Anda di halaman 1dari 12

TRANSAKSI ENTITAS INDUK DAN

ENTITAS ANAK: ASET TETAP

KODAL SABILILLAH
(B12.2018.03624)
Transaksi Penjualan Aset Tetap

Antara entitas dalam satu kelompokusaha sering terlibat berbagai transaksi jual beli
aset tetap. Aset tetap sebagai salah satu aset ysng penting dalam mendukung
operasional perusahaan sering kali diperoleh dari entitas induk, entitas anak, atau
dari entitas lain yang juga entitas anak dari entitas induk yang sama.
Dampak Terhadap Pencatatan Entitas Induk dan Jurnal
Eliminasi
 Dampak terhadap Pencatatan Entitas Induk
Transaksi penjualan aset tetap antara entitas induk dan entitas anak dapat
menghasilkan keuntungan atau kerugian. Keuntungan atau kerugian tersebut belum
terealisasi selama aset tersebut masih dimiliki oleh entitas anak atau entitas induk
atas keuntungan atau kerugian belum terealisasi tersebut, entitas induk harus
membuat pecatatan.
 Dampak terhadap Jurnal Eliminasi
Transaksi jual beli aset tetap antara entitas induk dan entitas anak juga harus di
eliminasi dalam rangka penyusunan laporan keuangan konsolidasian. Keuntungan
atau kerugian atas penjualan aset tetap antara induk dan entitas anak akan
terealisasi pada saat pelepasan atau penggunaan aset tetap untuk aset tetap yang
tidak disusutkan, kentungan atau kerugian akan terealisasi pada saat pelepasan aset
tersebut.
Transaksi Penjualan Aset Tetap Tidak
Disusutkan
Realisasi keuntungan atau kerugian penjualan tanah terjadi pada saat pelepasan tanah,
“pelepasan tanah bisa terjadi karena penjualan, penghentian pengakuan atau pertukaran“.
Dampak Transaksi Penjualan Aset Tetap Tidak
Disusutkan Terhadap Pencatatan Entitas Induk Dan
Jurnal Eliminasi
Contph 6.1 Dampak Penjualan Tanah terhadap Pencatatan Entitas Induk
dan Jurnal Eliminasi
PT Palapa dan (PT P) memiliki 100% saham PT Samudera dan (PT S). Berikut
adalah informasi terkait dengan transaksi jual beli aset tetap antara PT P dan PT S:
 Peristiwa 1 (P1) - PT P memperoleh tanah dari pihak nonafiliasi pada harga
900.000.000
 Peristiwa 2 (P2) - PT P menjual tanah kepada PT S pada harga 1.000.000
 Peristiwa 3 (P3) - PT S menjual tanah kepada pihak non-afiliasi pada harga
1.2000.000.000
Ilustrasi diatas dapat digambarkan dalam bagan (lihat halaman 183).
Bagaimanakah pencatatan yang harus dibuat PT P dan jurnal eliminasi yang dibuat pada
saat penyusunan laporan keuangan konsolidasian 2015 jika:
 Skenario 1 - Seluruh peristiwa (P1, P2, dan P3) terjadi pada 2015.
 Skenario 2 - P1 dan P2 yany terjadi pada 2015, P3 terjadi pada 2016.
 Skenario 3 - P3 saja yang terjadi pada 2015, P1 dan P2 telah terjadi pada 2014.
Dampak Jurnal Eliminasi Skenario 1 Terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian
(tabel ada pada buku halaman 184)
Dampak Jurnal Eliminasi Skenario 2 Terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian
(tabel ada pada buku halaman 185)
Dampak Jurnal Eliminasi Skenario 3 Terhadap Laporan Keuangan Konsolidasian
(tabel ada pada buku halaman 185)
Transaksi Hulu Penjualan Aset Tetap Tidak Disusutkan

Untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang prosedur konsolidasi dimana


terdapat transaksi hulu penjualan aset tetap tidak disusutkan (tanah), digunakan contoh
yang melanjutkan contoh di bab sebelunya denga menyesuaikan saldo beberapa akun
terkait dengan transaksi pejualan tanah induk ke entitas anaknya.
Contoh 6.2 Transaksi Hulu Penjualan Tanah
Berikut neraca saldo PT Nusantara dan PT Andalas per 31 Desember 2015:
(tabel ada pada buku halaman 186)
Jurnal Eliminasi – 2015 (tabel ada pada buku halaman 188)
Kertas Kerja Konsolidasian – 2015 (tabel ada pada buku halaman 189)
Jurnal Eliminasi – 2016 (tabel ada pada buku halaman 191)
Kertas Kerja Konsolidasian – 2016 (tabel ada pada buku halaman 192)
Transaksi Hilir Penjualan Aset Tetap
Tidak Disusutkan
Untuk memperoleh pemahaman komprehensif tentang prosedur konsolidasi
dimana terdapat transaksi hilir penjualan aset tetap tidak disusutkan (tanah),
digunakan ilustrasi yang sama dengan menyesuaikan saldo beberapa akun terkait
dengan transaksi pejualan tanah oleh anak ke entitas induknya.
Contoh 6.3 Transaksi Hilir Penjualan Tanah
Tabel 6.10 Neraca Saldo (tabel ada pada buku halaman 194)
Jurnal Eliminasi – 2015 (tabel ada pada buku halaman 196)
Kertas Kerja Konsolidasian – 2015 (tabel ada pada buku halaman 197)
Jurnal Eliminasi – 2016 (tabel ada pada buku halaman 199)
Kertas Kerja Konsolidasian – 2016 (tabel ada pada buku halaman 200)
Transaksi Penjualan Aset Tetap Disusutkan
Untuk transaksi penjualan aset tetap yang disusutkan antara induk dan entitas anak,
keuntungan atau kerugian penjualan aset tetap akan terealisasi seiiring penggunaan
aset tersebut.
Dampak Tansaksi Penjualan Aset Tetap Disusutkan terhadap Pencatatan Entitas Induk dan Jurnal
Eliminasi

Contoh 6.4 Dampak Penjualan Keandaraan terhadap Pencatatan Entitas Induk dan
Jurnal Eliminasi (lihat pada buku halaman 202-203)
Tabel 6.16 Dampak Jurnal Eliminasi terhadap Laporan Keuangan Konsolidasi (tabel
ada pada buku halaman 204)
Transaksi Hulu Penjualan Aset Tetap
Disusutkan
Contoh 6.5 transaksi Transaksi Hulu Bangunan (tabel ada pada buku halaman 206)
Prosedur Konsolidasi tahun Pertama – 2015
 Pencatatan PT Nusantara – 2015
 Jurnal Eliminasi – 2015
 Kertas Kerja Konsolidasion – 2015
Prosedur Konsolidasi Tahun Kedua – 2016
 Pencatatan PT Nusantara – 2016
 Jurnal Eliminasi – 2016
 Kertas Kerja Konsolidasion – 2016
(lihat pada buku halaman 206 – 212)
Transaksi Hilir Penjualan Aset Tetap
Disusutkan
Contoh 6.b transaksi Transaksi Hilir Peralatan (tabel ada pada buku halaman 213)
Prosedur Konsolidasi tahun Pertama – 2015
 Pencatatan PT Nusantara – 2015
 Jurnal Eliminasi – 2015
 Kertas Kerja Konsolidasion – 2015
Prosedur Konsolidasi Tahun Kedua – 2016
 Pencatatan PT Nusantara – 2016
 Jurnal Eliminasi – 2016
 Kertas Kerja Konsolidasion – 2016
(lihat pada buku halaman 214 – 220)
Komprehensif

Ilustrasi berikut untuk memberikan gambaran secara komprehensif dampak


transaksi antara induk dan entitas anak terhadap penyusunan laporan keuangan
konsolidasian. Ilustrasi ini meliputi transaksi penjualan persediaan dan jasa yang
telah dibahas pada Bab 5 serta penjualan aset tetap yang dibahas pada Bab 6.
Tabel 6.28 Neraca Saldo (lihat pada buku halaman 221 – 222)
Prosedur Konsolidasi tahun – 2015
 Pencatatan PT Pandawa – 2015
 Jurnal Eliminasi – 2015
 Kertas Kerja Konsolidasion – 2015
 Laporan Keuangan 2015
(lihat pada buku halaman 222 – 230)