Anda di halaman 1dari 25

SALINAN RESEP

PENGERTIAN SALINAN RESEP


BAGIAN SALINAN RESEP
PENANDAAN PADA SALINAN RESEP
MACAM SALINAN RESEP
CARA MEMBACA SALINAN RESEP
CARA MENULIS SALINAN RESEP
PENGERTIAN SALINAN RESEP
 Salinan resep adalah salinan yang dibuat oleh
apoteker bukan hasil fotokopi.
 Fungsi salinan resep adalah sebagai ganti

resep missal bila hanya sebagian obat saja


yang diambil atau untuk mengulang
pengambilan obat yang sama atas perintah
dokter.
BAGIAN SALINAN RESEP
 Nama dan alamat apotek
 Nama dan nomor SIK apoteker pengelola

apotek
 Nomor resep/nomor salinan resep

 Nama dokter penulis resep

 Tanggal penulisan resep

 Pro/nama pasien

 R/ berisi resep persis seperti resep asli

 Tanda “det” atau “detur” untuk obat yang

sudah diserahkan, atau “ne det” atau “ne


detur” untuk obat yang belum diserahkan
 Tempat dan tanggal pembuatan salinan resep

 Pcc Tanda tangan atau paraf apoteker

pengelola apotek dan nama APA


 Cap apotek

hanya boleh diperlihatkan kepada dokter


penulis resep, penderita yang bersangkutan,
petugas kesehatan, atau petugas lain yang
berwenang menurut undang-undang yang
berlaku
BAHASA LATIN DALAM SALINAN
RESEP
 Det  telah diberikan
 Iter  diulang
 Det orig  resep asli sudah diulang
 Det iter 1x  pengulangan telah diberikan 1

kali
 Det V  telah diberikan 5
 Ne det  belum diberikan
 d.i.d.  baru diberikan setengahnya
MACAM PENANDA SALINAN RESEP
 Det dan nedet
 D.i.d dan det…..
 Det orig dan det Iter….x
Det dan nedet
 Saat melakukan pekerjaan di
apotik, adakalanya saat
menerima resep ada obat yang
tidak bias kita layani karena
berbagai sebab missal obat
habis, apotik tidak memiliki obat
jenis itu, atau pasien meminta
untuk dituliskan salinan resep.

 Kasus: Seorang pasien bernama


Sandy datang ke apotek untuk
menebus resep yang berisi
Bisolvon kids Syr dan Biolergi
tab. Saat itu apotek memiliki
Biolergi tab tetapi kebetulan
bisolvon kids syr sedang habis.
 Bila dalam suatu salinan
resep tertulis kata ‘det’
dibawah signature sebelah
kanan, itu berari obat telah
diberikan dan kita tidak
boleh memberikannya lagi.
 Kata ‘nedet’ dalam bahasa
Indonesia berarti belum
diberikan. Apabila suatu
salinan resep tertulis kata
‘nedet’ dibawah signature
sebelah kanan, itu berari
obat belum diberikan dan
kita boleh memberikannya
D.i.d dan det…
 Saat melakukan pelayanan
resep, adakalanya dokter
meminta suatu resep untuk
diberikan hanya setengahnya
saja. Maka Asisten Apoteker
dengan pengawasan Apoteker
atau Apoteker harus
membuat salinan resep
sebagai pengganti obat yang
belum ditebus agar pasien
bisa menebus sisa obat saat
obat hampir habis.
 Kata ‘d.i.d’ adalah singkatan dari da in
dimidio yang artinya diberikan
setengahnya
 Dalam salinan resep bahasa yang

tertulis bukan lagi –d.i.d- tetapi –det…


 dalam salinan resep ditulis –det X-

karena obat telah diberikan 10 tablet


 recipie yang ke-dua baru

menyerahkan 10 tablet sehingga


dalam salinan resep ditulis –det X-
 Khusus untuk sediaan selain tablet,

kapsul dan pulveres dimana jumlah


obat yang diminta adalah setengahnya
(d.i.d) maka dalam copi resep akan
tertulis –d.i.d-.
Det orig dan det Iter….x
 Kata kata –Iter….x-,
-det orig-, -det
Iter…x. akan biasa
kita temukan pada
pasien yang
menerima
pengobatan jangka
panjang
 Pada resep sebelumnya tertulis
Iter 2x. maka resep dapat ditebus
sebanyak 3x (1x resep asli dan 2x
pengulangan).
 det orig yang merupakan
singkatan dari detur origin
(original/ resep asli telah
diberikan)
 tanda Iter pada salinan resep tetap
dituliskan pada tempat yang sama
dengan resep aslinya.
 obat yang tidak diikuti Iter, obat
hanya diberikan sekali dan pada
salinan resep diberi tanda –det­-. /
detur yang berarti telah diberikan.
Penebusan Salinan Resep yang
Pertama
 karena baru bertuliskan det
orig, maka salinan resep masih
bisa dilayani lagi
 untuk amoxicillin karena pada

