Anda di halaman 1dari 5

Klasifikasi Kosmetik

Kosmetik
Klasifikasi Parfum

Tradision
al Modern Eau de
Parfum
Eau de
Parfum
Toilette
Eau de
Cologne
Senyawa Kimia
Parfum

Zat Pelarut Zat Pewangi Zat Pengikat

Minyak
atsiri
Minyak
Ex: Minyak
Alkohol atsiri
lemon,
(etanol) Ex: Minyak
minyak
nilam
cengkeh,
dll
REAKSI KIMIA
Minyak Cengkeh (Eugenol)
2. Hidrogenasi
1. Isomerisasi Konversi Isoeugenol digunakan pada reaksi ini untuk menghasilkan
Reaksi isomerisasi bertujuan untuk mengubah eugenol adisi hidrogen (H2).
menjadi isoeugenol (senyawa turunan).

Gugus Metil

Gugus Ester
4. Esterifikasi

3. Metilasi
mereaksikan eugenol dan dimetil sulfat dalam larutan
natrium hidroksida 10% menghasilkan metil eugenol
(aroma mirip feromon lalat buah jantan, atau dapat hasil berupa isoeugenil asetat yang ber aroma seperti wangi floral yang
sebagai anti jamur dan anti kanker, serta asma paru – enak dan lebih lembut dari eugenol tetapi masih memiliki aroma cengkeh
paru) yang lembut. (Soesanto, 2006; Stanfill et al., 2006).
Penyalahgunaan

Kosmetik Parfum
Bagi Diri Sendiri Bagi Lingkungan
Parfum mengandung bahan Parfum adalah penyumbang
kimia berbahaya besar CFC.

Parfum memiliki kontribusi


Misalnya yaitu butane, besar dalam pemanasan global
propane, amonia, fenol, dll.

Jika terhirup dapat


menyebabkan radang
tenggorokkan, mual, pusing, dll.