Anda di halaman 1dari 21

MENGUKUR DAN

MENGENDALIKAN
AKTIVA YANG
DIKELOLA
DISUSUN OLEH:
KELOMPOK 1
 Rizky Tongian (18061104053)
 Agnes V. Tumanduk (18061104060)
 Ferly Kodoati (18061104066)
 Meivi Herlina Siwu (18061104073)
 Thalia kaunang (18061104080)
 Ahrizlia S. Wibowo (18061104086)
 Fitriya Zam zam (18061104092)
 Stacia Tinamberan (18061104099)
STRUKTUR ANALISIS
Berikut adalah tujuan pengukuran penggunaan aktiva merupakan analogi
dari tujuan pusat laba, yaitu :
 Untuk memberikan informasi yang berguna dalam membuat
keputusan yang bagus mengenai aktiva yang digunakan dan untuk
memacu para manajer agar membuat keputusan yang merupakan
kepentingan perusahaan.

 Untuk mengukur kinerja unit usaha sebagai suatu entitas ekonomi.

Dalam analisis mengenai perlakuan alternatif atas aktiva danperbandingan ROI dengan EVA, dua cara
dalam mengaitkan laba dengan aktiva yang digunakan. Hal paling menarik adalah seberapa baiknya
alternatif-alternatif tersebut melayani kedua tujuan di atas untuk menyediakan informasi guna
pengambilan keputusan yang baik dan pengukuran kinerja ekonomi suatu unit usaha.
STRUKTUR ANALISIS

Tingkat pengembalian atas investasi (ROI) adalah suatu rasio


perbandingan. Pembilangannya (numerator) adalah pendapatan yang
dilaporkan pada laporan keuangan. Penyebutnya (denominator)
adalah aktiva yang digunakan.

Nilai tambah ekonomi (EVA) adalah jumlah uang, bukan rasio. EVA
dapat diperoleh dengan mengurangkan beban modal (capital charge)
dari laba operasi bersih.
MENGUKUR AKTIVA YANG DIGUNAKAN
 KAS
Saldo kas aktual pada tingkat unit usaha cenderung jauh lebih kecil
dibandingkan dengan saldo kas yang diperlukan, jika unit usaha merupakan
suatu perusahaan independen. Oleh karena itu, banyak perusahaan yang
mengunakan rumus untuk menghitung kas yang akan simasukkan dalam
dasar investasi.

 PIUTANG
Tindakan memasukkan unsur piutang pada harga jual atau pada harga pokok
penjualan merupakan hal yang masih diperdepatan. Yang biasanya dilakukan
adalah mengambil alternatif yang lebih sederhana yaitu, memasukkan
piutang pada nilai buku, yang merupakan harga jual dikurangi penyisihan
atas piutang tak tertagih.
MENGUKUR AKTIVA YANG DIGUNAKAN
 PERSEDIAAN
Persediaan diperlakukan sama seperti piutang yaitu, dicatat
pada jumlaj akhir periode meskipun rata-rata antarperiode
lebih baik secara konsep. Jika perusahaan menggunakan (last in,
first out – LIFO) untuk tujuan akuntansi keuangan, maka metode
penilaian lain biasanya digunakan untuk pelaporan laba unit
usaha, karena saldo persediaan LIFO cenderung sangat rendah
pada periode terjadinya inflasi. Dalam kondisi-kondisi tersebut,
persediaan sebaiknya dinilai pada biaya standar atau rata-rata,
dan biaya yang sama sebaiknya digunkan untuk mengukur harga
pokok penjualan pada laporan laba rugi unit usaha.
MODAL KERJA SECARA UMUM

PERLAKUAN ATAS MODAL KERJA

Perusahaan memasukkan seluruh aktiva lancar ke


dalam dasar investasi dengan tidak mengeliminasi
kewajiban lancar

Seluruh kewajiban lancar dapat dikurangkan dari


aktiva lancar.
PROPERTI, PABRIK DAN PERALATAN

Aktiva tetap awal dalam akuntansi keuangan, dicatat


pada biaya perolehan, dan biaya ini dihapuskan
sepanjang umur ekonomis aktiva melalui penyusutan.

Hal ini menyebabkan permasalahan serius dalam


penggunaan sistem untuk tujuan yang dimaksudkan.
PROPERTI, PABRIK
DAN PERALATAN
Permasalahan tersebut akan dianalisis pada bagian-bagian berikut:

