Anda di halaman 1dari 10

MODUL 7 MATEMATIKA PDGK4108

BARISAN DAN DERET BILANGAN

D
Oleh :
RITA SULASTRI : 857292416
D

HATIBAH : 857292652

PGSD BI Pokjar Sukanagara – UT Bogor


KB. 1 Baris Bilangan dan Deret Aritmatika

A PENGERTIAN BARISAN BILANGAN


Definisi : Baris Bilangan adalah susunan atau aturan bilangan-bilangan yang
dibuat atau dibentuk dengan pola (aturan) tertentu. Dalam hal ini, tiap-tiap
yang ada pada barisan tersebut disebut suku dan dinotasikan dengan U.

Contoh 7.1 :
Pada bilangan : 1,4,9,16,25,36, . . . Maka U1 = 1, U2 = 4, U3 = 9, ... Dan
seterusnya

Contoh 7.2 :
Tentukan dua suku berikutnya dari barisan 1, 5, 9, 13, 17 . . . Dan tentukan
pula aturan (pola) umum untuk suku ke-nn dari barisan tersebut.
Jawab : Contoh 7.3
a. Dua suku berikutnya dari barisan 1, 5, 9, Tentukan U5 dari suatu barisan yang
13, 17, ... Adalah 21 dan 25 aturannya Un = n2 + 5n
b. Dari barisan 1, 5, 9, 13, 17 dapat di
perhatikan bahwa : Jawab :
Un = n2 + 5n
U1 = 1 U5 = (5)2 + 5.5
U2 = 5 U2 = 1 + 4 U2 = 1 + 1 . 4 U5 = 25 + 25
U3 = 9 U3 = 1 + 8 U3 = 1 + 2. 4 U5 = 50
U4 = 13 U4 = 1 + 12 U4 = 1 + 3. 4

U5 = 1 + 4. 4, maka dapat ditentukan bahwa


rumus untuk suku ke-n adalah :

Un = 1 (n -1).4 atau Un = 1 + 4n – 4 atau Un = 4n - 3


B DERET BILANGAN
Definisi : Deret Bilangan adalah penjumlahan dari semua anggota bar
beruisan yang dilakukan secara berurutan.

Jika suatu bagan U1, U2, U3, . . . Un maka yang dimaksud deret bilangan
adalah U1, U2, U3, . . . Un

Dinyatakan dengan notasi sigma, yaitu :

U1, U2, U3, . . . Un =

Contoh : 7.9
Tentukan notasi sigma dari deret 1 + 7 + 17 + 31 + 49 + ….
Jawab :
U1 = 1 B BARISAN ARITMATIKA
U2 = 7 U2 = 8 - 1 U2 = 2.22 - 1
U3 = 18 U3 = 18 - 1 U3 = 2. 42 - 1 Definisi : Baris Aritmatika adalah suatu
barisan dengan ketentuan bahwa selisih
U4 = 31 U4 = 31 - 1 U4 = 2. 43 - 1
antara tiap dua suku yang berurutan selalu
U5 = 49 U4 = 49 - 1 U 4 = 1 + 43 - 1
tetap (merupakan konstanta). Selisih yang
tetap ini disebut “beda’ dan dinotasikan
Dari pola yang terjadi, tentu kita dapat dengan “b”
meentukan bahwa U6 = 2.62 – 1 dan
setertusnya sehingga kita pun dapat Contoh 7.12
menentukan bahwa rumus untuk suku Barisan 10, 7, 4, 1, -2, -5, -8, … adalah
ke-n adalah Un = 2n2 – 1. baraisan aritmatika, krena U1 - U2 = U3 – U2
= U4 – U3 = U5 – U4 = bilangan tetap, yaitu 3.
Dengan demikian, deretannya menjadi 1 +
7+ 17 + 31 + 49 + … + 2n2 - 1.

Selanjutnya, bentuk sigma dari deret


tersebut adalah (2i2 – 1)
Deret aritmatika adalah penjumlahan dari semua golongan
barisan aritmetika secara berurutan

Untuk menentukan suku ke-n dari barisan aritmetika


digunakan :

Un = a + (n-1)b

Untuk menentukan suku pertama (Sn ) dari barisan aritmetika


dapat digunakan rumus :

 
Sn = (2a + (n-1)b atau Sn =
Sisipan terjadi apabila diantara tiap-tiap dua suku yang berurutan dari suatu
barisan aritmetika diletakan beberapa buah suku baru sehingga terjadi suatu
barisan aritmrtika yang baru. Bila banyaknya suku yang disisipkan adalah
suku k suku maka n’ = n + (k – 1) banyaknya suku baru setelah disisipkan.

b’
  = merupakan formula untuk menentukan beda barisan yang baru
setelah adanya sisipan

 Sn’ =
B KB. 2 Barisan Geometri

Definisi : Barisan Geometri adalah barisan yang perbandingan antara tiap


dua suku yang berurutan selalu tetap. Perbandingan yang tetap ini disebut
sebagai rasio dan dinyatakan dengan notasi r.

Untuk menentukan suku ke-n dari barisan geometri digunakan U n = arn-1 ,


sedangkan untuk menentukan jumlah n suku pertama (S n ) dari barisan
geometri dapat menggunakan rumus :
  Sn = a. atau Sn = a. .
Jawab :
 Contoh 7.33: Dari deret tersebut diketahui U2 = 10, dan U4 = 40. ini
Tentukan jumlah 7 suku pertama dari deret artinya U2 = ar atau 10 = ar dan
geometri 2 + 4 + 8 + . . . ! U4 = ar2 = ar.r2
U4 = 10.r2
Jawab : 40 = 10.r2
r2 = 4
Dari deret yang terjadi, diketahui a = 2,
r = 2 atau r = -2
maka
Oleh karena itu deret diketahui suku-sukunya positif maka
kita ambil r = 2 dari U2 = ar kita akan menentukan nilai a,
U7 = a. = S7 = 2.
yaitu 10 = a.2. Ini artinya a = 5. Selanjutnya, kita akan
S7 = 2. menentukan nilai n dari Un = 160, yaitu sebagai berikut :
S7 = 2.127
Un = 160, ini artinya arn-1 = 160
S7 = 254 5.2n-1 = 160
2n-1 = 32
2n-1 = 52
Contoh 7.35: n–1=5
Suku ke-2 dan suku ke-3 deret geometri n=6
dengan suku-suku positif berturut-turut   S6 = a. . = = 5. = 5.63 = 315
adalah 10 dan 40. jika suku ke-n dari deret
tersebut sama dengan 160, tentukan jumlah
Jadi, jumlah n suku dari deret geometri tersebut adalah
suku dari deret geometri tersebut ! 315.
D
D
Terimakasih

Anda mungkin juga menyukai