Anda di halaman 1dari 30

ASUHAN KEPERAWATAN

KOMUNITAS
Lisna Nuryanti, S.Kep.,Ners.,M.Kep
• Merupakan suatu bentuk pelayanan
keperawatan profesional yang merupakan
bagian internal dari proses keperawatan.
• Di tujukan langsung pada masyarakat dengan
menekankan pada kelompok resiko tinggi
• Upaya pencapaian derajat kesehatan yang
optimal melalui upaya
• Upaya pencapaian derajat kesehatan yang
optimal melalui upaya peningkatan kesehatan,
pencegahan penyakit, pengobatan dan
rehabilitasi.
Proses asuhan keperawatan komunitas

• Metode asuhan yang bersifat alamiah,


sistematis,dinamis,kontinyu dan
berkesinambungan dalam rangka
memecahkan masalah kesehatan dariklien
individu, keluarga serta kelompok.
• Melalui tahapan pengkajian, penentuan
diagnosis, perencanaan, pelaksanaan
intervensi dan evaluasi keperawatan
PENGKAJIAN
• Dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-
faktoryang mempengaruhi status kesehatan
masyarakat
• Menggunakan teori yang relevan
• Informasi atau data dapat di peroleh secara
langsung atau tidak langsung di komunitas.
JENIS PENGKAJIAN
a. Data inti komunitas
1. sejarah/riwayat (riwayat daerah ini,
perubahan daerah ini)
2. Demografi (usia,karakteristik jenis kelamin,
distribusi ras dan distribusi etnis)
3. Tipe keluarga/bukan keluarga, kelompok)
4. Status perkawinan (kawin, janda/duda,
single)
5. Statistik vital (kelahiran, kematian kelompok
usia dan penyebab kematian)
6. Nilai-nilai dan keyakinan dan agama
b. Data subsistem komunitas
1. Lingkungan fisik (kualitas air, pembuangan
limbah,kualitas udara, flora, ruang terbuka,
perumahan, daerah hijau, musim, binatang,
makanan, akses)
2. Pelayanan kesehatan dan sosial
Puskesmas, klinik, rumah sakit, pengobatan
tradisional, pusat emergensi, ada penyakit
akut/kronis?
3. Ekonomi
keuangan keluarga, status pekerjaan, kategori
pekerjaan, lokasi bekerja
4. Transportasi dan keamanan (bus/taxi, angkot)
5. Politik dan pemerintahan
RT, RW, Desa/kelurahan, kelompok pelayanan
masyarakat (posyandu, PKK, karang taruna,
posbindu, poskesdes, panti)
6. Komunikasi
formal ;tv, radio, koran, Informal ; brosur, poster.
Papan pengumuman
7.Pendidikan meliputi sekolah yg ada di
komunitas
pelayanan kesehatan di sekolah, tipe pddkn,
perpustakaan, makan siang)
8. Rekreasi
c. Data persepsi
1. Persepsi masyarakat yg di kaji terkait tempat
tinggal yaitu : bgmn perasaan masyarakat
tentang kehidupan bermasyarakat yg di rasakan,
apa yg menjadi kekuatan mereka,permasalahan,
tanyakan pada kelompok yg berbeda (lansia,
re,aja, pekerja, IRT)
2. Persepsi perawat
Tentang kondisi kesehatan dari masyarakat apa
yg menjadi kekuatan, apa masalahnya, potensial
masalah yg dpt diidentifikasi
• Sumber data data primer : berasal dari
masyarakat dgn cara :
1. Survey epidemiologi
2. Pengamatan epidemiologi
3. Skrining kesehatan
• Sumber dari data sekunder : data yg sudah
ada sebelumnya
1. Sarana pelayanan kesehatan : Rs, puskes,
balai pengobatan
2. Instansi yg berhubungan dgn kesehatan :
kementrian, dinas, biro pusat statistik.
3. Absensi sekolah
4. WHO
• Metode pengkajian
- Wawancara
- Angket
- Observasi
- Pemeriksaan
Analisa data
• Setelah data terkumpul, analisis data
komunitas dapat dilakukan dalam beberapa
tahap yaitu : kategorisasi ringkasan
perbandingan kesimpulan.
1. Kategori data, berdasarkan
• Karakteristik demografi (komposisi keluarga, usia,jenis
kelamin, etnis dan kelompok ras)
• Karakteristik geografis (batas wilayah, jumlah dan
besarnya kepala keluarga, juang publik dan jalan)
• Karakteristik sosial ekonomi (pekerjaan dan
jenispekerjaan, tingkat pendidikan dan pola
kepemilikan rumah)
• Sumber dan pelayanan kesehatan (RS, PKM, Klinik,
pusat kesehatan mental)
2. Ringkasan
Pernyataan ringkasan disajikan dalam bentuk
ukuran seperti jumlah, bagan dan grafik
3. Perbandingan
Misalnya terkait dengan angka kematian
bayi/IMR disuatu wilayah di bandingkan dengan
IMR standar pada tingkat kabupaten/kota
4. Membuat kesimpulan
Secara logis lalu di buatkan pernyataan
penegakan diagnosis keperawatan komunitas.
Contoh analisa data
Kategori data Ringkasan laporan kesimpulan
Vital statistik
Angka Kematian
Bayi/IMR 42/1000 kelahiran hidup Angka kematian bayi di
Desa A 38/1000 kelahiran hidup desa A lebih tinggi dari
Desa B 34/1000 kelahiran hidup desa B dan kabupaten
Kabupaten Mekar baru Mekar baru
DIAGNOSA KEPERAWATAN
• Formulasi diagnosa di gunakan tanpa
menuliskan etiologi, sesuai label diagnosa
NANDA 2015-2017 mencakup diagnosis
aktual, promosi kesehatan/sejahtera atau
resiko
Sasaran Domain Kelas Kode Rumusan
diagnosis
keperawatan
Komunitas Domain 1 : Kelas 1 : 00168 Gaya hidup
Promosi Kesadaran kes. monoton
kesehatan
(NANDA)
Kelas 2 : 00257 Sindrom
Manajemen kelemahan
kesehatan lansia
00231 Risiko sindrom
kelemahan
lansia
00215 Defisiensi
kesehatan
komunitas
sasaran Domain Kelas Kode Rumusan diagnosa keperawatan
00188 Perilaku kesehatan cenderung berisiko
00099 Ketidakefektifan pemeliharaan
kesehatan
00078 Ketidakefektifan manajemen kesehatan
diri
00162 Kesiapan meningkatkan manajemen
kesehatan diri
00080 Ketidakefektifan managemen regimen
terapeutik keluarga
PERENCANAAN KEPERAWATAN
• Berorientasi pada Promosi kesehatan,
pencegaham penyakit, pemelihataan
kesehatan dan manajemen krisis.
• Langkah langkah:
a. Menetapkan Prioritas
b. Menetapkan sasaran
c. Menetapkan Tuhuan
d. Menetapkan rencana Intervensi
IMPLEMENTASI
• Fokus pada tahapini adalah : bagaimana
mencapai sasaran dan tujuan yang telah di
tetapkan sebelumnya.
• Fokus pada profram kesehatan masyarakat
tang telah ditetapkan dalam perencanaan.
• Strategi implementasi : proses kelompok,
promosi kesehatan, kemitraan (partnership)
EVALUASI
1. Evaluasi Formatif : dilaksanakan pd waktu
pelaksanaan program
2. Evaluasi Sumatif : dilaksanakan pada saat
pelakasanaan program sudah selesai