Anda di halaman 1dari 34

MINYAK LAWANG

(Ekstraksi dan Aktivitas Antioksidan Esensial


Minyak dari Star Anise/illicium Verum)

Nama kelompok 9
:
1. Dominggus Wuarlela
201741086
2. Alicia F. Lasatira
201741034

1
Pendahuluan
Minyak atsiri :

• Minyak atsiri merupakan salah satu metabolit sekunder yang dihasilkan oleh
tanaman tingkat tinggi dan mempunyai peranan penting bagi tanaman itu
sendiri maupun bagi kehidupan manusia.(Sastrohamidjojo H, 2004)

• Minyak atsiri mudah menguap yang merupakan campuran dari senyawa yang
berwujud cairan atau padatan yang memiliki komposisi titik didih yang
beragam.(Kardinan, 2005)

• Minyak atsiri banyak ditemukan pada tumbuhan yang dapat diperoleh lewat
kulit, batang, bunga dan daun. Salah satu tumbuhan yang mengandung
minyak atsiri adalah minyak lawang yang berasal dari pohon lawang.
(sastrohamidjojo, 2005)

2
Pendahuluan
Minyak lawang :

• Minyak lawang dapat diperoleh dari kulit, batang, bunga, maupun daun dari
pohon lawang, melalui ekstraksi maupun isolasi dari pohon lawang.

• Kandungan utama dalam minyak lawang adalah


eugenol sebanyak (69%) dan safrol (21%).
Minyak lawang digunakan sebagai obat gosok,
obat penghilang rasa sakit seperti sakit tulang
dan rematik.

(Berly imanuel, 2015)

3
Pendahuluan
Kandungan utama
Tumbuhan lawang adalah
eugenol dan safrol

Eugenol Safrol

(Berly imanuel,dkk. 2015) 4


Sejarah Tanaman Tawang
• Tanaman lawang mulai diperkenalkan di eropa pada
awal abad ke-17 dan saat itu mulai dikenal.

• Bunga lawang dikenal dengan nama illicium verum


atau bunga lawang atau pekak, merupakan buah
berwarna cokelat gelap yang terdiri atas tujuh sampai
delapan sisi yang menyerupai bintang. Bunga lawang,
berasal dari pohon asli Asia, yang banyak tumbuh di
Cina selatan,di suatu daerah bernama khata.

• Selain itu Bunga lawang juga berasal dari indo-cina


dan jepang. Vietnam Utara.

• Bunga lawang sering kali uga ditemukan di Timur


Tengah dan India dalam masakan.

5
Taksonomi
Kongdom Plantae
Divisi Spermatophyta
Sub divisi Angiospermae

Kelas Dicotiledoneae

Ordo illiciales

Famili illiciaceae

Genus illicium

Species illicium verum

Tjitrosoepomo (2005): 6
Morfologi

Tunas Tanaman Tanaman lawang


lawang 7
Morfologi
Tanaman lawang membutuhkan kondisi agro-iklim
tertentu, yang hanya tersedia di daerah Vietnam dan Cina.

pohon ini biasa tumbuh pada suhu sampai dengan -10


derajat celcius dengan keadaan wilayah perhutanan,
dengan sinar yang cukup.

Tanaman ini tumbuh baik pada tanah humus asam atau


tanah netral, dan memiliki pembungan air yang baik. Maka
dibutuhkan tanah yang lembab untuk menghasilkan pohon
dengan cepat dan kualitas baik.
8
Morfologi

 Tumbuhan kayu lawang


memiliki tinggi hingga 8 m
(26 kaki),

 daun hijau tebal, bunga kecil


berwarna kuning.

(Ali, et al, 2010). 9


Morfologi

 Buah berbentuk bintang, terdiri dari 6-


8 karpel (kelopak), setiap karpel
panjang sekitar 10 mm berbentuk
melengkung seperti bunga, keras dan
keriput yang juga mengandung benih.

 banyak digunakan sebagai rempah-


rempah dan memiliki ciri khas
masakan berbumbu tajam.

