Anda di halaman 1dari 15

Cara Menghitung

PPh Pasal 21
Dwi Puji Astuti, M.Pd
Ita Nuryana, S.Pd., M.Pd
Pengertian

Pajak penghasilan pasal 21 adalah


pajak dikenakan atas penghasilan:
 sehubungan dengan pekerjaan jasa
PPh Pasal 21? atau kegiatan
 yang diterima oleh wajib pajak
orang pribadi sebagai wajib pajak
dalam negeri

Presentation Title Here


Pihak Pemotong PPh Pasal 21

Pihak pemotong adalah pihak pemberi


kerja/pemberi jasa:
1. Bendaharawan pemerintah
2. Dana pensiun
3. Badan (PT, CV) dan bentuk usaha tetap
4. yayasan, lembaga, kepanitiaan, asosiasi, organisasi
5. penyelenggara kegiatan

Presentation Title Here


Pihak yang Dipotong PPh Pasal 21
pegawai tetap

pegawai tidak tetap

bukan pegawai

Presentation Title Here


Tarif PPh

Sampai dengan Rp 50 juta


5% Sesuai
Pasal 17 ayat (1)
huruf a
UU PPh
Diatas Rp 50 juta s.d. Rp 250 juta
15%

25%
Diatas Rp 250 juta s.d. Rp 500 juta

Di atas Rp 500 juta 30%


next 6
Terhadap wajib pajak yang tidak memiliki NPWP dikenakan tarif lebih tinggi 20% dari
tarif tersebut atau 120% x tarif pajak

Contoh:

penghasilan kena pajak (PPh pasal 21) sebesar Rp 1.000.000

mempunyai NPWP PPh Pasal 21 = 5% x 1.000.000 = 50.000

tidak punya NPWP PPh Pasal 21 = 5% x 120% x 1.000.000 = 60.000


PPh Pasal 21 PEGAWAI TETAP 7
Pegawai tetap menurut ketentuan pajak adalah pegawai yang
menerima penghasilkan dalam jumlah tertentu secara teratur,
termasuk dewan komisaris, dewan pengawas yang merangkap
sebagai pegawai yang bekerja penuh di perusahaan dan
pegawai kontrak yang bekerja penuh dalam perusahaan.
Cara Menghitung PPh 21 Pegawai Tetap
1. menghitung penghasilan Bruto sebulan
8
terdiri dari gaji + tunjangan dll + premi asuransi
2. menghitung penghasilan neto sebulan
dari penghasilan bruto sebulan dikurangi:
a.biaya jabatan sebesar 5% dari penghasilan bruto
b.iuran pensiun dan tunjangan hari tua
3. dihitung penghasilan neto setahun
dari penghasilan neto sebulan dikalikan 12
4. dihitung Penghasilan Kena Pajak (PKP)
dari penghasilan neto setahun dikurangi PTKP
5. dihitung PPh Pasal 21 setahun
dari penghasilan kena pajak pada no.4 x tarif pajak
6. dihitung PPh Pasal 21 sebulan
dari PPh pasal 21 setahun dibagi 12
*Penjelasan Biaya Jabatan 9
biaya jabatan 5% x penghasilan bruto sebulan
maksimal Rp 500.000 untuk menghitung PPh 21 bulanan
biaya jabatan 5% x penghasilan bruto setahun
maksimal Rp 6.000.000 untuk menghitung PPh 21 tahunan
*penjelasan presentase premi asuransi 10
 premi asuransi yang dibayar perusahaan masuk perhitungan PPh Pasal 21

 premi asuransi yang dibayar karyawan tidak ikut perhitungan PPh Pasal 21

contoh:

PT A mengikuti program BPJS perusahaan membayar premi asuransi 0,5%


dan 0,3%, sedangkan karyawan membayar premi asuransi 0,3% dan 0,2%
yang masuk perhitungan PPh 21 premi asuransi yang dibayar perusahaan yaitu
0,5% dan 0,3%
*penejelasan iuran pensiun 11
 iuran pensiun dan JHT yang dibayar karyawan masuk perhitungan PPh pasal
21
 iuran pensiun dan JHT yang dibayar perusahaan tidak masuk perhitungan
PPh pasal 21
contoh :
PT A mengikuti program BPJS, perusahaan membayar iuran pensiun
Rp30.000 dan iuran JHT Rp20.000. sedangkan karyawan membayar iuran
pensiun Rp35.000 dan iuran JHT Rp25.000. yang masuk perhitungan PPH 21
iuran pensiun dan JHT yang dibayar karyawan yaitu Rp35.000 dan Rp25.000
SOAL 1 12
Annisa sebagai pegawai tetap di PT A menerima gaji Rp 4.500.000. PT A membayar
premi asuransi kecelakaan kerja dan kematian sebesar Rp 30.000 dan Rp70.000.
Annisa membayar iuran pensiun dan iuran THT Rp40.000 dan Rp60.000.
Hitung: PPh 21 bulan Januari 2018

Jawab:
Gaji + (premi-premi) = penghasilan bruto sebulan
penghasilan bruto sebulan-(biaya jabatan 5%+iuran pensiun+iuran THT) = penghasilan neto sebulan
penghasilan neto sebulan x 12 = penghasilan neto setahun

penghasilan neto setahun - PTKP = penghasilan kena pajak


selanjutnya hitung PPh 21 setahun dg memasukkan tarif pajak :-)

hasil akhir NIHIL


SOAL 2 13
Ahmad belum menikah sebagai pegawai tetap di PT Cari Untung menerima gaji
Rp5.000.000. PT cari untung membayar premi asuransi kecelakaan kerja dan asuransi
kematian sebesar Rp30.000 dan Rp70.000. sedangkan Ahmad membayar iuran pensiun
dan iuran THT sebesar Rp40.000 dan Rp60.000
Hitung: PPh 21 bulan Januari 2018

Jawab:
Gaji + (premi) = penghasilan bruto sebulan
penghasilan bruto sebulan-(biaya jabatan 5%+iuran pensiun+iuran THT) = penghasilan neto sebulan
penghasilan neto sebulan x 12 = penghasilan neto setahun

penghasilan neto setahun - PTKP = penghasilan kena pajak


selanjutnya hitung PPh 21 setahun dg memasukkan tarif pajak :-)
hasil akhir Rp 12.250
SOAL 3 14
Solikin telah menikah mempunyai anak 3 sebagai pegawai tetap di PT SUKSES
menerima gaji Rp15.000.000, tunjangan Rp950.000. PT SUKSES membayar premi
asuransi kecelakaan kerja dan premi asuransi kematian sebesar Rp20.000 dan
Rp80.000. sedangkan solikin membayar iuran pensiun dan iuran THT sebesar
Rp35.000 dan Rp65.000.
Hitung: PPh 21 bulan Januari 2018
Jawab:
Gaji + (tunjangan+premi) = penghasilan bruto sebulan
penghasilan bruto sebulan-(biaya jabatan 5%+iuran pensiun+iuran THT) = penghasilan neto sebulan
penghasilan neto sebulan x 12 = penghasilan neto setahun

penghasilan neto setahun - PTKP = penghasilan kena pajak


selanjutnya hitung PPh 21 setahun dg memasukkan tarif pajak :-)
hasil akhir Rp 1.000.833
Thank You!
Any Questions?