisa dieksekusi
karena melanggar Piagam Madinah.
-Menggunakan Strategi Perang Orang Lain
-Bolehnya menggunakan sistem luar Islam untuk
menghantam musuh Islam.
-Pemimpin Bukan Penonton
-Nabi pun terlibat menggali parit
-Gertakan dari Pasukan Ahzab
-Dilawan juga dengan gertakan dan perlawan Ali.
Senarai Pelajaran dari Perang Khandaq
-Berpikir kreatif seperti Salman al-Farisi
-Gunakan berbagai sarana untuk dakwah dan
kemenangan.
-Optimisme di Tengah Kepungan
-Nabi saw selalu menggangkan kemenangan atas
Persia, Yaman dan Romawi.
-Wacana untuk Berdamai dengan Musuh
-Ini bersifat kasuistis.
-Strategi dan Pertolongan Allah
-Menggabungkan antara strategi dan doa
Menumpas
Bani Quraizhah
Menumpas Pengkhianat Bani Quraizhah
Nabi saw memerintahkan kepada Ali bi n Abi Thalib untuk
memimpin pasukan lebih dulu guna mengepung Bani Quraizah.

Setelah dikepung selama 25 hari, Bani Quraizhah tak berkutik.


Pimpinan mereka Kaab bin Asad memberikan tiga opsi:
menyerah, membunuhi anak mereka sendiri atau melakukan
perlawanan. Tiga opsi itu ditolak.

Akhirnya, diutuslah Saad bin Muadz untuk memutuskan perkara


Bani Quraizhah.

Saad bin Muadz memutuskan untuk mengeksekusi mereka. Maka,


sebanyak hampir 800 orang Yahudi Bani Quraizhah, dibunuh pada
hari itu juga atas pengkhianatan mereka.
Mutiara Hikmah dari Perang Bani Quraizhah
- Memahami Perbedaan
Ketika akan berangkat ke Bani Quraizhah, para sahabat berbeda pendapat
terkait pelaksanaan shalat Asar: tepat waktu tapi di tengah jalan atau
terlambat tapi di tempat.

Belajar dari Cara Nabi Mengeksekusi Musuh


Nabi meminta mempersilakan Saad bin Muadz untuk memutuskan perkara
Bani Quraizhah. Beliau sudah menutup pintu protes dan kalangan Anshar.

Memahami Karakter Asli Bangsa Yahudi


Dua watak asli Yahudi yang juag dipertontonkan hingga hari ini: penakut dan
pengkhianat.

Mengapa Bangsa Bani Quraizhah Dihancurkan


Ada tiga alasan: mereka telah berkhianat, mereka berkhianat di tengah
kecamuk perang yang sangat menjepit, yang memutuskan eksekusi bukan
Nabi saw tapi rekan mereka dari Anshar Saad bin Muadz.
KHATIMAH

“Pada intinya jamah akan kalah bukan karena sedikitnya jumlah


kalian, banyaknya jumlah
musuh, kurang lengkap dan canggihnya peralatan kalian bahkan jika
seluruh isi bumi berkumpul
dan menentang kalian, kalian tidak akan kalah kecuali ttg apa yang
telah ditentukan oleh Allah
untuk kalian. Tetapi kalian akan hancur jika hati2 kalian rusak”.
(Hasan AL- Bana)
Wassalamulaykum Warahmatullahi
Wabarakatuh..