Anda di halaman 1dari 29

LIPOMA

Pembimbing: dr. Tommy N. Tanumihardja, Sp. An

Oleh:
Christiandi Budiman (2015-061-007)
Stefanie (2018-0601-0084)
Dionisius M (2018-0601-0064)
Felicia Handoko (2019-0601-0044)
Ivan Tan Hero (2019-0601-0112)
IDENTITAS

•Nama : Tn. E
•Usia : 22 tahun
•Jenis Kelamin: laki-laki
Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien datang dengan keluhan benjolan pada bagian tengah telapak jari
telunjuk kanan. Benjolan timbul 5 tahun yang lalu, dan tidak ada gejala
apapun, hingga 1 tahun yang lalu, saat pasien mulai merasakan gangguan
aktivitas gerak jari tersebut, terutama saat ditekuk, dan merasakan nyeri
saat digerakkan dengan paksa. Benjolan bersifat lunak, mobile, permukaan
licin, tanpa adanya gangguan sensibilitas. Tidak ada luka maupun
pigmentasi pada permukaan kulit atasnya, maupun tanda-tanda
peradangan seperti kemerahan, panas, maupun rasa nyeri saat palpasi.
Riwayat Penyakit Dahulu

•Pasien belum pernah mengalami keluhan


yang sama sebelumnya.
Riwayat Penyakit Keluarga
•Pasien menyatakan bahwa tidak ada anggota keluarga yang mengalami
penyakit yang sama.
•Riwayat DM di keluarga disangkal
•Riwayat hipertensi di keluarga disangkal
Pemeriksaan Penunjang
MRI

Pada potongan sagital tampak posisi dan morfologi


lesi dengan jelas, dengan adanya kapsula di sekitar
massa.
Patofisiologi

● Lipoma: massa lunak dari sel


adiposa yang diselubungi
jaringan fibrosa
● Biasanya terletak di jaringan
subkutan
Patofisiologi

● Kelainan genetik pada gen HMGA2 yang terletak pada 12q14.3


● Diduga disebabkan akibat trauma

Nekrosis sel adiposa Lipoma


Post-trauma
dan inflamasi lokal formation
Proses Biokimia
Inflamasi
Role inflamasi dalam perioperatif
eksisi lipoma :

- proteksi (makrofag dan


efektor)
- repair (jaringan post operasi)

Mediator inflamasi → cell/plasma


derived mediators
Tatalaksana
● Non- bedah :
○ intralesional transcutaneous sodium deoxycholate (associated or not to
phosphatidylcholine) injections
○ intralesional steroids combined with isoproterenol (a beta-2 adrenergic
agonist) injections
● Bedah :
○ Kauterisasi
○ Electrosurgery
○ liposuction
○ Ekstraksi
Pre-Operatif
- Pasien termasuk dalam klasifikasi ASA I
- Teknik Anestesi : Anestesi lokal pada daerah jari tangan kanan dengan teknik Web Space Block
- Memberikan edukasi mengenai teknik anestesi yang akan dilakukan
- Menjelaskan risiko yang dapat terjadi seperti infeksi, pendarahan, injeksi vaskular, kerusakan saraf,
Reaksi alergi terhadap obat anestesi
Pre-Operatif
Persiapan alat :

1. Agen Anestetik seperti lidocaine untuk durasi 30 - 90 menit durasi anestesi, bupicavine untuk 6-8
durasi jam anestesi, tetracaine untuk durasi 3 jam anestesi.
2. Pertimbangkan penggunaan diphenhydramine bila pasien alergi terhadap anestetik lokal golongan
amide (Lidokain dan Bupicavine) dan ester (Tetracaine)
3. Jarum ukuran 27 - 30
4. Syringe 5-10 mL
5. Alcohol atau chlorohexidine 2%
Pre-Operatif
Cara Melakukan :

- Tindakan Aseptik dengan menggunakan alkohol


- Menusukkan jarum kearah bagian dorsal dari web space pada jari yang ingin dianestesi
- Masukkan jarum sedikit
- Suntikkan 0,5 mL hingga 1 mL larutan anestesi lokal untuk memblok saraf digital daerah dorsal
- Masukkan jarum lebih dalam menuju daerah permukaan palmar
- Suntikkan 0,5 mL hingga 1 mL larutan anestesi lokal untuk memblok saraf digital daerah volar
- Lakukan penekanan selama kurang lebih 30 detik untuk meningkatkan difusi larutan anestesi
- Ulangi prosedur pada sisi lain jari yang akan diblokir
Metode Ekstraksi Lipoma
Langkah preoperatif

Metode ekstraksi lipoma :

● Insisi linear & penekanan

Insisi dilakukan sekitar 1/3 sampai ½ dari diameter lipoma.Umumnya menggunakan


Metzenbaum scissors disekitar tumor untuk merobek jaringan fibrosa yang menyatukan
jaringan lemak dengan jaringan disekitarnya. Ketika sudah terpisah, lipoma dikeluarkan
dengan menekan pada ujung massa, atau dengan bantuan hemostat untuk melakukan
ekstraksi dan insisi dapat diperluas untuk mempermudah ekstraksi. Setelahnya dilakukan
penjahitan.
● Teknik Punch (enukleasi) :

Metode ini menggunakan alat punch biopsi 4-6mm, kuret 3mm, gunting jarigan,
dan hemostat. Setelah melakukan prosedur preoperative selesai dilakukan.
Operator akan melakukan peregangan pada kulit dan membentuk garis
perpendicular. alat punch biops diletakan di tengah lipoma, alat tersebut ditekan
kebawah dan diputar, untuk membebaskan jaringan epidermis dan dermis. Kuret
dimasukkan melalui insisi tersebut dan jaringan di sekitarnya dikuret. Setelah
dibebaskan, lipoma diekstraksi melalui insisi menggunakan hemostat. Pada
lipoma yang lebih besar, beberapa insisi kecil atau punch mungkin diperlukan
untuk ekstraksi segmental.
● Eksisi elips

Metode ini dilakukan untuk lipoma yang besar atau rumit, eksisi elips
mungkin diperlukan. Insisi berbentuk elips dilakukan untuk memaksimalkan
visualisasi bidang bedah. Setelah terbuka, lipoma akan diangkat dari
jaringan sekitar sebagai satu bagian. Sementara metode ini menghasilkan
bekas luka yang lebih besar daripada metode yang dijelaskan sebelumnya.
Komplikasi yang dapat terjadi antara lain perdarahan, infeksi, seroma,
jaringan parut, nyeri dan kekambuhan.
Post-Operatif

● Follow up pergerakan jari


● Dapat diberikan analgesik jika perlu