Anda di halaman 1dari 10

LARUTAN ISOTONIK, HIPOTONIK, DAN HIPERTONIK

DISUSUN OLEH :
YOGI ABDUL GHAFUR
191141076
Istilah yang digunakan untuk membandingkan tekanan osmotic dari cairan
terhadap plasma darah yang dipisahkan oleh membran sel

Yaitu dibagi menjadi 3 larutan :


1. Larutan Isotonik
2. Larutan Hipotonik
3. Larutan Hipertonik
LARUTAN ISOTONIK
Suatu larutan yang konsentrasinya sama besar dengan
konsentrasi dalam sel darah merah sehingga tidak terjadi
pertukaran cairan diantara keduanya

Osmolaritas (tingkat kepekatan) cairannya mendekati serum


Bermanfaat pada pasien yang mengalami hipovolemi
Resiko terjadinya overload (kelebihan cairan) khusunya :
 Penyakit gagal jantung kongestif
 hipertensi
LANJUT....
NaCl 0,9% Ringer Laktat
LARUTAN HIPOTONIK

Larutan yang memiliki kosentrasi yang lebih rendah dibandingkan larutan


lainnya yaitu : larutan isotonik dan larutan hipertonik

Larutan ini memiliki osmolaritas (tingkat kepekatan) lebih rendah dari pada
serum
Turunnya titik beku kecil akan menyebabkan air akan melintas ke membran sel
darah merah yang semipermeabel membesarkan volume sel darah merah dan
dapat meningkatkan tekanan dalam sel. Tekanan yang lebih besar bisa
menyebabkan pecahnya sel-sel darah merah, peristiwa ini disebut juga
hemolisa
LANJUT.....

Nacl 0,45 %
LARUTAN HIPERTONIK

Larutan ini memiliki konsentrasi larutan yang lebih tinggi dari larutan yang
lainnya
Bila larutan ini dicampurkan dengan larutan lainnya maka akan terjadi
perpindahan cairan menuju larutan hipertonis sampai terjadi keseimbangan
konsentrasi larutan.
Larutan memiliki titik beku yang besar sehingga tekanan osmosenya lebih tinggi
dari serum darah dapat menyebabkan air keluar dari sel darah merah melintas
membran semipermeabel dan mengakibatkan terjadinya penciutan sel-sel
darah merah.
LANJUT...

Dextrose 5% Albumin
GAMBARAN UMUM
TERIMAKASIH