Anda di halaman 1dari 11

ILMU ALLAH

LIQO TGL 14 sepetember 2013


Tujuan umum

Mengerti tentang fakta yang berhubungan dengan aqidah yang


benar serta digali dari Al qur’an ,As sunah, dalil Naqly dan
Aqly menanamkannya dalam jiwa serta membersihkannya
dari Bid’ah dan khurafat yang mungkin mengotorinya.

1. Memahami bahwa Allah SWT adalah


• Tujuan sumber ilmu dan pengetahuan
kognitif 2. Memahami bentuk ilmu Allah SWT
melalui jalur formal dan non formal
3. Memhami ilmu Allah SWT melalui
jalur formal dan kebenarannya
mutlak
4. Memahami ilmu Allah SWT melalui
jalur non formal dan kebenarannya
Tujuan Afektif dan
Psikomotor
1. Menyadari pentingnya dua jalur ilmu Allah SWT
dalam pengabdian kepada_Nya untuk mencapai takwa
2. Menyadari bahwa Allah SWT memberikan ilmu-Nya
melalui dua jalan yang membentuk dua fungsi :
pedoman hidup dan sarana hidup
3. Menjadikan Allah SWT sebagai tujuan dalam setiap
perbuatan
4. Menyadari bahwa betapa tidak berartinya manusia di
hadapan Allah SWT sebab seluruh ilmu yang dimiliki
manusia ibarat setetes air laut
5. Menyadari bahwa ilmu Allah SWT sangat luas .Tidak
ada satu pun yang luput dari ilmu Allah
Mukadimah
Allah SWT menciptakan dan menjadikan seluruh alam lengkap denga
Antara satu dan yang lainnya ada kaitan dan manfaatnya s
Allah SWT pula yang menjadikan semua alam dari paling kecil hing
besar, nyata dan gaib.Oleh karena Allah SWT yang menciptakan te
Mengetahui pula atas Ciptaan _Nya. Dengan demikian Allah SWT la
tentang alam semesta
‘’ Siapa saja menginginkan dunia, ada ilmunya. Siapa saja
menginginkan akhirat, ada ilmunya . Siapa saja mengingink
keduanya. Ia perlu kedua ilmu ( Hadist)
sambungan
• “Katakanlah, kalau sekiranya lautan menjadi tinta untuk
menulis kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu
sebelum habis ditulis kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun kami
datangkan tambahan sebanyak itu pula.” (QS. Al Kahfi: 109)
• “Dan seandainya pohon-pohon di muka bumi menjadi pena
dan laut (menjadi tinta), ditambahkan kepadanya tujuh lautan
lagi, niscaya tidak akan habis-habisnya (dituliskan) kalimat
Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha
Melihat.” (QS. Luqman: 27).
Hikmah mengimani ilmu Allah swt.

1. membuat manusia sadar bahwa betapa tidak berarti dirinya


dihadapan Allah swt., sebab seluruh ilmu yang dimiliki manusia
adalah ibarat setitik air laut dibandingkan dengan air laut secara
keseluruhan
2. Dengan menyadari bahwa ilmu Allah swt. sangat luas, tidak ada
satupun –betapa pun kecil dan halusnya– yang luput dari ilmu-Nya,
maka manusia akan dapat
mengontrol tingkah laku, ucapan amalan batinnya sehingga selalu
sesuai dengan yang diridhai Allah swt.
3. Keyakinan terhadap ilmu
Allah swt. Akan
menjadi terapi yang ampuh untuk segala
penyelewengan, penipuan dan kemaksiatan lainnya.
Maka dalam pemahamannya adalah dengan
mengaplikasikan sifat Allah swt. tersebut dalam
kehidupan
nyata sehari-hari, berusaha melaksanakan
perintah dan larangan-Nya baik di tempat
ramai maupun sunyi. Kita tidak lagi terpengaruh
dengan “diketahui” atau “tidak diketahui”
oleh orang lain untuk melakukan atau
meninggalkan sesuatu. Karena kita menyadari
betapa Allah swt. Maha Mengetahui yang pasti
selalu melihat, mendengar, memperhatikan
apa yang kita lakukan di mana dan kapan saja.
Penutup
Seorang muslim yang sudah ber-iltizam akan selalu merasa tenang,
bahagia karena segala amal kebaikannya, tidak akan dirugikan sedikitpun,
baik diketahui ataupun tidak oleh orang lain, kerena dia yakin bahwa
Allah swt. telah mengawasinya. Sehingga seorang mukmin sejati akan
senantiasa beramal dengan ikhlas karena Allah swt. semata, bukan karena
guru ngajinya, apalagi karena calon istri ataupun mertuanya.
Tidak bangga karena pujian, tidak merasa lemah karena celaan. Tetap
semangat walau tak diketahui orang, tak takabur ketika dilihat banyak
orang. Juga tak takut dengan kegagalannya, atau tak bangga diri dengan
keberhasilannya. Apapun yang terjadi tak akan mengoncangkan jiwanya,
atau merusak muamalah dengan saudaranya, atau bahkan
membahayakan akidahnya.
Jazkillah Khoir