Anda di halaman 1dari 14

FISIOLOGI TUMBUHAN

FOTOSINTESIS
DESTI FEBRIANI 17 507 043
PENDAHULUAN

Fotosintesis adalah peristiwa penyusunan


(sintesis) zat organik (gula) dari zat anorganik
(air dan karbon dioksida) dengan bantuan
energi cahaya (foton) matahari. Fotosintesis
dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama,
yang disebut reaksi terang dan tahap kedua
disebut dengan reaksi gelap
Apa itu reaksi gelap??

Reaksi gelap adalah reaksi yang tidak membutuhkan cahaya


matahari secara langsung. Reaksi gelap merupakan reaksi lanjutan
dari reaksi terang dalam fotosintesis yang merupakan reaksi
pembentukan gula dari bahan dasar CO2 dan energi.

 Tempat  Stroma
 yang diperlukan  - CO2
- ATP dan NADPH
Bagaimana reaksi gelap terjadi?
1. Fase Fiksasi Karbon
Pada fase ini molekul CO2 dari udara difiksasi
atau ditautkan pada Ribulosa 1,5-Bifosfat
(RuBP) dengan bantuan enzim RuBP
karboksilase (Rubisco) dan menggunakan energi
dari ATP serta NADH yang dihasilkan dari
reaksi terang. Reaksi ini menghasilkan senyawa
intermediet berkarbon enam yang tidak stabil,
sehingga dengan tepat terurai menjadi dua
molekul 3-fosfogliserat (untuk setiap CO2). 
RuBP karboksilase (Rubisco)
CO2 + RuBP
---------------------------------->  PGA
Bagaimana reaksi gelap terjadi?
2. Fase Reduksi
Pada reaksi ini suatu enzim mentransfer gugus
fosfat dari ATP ke setiap molekul 3-fosfogliserat
sehingga membentuk 1,3-bifosfogliserat.
Selanjutnya sepasang elektron sumbangan dari
NADPH mereduksi 1,3-bifosfogliserat menjadi
G3P (gliseraldehid-3-fosfat). Khususnya,
electron dari NADPH mereduksi gugus
karboksil 3-fosfogliserat menjadi gugus karbonil
yang berupa G3P, yang menyimpan banyak
energi potensial.
Bagaimana reaksi gelap terjadi?
2. Fase Regenerasi RuBP
Rangka karbon yang terdiri dari lima
molekul G3P disusun kembali oleh
langkah terakhir siklus calvin menjadi
RuBP. Siklus ini  memerlukan tiga
molekul ATP. Akhirnya RuBP terbentuk
dan siap menerima CO2 kembali, dan
siklus berlanjut.

ATP ADP

G3P ----------- RuBP


Lintasan Fotosintesis (Tumbuhan C3,
C4, dan CAM)
Fotosintesis pada tumbuhan C3, C4, dan CAM memiliki bahan yang serupa
hanya berbeda pada beberapa langkah-langkah yang terjadi. Perbedaan ini
terdapat pada tahapan reaksi gelap dari fotosintesis tersebut, sedangkan reaksi
terangnya memiliki proses yang serupa.

Contoh tumbuhan C3 adalah padi, C4 adalah jagung, CAM adalah nanas


Tumbuhan C3
• Disebut tumbuhan C3 karena
enzim rubisco akan menangkap
CO2 dan menggabungkannya
dengan ribulosa bifosfat menjadi
3-fosfogliserat yang merupakan
molekul berkarbon 3. Molekul
berkarbon 3 ini selanjutnya akan
menjalani serangkaian proses
siklus calvin dan melepaskan
glukosa sebagai hasilnya.
Tumbuhan C4
Disebut tumbuhan C4 karena enzim PEP
karboksilase akan menangkap CO2 dan
menggabungkannya dengan
fosfoenolpiruvat menjadi oksaloasetat
yang merupakan molekul berkarbon 4.
Penangkapan CO2 ini terjadi di mesofil
daun, kemudian molekul berkarbon 4
tersebut akan diubah menjadi malat dan
menuju sel seludang pembuluh untuk
melepaskan CO2. Setelah dilepaskan,
CO2 akan menjalani siklus calvin di sel
seludang pembuluh tersebut dan
menghasilkan karbohidrat.
Tumbuhan CAM
CAM adalah singkatan dari crassulacean
acid metabolism, karena proses ini
pertama dijumpai pada keluarga
Crassulaceae. Tumbuhan CAM akan
menangkap CO2 dan digabungkan dengan
molekul lain menghasilkan asam organik.
Stomata tumbuhan CAM akan terbuka di
malam hari dan akan tertutup di siang
hari. Ketika malam hari CO2 akan
ditangkap untuk membentuk asam
organik yang kemudian disimpan hingga
pagi tiba. Ketika pagi dan stomata mulai
menutup, CO2 akan dilepaskan untuk
menjalani siklus calvin menghasilkan
karbohidrat.
Apa itu Fotorespirasi???

Fotorespirasi atau respirasi cahaya merupakan respirasi pada tumbuhan yang


dibangun oleh penerimaan cahaya yang diterima dengan daun. Diketahui pula
bahwa kebutuhan tenaga dan ketersediaan oksigen dalam sel juga memengaruhi
fotorespirasi.
Fotorespirasi merupakan satu contoh proses biokimia dalam tumbuhan yang
kurang menguntungkan bagi produktivitas tumbuhan tersebut.
Proses Fotorespirasi
Karbondioksida masuk jaringan tumbuhan melalui stomata yang terbuka.
Namun ketika siang hari dan cuaca sangat panas, stomata akan menutup untuk
mengurangi penguapan air. Menutupnya stomata ini akan mengakibatkan suplai
CO2 menuju jaringan daun terganggu sehingga dalam ruang antar sel daun terjadi
penurunan konsentrasi CO2 dan peningkatan konsentrasi O2 hasil fotosintesis.
Keadaan ini akan memicu terjadinya proses fotorespirasi. Dalam keadaan
normal enzim rubisco akan mengikat CO2 dan menggabungkannya dengan
ribulosa bifosfat menjadi 3-fosfogliserat. Namun ketika terjadi fotofosforilasi,
rubisco justru akan mengikat O2 dan menjalani siklus calvin menghasilkan
molekul berkarbon dua. Peroksisom dan mitokondria akan memecah molekul
berkarbon 2 tersebut dan melepaskan CO2.
Proses Fotorespirasi
TERIMA KASIH
GBU