Anda di halaman 1dari 18

HALAL & GREEN LOGISTIC

ISSUES IN HALAL LOGISTICS AND ISSUE OF GREEN LOGISTICS


Agenda
1. Pengertian halal logistics.
2. Permasalahan halal logistics.
3. Permasalah halal sertifikasi dan halal kemasan.
4. Permasalahan halal pergudangan dan transportasi.
5. Pengertian green logistics.
6. Permasalahan sebelum adanya green logistics.
7. Permasalahan sebelum adanya green logistics.
8. Paradoks logistik vs green logistics.
9. Solusi Permasalahan green logistics.
HALAL LOGISTICS
Pengertian halal logistics
Menurut Che Man et al. dan Zulfakar et al. dalam Mohamed Syazwan Ab Talib, Lim Ru
bin, Vincent Khor Zhengyi (2013: 1), Logistik halal didefinisikan sebagai proses mengel
ola pengadaan, pergerakan, penyimpanan dan penanganan bagian-bagian material,
ternak, inventaris setengah jadi atau jadi baik makanan dan non-makanan, dan
informasi terkait dan dokumentasi mengalir melalui organisasi dan rantai pasokan
sesuai dengan prinsip-prinsip umum Syariah (Hukum Islam).
Masalah Halal Logistics Secara Umum

Masalah yang
Kurangnya otoritas Masalah
Integritas halal berkaitan dengan
sertifikasi halal transparansi
proses sertifikasi
Permasalah Halal Sertifikasi dan Halal Kemasan
Masalah lain dalam rantai pasokan
makanan halal adalah pengemasan
halal.
Ada kekhawatiran tentang bahan
kemasan yang digunakan dalam
produk makanan halal. Misalnya,
kemasan
makanan yang terbuat dari bahan non-
Halal atau diragukan akan dianggap
sebagai najis (haram)
Halal Sertifikasi Halal Kemasan
Logo halal pada kemasan penting karena
tidak hanya menandakan bahwa produk
tersebut halal tetapi juga menunjukkan
bahwa produk tersebut aman, bersih dan
tidak berbahaya untuk dikonsumsi.
penyalahgunaan logo halal dan penggunaan
kemasan nonhalal oleh beberapa perusahan
yang dapat merugikan beberapa pihak
konsumen.
Permasalahan Halal Pergudangan dan Transportasi

HALAL PERGUDANGAN
Praktik-praktik yang masih belum
disorot oleh sebagian besar industri
karena produk halal dan non-halal
masih diangkut dalam satu toko di
gudang yang sama sehingga
mengakibatkan kontaminasi terhadap
produk
HALAL PERGUDANGAN
halal tersebut
Aktivitas transportasi dalam logistik
merupakan tahap di mana
kontaminasi silang antara halal dan
non-halal terjadi karena
kontaminasi. Kegiatan transportasi
adalah tahap yang sangat
menantang dari logistik halal karena
ada kurangnya upaya kolaborasi
antara penyedia layanan logistik.
LOGO HALAL
GREEN LOGISTI
CS
PENGERTIAN GREEN LOGISTICS
Menurut Ricky Virona (2017: 3), Green Logistics
adalah konsep logistik mulai dari proses
pengolahan barang hingga konsumen dapat
menggunakan
barang tersebut, dengan penekanan tidak
merusak lingkungan dan menggunakan sebanyak
mungkin bahan mentah yang ramah lingkungan.
Setelah pemakaian, barang dikirim kembali dari
konsumen kepada produsen untuk diperbaiki atau
diolah menjadi barang yang tetap ramah
lingkungan (recycle).
.

Contoh penerapan green logistics adalah


pengiriman produk sayur dengan menggunakan
plastics yang mana plastics tersebut dapat
hancur sendiri
Permasalahan sebelum adanya Green Logistics

1. Hujan asam dan pemanasan global

2. Kemancetan
? 3. Limbah meningkat
Keuntungan setelah adanya Green Logistics
Dampak energi dan lingkungan

1. Mengurangi dampak 3. Meningkatkan penghematan


kesehatan masyarakat dari energi
emisi diesel dan polusi

4. Mengurangi adanya
2. Mengurangi perubahan iklim
pemanasan global
yang signifikan
Keuntungan setelah adanya Green Logistics
Dampak sosial dan ekonomi

1. Biaya guna bahan bakar


transportasi lebih rendah 5 orang 2. Mengurangi masalah infrastruktur
dan kemacetan.

3. Meningkatkan keamanan jalan raya


Paradoks Logistik vs Green Logistics
Berikut adalah paradok logistik yang bertentangan dengan green logistik yang ditinjau dari lima aspek:

1 Biaya

2 Waktu / Kecepatan

3 Keandalan

4 Pergudangan

5 E-commerce
Solusi Permasalahan Green Logistics
Dari permasalah yang sudah dijelaskan sebelumnya dapat diberikan solusi sebagai berikut:

Kompromi antara
Pendekatan top-down Pendekatan bottom-up pemerintah dan
industri

di mana kebijakan di mana perbaikan Contoh penerapannya:


green logistik dikenakan lingkungan berasal dari Adanya penetapan sertifi-
pada industri itu sendiri, berikut kasi ISO 14000
industri logistik atas adalah contoh mengenai green logistics
dasar kebijakan pendekatan yang dilakukan oleh
pemerintah. Berikut buttom-up seperti pemerintah dan
contoh kebijakan Reverse Logistik. perusahaan logistik
Pemerintah China: seperti Volvo.
Pengurangan emisi CO2
dan ketergantungan
minyak
KESIMPULAN
Menurut Che Man et al. dan Zulfakar et al. dalam Mohamed Syazwan Ab Talib, Lim Rubin, Vincent
Khor Zhengyi (2013: 1), Logistik halal didefinisikan sebagai proses mengelola pengadaan,
pergerakan, penyimpanan dan penanganan bagian-bagian material, ternak, inventaris setengah
jadi atau jadi baik makanan dan non-makanan, dan informasi terkait dan dokumentasi mengalir
melalui organisasi dan rantai pasokan sesuai dengan prinsip-prinsip umum Syariah (Hukum
Islam). Namun dalam penerapannya terdapat permaslahan Kurangnya otoritas sertifikasi halal,
Integritas halal, Masalah yang berkaitan dengan proses sertifikasi, Masalah transparansi.
Menurut Ricky Virona (2017: 3), Green Logistics adalah konsep logistik mulai dari proses pengola-
han barang hingga konsumen dapat menggunakan barang tersebut, dengan penekanan tidak
merusak lingkungan dan menggunakan sebanyak mungkin bahan mentah yang ramah
lingkungan. Ketika belum diterapkannya green logistics memiliki beberpa masalah yang timbul di
dunia logistik seperti: Hujan asam dan pemanasan global, kemancetan, limbah meningkat.
Thank you
Insert the title of your subtitle Here