Anda di halaman 1dari 21

KEHAMILAN

TRIMESTER III
Pendahuluan
Kehamilan Masa ini merupakan
suatu yang lebih
trimester III adalah
berorientasi pada
kehamilan dengan realitas untuk menjadi
usia 28-40 minggu orang tua

Pada setiap kunjungan antenatal bidan harus


mengajarkan pada ibu bagaimana mengenal tanda–
tanda bahaya, dan menganjurkan untuk datang ke klinik
dengan segera jika ia mengalami tanda-tanda bahaya
tersebut.
Perubahan Anatomi Dan
Fisiologi Pada Ibu Hamil
Trimester III
Pada akhir kehamilan berat uterus menjadi 1000 gram,
dengan panjang 20 cm dan dinding 2,5 cm, pada
Uterus kehamilan 28 minggu fundus uterus terletak kira-kira 3
jari di atas pusat atau 1/3 jarak antara pusat ke prosesus
xipoedeus.

Akibat hormone esterogen mengalami perubahan


Vagina dan adanya hipervaskularisasi yang mengakibatkan vagina
Vulva dan vulva tampak lebih merah dan kebiru-biruan (tanda
chadwick), cairan vagina mulai meningkat dan lebih
kental.

Mengalami pertumbuhan dan perkembangan sebagai


persiapan memberikan ASI pada laktasi. Perkembangan
Payudara payudara tidak dapat dilepas dari pengaruh horman saat
kehamilan, yaitu esterogen, dan progesterone.
Sirkulasi Setelah kehamilan lebih dari 30 minggu, terdapat
Darah kecenderungan peningkatan tekanan  darah.

Sistem Elespansi diafragma dibatasi oleh pembesaran


Respirasi uterus, diafragma  naik 4 cm.

Karena pengaruh esterogen, pengeluaran asam


Sistem lambung meningkat hal ini yang menyebabkan
Pencernaan pengeluaran air liur berlebihan (hipersaliva),
daerah lambung terasa panas dan mual muntah.

Pada akhir kehamilan, muncul keluhan sering


Sitem berkemih karena kepala janin turun ke pintu atas
Perkemihan panggul, desakan ini menyebabkan kandung kemih
terus terasa penuh.
Tanda Bahaya Pada
Kehamilan Trimester III
Perdarahan
Pervaginam KPD

Pada kehamilan lanjut, berkurangnya kekuatan


perdarahan yang tidak membrane atau
normal adalah merah, meningkatnya tekana
banyak dan kadang- intra uterin atau oleh
kadang tidak selalu kedua factor tersebut
disertai rasa nyeri, juga karena adanyaa
kemungkinan plasenta infeksi yang dapat
previa atau solusio berasal dari vagina dan
plasenta. serrviks.
Lanjutan....
....
Nyeri Abdomen
Demam Tinggi
Yang Hebat

Ibu menderita Nyeri hebat, menetap,


dan tidak hilang setelah
demam yang tinggi istirahat, hal ini bisa
dengan suhu > 380C. berarti apendiksitis,
Demam tinggi dapat kehamilan ektopik,
merupakan adanya penyakit radang pelvis,
infeksi suatu persalinan preterm, iritasi
uterus, solusio plasenta,
kehamilan. dan infksi saluran kemih.
Lanjutan....
....
Gerakan Janin
Sakit Kepala
Tidak Ada atau
Yang Hebat Kurang

Sakit kepala yang


hebat dan bayi harus bergerak
penglihatan kabur paling sedikit 3 kali
dapat menyebabkan dalam 1 jam jika ibu
gejala kehamilan ini berbaring atau
disertai pre-eklamsi beristirahat.
• Anemia dalam kehamilan
Anemia adalah kondisi ibu dengan
keadaan HB dibawah 11
gr/dl pada trimester I dan
III.
Ketidaknyamanan Pada
Kehamilan Trimester III
Sesak Nafas
Penyebab : Diafragma terdorong
Penanganan : Posisi bantal bila tidur
menggunakan ekstra bantal