keterangan salinan resep telah


ditulis –det- maka recipie yang
kedua tidak dilayani.
 Pada salinan resep yang kedua,

karena telah diulang 1 kali


maka pada bagian bawah obat
ditulis –det Iter 1x- .
 Sedangkan untuk recipie ke

dua tetap ditulis det karena


obat tidak diulang.
Penebusan Salinan Resep yang Ke-
dua
 ini terakhir kali obat
ditebus maka salinan resep
tidak perlu disertakan
dalam pemberian obat.
 Jika pasien meminta salinan

resep, maka salinan resep


dapat diberikan dengan
ketentuan pada bagian
bawah obat pada salinan
resep diberi keterangan
berupa –det- yang berarti
obat telah diberikan.
CARA MEMBACA SALINAN RESEP

 Tulisan Iter berada di kiri 


berarti hanya tulisan di
kanannya saja yang
diulang.
 Tulisan Iter diatas  semua

yang ada di dalam resep


diulang
CARA MENULIS SALINAN RESEP

 Salinan resep ditulis sama seperti apa yang ditulis di dalam resep. Dengan
tambahan penanda
seperti: ditulis di
 Det  telah diberikan kanan bawah setiap R
 Iter  diulang seperti resep
 Det orig  resep asli sudah diulangkanan bawah setiap R
 Det iter 1x  pengulangan telah diberikan 1 kali kanan bawah setiap R
 Det V  telah diberikan 5 kanan bawah setiap R
 Ne det  belum diberikan kanan bawah setiap R
ETIKET DAN PENANDA
LAIN
PENGERTIAN ETIKET
MACAM ETIKET
BAGIAN ETIKET
CARA MENULIS ETIKET
CARA MELETAKKAN ETIKET
PENGERTIAN ETIKET
 Etiket adalah sarana pemberitahuan bagi
pasien yang disertakan bersama obat berisi
keterangan tentang cara pemakaian obat
dalam satu hari
MACAM ETIKET

DALAM (PUTIH) LUAR (BIRU)


Penanda etiket
Penanda obat dalam
◦ Kocok dahulu  untuk obat sediaan suspense
◦ Tidak boleh diulang tanpa resep  resep obat
narkotika
◦ Diminum sampai habis  obat antibiotika
◦ Dikunyah  obat tablet kunyah (chewable)
◦ Letakkan dibawah lidah  obat bentuk sediaan
sublingual
◦ Sebelum/saat/setelah makan
Penanda obat luar
◦ Obat gosok
◦ Obat kumur  hanya untuk dikumur
◦ Kocok dahulu  untuk bentuk sediaan suspense
◦ Oleskan ditempat yang sakit
◦ Tetes mata
◦ Salep mata
BAGIAN ETIKET
 Nama dan alamat apotek
 Nama dan nomor SIA
Apoteker pengelola apotek
 Nomor dan tanggal
pembuatan obat
 Nama pasien
 Aturan pemakaian
 Penanda lain seperti obat
luar, kocok dahulu dll
 Penanda
sebelum/sewaktu/sesudah
makan
 Ucapan semoga lekas sembuh
 Paraf / tanda tangan
CARA MENULIS ETIKET
 Tulis nomor resep sesuai dengan
urutan resep masuk ke apotek
 Tulis tanggal yaitu tanggal obat
diserahkan
 Tulis nama pasien untuk menghindari
salah memberikan obat
 Tulis cara pakai obat sejelas mungkin
untuk menghindari kesalahan pada
pemakaian obat oleh pasien
 Jika ada penandaan lain seperti yang
telah disebutkan diatas, bisa
ditambahkan
 Pemakaian obat harus jelas
sebelum/saat/setelah makan. Pada
pagi/siang/sore hari
CARA MELETAKKAN ETIKET
 Etiket dimasukkan ke dalam plastic jika sediaan
obat adalah tablet lepas, pulveres, capsul. Etiket
ditempel pada obat jika sediaan obat ada dalam
botol, atau pot salep. Etiket bisa di temple pada
obat jika tablet dalam kemasan strip/blister
TUGAS 1 (SALINAN RESEP)
 Buatlah ringkasan materi dengan pemahaman
dan kata kata sendiri
 Berilah contoh soal dan jawaban mengenai

◦ Salinan resep dari resep yang ditebus sebagian


◦ Salinan resep dari resep yang ditebus semua
◦ Salinan resep pertama dari resep dengan iter ....x
◦ Salinan resep dari salinan resep sebelumnya tanpa
iter
◦ Salinan resep dari salinan resep sebelumnya
dengan iter ....x
TUGAS 2
 Buatlah ringkasan materi dengan pemahaman
dan kata kata sendiri
 Berilah contoh soal dan jawaban dengan

kasus
◦ 2 Resep obat dengan etiket putih (signa berbeda)
◦ 2 Resep obat dengan etiket biru (signa berbeda)