Anda di halaman 1dari 27

BAB V

IDE BISNIS DAN


MEMILIH BIDANG
WIRAUSAHA
Entrepreneur startup
(ACTION)
ACTION

FOKUS pada Satu PELUANG Bisnis

Dengan fokus pada satu peluang, maka seluruh


IDE dan pikiran untuk mengembangkan bisnis
akan lebih terarah. Hal ini akan memudahkan
dalam MENERAPKAN semua ide-ide tersebut
IDE
Gagasan, pikiran, saran, cipta, akal, pendapat,
pemikiran, cita – cita, angan – angan, maksud,
rencana, gambaran, tanggapan.

Potensi Tindakan

Keyakinan Hasil

Mata rantai ide menuju sukses


Merangsang Munculnya
IDE Bisnis

Jangan pernah menganggap enteng


sesuatu hal yang nampaknya sepele

Pelajari kiat orang lain yang telah meraih


kesuksesan dan mengalami kegagalan
Sumber Ide untuk
mengembangkan usaha
Membantu orang lain
Hobi
Pengamatan
Ide lama
Ide orang lain
Kolaborasi
Pengalaman diri sendiri maupun orang lain
Jual sebagai konsumsi masyarakat
Presentase sumber-sumber ide untuk
mengembangkan usaha

Dari lingkungan kerja 47%


Visi berdasarkan kesempatan ke depan 11%
Sumber sekunder, brainstorming, industri dan
perdagangan, publikasi bisnis, perusahaan pemilik
modal, agensi-agensi, transfer teknologi, idea
brokers (jasa konsultan) 27%
Menerapkan teknologi, produk, atau pelayanan 15
%
Informasi Ide Bisnis
Para ahli di Jalin hubungan baik dengan para wirausaha
bidangnya untuk mendapatkan saran dan nasihat
Mencari di Mengunjungi website perusahaan yang
internet mempunyai produk dan teknologi baru
Riset Gunakan perpustakaan untuk akses
perpustakaan referensi.
Survei Gunakan pos, telepon, internet atau
kuisioner
interview profesional. Menulis dan
menyiapkan daftar pertanyaan akan
memberikan data yang benar bagi Anda.
Riset untuk Gunakan modal perbankan, jasa penasehat
mendirikan bisnis atau konsultan dengan perusahaan
usaha untuk mendapatkan data dan bagaimana
cara memperolehnya
Asosiasi bisnis Mengunjungi pameran bisnis, baca publikasi
Riset pasar bisnis.
Survey pasar untuk penuangan ide bisnis
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide
Buku, Majalah dan Media Cetak
Lainnya

Buka perpustakaan pribadi Anda, cari buku


yang menarik perhatian Anda dan baca. Ambil
majalah, perhatikan setiap artikel. Pikirkan
apa yang bisa Anda buat dari materi yang
Anda baca itu. Cerita, puisi, artikel yang ada
di sana bisa menginspirasi Anda.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Obrolan
Rumpian, obrolan ringan atau kumpul – kumpul
sesama teman arisan atau saudara bisa menjadi
sumber ide yang dahsyat.
Cuma jangan terlalu terbawa suasana, saking
asyiknya ngerumpi, akhirnya Anda malah lupa
tujuan semula.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Bepergian
Keluarlah dari rumah Anda sementara waktu. Tidak
perlu jauh – jauh. Kalau Anda punya uang dan bisa
bepergian ke berbagai tempat yang eksotis itu lebih
baik. Kalaupun tidak bisa cukup di dalam kota Anda.
Cuma sekarang, gunakan cara bepergian yang lain.
Kalau biasanya Anda naik mobil pribadi, kali ini
cobalah naik angkutan umum. Sebisa mungkin jangan
pergi ke mall, pergilah ke pasar seni, galeri, museum,
dll. Perhatikan keunikan orang-orang di sekitar Anda.
Anda akan menemukan ide tersebar di mana – mana.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Komunitas
Jika Anda ingin menekuni di satu bidang tertentu,
cara terbaik adalah bergabung dengan komunitas
yang menekuni bidang tersebut. Dari diskusi
antar sesama anggota komunitas akan terungkap
problem, permasalahan dan solusi yang ingin
dicapai. Hal tersebut bisa diangkat menjadi ide.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Mimpi
Tidak semua orang bermimpi waktu tidur. Tetapi
bila Anda bermimpi apapun, kemungkinan isi
mimpi itu bisa menjadi ide Anda ketimbang Anda
repot ke dukun mencari tafsirannya.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Diari atau Jurnal