Rasa Khawatir dan Cemas


Penyebab : Gangguan hormonal, khawatir
jika ibu setelah melahirkan
Penanganan : Masase perut, minum susu
hangat, tidur dengan ganjal dibagian bahu
Rasa Tidak Nyaman dan
Tekanan pada Perineum Kontraksi Palsu (Braxton
Penyebab : Pembesaran uterus hicks)
terutama waktu berdiri dan Penyebab : Kontraksi uterus
jalan mempersiapkan persalinan
Penanganan : Istirahat, Penanganan : Istirahat dan
relaksasi, siapkan tubuh, periksa ke petugas kesehatan
periksa ke petugas kesehatan

Kram betis Odema Pada Kaki Sampai


Penyebab: Penenkanan pada Tungkai
syaraf yang terkait dengan Penyebab : Berdiri atau
uterus yang membesar dan berduduk lama, baju ketat dan
perubahan kadar kalsium fosfor cuaca panas.
Penanganan : Masase dan Penanganan : Istirahat dengan
kompres hangat pada otot yang posisi kaki lebih tinggi dari
kram. kepala.
Nyeri punggung
bawah (Nyeri
Pinggang)
• Nyeri punggung bawah
(Nyeri pinggang) merupakan
nyeri punggung yang terjadi
pada area lumbosakral.
Terapi Mengatasi Kecemasan
Pada Kehamilan Trimester III
• Kecemasan seseorang dapat dikurangi dengan
melakukan respon perilaku adaptif/positif
lewat sebuah pembelajaran, sehingga
seseorang dapat belajar dan beradaptasi.
Berikut beberapa cara mengatasi kecemasan
diantaranya sebagai berikut:
Relaksasi otot Relaksasi otot progresif merupakan
progresif salah satu teknik yang khusus
didesain untuk membantu
meredakan keregangan otot yang
terjadi ketika sadar. Syarat yang
harus diingat adalah yang pertama
suatu tindakan eksternal harus mengetahui derajat
yang dapat mempengaruhi ketegangan otot anda dan
kemudian mengurangi derajat
respon internal individu.
ketegangan tersebut melalui teknik
Teknik relaksasi autogenik pelepasan tegangan.
adalah salah satu teknik
relaksasi yang bersumber
dari diri sendiri berupa
Teknik relaksasi
kata-kata atau kalimat autogenik
pendek ataupun pikiran
yang bisa membuat pikiran
tentram.
Teknik yang menggunakan
Visualisasi gambaran situasi untuk
mengantarkan kita ke keadaan
relaksasi. Gambaran situasi
merupakan alat bantu untuk
membawa proses pikiran atau
Masase/pijat pada ibu visualisasi untuk membayangkan
hamil berupa sentuhan adegan dimana seseorang
lembut tanpa tekanan. merasa damai untuk
Sentuhan yang diberikan melepaskan ketegangan dan
secara alami membuat kecemasan.
hormon endorphin
(hormon untuk merasa Massage
lebih baik) mengalir ke pregnancy/pijat
dalam sistem tubuh yang kehamilan
sangat bermanfaat untuk
proses persalinan.
Terapi musik Terapi musik dapat digunakan
untuk mengurangi stres
psikologis, kecemasan dan
depresi. Musik dapat
memberikan efek terapi pada
Meditasi merupakan praktik tubuh dan pikiran, dapat
memfokuskan perhatian ibu menetralisir emosi negatif,
untuk membantu ibu tenang menurunkan puncak stres dan
dan memberikan kesadaran kecemasan.
yang jelas tentang hidup ibu.
Meditasi dapat digunakan
untuk mengatasi kecemasan
kronis. Meditasi menghendaki
ibu duduk dengan tenang Meditasi
untuk beberapa waktu, dan
bernapas dalam selama 15-20
menit.
Yoga memiliki banyak manfaat,
Yoga prenatal yoga mampu menurunkan
kecemasan, mendorong
relaksasi dan istirahat,
meningkatkan fleksibilitas dan
sirkulasi, serta memperkuat otot