AKUSISI PERALATAN BARU


• Penyusutan dihitung berdasarkan metode garis lurus. Jika dihitung
berdasarkan dasar yang dipercepat yang biasa dilakukan, maka selisih antara
fakta ekonomi dan hasil yang dilaporkan akan lebih besar. Jika profitabilitas
diukur dengan ROI, maka akan terjadi ketidakkonsistenan yang sama.
NILAI BUKU KOTOR
• Fluktuasi dalam EVA dan ROI dari tahun ke tahun dapat dihindari dengan
memasukkan unsur aktiva yang dapat disusutkan (depreciable asset) dalam
dasar investasi pada nilai buku kotornya (gross book value), dan bukan nilai
buku bersih (net book value). ROI yang dihitung berdasarkan nilai buku kotor
akan selalu menyatakan terlalu rendah tingkat pengembalian sebenarnya.
PROPERTI, PABRIK DAN
PERALATAN
DISPOSISI AKTIVA
• Jika satu belum disusutkan, diketahui bahwa nilai buku tersebut tidak relevan
dalam analisis ekonomi atas mesin baru dianggap akan menggantikan mesin
yang telah ada dan yang masih memiliki nilai buku yang usulan pembelian
(kecuali bahwa secara tidak langsung hal tersebut mempengaruhi pajak
penghasilan).
PENYUSUTAN ANUITAS
• Penyusutan annuitas merupakan kebalikan dari penyusutan yang dipercepat, di
mana jumlah penyusutan tahunan adalah rendah pada tahun-tahun pertama
ketika nilai investasinya masih tinggi dan meningkat setiap tahunnya seiring
dengan menurunnya nilai investasi; tetapi tingkat pengembalian hasil tetap
konstan.
METODE PENILAIAN YANG LAIN
Beberapa perusahaan
menggunakan nilai buku
bersih tetapi menetapkan
batas bawah, biasanya 50
persen, sebagai biaya awal
yang dapat dihapus.
Perusahaan - perusahaan
lain sama sekali
tidak menggunakan catatan
akuntansi dan menggunakan
estimasi nilai sekarang
(current value) dari aktiva.
ASET-ASET YANG DISEWAKAN

Hampir semua perjanjian sewa


guna usaha merupakan perjanjian
pendanaan, yaitu perjanjian tersebut
memberikan cara alternatif untuk
menggunakan aktiva yang
seharusnya didapatkan dari
pendanaan dengan utang dan modal
AKTIVA TAK BERWUJUD

Beberapa perusahaan cenderung


melaksanakan penelitian dan
pengembangan (R & D) yang
intensif; Ada keuntungan dalam
mengkapitalisasi aktiva tidak
berwujud seperti R & D dan
pemasaran, serta kemudian
mengamortisasinya selama masa
manfaatnya.
KEWAJIBAN TIDAK
LANCAR
Kadang-kadang, suatu unit usaha menerima modal
permanennya dari kumpulan dana korporat. Korporat
memperoleh dana tersebut dari pemberi pinjaman, investor
modal, danlaba ditahan. Bagi unit usaha, jumlah total dari dana
tersebut adalah relevan tetapi tidak dengan sumber daya dari
mana dana tersebut berasal. Meskipun demikian, dalam situasi
yang tidak lazim, pendanaan suatu unit usaha mungkin saja
merupakan hal yang aneh bagi unit usaha itu sendiri.
BEBAN MODAL

Kantor pusat korporat menentukan tarif (rate)


yang digunakan untuk menghitung beban
modal (capital charge). Biasanya tarif tersebut
ditetapkan dibawah estimasi biaya modal
perusahaan sehingga EVA atas rata-rata unit
usaha berada di atas nol.
SURVEI-SURVEI
PRAKTIK

Kantor pusat korporat menentukan tarif (rate)


yang digunakan untuk menghitung beban
modal (capital charge). Biasanya tarif tersebut
ditetapkan dibawah estimasi biaya modal
perusahaan sehingga EVA atas rata-rata unit
usaha berada di atas nol.
EVA vs ROI

3 Keuntungan ROI 4 Alasan Keunggulan EVA


1. ROI merupakan laporan 1. Dengan EVA seluruh unit usaha
komprehensif di mana semua memiliki sasaran laba yang sama
mempengaruhi laporan umtuk perbandingan investasi.
keuanganyang tercermin dalam 2. Keputusan-keputusan yang
rasio. meningkatkan ROI suatu pusat
2. ROI mudah dihitung, mudah investasi dapat menurunkan laba
dipahami, dan sangat signifikan keseluruhan.
secara absolut. 3. EVA adalah tingkat suku bunga yang
3. ROI denominator dapat berbeda dapat digunakan untuk jenis
diterapkan di unit organisasi aktiva yan berbeda pula.
yang memiliki tanggung jawab 4. EVA berlawanan dengan ROI,
profitabilitas,  tidak   memiliki korelasi positif yang lebih
termasukjenis- jenis usaha. kuat terhadap perubaha-perubahan
Kinerja unit menjadi dapat dalam nilai pasar perusahaan.
diperbandingkan.
EVA vs ROI

EVA = Laba Bersih- Beban Modal


Dimana ,
Beban Modal = Biaya Modal x
Pengukuran Modal Yang digunakan
EVA :
Cara lainnya :
EVA= Modal yang digunakan (ROI
– Biaya Modal)
PERTIMBANGAN
TAMBAHAN DALAM
MENGEVALUASI
MANAJER
Menggunakan EVA sebagai perangkat
Menggunakan EVA sebagai perangkat
pengukuran kinerja. Namun, EVA tidak
menyelesaikan seluru masalah yang berkaitan
dengan perhitungan aktiva tetap, kecuali metode
penyusutan anuitas (annuity depreciation)
dipergunakan
MENGEVALUASI
KINERJA EKONOMI
SUATU ENTITAS
• Laporan-laporan ekonomi merupakan instrumen
yang diagnostik.
• Laporan-laporan ekonomi dapat dijadikan dasar
untuk memperoleh nilai perusahaan secara
keseluruhan.
• Secara konseptual, nilai suatu unit usaha adalah nilai
sekarang dari pendapatan di masa depan.
• Salah satu tujuan penting dari suatu organisasi bisnis
adalah untuk mengoptimalkan tingkat pengembalian
atas ekuitas pemegang saham.
TERIMA KASIH