Bersyukurlah kalau dulu Anda rajin menulis diari
atau jurnal. Buka kembali lembaran diari tersebut,
baca kembali dan cari hal yang bisa menjadi ide.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Film
Beli atau pinjam film di rental. Cari film yang
unik yang biasanya jarang Anda tonton.
Pertimbangkan untuk menonton film yang
menang di berbagai kompetisi. Tonton
berkali – kali dan pikirkan apa yang bisa
Anda buat dari film yang Anda tonton itu.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Televisi
Yang dimaksud televisi di sini, bukan tayangan
televisi swasta di Indonesia yang amburadul, yang
sinetronnya kalau nggak melotot dan teriak – teriak
nggak puas. Tapi berbahagialah kalau televisi
kabel masuk ke rumah Anda (bukan promosi), tapi
di sana Anda bisa menonton Discovery Channel,
atau National Geographic Channel. Mereka bisa
menjadi sumber informasi bagi Anda.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Musik
Buka sampul kaset atau CD punya Anda, baca
liriknya, resapi sambil mendengarkan lagunya. Lirik
suatu lagu bisa menjadi inspirasi sebuah cinta.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Internet
Internet adalah sumber informasi yang tidak ada
habisnya. Luangkan waktu untuk mencari berbagai
informasi di internet, usahakan saja supaya tidak
tersesat.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Ide Bisnis dari Kegagalan dan


Kesuksesan Orang Lain
Orang bijak mengatakan “Belajarlah dari kegagalan
orang lain”. Tidak ada salahnya belajar bisnis dari
yang gagal. Karena ada kemungkinan kita bisa
memulainya dengan kesuksesan. Kegagalan bisnis
yang dilakukan orang lain, merupakan pelajaran
penting bagi Anda untuk mengoreksi jalan yang
salah menjadi benar dan lebih baik lagi. Namun
demikian, belajar dari yang sukses pun sangat
dianjurkan, karena dengan demikian Anda telah
belajar memulai sistem yang sudah terbukti berhasil.
Beberapa Sumber – sumber tempat
mencari ide

Ide dari Minat dan Hobi


Ide usaha juga bisa dimulai dari sesuatu yang Anda
akrabi baik minat atau hobi yang Anda miliki. Kedua hal
ini merupakan sumber yang memiliki kekuatan yang
ampuh dalam membangun keyakinan serta motivasi
bagi kita untuk memulai usaha. Umumnya orang tidak
merasa terbeban untuk melakukan yang ia senangi dan
akrabi. Ini merupakan modal kuat bagi seorang
pengusaha yang menekuni dunia yang memang ia cintai.
Kalau dari kecil suka bikin kue atau memasak, bisa bikin
usaha seputar makanan, kalau suka musik dan pandai
memainkannya, bisa buka sekolah musik dan studio
musik.
Beberapa olahragawan nasional seperti Susi
Susanti, Elfira Nasution dan Ade Rai,
mengembangkan usaha mereka di jalur yang sesuai
dengan minat, hobi dan pengalaman kerja : menjadi
pelatih, membuka sekolah olah raga, toko peralatan
olah raga dan pusat kebugaran. Bahkan kalau Anda
hobi cuap – cuap dan suka bergaul kenapa tidak
membuat even organiser, kini banyak perusahaan
atau individu yang memanfaatkan jasanya.
Memulai Bisnis TANPA Uang
Tunai
1. Modal dengkul
2. Menggunakan sistem bagi hasil
3. Meminjam dengan sistem menggaji
4. Pembayaran di muka
5. Sistem barter
6. Mengambil produk dulu
Macam Bidang Usaha
A. Bisnis resiko kecil
1. modal dengkul
- perantara
- jual dulu baru beli
- jual ide (proposal)
2. supplier/pemasok
- bahan bangunan
- alat tulis kantor
- kebutuhan pokok
3. jasa
- perbaikan rumah
- instalasi listrik
- catering
- MLM
B. Bisnis resiko sedang
1. restoran
2. peternakan
3. bengkel
4. jasa transportasi
5. industri kerajinan
6. industri makanan
7. pondokan
8. konveksi

C. Bisnis resiko tinggi


1. real estate
2. industri besar
3. hotel
Prinsip-prinsip memilih bidang usaha

1.Jangan memilih bidang usaha yang sudah


ramai dikerjakan orang
2.Pilih usaha yang belum terlalu banyak
digeluti orang
3.Sebelum memilih bidang usaha harus
diteliti bagaimana kesempatan dan
kemungkinannya
4.Cari alternatif-alternatif jenis usaha, jangan
terpukau pada salah satu usaha.
5.Gunakan rasio dalam memilih bidang usaha
6.Jangan menggunakan perasaan
Syarat Memilih Bidang Usaha
1. Pilih bidang usaha dengan indikator
1. pekerjaan tersebut tidak membosankan
2. mudah menemukan masalah dalam
operasional
3. mudah menemukan ide
4. bekerja antusias dan gembira
2. Pilih yang ada pasarnya dengan indikator
1. banyak permintaan
2. yang bergerak di bidang yang sama masih
sedikit
3. perputaran barang cepat
4. produk yang ada mutunya jelek, yakin bisa
lebih baik
3. Memiliki keahlian dengan indikator
1. menguasai secara detail
2. mampu mengerjakan dengan baik,
dengan kesalahan yang minimal
3. pekerjaan berhasil secara kuantitatif
dan kualitatif
“B I S N I S “
B = BERBASIS ILMU
PENGETAHUAN
I = NOVATIF
S = STRATEGI
N = NIAT YANG KUAT
I = INFORMASI DAN
TEKNOLOGI
S = SUPEL