Anda di halaman 1dari 24

KONSEP

KEBUTUHAN
NUTRISI
NS. MIY
Akademi Keperawatan Al-Ikhlas
Nutrisi ?
berasal dari kata nutrients artinya bahan gizi

Nutrisi adalah proses tersedianya energi dan bahan kimia dari


makanan yang penting untuk pembentukan, pemeliharaan dan
penggantian sel tubuh.
Nutrient adalah zat organik dan anorganik dalam makanan yang
diperlukan tubuh agar dapat berfungsi untuk pertumbuhan dan
perkembangan, aktivitas, mencegah defisiensi, memeliharan
kesehatan dan mencegah penyakit, memelihara fungsi tubuh,
kesehatan jaringan, dan suhu tubuh, meningkatkan kesembuhan,
dan membentuk kekebalan.
NUTRIENT DIGOLONGKAN KE DALAM
6 KATEGORI
1 Karbohidrat
Kadar glukosa darah normal 80-110 mg/dL, 4 Vitamin
pada kondisi puasa kadar glukosa darah 60-80 penting bagi tubuh untuk pertumbuhan,
mg/dL, dan pada 2 jam setelah puasa perkembangan, pemeliharaan, dan reproduksi, serta
meningkat menjadi 140-180 mg/dL, tergantung membantu dalam penggunaan energi nutrient.
usia.

2 Protein 5 Mineral
Tubuh mensintesis protein antara lain membentuk membantu membentuk jaringan tubuh dan regulasi
hemoglobin untuk membawa oksigen ke jaringan, metabolisme (Calcium, Magnesium, Sodium,
insulin untuk regulasi glukosa darah, dan albumin Potasium/kalium, Fosfor, Besi/Fe, Iodine, Zinc)
untuk regulasi tekanan osmotik darah.

3 Lemak 6 Air
Lemak secara ideal membentuk sekitar 20% berat diperlukan untuk memelihara fungsi sel
badan pada orang yang tidak gemuk. Lemak
berfungsi sebagai transport sel, proteksi organ vital,
energi, simpanan energi pada jaringan adiposa,
absorbsi vitamin, dan transport vitamin larut lemak.
Sistem pencernaan

i
om
at
An
FUNGSI
SISTEM PENCERNAAN

ABSORBSI
EKSKRESI
MENCERNA

Absorbsi adalah METABOLISME


proses mencerna
Mencerna meliputi
protein, lemak, Organ ekskretori
proses mekanik dan (ginjal, kelenjar
karbohidrat, vitamin,
kimia untuk mengubah
makanan dalam bentuk mineral, dan air yang keringat, kulit,
yang bisa dicerna. secara aktif dan pasif adalah proses kimia paru, dan usus)
Proses mekanik dibawa melalui kompleks yang terjadi mengeluarkan
meliputi mengunyah, mukosa usus halus ke di sel yang digunakan
untuk energi, untuk
produk
menelan, mencampur darah
dan menggerakkan pertumbuhan dan pembuangan dari
makanan ke lambung perbaikan sel. tubuh

ISI
dan duodenum.

TR
NU
KEBUTUHAN NUTRISI
SESUAI TINGKAT PERKEMBANGAN USIA
Bayi (Umur 0 – 12 bulan)
Bayi sebelum usia 6 bulan, nutrisi yang pokok adalah air susu ibu (ASI eksklusif). Kalori yang
dibutuhkan sekitar 110-120 kalori/kg/hari. Kebutuhan cairan sekitar 140-160 ml/kg/hari

Masa Toddler (Umur 1–3 tahun) dan pra sekolah (Umur


3–5 tahun)

Kebutuhan kalori pada masing-masing usia:


