Anda di halaman 1dari 24

“OSTEOARTHRITIS”

PENDAHULUAN

OA pada lutut merupakan tipe


OA  Penyakit sendi pada
OA yang paling sering ditemui
orang dewasa yang paling sering
terjadi di dunia
OA merupakan penyakit kedua
setelah penyakit kardiovaskuler
Dunia : 10-15% org dewasa >60
yang menyababkan
tahun menderita OA
ketidakmampuan fisik

8,1 % penduduk Indonesia


menderita OA
DEFINISI

Osteoartitis (OA) merupakan penyakit sendi degeneratif, dimana


keseluruhan struktur dari sendi mengalami perubahan patologis
ditandai dengan kerusakan tulang rawan (kartilago) hyalin sendi,
meningkatnya ketebalan serta sklerosis dari lempeng tulang,
pertumbuhan osteofit pada tepian sendi, meregangnya kapsula sendi,
timbulnya peradangan, dan melemahnya otot–otot yang
menghubungkan sendi.
Anatomi dan Fisiologi Sistem Rangka

• Sistem skeletal  tdd tulang (rangka) dan struktur yang


membangun hubungan (sendi) di antara tulang-tulang tersebut

• Secara umum fungsi dari sistem skeletal adalah:


1. Menyediakan bentuk untuk menopang tubuh,
2. Sebagai alat gerak pasif,
3. Melindungi organ-organ internal dari trauma mekanik,
4. Menyimpan dan melindungi sumsum tulang selaku sel
hemopoietic (red bone marrow),
5. Menyediakan tempat untuk menyimpan kelebihan kalsium
dan Menyimpan lemak (yellow bone marrow).
FAKTOR RESIKO OSTEOARTHRITIS
1. Usia

2. Beban Sendi yang Berlebihan dan Berulang-ulang 

3. Riwayat Penyakit 

4. Faktor lain yang sukar dinilai  hubungan antara derajat degenerasi


sendi dengan gejala yang ditimbulkannya. Meskipun gejala2
osteoartritis utama, tingkat keparahan kerusakan tulang rawan tidak
memiliki korelasi kuat dengan tingkat keparahan gejala.

Pasien dengan degenerasi sendi yang berat dapat merasakan nyeri


yang minimal dan ruang gerak yang luas, dan sebaliknya.
ETIOLOGI OSTEOARTHRITIS
• Seringkali tanpa diketahui sebabnya, OA idiopatik.
• akibat trauma pada sendi, infeksi, atau variasi herediter, perkembangan,
kelainan metabolik dan neurologik  OA sekunder  JARANG TERJADI
• Onset usia pada OA sekunder tergantung pada penyebabnya
• dapat berkembang pada dewasa muda, dan bahkan anak-anak, seperti halnya
pada orang tua.
• terdapat hubungan yang kuat antara OAprimer dengan umur.
• akibat proses wear & tear yang normal dan kekakuan sendi pada orang-orang
dengan usia diatas 65 tahun,
• hubungan antara penggunaan sendi, penuaan, dan degenerasi sendi
masih sulit dijelaskan  penggunaan sendi selama hidup tidak terbukti
menyebabkan degenerasi.
*OA bukan merupakan akibat sederhana dari
penggunaan sendi.
PATOGENESIS
Faktor-faktor
Resiko OA

Inflamasi
Degradasi Remodelling Cairan sendi
Mengubah keseimbangan
Degradasi metabolisme rawan sensi

Kelebihan produk hasil


degradasi  Akumulasi
sendi

Menghambat fungsi
rawan sendi

Respon imun  Proses


inflamasi
Remodeling

DNA
Faktor Kolagen
Pertumbuhan Proteolikan

Proses Perbaikan
Kondrosit IGF-1 rawan sendi
Growth
Hormon
Merangsang
TGF-β
sintesis kolagen dan
proteoglikan
CSF
Menekan
stromelisin
Inflamasi cairan
sendi

↑Fibrinogenik
↓ Fibrinolitik

Pelepasan
mediator Bone angina
Penumpukan trombus dan kimiawi subkondral
kompleks lipid pembulud
darah subkondral

Iskemik dan Rasa


nekrosis jaringan sakit
subkondral
Gejala dan Tanda Klinik Osteoartritis

• Nyeri sendi, saat bergerak atau menanggung beban,  berkurang bila


beristirahat.
• Kekakuan sendi  (gel phenomenon)  hilang setelah sendi digerakkan
 saat pagi biasanya berlangsung beberapa menit ( < 30 menit ).
• Keterbatasan dalam bergerak

• Nyeri tekan lokal,

• Pembesaran tulang di sekitar sendi,

• Efusi sendi dan krepitasi.

