Anda di halaman 1dari 23

Development of Institutional

Structure of Financial
Accounting

Delivered by:
Juanda Surya
Latar Belakang dan perkembangan
standar akuntansi di US
3 periode berbeda dalam perkembangan standar
akuntansi:
Formative Years (1930
—1946).

Periode setelah perang


(1946—1959).

Periode Modern (1959


—sekarang)
Akuntansi di US sebelum tahun 1930
 Tahun 1880 : Akuntansi sebagai instrument penting dalam
menjalankan bisnis.
 1886 : AAPA dibentuk dengan 10 anggota.
 1896 : The Institute of Bookkeepers and Accountant dan AAPA
sukses membuat desain dari Certified Public Accountant.
 1905 : AAPA membuat Journal of Accountancy yang berlanjut
menjadi jurnal profesional penting hingga sekarang.
 1916 : AAPA berubah nama menjadi American Intitute of
Accountants (AIA) yang kemuadian berganti nama menjadi
AICPA pada tahun 1957 . Grup ini menjadi organisasi nasional
yang tidak bermaksud untuk mengganti perhimpunan tapi
melengkapi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan
keseragaman dan standar kualifikasi dan permintaan untuk
anggota.
Akuntansi di US sebelum tahun 1930
 1918 : AIA mengeluarkan “Approved Methods for the
Preparation of Balance Sheet Statements” yang diterbitkan
dalam Federal Reserve Bulletin, yang digunakan sebagai
standar audit atas neraca.
 1929: Dokumen Approved Methods for the Preparation of
Balance Sheet Statements direvisi atas arahan fedaral reserve
board.
 1921 : The American Society of Certified Public Accountant
dibentuk (ASCPA).
 1936 : Karena rivalitas yang tinggi antara ASCPA dan AIA,
New York State Society menyatukan dua lembaga ini menjadi
satu memakai nama AIA.
Formative Years (1930—1946).
Kesepakatan NYSE dan AICPA
 1930 : AICPA memulai untuk menyiapkan dokumen penting untuk
pengembangan pembuatan aturan akuntansi bersama NYSE. AICPA
melalui Special Committee dan Stock. Exchange membangun prinsip
akuntansi yang akan diikuti oleh semua perusahaan yang terdaftar di
Stock Exchange.
 Solusi yang ditawarkan oleh AICPA adalah Edukasi untuk pengguna
laporan akuntansi terhadap keterbatasan laporan dan Pengembangan
laporan untuk membuat perusahaan lebih informatif terhadap
pengguna.
 Komite AICPA menyusun draft formal 5 standar Prinsip Akuntansi
yang diterima oleh NYSE pada 1932. Inilah yang dikembangkan
menjadi GAAP. Lima standar inilah yang dimasukkan menjadi Bagian
pertama Accounting Research Bulletin (ARB).
Formasi SEC
 Pada tahun1934 SEC pertama kali dibentuk. SEC
bertujuan untuk mengelola Securities Act 1933 dan
Exchange Act 1934. SEC awalnya mengizinkan profesi
akuntan untuk membuat prinsip akuntansi tanpa intervensi.
 Akan tetapi, SEC membuat pernyataan ketidaksabarannya
terhadap kinerja profesi akuntan. SEC mengeluarkan ASR
No.4 yang menyatakan bahwa walaupun akuntan
profesional mendirikan badan otoritas untuk membangun
standar akuntansi, SEC akan menentukan praktik akuntansi
yang diterima dan memandatkan metode yang akan dipakai
dalam laporan perusahaan.
Komite Prosedur Akuntansi (Committee on Accounting
Procedure) 1936—1946
 1933, AICPA membentuk komite untuk pengembangan
prinsip akuntansi yang kemudian berganti nama menjadi CAP
(1936) yang tidak aktif sampai tahun 1938. Tekanan dari
SEC, jumlah anggota CAP meningkat 3 kali lipat hingga
menjadi lebih aktif.
 Setelah lima tahun tidak ada perkembangan, SEC kehilangan
kepercayaan pada CAP . CAP memutuskan untuk
mengadopsi kebijakan memulai dari masalah yang spesifik
dan merekomendasikan metode akuntansi.
 Selama 2 tahun, CAP mengeluarkan 12 ARB dan CAP
berkonsultasi pada SEC untuk memutuskan ARB yang
diterima oleh SEC.
Periode setelah perang (1946—1959)
 Ekonomi mengalami perkembangan yang sangat
besar setelah perang dunia.
 Perkembangan stockholder di US bertambah dari
4 juta (1940), 7 juta (1952), dan 17 juta (1962).
 Laporan keuangan menjadi instrumen yang
penting dalam pengambilan keputusan. Masalah
yang utama adalah keseragaman dan
keterbandingan laporan laba antara perusahaan
yang berbeda.
Periode setelah perang (1946—1959)

