Anda di halaman 1dari 9

PROPOSAL

KONSEP RENCANA KEPENGAWASAN

“Diajukan sebagai syarat dalam mengikuti seleksi


substansi calon pengawas”

Oleh:
YUYUN SILVIA DEWI, S.Pd
NIP. 197111102006042031

TAHUN 2020
BAB 1 PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG

Pengawas Sekolah harus mampu memberi contoh yang baik, bagaimana


suatu proses belajar mengajar yang evektif dengan bertindak sebagai guru
yang melaksanakan PBM untuk materi tertentu di depan kelas dengan tujan
agar guru yang diawasi dapat memperhatikan model pembelajaran yang
baik.
 
Dalam kenyataannya di lapangan, kadang-kadang Kepala Sekolah
dihadapkan dengan berbagai masalah, baik intern dalam mengelola
sekolahnya maupun dalam hubungannya dengan masyarakat dan lain-lain.
Pengawas sekolah berupaya agar sesuatu proses pendidikan yang
dilaksanakan di sekolah lebih baik daripada hasil yang dicapai sebelumnya
atau berupa saran kepada pimpinan untuk menindaklanjuti pembinaan yang
tidak dapat dilaksanakan sendiri.
B. Tujuan dan Sasaran Pengawasan
Tujuan Umum :
 
Memberi arahan dan panduan kepada pengawas sekolah
agar dalam melaksanakan tugas-tugas kepengawasan
mencapai tujuan daan sasaran yang diharapkan
 
Tujuan Khusus :
 
Pengawas sekolahmampumengidentifikasi permasalahan-
permasalahan yang dialami oleh sekolah, pendidik dan
tenaga kependidikan lainnya (warga sekolah) di wilayah
binaan masing-masing;
 
Pengawas sekolah memiliki acuan dalam menentukan
langkah strategis yang dibutuhkan oleh warga sekolah
dalam mengatasi permasalahan yang dihadapi.
D. SASARAN KEPENGAWASAN

• Pengawasan akademik kepada pendidik (guru)


dalam hal :
Mengembangkan kualitas pembelajaran (Supervisi akademik);
Produktifitas, efesiensi dan efektifitas.

 Pengawasan manajerial kepada tenaga


kependidikan (Kepala Sekolah,tenagA
administrasi, pustakawan, laboran, penjaga
sekolah, petugas keamanan dll.
 
Mengevaluasi proses dan hasil penembangan program sekolah
secara kolaboratif
E. VISI, MISI dan STRATEGI Pengawasan

1, Visi Pengawas Sekolah :


 
“TERWUJUDNYA SISTEM PENGAWASAN PENDIDIKAN YANG MAMPU MENDORONG
PENYELENGGARAAN DAN PENGELOLAAN PENDIDIKAN YANG EFISIEN, EFEKTIF,
TRANSPARAN, DAN AKUNTABEL, SEHINGGA DAPAT MENDORONG
TERSELENGGARANYA PENDIDIKAN YANG BERMUTU, MERATA DAN DAPAT
DIPERTANGGUNG-JAWABKAN”.
 
2, Misi Pengawas Sekolah :
 
Meningkatkan efektifitas pelaksanaan pengawasan yang berorientasi obyektif dan
akuntabel.
 
Menegakkan aparat pemerintah yang bersih dan berwibawa (clean govermance);
Mendorong terwujudnya akuntabilitas unit kerja;
 
Meningkatkan provesionalisme aparat pengawasan
 
Mengembangkan sistem pengawasan yang mandiri dan obyektif
 
Melakukan koordinasi fungsi pengawasan yang dilakukan lintas atau multi intaansi
 
Menegakkan etika dan moral penyelenggaraan pengelolaan dan pelaksanaan pendidikan.
Strategi Pengawasan Sekolah :
 
a. Berperan sebagai :
 
Mitra Strategis Sekolah
 
Inovator Pendidikan
 
Konsultan edukasi

 
Mengembangkan pendekatan kolaborasi Berfungsi sebagai :

Negosiator
 
Asesor
 
Pusat Informasi
 
Evaluator/Judgement,
3. TUGAS POKOK/ RUANG LINGKUP PENGAWASAN :
 
1, Membina dan mengembangkan (Developing)
 
a.Membina dan mengembangkan kompetensi pendidik dalam mengelola proses
Pembelajaran
b.Membina dan mengembangkan kompetensi Kepala Sekolah dan tenaga
kependidikan lainnya lainnya dalam menyelenggarakan, dan mengelola pendidikan
di sekolah.
 
2, Memantau (Monitoring)
 
Memantau berlansungnya proses pembelajaran;
 Memantau berjalannya program sekolah;
 Memantau kegiatan administrasi sekolah;
 Memantau pelaksanaan MBS. Di sekolah.
 
3, Menilai (Evaluating)
 
Menilai kinerja pendidik (Guru dan Kepala Sekolah);
Menilai kinerja tenaga kependidikan lainnya;
Menilai kinerja sekolah (sebagai lembaga penyelengara pendidikan);
Menilai hasil pembelajaran;
Menetapkan derajat ketercapaian semua program pendidikan.
4, Mensupervisi (Supervising)
 
a) Supervisi Akademik :
 
Memberikan bantuan profesional kepada guru dalam meninkatkan kualitas proses dan hasil
pembelajaran.
 
b) Supervisi Manajerial
 
Memberikan bantuan operasional kepada Kepala Sekolah dan tenaga kependidikan lainnya dalam
meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pengelolaan pendidikan menuju pada sekolah yang
efektif.
 
5, Mengkoordinasikan (Koordinating)
 
a. Membangun networking dalam proses pendidikan di sekolah;
b.  Menciptakan hubungan kolaboratif dan sinergis antara warga sekolah dengan orang tua
siswa, masyarakat, dan stake holder lainnya; Bertindak sebagai mediator, konselor dan
advisor.
Sekian
&
Terima kasih