Anda di halaman 1dari 15

BAB 24

INTERNAL AUDIT
Ade Alfian
1701035072
PENGERTIAN INTERNAL
AUDIT
Internal audit adalah pemeriksaaan yang dilakukan oleh bagian internal audit
perusahaan, terhadap laporan keuangan dan catatan akuntansi perusahaan maupun
kegitan terhadap kebijakan menajemen puncak yang telah ditentukan dan ketaatan
tehadap peraturan pemerintah dan ketentuan – ketentuan dari Ikatan profesi yang
berlaku.

Tujuan pemeriksaan yang dilakukan internal audit adalah untuk membantu semua
pimpinan perusahaan dalam melaksanakan tanggung jawabnya dengan memberikan
analisis, penilaian, saran, dan komentar mengenai kegiatan yang diperiksanya.

Pedoman kerja internal audit menurut Institute of Internal Audit :


1. Code of Ethics
2. Internal Audit Charter
3. IIA professional practices framework yang terdiri dari attribute satndar,
performance standars, guidance-practice advisories dan guidance-development
dan practice aids
PERBEDAAN INTERNAL AUDIT
DAN EKSTERNAL AUDIT
Internal Audit Eksternal Audit
Dilaksanakan oleh auditor internal yang merupakan Audit eksternal dilaksanakan oleh auditor eksternal yang
bagian dari perusahaan. berasal dari luar perusahaan (Kantor Akuntan Publik).
Auditor internal dianggap tidak independen oleh pihak Auditor Eksternal dianggap sebagai pihak yang
eksternal perusahaan. independen.
Internal audit memiliki tujuan pemeriksaan untuk
Tujuan Eksternal audit adalah memberikan masukan
membantu manajemen dalam menjalankan tugasnya
terkait kewajaran laporan finansial yang disusun
melalui cara memberikan saran dari analisa, penilaian
manajemen perusahaan.
terkait aktivitas yang di audit.
Internal Audit Report memaparkan mengenai temuan Isi dari external audit report yaitu pendapat tentang
pemeriksaan/audit findings yang berkaitan dengan kewajaran financial report. Selain laporan tersebut juga
adanya penyimpangan dan penyalahgunaan, kekurangan disetai management letter yang berisi tentang kelemahan
pengendalian internal yang disertai dengan saran pengendalian internal dan saran perbaikannya yang akan
perbaikan. dilaporkan kepada manajemen perusahaan.
Pelaksanaan internal audit mengacu pada Internal Audit Standar yang digunakan pada audit eksternal adalah
Standards yang ditetapkan oleh Institute of Internal Standar Profesional Akuntan Publik dari Ikatan Akuntan
Auditors Indonesia.
PERBEDAAN INTERNAL AUDIT
DAN EKSTERNAL AUDIT
Internal Audit Eksternal Audit
Keberjalanan pemeriksaan internal dilakukan lebih Pelaksanaan audit eksternal dilaksanakan dengan
mendetail dan membutuhkan waktu sepanjang tahun. sampling dikarenakan waktu yang terbatas. Selain itu
Hal ini disebabkan internal auditor memiliki kesediaan biaya pemeriksaan akan jauh lebih besar bila
waktu yang lebih untuk perusahaannya. dilaksanakan secara mendetail.
Pimpinan dari audit eksternal berasal dari akuntan publik
Penanggungjawab internal auditor tidak harus sebagai
yang terdaftar dan memiliki register number/registered
akuntan yang terdaftar.
public accountant.
Gaji maupun tunjangan yang diperoleh internal auditor Auditor eksternal memperoleh fee atas jasa audit yang
diperoleh dari perusahaan. dilakukannya.
Sebelum memberikan laporan hasil audit, auditor harus
Pada tahap penyerahan laporan internal audit tidak perlu
menyertakan “Surat Pernyataan Langganan/Client
disertai dengan “Surat Pernyataan Langganan”
Representation Letter.
External Auditor hanya fokus dan tertarik pada
Internal Auditor biasanya tertarik pada kesalahan kesalahan material yang berpengaruh terhadap
material dan non-material. kewajaran laporan finansial perusahaan.
BAGAIMANA MEMILIKI INTERNAL
AUDIT DAPARTMENT YANG EFEKTIF
1. Intenal audit dapartment harus mempunyai kedudukan yang independen
dalam organisasi perusahaan
2. Internal audit dapartment harus mempunyai job description
3. Internal audit dapartment harus mempunyai internal audit manual
4. Harus ada dukungan yang kuat dari top management kepada internal
audit
5. Internal audit dapartment harus memiliki orang-orang yang profesional,
kapatebel, bisa bersikap objektif, dan mempunyai integritas serta
loyalitas yang tinggi
6. Internal audit harus bisa bekerja sama dengan akuntan publik
7. Internal audit dapartment harus memiliki internal audit character
PENGERTIAN ERROR, COLLUSION,
DAN FRAUD
Internal auditor harus mengerti betul bermacam-macam jenis kesalahan dan kecurangan,
gejala-gejala fraud, modus operandinya, bagaimana mendeteksi dan menangani fraud
yang terjadi, dan bagaimana mencegah terjadinya fraud.