sendi dengan aman, lembut dan
Pernapasan diafragma efektif. Disamping itu yoga
merupakan teknik membatu mengurangi insomnia
pernapasan dasar dari dan gangguan pencernaan
semua teknik pernapasan akibat kehamilan.
yoga (pranayama), dilakukan
dengan pelan, sadar dan
dalam. Menghirup napas Pernapasan
dalam hitungan empat detik, diafragma
lalu tahan dan hembuskan
sampai hitungan ke sepuluh.
PEMBAHASAN JURNAL
Semakin sering ibu hamilmelakukan
senam hamil semakin berkurang
hasil penelitian Inka
tingkat kecemasannya dalam
Puty Larasati dan
menghadapi persalinan dan
Arief Wibowo (2012)
sebaliknya jika tidak pernah
melakukan senam hamil maka
JUDUL : kecemasan ibu hamil akan meningkat.
Pada latihan senam hamil terdapat
Pengaruh Keikutsertaan
teknik relaksasi yang dapat
Senam Hamil Terhadap mengurangi kecemasan, saat individu
Kecemasan Primigravida mengalami ketegangan dan
Trimester Ketiga dalam kecemasan yang bekerja adalah
Menghadapi Persalinan sistem saraf simpatetis, sedangkan
saat rileks yang bekerja adalah sistem
saraf para simpatetis.
PEMBAHASAN JURNAL
yoga pranayama sangat berpengaruh terhadap
penurunan tingkat kecemasan pada Ibu hamil
hasil penelitian I Gd Trimester III dalam menghadapi persalinan. Yoga
pranayama bermanfaat untuk melatih otot-otot,
Ngr Pande Wijaya menenangkan pikiran, berkonsentrasi, serta
(2012) membuat seseorang merasa nyaman. Ketika tubuh
mulai santai, napas akan menjadi lambat dan
dalam sehingga sestem pernapasan dapat
beristirahat. Melambatnya ritme pernapasan
JUDUL : membuat detak jantung lebih lambat dan
Pengaruh Yoga memberikan pengaruh positif terhadap
keseluruhan sistem sirkulasi dan jantung untuk
Pranayama Terhadap beristirahat dan mengalami proses peremajaan.
Kecemasan Pada Ibu
Hamil Trimester III dalam
Menghadapi Persalinan
PEMBAHASAN JURNAL
senam hamil efektif mengurangi nyeri punggung
pada ibu hamil trimester III. Sebagian ibu hamil di
hasil penelitian POLINDES Desa Tianak Kecamatan Kedungpring
Isma’ul Lichayati Kabupaten Lamongan sering melakukan senam
dan Ratih Indah hamil (> 3x/minggu). Artinya bahwa, hampir
sebagian ibu hamil telah melakukan senam hamil,
Kartikasari (2013) hal ini merupakan suatu perilaku ibu hamilyang
bernilai positif, karena dapat mengurangi
terjadinya nyeri punggung, memperkuat otot
JUDUL : persalinan, membantu menata letak janin sehingga
Hubungan Senam Hamil sangat baik dalam upaya memperlancar proses
persalinan kedepan.
dengan Nyeri Punggung
Pada Ibu Hamil di
Polindes Desa Tianak
Kecamatan Kedungpring
KESIMPULAN
Kehamilan trimester III adalah kehamilan dengan usia 28-40 minggu, masa ini
merupakan suatu yang lebih berorientasi pada realitas untuk menjadi orang
tua yang menanti kelahiran anak dimana ikatan antara orang tua dan janin
yang berkembang pada trimester ini

Saat memasuki usia kehamilan ini sang calon ibu mulai dipicu rasa cemas,
takut dan bahagia karena akan menyambut si buah hati yang sudah
dikandungnya hampir sembilan bulan.

Berdasarkan penelitian semakin sering ibu hamil melakukan senam hamil


semakin berkurang tingkat kecemasannya dalam menghadapi persalinan dan
sebaliknya jika tidak pernah melakukan senam hamil maka kecemasan ibu
hamil akan meningkat.