(Ali, et al, 2010).


10
Persebaran
• Penyebaran alami dan budidaya bunga lawang terbatas pada wilayah yang
terbatas dari Vietnam dan China.

• Upaya banyak dibuat di negara-negara lain untuk pertumbuhan pohon namun


tidak menghasilkan tanaman dengan kualitas baik.

• Oleh karena itu, tampak bahwa tanaman membutuhkan kondisi agro-iklim


tertentu, yang hanya tersedia di daerah Vietnam dan Cina.

11
Persebaran

Peta persebaran untuk china dan vietnam Peta jalur perdagangan untuk penyebaran
tanaman lawang 12
Persebaran
Negara Nama (istilah)
Arab Yansun najmi, yansoon najmee
belanda Steranijs
Brunei Bunga lawing, adas china
Cina (Kanton, Mandarin) Baat gok, bajiao
India Badayan, anasphal, kakkola, saumph ka paudha
Indonesia Bunga lawing, Adas cina, pekak, kembang lawing
Inggirs Star anise, indian anise, Chinese anise, badian anise
Iran Badiyan
Italia Anice stellate
Jepang Daiuikyo, hakkaku, suta-anisu, toshikimi
Kamboja Phka cann, Poch kak lavhak, Chan kari
Korea Anisu-suta, Tae-hoehyang, Eni-suta, Ohyang, Suta-anusu,
Sutaanissid
Kroasia Zvjezdasti anis
Malaysia Bunga lawang, Adas china
Nepal Star phul
Norwegia Stjerneanis
13
Persebaran
Philipina Sanque, Anis, Sanke
Polandia Anyz gwiazdkowaty, Badian
Portugal Anis estrelado
Republic ceko Badyán, Badyáník, Hvezdicový anýz, Cínský anýz
Romania Anason stelat, Badian
Russia Badyan, Zvezdchatyj anis
Serbia Zvezdasti anis
Sri Lanka Buriyani Mal
Slowakia Badián, Hviezdicový aníz, Anízovec pravý, Bedrovník anízový, Badyán
Slovenia Zvezdasti janež
Spanyol Badián, Badiana, Anís estrella
Tajikistan Bodiyon
Tamil Annasi pu, Padiyan
Thailand Chan paetklip, Poy kak bua, Poikak
Tibet Charga
Turki Çin anasonu, Yıldız anasonu
Pakistan Badyani
Uzbekistan Bodiyon
Vietnam Bát giác h__ng, Cái h_i, H_i, H_i h__ng, __i h_i 14
ETNOBOTANI
Aspek kesehatan Anti inflamasi dan analgesik

Agen kemoprefentif Pengobatan karminatif


terhadap kanker dan rematik

Obat-obatan: flu,
Antijamur dan anti mengurangi rasa
bakteri sakit, nyeri
punggung,
imsomnia,

antioksidan alternatif pengusir nyamuk

Meningkatkan kesehatan ibu hamil


(Ali, et al., 2010).
15
ETNOBOTANI
Aspek kesehatan antimikroba

Sedativ dan konvulsi antioksidan

(Wang, et aI., 2011) insektisida


16
Etnobotani
Aspek kuliner

Rempah-rempah

Harumkan nafas

(Anerjee, et aI., 2001)

17
Efek Biologis
Kandungan kimia Fungsi
 Minyak atsiri atau dikenal juga  bahan dasar dari wangi-wangian
sebagai minyak eterik (aetheric atau minyak gosok untuk
oil). pengobatan alami.

 Asam Shikimic  sebagai bahan untuk obat Tamiflu.

 Tanin  sebagai bahan obat-obatan

 Pektin  digunkan untuk pencegahan dan


pengobatan kanker prostat. Pektin
berguna sebagai anti-inflamasi

18
Harga pemasaran minyak bunga lawang

Minyak urut aromatheraphy cap bunga


lawang. Di jakarta utara seharga RP. 35.000

Anise star seharga RP. 65.000

19
Komponen Kimia
• Bunga lawang mengandung minyak atsiri
(anethole 85-90%), resin, lemak, tanin, pektin,
terpen, limoeonene, estradol, safrol,
timokuinon, flavonoid, glukosida, saponin.