1 tahun = 100 kcal / hari
3 tahun = 300 -500 kcal / hari

Anak sekolah (Umur 6 – 12


tahun)
Kalori Protein Cal Fe Vit A Vit B1 Vit C
] Usia (Th) (Cal) (gr) (gr) (mg) (u) (mg) (mg)
5–6 1400 40 0,50 6 2500 0,6 25
7–9 1600 50 0,75 7 2500 0,6 25
10 – 12 1900 60 0,75 8 2500 0,7 25
KEBUTUHAN NUTRISI
SESUAI TINGKAT PERKEMBANGAN USIA
Masa adolescents atau remaja (Umur 13
– 21 tahun)
Lemak tubuh meningkat, mengakibatkan obesitas sehingga menimbulkan stres terhadap body
image yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan, seperti anoreksia nervosa, bulimia

Masa dewasa muda (Umur 23 – 30 tahun)

Kebutuhan nutrisi pada dewasa muda digunakan untuk proses pemeliharaan dan perbaikan
tubuh, dan untuk mempertahankan keadaan gizi lebih baik.

Masa dewasa (Umur 31 - 45


tahun)
Keadaan pekerjaan
  Ringan Sedang Berat
Unsur gizi
Lk Pr Lk Pr Lk Pr
Kalori 2100 1750 2500 2100 3000 2500
Protein 60 55 65 65 70 70
Calsium 0,5 0,5 0,5 0,5 0,7 0,7
KEBUTUHAN NUTRISI
SESUAI TINGKAT PERKEMBANGAN USIA
Dewasa tua (Usia 46 tahun keatas)

Pada usia lanjut Umumnya aktivitas berkurang, maka akan banyak organ tubuh mengalami
degeneratif, organ pencernaan sudah mengalami kemunduran.

Wanita masa kehamilan dan menyusui

Kebutuhan kalori bertambah kira-kira 40 kcal/kg BB (300 kcal/hari).


Faktor-faktor yang memengaruhi pola diet
seseorang

Sikap dan
1 Kebudayaan 4 emosi

2 Agama 5 Letak geografi


Kesukaan
seseorang
3 terhadap 6 Ekonomi
makanan
PENGKAJIAN
Pada pasien dgn gangguan kebutuhan Nutrisi

A B C D
Anthropometric Biochemical Data Clinical Sign Dietary history
Measurement
TB, BB, LLA Tes lab, Ex: Hb, Penampilan umum, turgor Kebiasaan asupan
kulit, kondisi rambut, makanan dan cairan. Ex:
Albumin fungsi gastrointestinal, alergi, nafsu makan, status
fungsi kardiovaskular, ekonomi
PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 2 TAHUN
2020 TENTANG STANDAR ANTROPOMETRI ANAK
(EmergMedAustralas.2007) Untuk BBI (>10 tahun) gunakan rumus:
BBI Brocca= (TB – 100) - 10% (TB-100)
Rumus BBI untuk anak (Pediatric) (Jika TB pria <160cm dan TB wanita <150cm , tidak perlu dikurangi
10%) (Brocca)
Konvensional :
● BBI anak 0 -11 bulan = (Usia Bulan) : 2) + 4
● BBI anak 1-10 tahun = 2 x (usia tahun) + 8

1
UR 20
Rumus BBI untuk anak (Pediatric). Australia :

AZ ar,
A
● BBI anak 0 - 11 Bulan = (Usia Bulan) +9 ) : 2

G I fa j
CA lah
● BBI anak 1- 5 tahun = 2 x (usia tahun) + 5

OK dil
● BBI anak 5 - 14 tahun = 4 x (usia tahun)

BO ab
ND an
HA ratm
Su
Rumus IMT = BB / TB(m) ²
DIAGNOSA KEPERAWATAN

Defisit Nutrisi

Berat badan Lebih

Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah

Obesitas, dll

KI
BERHUBUNGAN DGN ????