Intentional error adalah kesalahan yang disengaja dengan tujuan untuk


menguntungkan diri sendiri dalam bentuk window dressing (merekayasa laporan
keuangan supaya terlihat lebih baik agar lebih mudah mendapat kredit dari bank) dan
check kiting (saldo rekening bank ditampilkan lebih besar sehingga current ratio terlihat
lebih baik).

Unintentional error adalah kesalahan yang terjadi secara tidak disengaja (kesalahan
manusiawi), misalnya salah menjumlah, penerapan standar akuntansi yang salah karena
ketidaktahuan.

Collusion adalah kecurangan yang dilakukan oleh lebih dari satu orang dengan cara
bekerjasama dengan tujuan untuk menguntungkan orang-orang tersebut, biasanya
merugikan perusahaan atau pihak ketiga. Misalnya di suatu perusahaan terjadi collusion
antara bagian pembelian, bagian gudang, bagian keuangan dan supplier dalam
pembelian bahan atau barang.
PENGERTIAN ERROR,
COLLUSION, DAN FRAUD
Fraud bisa terjadi dalam berbagai bentuk:
intentional misrepresentation: memberi saran bahwa sesuatu itu benar, padahal
itu salah, oleh seseorang yang mengetahui bahwa itu salah.

negligent misrepresentation: pernyataan bahwa sesuatu itu salah oleh seseorang


yang tidak mempunyai dasar yang kuat untuk menyatakan bahwa itu betul.

false promises, suatu janji yang diberikan tanpa keinginan untuk memenuhi janji
tersebut.

employee fraud, kecurangan yang dilakukan seorang pegawai untuk


menguntungkan dirinya sendiri.
PENGERTIAN ERROR, COLLUSION,
DAN FRAUD

management fraud – kecurangan yang dilakukan oleh manajemen sehingga


merugikan pihak lain, termasuk pemerintah. Misalnya manipulasi pajak,
manipulasi kredit bank, kontraktor yang menggunakan “cost plus fee“.

organized crime – kejahatan yang terorganisir, misalnya pemalsuan credit card,


pengiriman barang melebihi atau kurang dari yang seharusnya dimana si
pelaksana akan mendapat bagian 10%.

computer crime – kejahatan dengan memanfaatkan teknologi komputer,


sehingga si pelaku bisa mentransfer dana dari rekening orang lain ke
rekeningnya sendiri (pernah dilakukan WNI di Amerika).