• Bijinya mengandung minyak atsiri dan resin.

Ave Regina Rosari.dkk ,2018

20
Komponen Kimia
senyawa Golongan jenis
 
α pinene  
    Terpenoid Monoterpen

 
 Champhene
  Terpenoid Monoterpen

   
sabinene
Terpenoid Monoterpen

 α terpinene  
Terpenoid Monoterpen

21
Komponen Kimia
  limonene  
Terpenoid  Monoterpen

Cis ocinene
 Terpenoid  Monoterpen

y-terpinene
 Terpenoid  Monoterpen

p-cynene  
 Terpenoid Monoterpen

terpinolene
 Terpenoid  Monoterpen
22
Komponen Kimia
   
α copaene

linalool
 Terpenoid  Monoterpen

estragol  
 Fenil propanoid Fenil propen

Αterpineol
 Terpenoid  Monoterpen

23
Komponen Kimia
Cis anethole  
fenil propanoid  fenilpropen

anisalehyde    

Trans anethole    
fenil propanoid fenilpropen

penicillin    

24
Komponen Kimia
   
myrcene

nerolidol    
Terpenoid Monoterpen

   
Metil anisat

25
Teknik pemisahan
• Perendaman adas bintang

50g buah adas kering

ditimbang menggunakan keseimbangan


analitis (Model: ATX 224

dibagi menjadi memisahkan karpel

dicampur menggunakan blender (Model: MX-800S,


Panasonic) selama 20 detik.
dilarutkan dalam 250 ml absolut ethanol
(perbandingan adas bintang yang dihancurkan dengan
etanol adalah 1: 5, w / v) untuk waktu tertentu (1, 3, 5,
7 dan 9 hari) pada suhu yang berbeda (30, 40, 50, 60
dan 70 ° C).

Hasil 26
Teknik pemisahan
• Ekstraksi minyak esensial dari adas bintang

Adas bintang

dipisahkan dengan penyaringan menggunakan


filter Whatman kertas

Residu Filtrat
dicampur dengan 100 ml petroleum eter dan 100 ml dH2 O.
Campurannya Terguncang keras. Setelah beberapa waktu
menetap, solusi petroleum eter (lapisan atas) adalah
dikeringkan dengan Na2 anhidrat SO4

dihilangkanester minyak bumi pelarut menggunakan rotary


evaporator ke dapatkan minyak atsiri
disimpan semua minyak essensialdalam botol kaca bijou dalam
kondisi gelap pada 4 ° C sebelumnya analisis.

27
Hasil
Teknik pemisahan

28
Teknik pemisahan

29
Biosintesis

30
Biosintesis

31
Biosintesis

32
DAFTAR PUSTAKA
• Anerjee, M., dan Miro, M. (2001). Actividad Antimicrobiana de Illicium
verum Hook. f. Spain: Granada. Ars Pharmaceutica 42(3A): 209-220.
• Ali, RM., Zainon, A.S., Nik, M.M., dan Norhar, H. (2010). ASEAN Herbal
and Medicinal Plants. Jakarta: ASEAN Secretariat. Halaman 325-326.
• Berly imanuel Delvis Kapelle1, Tun Tedja Irawadi3, Meika Syahbana
Rusli2, Djumali Mangunwidjaja2, Zainal Alim Mas’ud3 .(2015). Synthesis
of New Curcumin Analogues from Kulit Lawang Oils Using the
Conventional Method and Microwave . Science Journal of Chemistry.
3(3): 50-56 .
• Tjitrosoepomo .(2005). Morfologi tumbuhan. Gajah mada. University
press.yogyakarta.
• Wang, G.W., Wen, T.H., Bao, K.H., dan Lu, P.Q. (2011). Illicium verum: A
Review On Its Botany, Traditional Use, Chemistry and Pharmacology.
Journal of Ethnopharmacology. 136(1): 10-20.

33
34