• ARB 32 dan SEC.


• Permasalahan Tingkat Harga.
• Akhir dari CAP.
• Pendekatan Baru.
Periode Modern (1959—sekarang)
Dibuat APB dan Divisi Penelitian Akuntansi untuk
mengembangkan prinsip akuntansi. Hasil dari divisi
ini akan diterbitkan pada ARS. Studi ini akan
memberikan dokumentasi yang detail, semua aspek
dari masalah, rekomendasi maupun simpulan. Dua
pekerjaan untuk laporan special committee :
1. Postulat dasar akuntansi.
2. Seperangkat prinsip akutansi yang berlaku untuk
semua berdasarkan postulat.
Periode Modern (1959—sekarang)

Tahun Awal APB


 ARS 1 dan 3. ARS 1 tidak memancing banyak
reaksi. ARS 3 memancing kritik di banyak sektor.
 Kredit Pajak Investasi APB 2 mengenai kredit
pajak investasi menyebabkan masalah lain. Dua
alternatif yang ditawarkan. 1. Mengakui manfaat
pajak pada tahun diterima, ditawarkan metode
flowthrough 2. Mengakui manfaat pajak selama
aset ada, ditawarkan metode deferral.
Periode Modern (1959—sekarang)
Kritik terhadap APB
APB mengumpulkan pencapaian yang berkesan karena banyaknya
kontroversi publik selama tahun 1965—1967. APB mengeluarkan 7
opini, termasuk 3 catatan yang patut diperhatikan. APB No.8 untuk
dana pensiun sukses memenuhi keinginan banyak pihak. APB No.9
untuk lingkup akun luar biasa dan earning per share.
ARS 7 dan APB Statement 4
Penelitian selanjunya dari APB dipesan. Hal ini untuk
mendiskusikan konsep dasar prinsip akuntansi dan menyimpulkan
prinsis dan praktik yang diterima. ARS 7 sukses walaupun lebih
singkat dari yang diperlukan. Komite bekerja selama 5 tahun untuk
merumuskan APB 4, Konsep Dasar dan Prinsip Akuntansi yang
mendasari Laporan Keuangan untuk Perusahaan Bisnis.
Periode Modern (1959—sekarang)
 Kritik berkelanjutan
Kritik terhadap proses penyusunan standar dan berkutat pada (1)
eksposur opini APB percobaan yang terbatas dan muncul sangat
lambat (2) masalah dengan kombinasi bisnis memperlihatkan
proses penyusunan standar yang lama dan subjek yang tidak
memenuhi keterhubungan proses.
 Laporan The Wheat dan Trueblood Committee
Komite The Wheat menyimpulkan rekomendasi :
1. Pendirian FAF.
2. Pendirian FASB
3. Pendirian the Financial Accounting Standards Advisory
Council.
FASB : Sebuah Overview
 Mekanisme Operasi
Terdiri dari 7 orang anggota independen. FASB diarahkan oleh
FASAC pada wilayah operasional dan perencanaan kegiatan, agenda
dan prioritas, and perjanjian tugas.
 Penilaian FASB
FASB mulai lebih banyak menggunakan sumber daya yang tersedia
di luar sehingga FASB menjadi lebih sensitif terhadap konsekuensi
ekonomi potensial standar yang akan dibuat sebelum akhirnya
standar itu diterbitkan. Hasil FASB sampai tahun 2007 secara umum
telah menghasilkan laporan keuangan yang konservatif. FASB juga
mengeluarkan Statements of Financial Accounting Concepts yang
berisi teori yang menjadi pilar dalam menilai standar dan praktek
akuntansi.
FASB : Sebuah Overview
1. Evolusi Kekuatan FASB Beberapa pihak berusaha untuk
membatasi kekuasaan legislatif FASB. Beberapa tantangan yang
dihadapi diantaranya adalah:
 Adanya kekuatan membuat standar bagi pemerintah untuk
mendirikan GASB (Government Accounting Standards Board).
 Standar GASB cenderung mengalahkan standar yang dibuat
FASB untuk entitas pemerintah.
 Akhirnya diputuskan bahwa pelaporan keuangan organisasi-
organisasi sektor publik akan tetap menggunakan standar FASB
kecual bila lembaga tinggi organisasi tersebut menyatakan untuk
menggunakan standar GASB.
FASB : Sebuah Overview
2. Investigasi kongres ada juga tekanan lain
terkait cost pembuatan standar dan sulitnya
memahami standar serta ancaman terkait
independensi lembaga (adanya dominasi) SEC
yang memberikan pendanaan untuk FASB.
Selain ancaman tersebut, tekanan juga datang
dari pihak kongres yang meminta seluruh profesi
diatur oleh pemerintah.
Sarbanes-Oxley Act (SOX)
 SOX didirikan PCAOB. PCAOB bertanggung jawab
untuk mendaftarkan kantor akuntan, menyiapkan
standar audit, dan menginspeksi kantor akuntan
teregister, dan meningkatkan kepatuhan pada SOX.
 Implementasi SOX mendadak menjadi fokus perusahaan
publik dan KAP . Adanya perubahan besar-besaran pada
financial restatement dan kejahatan kerah putih, pada
akhirnya memunculkan argumen “Hukum sudah terlibat
terlalu jauh”, bahkan perusahaan mulai mengeluarkan
suara untuk mengubah saja hukum yang sudah disahkan
itu.
Kovergensi Internasional
 US GAAP tidak lagi berlaku secara universal
di semua negara. Harmonisasi digunakan
beberapa tahun belakangan ini untuk
merefleksikan tujuan internasional, tapi
konvergensi telah diterima.
 Pada tahun 2002, IASB dan FASB sepakat
untuk melakukan konvergensi anatar US
GGAP dan IFRS.
Krisis Liabilitas dalam Akuntansi Publik

