Anda di halaman 1dari 11

SISTEM INFORMASI

PENGADAAN SEKOLAH
(SIPLAH) ADALAH :
Sistem elektronik yang dapat
digunakan oleh sekolah untuk melaksanakan proses PBJ
secara daring yang dananya bersumber dari dana BOS.
EKOSISTEM
BISNIS DALAM
SIPLAH
a. Pemilik SIPLah :
1. Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kementerian
Pendidikan dan
Kebudayaan.

b. Mitra SIPLah :
1. Mitra Sistem Pasar Daring.
2. Mitra Sistem Pembayaran.

c. Pengguna SIPLah :
1. Pelaku Usaha, individu atau badan hukum, sebagai Penyedia
Barang dan
Jasa Sekolah.
2. Sekolah, yang diwakili Kepala Sekolah dan/atau Bendahara
BOS, sebagai
Pembeli Barang dan Jasa Sekolah.
3. Direktorat Teknis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
SKEMA BISNIS DALAM SIPLAH HARUS
MEMENUHI KETENTUAN SEBAGAI
BERIKUT :
a. Sekolah dapat melakukan proses PBJ secara daring
melalui SIPLah dengan metode pemilihan Pembelian
Langsung dengan nilai paling banyak
Rp.50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) per
transaksi.
b. Pembayaran oleh sekolah harus dilakukan secara
non-tunai sesuai dengan ketentuan yang berlaku
tentang BOS Non Tunai.
ARSITEKTUR LAYANAN DALAM SIPLAH
KETENTUAN KHUSUS BAGI PEMBELI
BARANG DAN JASA SEKOLAH
1. Pembeli Barang dan Jasa Sekolah harus memprioritaskan Penyedia
Barang dan Jasa Sekolah berdasarkan kesesuaian wilayah.
2. Pembeli Barang dan Jasa Sekolah harus memprioritaskan Penyedia
Barang dan Jasa Sekolah dengan kategori pelaku usaha mikro atau
kecil.
INFORMASI PEMBELI BARANG DAN JASA SEKOLAH
DALAM SIPLAH MINIMAL MENCAKUP DATA SEBAGAI
BERIKUT :

a) Nomor Pokok Sekolah Nasional


b) Nomor Pokok Wajib Pajak
c) Nama Resmi
d) Alamat Lengkap
e) Jenjang dan Jenis Sekolah
f) Nomor Telepon
g) Alamat Surel
h) Nama Kepala Sekolah dan Bendahara BOS
i) Nomor Telepon Kepala Sekolah dan Bendahara BOS
j) Alamat Surel Kepala Sekolah dan Bendahara BOS
HATI-HATI
Pastikan jumlah uang yang di transfer harus
sesuai dengan nominal yang tertera dalam
berita acara serah terima (BAST) barang.
Ayoo segera belanja
di :

https://siplah.tokoladang
.co.id/