white collar crime – kejahatan yang dilakukan orang-orang berdasi (kalangan


atas), misalnya mafia tanah, paksaan secara halus untuk merger dan lain-lain.
TEMUAN PEMERIKSAAN (AUDIT FINDINGS) DAN
LAPORAN INTERNAL AUDIT
1. Proses penyusunan laporan
Proses penyusuna laporan IAD dimulai dari dikumpulkannya audit findings sampai
dengan dikeluarkannya final audit report
2. Pengembangan temuan pemeriksaan
Hasil pemeriksaan internal audit disimpjlkan dan didokumentasikan dalam suatu list
of audit findings
3. Pengembangan rekomendasi dari temuan-temuan
Findings dan recommendations adalah 2 bagian yang paling penting dalam suatu
internal audit karena findings menjelaskan apayang terjadi sedangkan
recommendatios menjelaskan apa yang harus dilakukan
4. Standar pelaporan
Mengacu pada Standards of reporting oleh The institute of internal auditors (IIA)
5. Laporan informal
Dikeluarakan jika ada hal penting yang harus segera dilaporkan kepada manajemen
6. Contoh laporan internal auditor
Laporan internal auditor harus mencakup elemen-elemen seperti summary, foreword,
purpose, scope, opinion, dan findings serta recommendations
SOAL LATIHAN BAB 24
1. Internal auditing adalah suatu penilaian, yang dilakukan oleh pegawai perusahaan yang terlatih, mengenai
ketelitian, dapat dipercayainya, efisiensi, dan kegunaan dari catatan catatan akuntansi perusahaan dari
pengendalian intern yang terdapat dalam perusahaan. (Benar)

2. Internal audit yang modern tidak lagi terbatas fungsinya dalam bidang financial audit, tetapi sudah meluas
dalam bidang lainnya seperti audit manajemen, audit lingkungan hidup, audit sosial dan lain-lain. (Benar)

3. Berbeda dengan pemeriksaan yang dilakukan oleh kantor akuntan publik, yang Tujuannya adalah untuk
memberikan pendapat atas kewajaran laporan keuangan yang disusun manajemen maka tujuan pemeriksaan
yang dilakukan oleh internal auditor adalah untuk membantu manajemen dalam melaksanakan tanggung
jawabnya dengan memberikan analisis, penilaian, saran, dan komentar mengenai kegiatan yang
diperiksanya. (Benar)

4. Salah satu kegiatan yang harus dilakukan internal auditor adalah menelaah dan menilai kebaikan,
memadai tidaknya dan penerapan dari sistem pengendalian manajemen, pengendalian intern dan
pengendalian operasional lainnya serta mengembangkan pengendalian yang efektif dengan biaya yang tidak
berlaku mahal. (Benar)

5. Pihak luar perusahaan menganggap internal auditor tidak independen. (Benar)

6. Laporan internal auditor juga berisi opini mengenai kewajaran laporan keuangan. (Salah)
SOAL LATIHAN BAB 24
7. Sama seperti eksternal audit internal audit juga berpedoman pada standar profesional akuntan publik yang
ditetapkan ikatan akuntan indonesia. (Salah)

8. Pemeriksaan intern dilakukan lebih rinci dan memakan waktu sepanjang tahun karena internal auditor
mempunyai waktu yang lebih banyak di perusahaannya. (Benar)

9. Pimpinan atau penanggung jawab pemeriksaan intern harus seorang registered accountant. (Salah)

10. Internal auditor hanya tertarik pada kesalahan-kesalahan yang material. (Salah)

11. Eksternal auditor maupun internal auditor harus membuat rencana pemeriksaan (audit plan), program
pemeriksaan (audit program) secara tertulis. (Benar)

12. suatu hal penting yang harus diperhitungkan dalam mempertimbangkan perlu tidaknya suatu internal
audit department adalah cost-benefit. (Benar)

13. Internal audit department harus memiliki orang yang profesional, kapabel, bisa bersikap objektif dan
mempunyai integritas serta loyalitas yang tinggi. (Benar)

14. Jika ingin independen internal audit apartemen tidak boleh terlibat dalam kegiatan operasional
perusahaan. (Benar)
SOAL LATIHAN BAB 24
15. Audit manual hanya diperlukan oleh eksternal auditor sedangkan internal auditor tidak memerlukan
audit manual. (Salah)

16. Supaya internal audit Departemen bisa efektif, maka harus ada dukungan yang kuat dari top
management kepada internal audit dapartment. (Benar)

17. Sama seperti external Auditor, internal auditor harus selalu mengupdate dirinya antara lain dengan
melaksanakan continuing professional education. (Benar)

18. Akuntan publik dapat menjadikan hasil pekerjaan internal auditor sebagai ganti dari audit prosedur yang
harus dilakukannya. (Salah)

19. Internal auditor harus mengerti betul bermacam-macam jenis kesalahan dan kecurangan gejala-gejala
fraud, modus operandinya, Bagaimana mendeteksi dan menangani fraud yang terjadi, dan bagaimana
mencegah terjadinya fraud. (Benar)