 Timbul tekanan untuk mengarahkan audit ke


arah mendeteksi kecurangan. Auditor diminta
untuk melaporkan pad SEC jika manajemen
dan direksi tidak layak.
 Auditor berhak menyebarkan kesalahan atas
tuduhan menurunkan biaya dan karena
pengawasan yang tidak memadai dan
judgement yang kurang.
Peran AICPA saat ini
 AICPA mengkampanyekan sertifikasi secara luas
yang dititikberatkan pada tanggung jawab audit CPA.
 AICPA melanjutkan pekerjaan mendapatkan kembali
kepercayaan publik yang hilang selama
keruntuhannya pada tahun 2000.
 AICPA tetap memegang peranan penting untuk
mengendalikan “shopping for accounting principle”
yang menyebabkan peningkatan kompetisi sesama
perusahaan audit.
Peran SEC saat ini
 Otoritas SEC saat ini sebagai otoritas hukum dalam
mengatur standar akuntansi untuk perusahaan publik.
Otoritas tersebut berupa pendanaan terhadap
aktivitas FASB (sehingga pada akhirnya FASB menjadi
quasi-governmental body), penekanan terhadap FASB
untuk lebih mengontrol penerimaan anggota baru, serta
pengisian data keuangan lewat EDGAR (Electronic Data
Gathering, Analysis and Retrieval System). Pada tahun
2005 SEC mulai menggunakan XBRL.
Grup Lainnya
 AAA :berfokus pada standar akuntansi selama
bertahun-tahun.
 FEI : mereview semua hasil diskusi FASB dan
draft yang dikeluarkan, serta mendanai riset
akuntansi dan topik terkait
 IMA : mengadakan riset dan menerbitkan
laporan pada area akuntansi biaya dan
manajemen.
TERIMAKASIH