Anda di halaman 1dari 17

PROPOSAL INOVASI

TEKNIK RELAKSASI MUSIK MOZART UNTUK MENGURANGI


STRES AKIBAT PEKERJAAN DI RUANGAN INSTALASI
GAWAT DARURAT RUMAH SAKIT STELLA MARIS
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Stress akan menimbulkan respon psikologis pada setiap individu berupa
perasaan tegang, cemas, takut dan frustasi. Setiap kali manusia menghadapi
stressor maka manusia itu akan melakukan adaptasi terhadap suatu stressor.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan kurang lebih 3 hari yang di
mulai pada tanggal 13 April – 15 April 2020 pada Rumah Sakit Stella Maris
dimana kelompok sasaran wawancara adalah ruang perawatan Bernadeth II,
Bernadeth III, IGD, ICU, dan laboratorium, dari hasil wawancara tidak sedikit
perawat mengatakan dengan adanya pandemic covid-19 yang sekarang ini
terjadi memberikan dampak yang besar bagi tenaga kesehatan, seperti
perasaan cemas dan stress
perawat di ruangan Instalasi Gawat Darurat, berdasarkan hasil wawancara
beberapa perawat mengatakan mereka sangat merasa cemas dan stres
karena sebagai garda terdepan yang menerima berbagai macam kondisi
pasien, terutama kondisi sekarang ini, ditambahlagi saat assesmen biasanya
ada beberapa pasien yang tidak jujur dengan kondisinya dan ada pasien yang
tidak menunjukan gejala, sehingga para perawat hanya mengandalkan APD
seadanya. Beberapa dari mereka yang hasil laboratoriumnya positif saat
berdada di ruangan. Hal ini menyebabkan perawat IGD merasa cemas dan
stres hingga sekarang ini. Para perawat mengatakan pemakaian APD sangat
terbatas sehingga kondisi pasien yang tidak menunjukan gejala dan para
pasien yang tidak jujur akan memberikan dampak yang sangat besar.
• Berdasarkan penjelasan diatas maka kelompok tertarik untuk melakukan
inovasi dengan judul “Teknik relaksasi Musik Mozart Untuk Mengurangi
stress Akibat Pekerjaan di Ruangan Instalasi gawat Darurat Rumah
Sakit Stella Maris”
B. Tujuan
Adapun tujuan dari penyusunan inovasi ini antaralain:
1. Memberikan perasaan nyaman dan tenang pada perawat
2. Membantu perawat mengekspresikan perasaan dan pikiran cemas,
takut, sedih, tegang serta stress
BAB II
TINJAUAN TEORI
A. Pengertian Relaksasi Musik Mozart
Relaksasi musik klasik mozart merupakan salah satu teknik untuk mengurangi
emosi dan fisik individu dari kecemasan, ketegangan serta stres dengan
menggunakan/ mendengarkan musik yang semangat dan lembut serta tenang.
B. Manfaat Relaksasi Musik Klasik Mozart
Menurut artikel jurnal Kemper et al. (2005) yang berjudul “ Music as Therapy”.
Mengatakan bahwa musik secara luas digunakan untuk:
• meningkatkan kesejahteraan
• mengurangi stres
• mengalihkan perhatian pasien dari gejala yang tidak menyenangkan. (dalam
Kurnianingsih, Suroso dan Muhajirin, 2013)
C. Pengaruh Musik Klasik Mozart Terhadap Stres
Pada keadaan mendengarkan musik klasik Mozart akan
menyebabkan stimulasi aktivitas hipotalamus sehingga
menghambat pengeluaran hormone tiroksin. Hormon
tiroksin yang tinggi akan menyebabkan individu mudah lelah,
mudah cemas, mudah tegang, dan susah tidur, sehingga
keadaan mendengarkan musik yang penuh perasaan tenang
dan damai akan menimbulkan dampak psikis yang lebih
tenang dan relaks. (Safaria, & Saputra, 2009; Bartlett, 2005;
Fukui, Arai, & Toyoshima, 2012 dalam Rosanty 2014).
Keadaan mendengarkan musik juga mempengaruhi dan menstimulasi
susunan syaraf otonom (otonomic nervous system). Syaraf otonom terbagi
dua yaitu susunan syaraf simpatis (sympathetic nervous system) jika individu
dalam keadaan tegang dan stres, maka susunan syaraf simpatis
(parasympathic nervous system) yang bekerja, sedangkan jika individu dalam
keadaan santai, mendengarkan musik maka susunan syaraf parasimpatislah
yang bekerja
Syaraf parasimpatis berpengaruh bagi keadaan individu seperti menimbulkan
perasaan santai, tenang, damai, dan peningkatan kemampuan konsentrasi
individu. Sehingga keadaan mendengarkan music agar merangsang saraf
otomom sehingga dapat memberiakn perasaan tenang dan reliks.
D. Methode Pemberian Musik Klasik Mozrat Saat Jam Kerja
Metode yang dapat digunakan adalah sebagai berikut :
1. Musik diputar atas persetujuan Bersama
2. Musik di putar dengan bunyi yang dapat ditoleransi dan tidak
menimbulkan keributan atau mengganggu orang lain
3. Musik diputar disesuaikan dengan jam kerja dan lamanya pemutaran
musik disesuaikan dengan keinginan para pekerja atau dengan waktu 2-3
jam dan disertai jedah waktu istirahat atau tidak memutar musik setelah
itu dilanjutkan dengan memutar musik kembali.
4. Musik dapat diputar sebelum melakukan pekerjaan
E.  Langkah-langkah Prosedur Relaksasi Musik Mozart
1. Persiapan perawat :
• Berikan salam teraupetik
• Jelaskan tujuan pelaksanaan dan minta kesediaan perawat untuk mengikuti teknik
relaksasi
• Minta persetujuan kapan musik klasik mozart akan di putar (sebelum bekerja,
sesudah bekerja atau saat sementara melakukan pekerjaan)
• Minta persetujuan berapa jam mau diputarkan musik klasik mozart ( 2 atau 3 jam)
2. Persiapan alat
• Sound
• Musik klasik mozart
3. Pelaksanaan
• Evaluasi respon perawat sebelum mendengarkan musik klasik Mozart untuk diisi
• Nyalakan sound dan hubungakan dengan musik klasik mozart
• Putar musik klasik mozart dengan suara yang ditoleransi dan tidak mengganggu hingga jam
yang di setujui bersama
• Berikan jedah 1 jam setelah waktu untuk mendengarkan musik yang telah ditetapkan selesai
• Nyalakan kembali musik setelah 1 jam istirahat atau jedah tidak mendengarkan musik
hingga waktu yang ditentukan selesai
• Evaluasi respon perawat setelah mendengarkan musik klasik Mozart untuk diisi
4. Evaluasi
• Perawat mampu mendengarkan dan menikmati musik
• Perawat mampu mengungkapkan perasaan tenang dan stres berkurang
• Perawat menunjukan sikap rileks dan santai
KUISIONER TINGKAT STRES
 
Data Responden
• Nama:
• Umur :
• Jenis Kelamin Product
: A
• Pendidikan :
Kuisioner pengukuran stress kerja
• Berilah tanda ( ) pada kolom angka yang ada di
sebelah kanan pada
• masing-masing pertanyaan dengan pilihan
yang sesuai dengan yang anda alami.
• Penilaian
• 1 = tidak pernah terjadi
• 2 = jarang terjadi
• 3 = sering terjadi
Contoh Hasil Bila Telah Isi Kuisioner
TERIMAKASIH