Anda di halaman 1dari 28

FACULTY OF PUBLIC HEALTH

CHANGING FORTUNES:
DIPONEGORO UNIVERSITY
Lecturer
Prof. Drs. Y. Warella, MPA., Ph.D

ANALYSIS OF
FLUCTUATING POLICY
SPACE FOR FAMILY
PLANNING IN KENYA
Published by Oxford University Press
JOANNA
The London School of CRICHTON*
Hygiene and Tropical Medicine Advance Access publication 24
July 2008

Ainun Nadzifatul Amalia Hafidz


25000119410020
OVERVIEW NEGARA KENYA
SEJARAH NEGARA KENYA

12 Desember 1963
PEREKONOMIAN
NEGARA KENYA
RUANG LINGKUP
KEBIJAKAN KB
(KELUARGA BERENCANA)
DI KENYA
CONTEXT

KEBIJAKAN PUBLIK
“ is whatever government choose to do or
not to do”
(apapun yang dipilih pemerintah untuk
dilakukan atau untuk tidak dilakukan)

-Thomas R Dye
ACTORS
*as individuals
*as members of groups

CONTENT PROCESS
ACTORS
POLICY CONTEXT
(KONTEKS KEBIJAKAN)
KARAKTERISTIK ELIT KEBIJAKAN
akhir 1990-an sampai awal 2000-an

V
S
2003  DIREKTUR BARU
NCAPD
KETERSEDIAAN BUKTI
KEBIJAKAN
POLITIK DAN BIROKRASI
INTERNASIONAL
MASYARAKAT SIPIL
NASIONAL
FAKTOR AGAMA (SOSIAL
DAN BUDAYA)
POLICY CONTENT (ISI
KEBIJAKAN)
PROCESS (IMPLEMENTASI
KEBIJAKAN)
Pengaturan agenda untuk memasukkan KB dalam proses
anggaran 2005 melibatkan dua proses advokasi

proses publik
• untuk mempengaruhi anggota parlemen, birokrat senior dan
masyarakat luas, yang dipimpin oleh NCAPD

advokasi pemerintah internal


untuk mempengaruhi proses anggaran di lingkungan Departemen
Kesehatan dan antara Kementerian Kesehatan, Kementerian
Perencanaan dan Kementerian Keuangan.
HASIL PENELITIAN
Adanya komitmen dari pemerintah Kenya melalui pengembangan
kebijakan nasional dalam keluarga berencana dan penyedia
layanan diperluas dapat meningkatkan tingkat prevalensi
kontrasepsi di Kenya dari 7 % ke 27% antara tahun 1980 dan
1989.
KONSEKUENSI
YANG DIHARAPKAN YANG TIDAK DIHARAPKAN
• Pergeseran faktor-faktor • KDHS mengungkapkan
kontekstual dan peran aktor peningkatan kebutuhan yang tak
dalam memperluas atau kontrak terpenuhi untuk kontrasepsi.
ruang kebijakan untuk prioritas • Kecenderungan penghentian
KB yang berkesinambungan program menimbulkan
• Adanya dukungan anggaran dan kekhawatiran di kalangan aktor
teknis bagi program Keluarga nasional dan internasional tentang
Berencana di Pemerintahan implikasi untuk tingkat
Kenya pertumbuhan penduduk di Kenya
KESIMPULAN
mempertahanka
potensi n atau
mengidentifikasi
penggunaan meningkatkan
tantangan dan
analisis ruang komitmen
peluang
kebijakan terhadap
kebijakan

pergeseran konteks politik, ekonomi dan internasional


SEJARAH
PROGRAM KB

DI
INDONESIA?
23 DESEMBER 1957

JANUARI 1967 FEBRUARI 1967


APRIL 1967
GUBERNUR DKI
JAKARTA 16 AGUSTUS 1967
Gerakan keluarga berencana di Indonesia
ALI SADIKIN  memasuki era peralihan pidato pemimpin
negara

OKTOBER 1968

proyek keluarga berencana DKI Jakarta Raya


PROPAGANDA PEMERINTAHAN
MELALUI MEDIA MASSA (1970-
1986)

Poster iklan lingkaran biru Keluarga Berencana (KB) di Jakarta, 1985. Foto: TEMPO/ Didik Budiarta
MEDIA MASSA DAN SUKSESNYA
PROGRAM KB (1970-1986)
SOEKARNO
SOEHARTO
REFERENCES

Soeradji, Budi., dkk. 1987. Analisis Determinan Pemakaian Kontrasepsi dan Efisiensi


Pelaksanaan Program Keluarga Berencana. Jakarta: Kerjasama Akademi Ilmu Statistik, Biro
Pusat Statistik dan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia.

THANK YOU
BKKBN. 1996. Informasi Dasar Gerakan KB Pembangunan Keluarga Sejahtera. Jakarta:
BKKBN.
Suparlan, B., 1990. Kamus Istikah KKB: Kependudukan dan Keluarga Berencana. Yogyakarta:

FOR YOUR ATTENTION


Kanisius.
Gazali, Effendi. 2004. Communication of Politics and Politics of Communication in Indonesia: A
study on Media Performance, Responbility and Accountability. Nijmegen: Doctoral Thesis
Radboud University.
Alkatiri, Zeffry., dkk. 2010. National Integrations Slogans in Printed Mass Media in the Era of
New Order Regime in Idonesia 1968-1998. Jakarta: International Journal for History Studies.
Mice, Lucy.,dkk. 2006. 35 years Commitment to Family Planning in Indonesia: BBKBN and
USAID’s Historic Patnership. Bloomberg: Johns hopkins Bloomberg School of Public Health
Center for Communication