SD
Defisit Nutrisi(0019)
Gejala dan tanda mayor
PENYEBAB DS: -
DO: Berat badan menurun minimal
• Kurangnya asupan makanan 10% dibawah rentang ideal
• Ketidakmampuan menelan makanan Gejala dan Tanda Minor
DS:
• Ketidakmampuan mencerna makanan • Cepat kenyang setelah makan
• Ketidakmampuan mengabsorbsi nutrien • Kram/nyeri abdomen
• Peningkatan kebutuhan metabolisme • Nafsu makan menurun

• Faktor ekonomi (mis. finansial tidak DO:


mencukupi) • Bising usus hiperaktif
• Faktor psikologis (mis. stres, keengganan • Otot pengunyah lemah
• Otot menelan lemah
untuk makan)
• Membran mukosa pucat
• Sariawan
• Serum albumin turun

KI
• Rambut rontok berlebihan
• Diare

SD
Status Nutrisi Membaik

I
(L.03030)

SLK Menurun Cukup Sedang Cukup Meningkat


Menurun Meningkat
Porsi makanan yang 1 2 3 4 5
dihabiskan

Memburuk Cukup Sedang Cukup membaik


Memburuk Membaik
Berat badan 1 2 3 4 5
Indeks IMT 1 2 3 4 5
(S utr ua
INTERVENSI KEPERAWATAN

i
n N ng g
IKI is
Ga

)
MANAJEMEN NUTRISI (I. 03119)

Observasi Terapeutik Edukasi


• Identifikasi status nutrisi • Lakukan oral hygiene sebelum makan, • Anjurkan posisi duduk, jika
• Identifikasi alergi dan jika perlu mampu
intoleransi makanan • Fasilitasi menentukan pedoman diet • Ajarkan diet yang diprogramkan
(mis. Piramida makanan)
• Identifikasi makanan yang
• Sajikan makanan secara menarik dan
disukai
suhu yang sesuai Kolaborasi
• Identifikasi kebutuhan kalori
• Berikan makan tinggi serat untuk
dan jenis nutrient mencegah konstipasi • Kolaborasi pemberian medikasi
• Identifikasi perlunya • Berikan makanan tinggi kalori dan sebelum makan (mis. Pereda
penggunaan selang nasogastrik tinggi protein nyeri, antiemetik), jika perlu
• Monitor asupan makanan • Berikan suplemen makanan, jika perlu • Kolaborasi dengan ahli gizi untuk
• Monitor berat badan • Hentikan pemberian makan melalui menentukan jumlah kalori dan
• Monitor hasil pemeriksaan selang nasigastrik jika asupan oral jenis nutrient yang dibutuhkan,
laboratorium dapat ditoleransi jika perlu
(S utr ua
INTERVENSI KEPERAWATAN

i
n N ngg
IKI is
Ga

)
PROMOSI BERAT BADAN (I. 03136)

Observasi Terapeutik Edukasi


• Identifikasi kemungkinan • Berikan perawatan mulut sebelum • Jelaskan jenis makanan yang
penyebab BB kurang pemberian makan, jika perlu bergizi tinggi, namuntetap
• Sediakan makan yang tepat sesuai
• Monitor adanya mual dan terjangkau
kondisi pasien( mis. Makanan
muntah • Jelaskan peningkatan asupan
dengan tekstur halus, makanan yang
• Monitor jumlah diblander, makanan cair yang kalori yang dibutuhkan
kalorimyang dikomsumsi diberikan melalui NGT atau
sehari-hari Gastrostomi, total perenteral
nutritition sesui indikasi)
• Monitor berat badan
• Hidangkan makan secara menarik
• Monitor albumin, limfosit,
• Berikan suplemen, jika perlu
dan elektrolit serum • Berikan pujian pada pasien atau
keluarga untuk peningkatan yang
dicapai
Fajar, Suratman Abdillah. 2019. Buku Catatan Ahli Indonesia
Edisi III.
Harnanto, Addi Mardi & Sunarsih Rahayu. 2016. Modul Bahan
Ajar Keperawatan Kebutuhan Dasar Manusia II. Jakarta:
* KemenkesRI

Permenkes RI No. 2 tahun 2020 tentang Standar


Antropometri Anak

SDKI, SLKI, SIKI

REFERENSI