• Nyeri pada gerak  akibat iritasi kapsul sendi, periostitis dan spasme
otot periartikular.
LANJUTAN Gejala dan
Tanda Klinik…
• Nyeri dan kaku pada udara dingin dan
atau pada waktu hujan.  berhubungan
dengan perubahan tekanan intra artikular
sesuai dengan perubahan tekanan
atmosfir.
• Beberapa gejala spesifik :
 Keluhan instabilitas pada penderita
OA lutut saat naik turun tangga,
 Nyeri daerah lipat paha yang
menjalar ke paha depan pada
penderita OA koksa
 Gangguan menggunakan tangan
pada penderita OA tangan
Diagnosa Osteoartritis
• Degenerasi sendi synovial  kerusakan keseluruhan yang progresif
dari tulang rawan sendi diikuti oleh perbaikan, remodelling, dan
sklerosis dari tulang subchondral,
• Disertai adanya nyeri sendi yang kronik.

• Keterbatasan gerakan,

• Krepitasi dengan gerakan,

• dan efusi sendi.

• Pada kondisi yang berat dapat terjadi deformitas tulang dan subluksasi.

• Peningkatan densitas tulang subchondral, dan

• Adanya osteofit.
LANJUTAN
Diagnosa …
• Subluksasi, deformitas, dan malalignment sendi muncul pada
tahap lanjut.
• Ankylosis tulang jarang terjadi.

• Pencitraan diagnostik tambahan : foto RO, scanning tulang,


CT, dan MRI akan sangat mambantu menilai stadium awal
penyakit degeneratif sendi, tapi pemeriksaan ini jarang
diperlukan untuk menegakkan diagnosis.
Terapi Medikamentosa
A. Lini Pertama
Obat anti inflamasi non steroid (OAINS) dikombinasi dengan program
rehabilitasi dan proteksi sendi. Pada stadium lanjut dapat dipikirkan berbagai
tindakan operatif.
Pengobatan simptomatik (* dalam penelitian) :
• Short acting : Obat antiinflamasi non steroid (OAINS); Analgetik non-
antiinflamasi (opioid, non-opioid); Antispasmodik
• Long acting : Depokortikosteroid infra-artikuler; Asam hialuronat infra-
artikuler*; S-adenosilmetionin (SAM)*; Kondroitin-sulfat oral*; Glukosamin-
sulfat (Dona)*; Orgotein intra-artikuler*; Diacerhein*; Avocado / soy
nonsaponifiables*
LANJUTAN Terapi
Medikamentosa …
B. Lini Kedua
• Penggunaan nutrisi seperti glukosamin dan chondroitin sulfat msih
kontroversial, pada penelitian masih belum menunjukkan hasil yang bagus.
• Injeksi articular :

- Dengan kortikosteroid  mengurangi rasa sakit jangka pendek

- Dengan asam hialuronat dapat menurunkan sedikit rasa sakit

Pemberian opioid dapat digunakan pada pasien dengan rasa sakit yang
sangat berat dan pasien yang tidak kooperatif.
Terapi Pembedahan
Ada 2 tipe terapi pembedahan : Realignment osteotomi dan
replacement joint.
1. Realignment osteotomi
•Permukaan sendi direposisikan dengan cara memotong tulang dan
merubah sudut dari weightbearing.
•Tujuan : Membuat karilago sendi yang sehat menopang sebagian
besar berat tubuh. Dapat pula dikombinasikan dengan ligamen atau
meniscus repair
2. Arthroplasty : Permukaan sendi yang arthritis dipindahkan, dan
permukaan sendi yang baru ditanam. Permukaan penunjang biasanya
terbuat dari logam yang berada dalam high-density polyethylene.
LANJUTAN Terapi
Pembedahan …
Macam-macam operasi sendi lutut untuk Indikasi total knee
osteoarthritis :
replacement :
• Partial replacement /
unicompartemental • Nyeri
• High tibial osteotmy : orang muda
• Deformitas
• Patella &condyle resurfacing
• Minimally constrained total • Instability
replacement : stabilitas sendi
• Akibat dari Rheumatoid atau
dilakukan sebagian oleh ligament asli
dan sebagian oleh sendi buatan. osteoarthritis
• Cinstrained joint : fixed hinges :
dipakai bila ada tulang hilang & severe
instability.
LANJUTAN Terapi
Pembedahan …
Kontraindikasi total knee Komplikasi total knee
replacement : replacement :
• Non fungsi otot ektensor • Deep vein thrombosis
• Neuromuscular • Infeksi
dysfunction • Loosening
• Problem patella ; rekuren
• Infection
sublukssasi / dislokasi,
• Neuropathic Joint loosening prostetic component,
• Prior Surgical fusion fraktur, catching soft tissue.
• Tibial tray wear
• hidup
• Peroneal palsy
• Fraktur supracondyl femur
LANJUTAN Terapi
Pembedahan …
Keuntungan total knee
replacement :
• Mengurangi nyeri
• Meningkatkan mobilitas
dan gerakan
• Koreksi deformitas
• Menambah kekuatan kaki
(dengan latihan)
• Meningkatkan kualitas
TERIMA KASIH