Anda di halaman 1dari 17

Distribusi Sampling

Pengertian dan Konsep Dasar

Teknik Sampling terutama berguna dalam:


• Mengestimasi parameter populasi (seperti mean
populasi, varians populasi dll) yang tidak diketahui
berdasarkan pengetahuan akan statistik sampel
(seperti mean sampel, variansi sampel dll) yang
berkaitan.
• Menentukan apakah perbedaan yang teramati pada
dua sampel adalah benar-benar signifikan (berarti)
atau karena variasi yang difatnya kebetulan.
Populasi terhingga dan Tak Terhingga

• Populasi terhingga (finite population) adalah


populasi yang jumlah seluruh anggotanya
tetap dan dapat didaftar sedangkan populasi
tak terhingga (infinite population) adalah
populasi yang memiliki anggota yang
banyaknya tak berhingga.
Contoh 7.1
• Bagian pengendalian mutu suatu pabrik disket
memeriksa banyaknya disket cacat yang diproduksi
dengan memilih 10 disket dari setiap lot produksi yang
terdiri atas 1000 disket. Dalam kasus ini, populasi yang
dikaji adalah propulasi yang terhingga.
• Seorang mahasiswa mengadakan survey mengenai
merek dan tipe telepon genggam yang paling digemari
oleh konsumen. Jika kurun waktu survey tidak dibatasi
maka populasi yang diamati merupakan populasi yang
tak terhingga karena dari waktu ke waktu merek dan
tipe telepon genggam yang beredar di pasar terus
bertambah.
Sampling Secara Acak (Random Sampling)

• Agar suatu kesimpulan yang diambil berdasarkan


sampel dapat valid dan dapat dipercaya, sampel
harus dipilih sedemikian rupa agar mewakili
populasi.

• Salah satu cara memperoleh sampel ini adalah


dengan sebuah proses yang disebut sampling
secara acak (random sampling) di mana setiap
anggota populasi mempunyai kesempatan yang
sama untuk terpilih sebagai sampel.
Sampling dengan dan tanpa Pergantian

• Sampling di mana setiap anggota sebuah


populasi bias terpilih lebih dari satu kali
(terpilih kembali sebelumnya) disebut
sampling dengan pergantian sedangkan jika
anggota populasi tidak bias terpilih lebih dari
sekali (yang telah terpilih tidak bias dipilih lagi)
disebut sampling tanpa pergantian.
Sampel Acak (Random Sample)
• Dengan andanya variasi nilai pengamatan
pada sampel, setiap nilai statistik sampel
seperti mean sampel, deviasi standard
sampel, kurtosis sampel dan sebagainya juga
akan bervariasi antara sebuah sampel dengan
sampel lainnya. Jadi sebelum diperoleh nilai
pengamatan (data) x1, x2, …, xn milai statistik
sampel seperti mean, nilai deviasi standard
dan lain-lain juga merupakan variabel-variabel
acak yang dinotasikan dengan dan
sebagainya.
• Untuk masing-masing sampel tersebut dapat
dihitung sebuah statistik sampel seperti mean,
range, deviasi standard dll, yang nilainya tentu
akan berbeda-beda pada masing-masing
sampel.

• Dengan cara demikian kita bisa memperoleh


suatu distribusi nilai statistik sampel-sampel
tersebut. Distribusi ini dinamakan distribusi
sampling ( sampling distribution ).
• Jika statistik yang ditinjau adalah mean dari
masing-masing sampel maka distribusi yang
terbentuk disebut distribusi mean-mean
sampling (sampling distribution of the means).

• Dengan demikian dapat juga diperoleh


distribusi deviasi standard, varians, median dll
dari sampling. Kemudian terhadap masing-
masing jenis distribusi sampling inipun dapat
dihitung ukuran-ukuran statistik deskriptifnya
(mean, range, deviasi standard dll).
Contoh
Distribusi Mean Sampling

• Definisi mean-mean sampling adalah distribusi


mean-mean aritmetika dari seluruh sampel
acak berukuran n yang mungkin dipilih dari
sebuah populasi yang dikaji.
Teorema limit Pusat (Central Limit Theorem)