Anda di halaman 1dari 22

KESETIMBANGAN KIMIA

Kesetimbangan kimia
•Pendahuluan kesetimbangan kimia
•Tetapan kesetimbangan dan cara
menyatakannya
•Perhitungan berdasarkan tetapan kesetimbangan
•Penggunaan prinsip Le Chatelier
•Beberapa reaksi kesetimbangan yang penting
Kesetimbangan Dalam Kehidupan
Sehari-hari
Banyak peristiwa dalam kehidupan
sehari-hari yang merupakan proses
kesetimbangan.
Contohnya :
Perubahan wujud cair
Reaksi kesetimbangan dalam tubuh
Reaksi kesetimbangan dalam mulut
Kesetimbangan Kimia
Untuk reaksi kimia umum

Jika A dan B dicampurkan bersama, suatu


keadaan dimana kecepatan reaksi pada kedua
arah sama dan tidak menghasilkan perubahan
sistem lebih lanjut – kesetimbangan
Suatu kesetimbangan dinamik, spesi yang
terbentuk adalah konstan terhadap perubahan net
konsentrasi
Perbedaan jenis dari arah yang digunakan dalam
persamaan kimia berkaitan dengan kesetimbangan
Panah tunggal
Reaksi dianggap sesuai dengan persamaan yang
ditulis
Dua panah bulak balik
Digunakan untuk suatu sistem kesetimbangan
Dua panah bolak balik berbeda ukuran
Dapat digunakan untuk menunjukkan
kecenderungan kesetimbangan ke satu arah
tertentu
Keadaan Kesetimbangan
Pembentukan zat diruas kanan (reaksi maju)
selalu disertai pembentukan kembali zat diruas
kiri (reaksi balik).
Reaksi terus berlangsung dua arah.
Arti kesetimbangan : kecepatan reaksi ke kanan
sama dengan kecepatan reaksi ke kiri
Pada keadaan setimbang konsentrasi zat baik ruas
kiri maupun kanan berada dalam keadaan tetap.
Kesetimbangan homogen
Kesetimbangan yang melibatkan satu fasa
Contoh:
Semua komponen berada dalam fasa gas
Tahap-tahap dasar
Untuk reaksi umum

Kita dapat tunjukkan reaksi sebagai terdiri dalam 3


tahap
• awal pencampuran
• daerah kinetik
• daerah kesetimbangan
Awal pencampuran
Jika A dan B pertama kali dicampurkan bersama,
dan C belum ada
Reaksi yang terjadi

Bersamaan dengan dimulainya reaksi, maka


sejumlah C mulai terbentuk
Daerah kinetik
Bersamaan dengan terbentuknya C, reaksi balik
juga mulai terjadi

Secara keseluruhan, kita masih melihat


pertambahan jumlah C
Dengan semakin dekatnya pada daerah
kesetimbangan, laju ke arah produk semakin
lambat
Daerah kesetimbangan
Suatu titik dimana kecepatan reaksi pada arah
yang berlawanan sama

Secara netto tidak ada perubahan konsentrasi


dari setiap komponen
Cara Mengungkapkan Tetapan
Kesetimbangan
Untuk reaksi umum :

Kesetimbangan dapat diungkapkan sebagai berikut :

Kc Tetapan kesetimbangan homogen


[ ]n konsetrasi molar berpangkat koefisiennya
dalam persamaan reaksi yang setimbang
Harga K (kesetimbangan) menunjukkan
banyaknya hasil reaksi (zat ruas kanan) yang
dapat terbentuk pada suatu reaksi
kesetimbangan.

Harga K besar artinya bahwa zat ruas kanan


banyak terbentuk.

Harga K kecil artinya zat diruas kiri sedikit


terurai.
Kesetimbangan Heterogen
Kesetimbangan yang melibatkan beberapa fasa

Ungkapan kesetimbangan untuk sistem jenis ini,


tidak termasuk konsentrasi dari padatan murni
(atau cairan)
Menuliskan Ungkapan Kesetimbangan
• Setarakan persamaan reaksi kesetimbangan
•Taruh produk sebagai pembilang dan pereaksi
sebagai penyebut
•Keluarkan fasa padat dan fasa cair dari
ungkapan kesetimbangan
• keluarkan pelarut dari zat terlarut untuk larutan
yang encer ( < 0,1 M)
• Pangkat setiap konsentrasi setiap komponen
harus sama dengan koefisien komponen tsb.
dalam reaksi kesetimbangan
Menuliskan ungkapan Kesetimbangan
Contoh
Bagaimana ungkapan kesetimbangan berikut ?

(NH4)2CO3 adalah padatan


Kita tuliskan [NH3] 2 sebab koefisien untuk NH3(g)
adalah 2
Kesetimbangan dan Laju reaksi
Reaksi kimia yang menuju kesetimbangan,
reaksinya berlangsung dengan laju yang signifikan.
Disana tidak ada hubungan antara kesetimbangan
dengan laju reaksi

Reaksi ini memerlukan waktu bertahun-tahun


untuk mencapai kesetimbangan pada temperatur
ruang
Cara penyelesaian praktis
soal kesetimbangan
 mA + nB pC + qD
 Mula mula : e f
 Terurai : g h
 Setimbang : i j k l
 Keterangan :
 e = mol A mula-mula
 f= mol B mula-mula
 g = mol A yang terurai
 h= mol B yang terurai
 i= mol A pada kesetimbangan = e – g
 j= mol B pada kesetimbangan = f – h
 k = mol C pada kesetimbangan = (C yang terbentuk)
 l = mol D pada kesetimbangan = (D yang terbentuk)
Lanjutan cara penyelesaian soal:
Karena C dan D yang dihasilkan berasal
dari A dan B yang terurai, maka harga g,
h, k, l harus sesuai dengan perbandingan
koefisien.

g : h : k : l = m : n : p : q ini dinamakan
hubungan tanda panah bengkok yang
disebut angka jalur koefisien.
Lanjutan cara penyelesaian soal:
Urutan penyelesaian soal :
 Masukkan mol yang tercantum di soal dalam tabel.
 Lengkapi angka jalur keofisien, berdasarkan
perbandingan koefisien.
 Lengkapi mol pada kesetimbangan (baris paling
bawah tabel)
 Mol pada kesetimbangan masing-masing dibagi
dengan volume untuk memperoleh konsentrasi
masing-masing zat (mol/lt)
 Gunakan rumus tetapan kesetimbangan (K).
Contoh soal :
1. 0,1 mol HI dimasukkan dalam tabung 1 lt dan
terurai sesuai reaksi : 2HI(g) H2(g) + I2(g).
Jika I2 yang terbentuk adalah 0,02 mol,
berapa harga K?

2. Tetapan kesetimbangan untuk reaksi :


A + 2B AB2 adalah 0,25.
Berapa jumlah mol A yang harus dicampurkan
pada 4 mol B dalam volume 5 lt agar
menghasilkan 1 mol AB2.