Anda di halaman 1dari 14

METODOLOGI PENELITAN PENDIDIKAN KIMIA

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING


(PBL)
BERBANTUAN HAND OUT TERHADAP HASIL BELAJAR KIMIA SISWA
MATERI POKOK LAJU REAKSI PADA SISWA KELAS XI MAN SANANA

Disusun Oleh :

Yunita Sapsuha : 201741056


PENDAHULUAN
2

Pendidikan adalah satu syarat penting bagi perkembangan dan kemajuan


suatu bangsa. Tanpa hal tersebut suatu negara tidak akan maju dan sejajar
dengan bangsa – bangsa lainnya didunia

Salah satu masalah yang dihadapi dunia pendidikan kita adalah masalah
lemahnya proses pembelajaran. Dalam Proses pembelajaran, anak kurang
didorong untuk mengembangkan kemampuan berpikir

Model problem Besed learning (PBL) karena model pembelajaran ini


memberikan kebebesan berpikir dan keterampilan dalam memecahkan
masalah persoalan kepada siswa dalam proses pembelajaran dengan
menggunkan masalah nyataMedia hand out merupakan media yang
disiapkan oleh guru berupa bahan tertulis berisi informasi untuk
memperkaya pengetahuan peserta didik
DALAM INTERAKSI BELAJAR MENGAJAR PERLU
3

MODEL MEDIA
PEMBELAJARAN PEMBELAJARAN
MADRASAH ALIYAH NEGERI SANANA,DENGAN
ALASAN
4

1) Berdasarkan hasl wawancara dengan guru


2) Berdasarkan hasl wawancara dengan sswa
3) Pengalaman belajar di sana
RUMUSAN MASALAH
5

1) Apakah hasil belajar kimia siswa yang dibelajarkan menggunakan


model pembelajaran problem based learning (PBL) berbantuan
hand out secara signifikan lebih tinggi ?
2) Apakah kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan
menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL)
berbantuan hand out secara signifikan lebih tinggi ?
TUJUAN PENELITAN
6

1) Untuk mengetahui hasil belajar kimia siswa yang dibelajarkan


menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL)
berbantuan hand out lebih tinggi.
2) Untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa yang dibelajarkan
menggunakan model pembelajaran problem based learning (PBL)
berbantuan hand out lebih tinggi
MANFAAT PENELITIAN
7

1) Manfaat bagi siswa


a. Hasil belajar siswa meningkat
b. Pemahaman siswa terhadap materi laju reaksi meningkat
2) Manfaat bagi guru Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai
informasi atau wacana guru untuk meningkatkan hasil belajar kimia siswa
dengan menerapkan model pembelajaran problem based learning (PBL)
berbantuan media hand out pada materi laju reaksi 
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
8

Belajar adalah suatu aktifitas atau suatu proses untuk


memperoleh pengatahuan, meningkatkan keterampilan,
memperbaiki prilaku, sikap, dan mengokohkan kepribadian

Problem Based Learning (PBL) merupakan pendekatan yang evektif unutuk


mengajarkan proses - proses berpikir tingkat tinggi dengan situasi
berorientasi pada masalah, termasuk didalamnya bagaimana belajar

Media hand out merupakan media yang disiapkan oleh guru berupa bahan
tertulis berisi informasi untuk memperkaya pengetahuan peserta didik Handout
berfungsi untuk membantu pendengar agar tidak perlu mencatat, dan sebagai
pendamping penjelasan guru.
MATERI PEMBELAJARAN
9
L
laju reaksi dapat di nyatakan sebagai berkurangnaya jumlah
A
pereaksi untuk tiap satuan watu atau bertambahnya jumlah hasil
J
reaksi untuk tiap satuan waktu.
U
R
Reaksi kimia menyangkut perubahan dari suau pereaksi(reaktan)
E menjadi hasil reaksi (produk) yang di nyatakan dengan persamaan
A reaksi:pereaksi→hasil reaksi

K Hukum laju reaksi dinyatakan sebagai berikut:


Laju reaksi=k[A]x[B]y
S
I
HIPOTESIS PENELITIAN
10

Berdasarkan kerangka berpikir, maka hipotesis dari penelitian


ini adalah apakah ada pengaruh penerapan model Problem
Based Learning berbantuan Hand Out terhadap hasil belajar
siswa pada materi konsep laju reaksi
BAB III
METODOLOGI PENELITIAN
11

 Jenis Penelitian
“Penelitian ini menggunakan tipe penelitian deskriptif”
 Varabel penelitian
Variable penelitian ini adalah pengaruh pnerapan model PBL sebagai
variable bebas (X), dan hasil belajr kimia siswa pada materi LAJU
REAKS sebagai variable terikat (Y).

 
POPULASI DAN SAMPEL
12
No Kelas Jumlah siswa
POPULASI
1 X1 39 orang

2 X2 38 orang

3 X3 40 orang

4 X4 35 orang

Total Jumlah 152 orang

SAMPEL
Berdasarkan jumlah sampel yang ada, maka menjadi sampel dalm penelitian
ini adlah siswa kelas X3 dan X4 dengan jumlah siswa tiap kelas yaitu X 3 = 40 orang
dan X4 = 35 orang. Sehingga keseluruhan sampel berjumlah 75 orang. Tehnik
pengambilan sampel dalam penelitian ini diambil secara acak (random sampling).
Alasan peneliti mengambil sampel dengan tehnik ini karena kemampuan dari
keempat kelas tersebut sama.selain itu juga,tehnik random sampling ini
dilakukan untuk memberikan peluang yang sama kepada semua siswa
TEHNIK PENGUMPULAN DATA
13

Wawancara

observasi

Tes
formatif

Tehnik
non tes
Terima kasih

14