20. Intentional error adalah kesalahan yang terjadi secara tidak disengaja misalnya salah menjumlah. (Salah)

21. Collusion adalah kecurangan yang dilakukan sesuatu orang tertentu dengan tujuan untuk
menguntungkan orang-orang tersebut biasanya merugikan perusahaan atau orang ketiga. (Salah)
SOAL LATIHAN BAB 24
22. Negligent misrepresentation maksudnya memberi saran bahwa sesuatu itu benar, padahal itu salah, oleh
seseorang yang mengetahui bahwa itu salah. (Salah)

23. Manajemen fraud adalah kecurangan yang dilakukan oleh manajemen sehingga merugikan pihak lain,
termasuk Pemerintah, misalnya manipulasi pajak, manipulasi kredit bank. (Benar)

24. White collar crime adalah kejahatan yang terorganisasi misalnya pemalsuan kartu kredit pengiriman
barang melebihi atau kurang dari yang seharusnya Dimana si pelaksana mendapat bagian 10% . (Salah)

25. Salah satu penyebab terjadinya kecurangan adalah terlalu yakinnya manajemen bahwa orang
kepercayaannya tidak mungkin berbuat curang, padahal justru sering terjadi bahwa orang kepercayaan
tersebut yang melakukan kecurangan. (Benar)

26. Bonus yang didasarkan pada kinerja akan menggoda manajer pelaksana untuk melakukan window
dressing pada laporan definisinya. (Benar)

27. Mencegah terjadinya kecurangan sama baiknya dengan menangani kecurangan yang sudah terjadi.
(Salah)

28. Internal harus memperhatikan kemungkinan terjadinya kecurangan, kesalahan, manipulasi, inefisiensi,
pemborosan, ketidakefektifan dan Conflict Of interest. (Benar)
SOAL LATIHAN BAB 24
29. Jika internal auditor menemukan indikasi dan mencurigai terjadinya kecurangan di perusahaan, maka ia
harus segera membentuk tim investigasi. (Salah)

30. Tim Investigasi yang baik harus terdiri atas internal auditor, lawyer, investigator, security, dan spesialis
dari luar atau dalam perusahaan. (Benar)

31. Bantuan kepolisian akan diperlukan jika top management memutuskan bahwa kecurangan yang terjadi
akan diselesaikan secara hukum. (Benar)

32. Interview merupakan bagian yang sangat penting dalam proses investigasi kecurangan. (Benar)

33. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kecurangan adalah melakukan seleksi pegawai secara ketat,
gunakan jasa psikolog dan hindari katebelece dalam penerimaan pegawai. (Benar)

34. Internal auditor perlu mengetahui bermacam-macam cara kecurangan dilakukan, tanpa harus pernah
melakukan kecurangan itu sendiri. (Benar)

35. Internal auditor harus menyampaikan laporan yang objektif, clear, concise, constructive, timely dan
consistent. (Benar)
SOAL LATIHAN BAB 24
36. Minor deficiency findings adalah kelemahan dalam pengendalian intern perusahaan yang mengakibatkan
hambatan bagi suatu organisasi atau Suatu unit dalam organisasi untuk mencapai tujuan yang ditetapkan.
(Salah)

37. Findings yang disusun dengan baik harus mencakup criteria, Statement of condition, effect, dan cause.
(Benar)

38. Findings menjelaskan apa yang terjadi, sedangkan recommendations menjelaskan apa yang harus
dilakukan untuk mengatasi kelemahan atau masalah yang dikemukakan dalam findings. (Benar)

39. Penyelesaian laporan internal auditor bisa menjadi lambat jika auditor incharge sengaja menyusun
laporan yang masih mentah dengan pemikiran bahwa audit supervisor atau audit Manager yang akan
mengoreksi dan melengkapi. (Benar)

40. Dalam menyusun laporan nya internal auditor banyak mengacu pada standards of reporting yang
dikeluarkan oleh Institute of internal auditors, karena IAPI belum menerbitkan suatu standar pelaporan bagi
internal auditor. (Benar)

Anda mungkin juga menyukai