Anda di halaman 1dari 13

TREN DAN ISU KEPERAWATAN

KOMUNITAS

Enjel Fanecha Difa 21117049


Feni Wulandari 21117053
Heny Anggraini 21117062
Hondini Pratama 21117065
M.Lutfi Ricky Pratama 21117077
Mentari Damaiyanti 21117082
Mirza Alepandi 21117084
Mutiara Fransiska 21117086
Nursyamsi Oktariani 21117090
Nurul Maesya 21117092
Rahma Arifah Putri 21117095
Definisi masyarakat

Masyarakat pada umumnya dilahirkan seorang diri, sehingga


manusia perlu hidup bermasyarakat, karena pada dasarnya
manusia mempunyai naluri untuk hidup berkawan yang
dinamakan naluri gregariousness, karean itulah manusia disebut
sebagai “social animal”, yang artinya hewan yang selalu ingin
hidup bersama/bermasyarakat.

Masyarakat terbentuk atas berbagai unsur, antara lain :


1. Kategori sosial, adalah kesatuan manusia yng terwujud
karena adanya suatu ciri yang objektif dikarenakan manusia-
manusianya, seperti : jenis kelamin, usia, dan pendapatan.
2. Golongan Sosial
3. Komunitas
4. Kelompok
5. perhimpunan
Ciri-Ciri Masyarakat

•Adanya interaksi diantara sesama anggota


•Saling bergantung
•Menempati wilayah dengan batas tertentu
•Adanya adat istiadat, norma, hukum, serta aturan
yang mengatur pola tingkah laku anggotanya
•Adanya ras identitas yang kuat dan mengikat semua
warganya
•Adanya kesinambungan dalam waktu.
Syarat-Syarat Terbentuknya Masyarakat
Untuk membentuk suatu perkumpulan yang bisa disebut sebagai
masyarakat harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
•Setiap anggota kelompok harus sadar bahwa dia mempunyai
bagian dari kelompok yang bersangkutan
•Adanya hubungan timbal balik antar anggota yang satu dengan
anggota yang lainnya
•Adanya suatu faktor yang dimiliki bersama, sehingga hubungan
antara mereka bertambah erat
•Berstruktur, berkaidah dan mempunayi pola perilaku
•Bersistem dan berproses

Konsep Dasar Asuhan Keperawatan Pada Masyarakat


Keperawatan kesehatan masyarakat merupakan gabungan
ilmu keperawatan, ilmu kesehatan masyarakat, dan social.Suatu
bidang dalam keperawatan yang merupakan perpaduan antara
keperawatan dan kesehatan masyarakat dengan dukungan peran
serta masyarakat
Pengertian Proses Keperawatan :

Proses keperawatan adalah serangkaian perbuatan atau


tindakan untuk menetapkan, merencanakan, dan melaksanakan
pelayanan keperawatan dalam rangka membantu klien untuk
mencapai dan memelihara kesehatannya seoptimal mungkin.
•Pengkajian.
•Diagnosa keperawatan.
•Perencanaan tindakan keperawatan.
•Pelaksanaan.
•Evaluasi tindakan keperawatan
Tujuan Dan Fungsi Proses Keperawatan

Berikut ini adalah tujuan dan fungsi proses keperawatan.


Tujuan dan proses keperawatan
Tujuan melakukan proses keperawatan dalam komunitas adalah
sebagai berikut.
•Agar diperoleh asuhan keperawatan komunitas yang bermutu,
efektif, dan efesiensesuai dengan permasalahan yang terjadi pada
masyarakat.
•Agar pelaksanaan asuhan keperawatan komunitas dapat dilakukan
secara sistemastis, dinamis, kelanjutan, dan sesuai kebutuhan
masyarakat
•Meningkatkan status kesehatan masyarakat
Tren Isu Keperawatan Komunitas

Keperawatan merupakan profesi yang dinamis dan berkembang


secara terus-menerus dan terlibat dalam masyarakat yang berubah,
sehingga pemenuhan dan metode keperawatan kesehatan berubah,
karena gaya hidup masyarakat berubah dan perawat sendiri juga
dapat menyesuaikan dengan perubahan tersebut.
Definisi dan filosofi terkini dari keperawatan memperlihatkan
tren holistik dalam keperawatan yang ditujukan pada manusi secara
keseluruhan dalam segala dimensi, baaik dimensi sehat dan dimensi
sakit, serta dalam interaksinya dengan keluarga dan komuitas.
Tren dalam keperawatan sebagai profesi
meliputi perkembangan aspek-aspek dari
keperawatan yang mengkarakteristikkan
keperawatan sebagai profesi meliputi :
pendidikan, teori, pelayanan, otonomi, dan kode
etik. Aktifitas dari organisasi keperawatan
profesional menggambarkan tren dalam
pendidikan dan praktik keperawatan.

Tren lain yang sedang dibicarakan adalah:


Pengaruh politik terhadap keperawatan
profesional
Pengaruh perawat dalam peraturan dan
praktek keperawatan
Puskesmas idaman
Pengaruh politik terhadap keperawatan profesional

Keterlibatan perawat dalam politik sangat terbatas.


Walaupun secara individu adaa beberapa nama seperti
F. Nightingale, Lilian Wald, Margaret Sanger, dan
Lavinia Dock telah memengaruhi dalam pembuatan
keputusan diberbagai bidang (seperti masalah sanitasi,
pemenuhan kebutuhan nutrisi, masalah keluarga
berencana) nampaknya perrawat kuraang dihargai
sebagai kelompok
Pengaruh perawat dalam peraturan dan
praktik keperawatan

Aktifitas dan komitmen politik merupakan bagian


dari profesionalisme, sedangkan politik merupakan
aspek yang penting dalam memberikan perawatan
kesehatan. Oleh sebab itu, perawat tidak boleh
memandang politik sebagai “urusan yang kotor”,
tetapi sebagai suatu kenyataan dimana termasuk
didalamnya seni memengaruhi, bernegosiasi, dan
berinteraksi sosial.
Puskesmas Idaman

Puskesmas Idaman adalah Puskesmas dengan pelayanan


kesehatan bermutu yang memenuhi atau melebihi harapan
pelanggan serta memberi pelayanan yang sesuai dengan
standart operating procedure (SOP) pelayanan kesehatan.
“Puskesmas Idaman” sebagai pelayanan masyarakat,
akan berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas
pelayanan kesehatan yang sesuai dengan harapan
pelanggan, oleh karena itu Puskesmas Idaman juga
merubah paradigma dari “ Puskesmas yang mengatur
Masyarakat” menjadi “Puskesmas yang memenuhi harapan
Masyarakat
Kesimpulan

Masalah kesehatan adalah suatu masalah yang sangat


kompleks, yang saling berkaitan dengan masalah-masalah lain
diluar kesehatan sendiri. Pelayanan keperawatan berupa bantuan
yang diberikan karena adanya kelemahan fisik dan mental,
keterbatasan pengetahuan serta kurangnya kemauan, sehingga
dengan bantuan yang diberikan tersebut diperoleh kemampuan
melaksanakan kegiatan hidup sehari-hari secara mandiri.
Saat ini sedang berkembang pelayanan kesehatan yang berbasis
perawatan kesehatan dirumah atau uang biasa dikenal Home Care.
Home care merupakan pelayanan kesehatan yang
berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada
individu dan keluarga di tempat tinggal mereka yang bertujuan
untuk meningkatkan, mempertahankan atau memulihkan kesehatan
atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat
dari penyakit.